RISAU

RISAU
DIA (Tentang Alex)


#Rumah Alex#


Dua tahun alex berteman dengan megan, selama itu pula dia memendam perasaan nya pada megan . Dia bahkan tidak bisa mengerti apa yang dalam hatinya, namun satu hal yang pasti Alex tak pernah bisa membuka pintu hatinya untuk siapapun . Nanda sepupunya, sudah banyak mengenalkan gadis cantik, alex selalu menolak dengan halus. Begitupun dengan wanita yang banyak dia kenal ,tetap saja selama 2 tahun ini dia tidak bisa membuka hatinya.


Dulu semasa SMA, alex mempunyai kekasih yang begitu dia sayangi, namun gadis itu mengkhianatinya.Gadis itu mendekati alex hanya menyukai status alex , menyukai alex karena selalu royal memberikan hadiah mewah walaupun alex selalu tampak dingin tapi dia selalu berusaha memberikan perhatian pada kekasihnya. Sampai suatu hari alex memergoki nya sedang bermesraan dengan cowok lain. Dan semenjak saat itu, dia tidak pernah lagi mempunyai kekasih, dia sungguh sakit hati. Sampai bertemulah dengan megan, gadis ceria, gadis mandiri,gadis polos yang kuat yang menurut alex tidak ada gadis seperti dia.


Mengetahui megan menyukai Rasya , alex begitu terluka, namun dia sadar dia tidak bisa memaksakan keinginannnya. Sekarang hatinya semakin terluka melihat megan berpacaran dengan Raka.


Alex begitu menyesali sikap pengecutnya, andai dia bisa mengungkap kan perasaannya pada megan, mungkin Raka tidak akan ada di kehidupan megan, andai dia lebih bisa berani, mungkin saat ini dia takan terluka lagi. Tapi begitu banyak hal dia tidak bisa mengungkapkan perasaannya, salah satunya karena dia tidak ingin menghancurkan persahabatannya . Apalagi membayangkan jika megan menjauhinya seperti saat pada Rasya dulu. Bahkan alex dan iko yang selalu menghibur megan kala itu .


Alex membaringan tubuhnya di kasur ranjangnya yang besar. Di dinding kamarnya banyak fotonya dengan sahabat-sahabatnya. Banyak foto kebersamaan mereka, saat bersama iko, rasya dan megan. Ada beberapa foto megan disana sedang memainkan drum ,dan ada yang sedang memerkan senyum manisnya, Semua foto megan candid, dicuri alex diam-diam menyuruh pak santoso. Lamunannya tersadar ketika ada yang mengetuk pintu.


tok. tok . tok


" siapa?" Tanya Alex


" gue nanda" nanda berada di luar kamar alex.


"masuk nan" alex masih tertidur diranjangnya.


Nanda memasuki kamar alex ,dia merebahkan badannya disamping alex. Alex menatap langit-langit kamarnya. Begitupun nanda .


"Lu buruan deh gaet si megan, gue jadinya gak bisa deketin Raka lagi" nanda memecahkan lamunan alex.


" Lu apaan sih nan?maksud lu apa?" alex pura-pura tidak mengerti.


"kalau lu gak mau kehilangan dia, lu jangan cuman ngelindungi dia dari belakang, liat si Raka baru beberapa bulan si megan udah ke gaet sama dia." (tersenyum sinis)


" lu kalau mau ngomongin hal guna kayak gini mending keluar, gue mau istirahat" alex memejamkan matanya, tapi dia masih sadar.


Nanda bangun dari tidurnya.


"kalau lu gak bisa misahin mereka, jangan salahkan gue kalau gue nyakitin megan"


Alex bangun dari tidurnya. Melotot menatap nanda


"lu jangan macem-macem nanda gue gakan lu biarin lu nyakitin megan" alex berbicara dengan nada marah


" kalau gak mau gue nyakitin megan, lu pisahin dari Raka, kalau gue gak bisa dapetin Raka, gak ada cewek manapun yang berhak dapetin dia, termasuk megan" nanda mulai mengancam alex.


" cih, sejak kapan lu jadi jahat? nanda sepupu gue bukan seperti ini" alex menatap mata nanda. mengangkat dagunya dengan kasar lalu menepisnya.


Alex tau siapa nanda, dari kecil dia selalu dimanja oleh orang tuanya karena nanda anak tunggal. Nanda selalu mendapatkan semua keinginannya dengan mudah, sehingga menjadikan nya egois.


" gue akan jadi jahat jika ada orang yang menolak dan membuat gue sakit hati" nanda mulai terlihat emosi.


"gue gakan pernah biarin sedikitpun lu nyakitin megan" Alex tersulut emosinya. Alex mengepalkan tangannya.


brukkk


nanda membanting pintu kamar alex, pergi meninggalkan alex sendiri.


Nanda bahkan tidak bisa melawan alex , dia tahu siapa alex, kakak sepupu yang selalu melindunginya dari kecil. Tapi sekarang alex mulai berubah , dia tidak lagi mendukung semua yang dilakukan nanda . Bahkan dia menentang semua yang diingankannya.


Nanda kesal sekali kenapa alex tidak mempunyai sikap yang gentle .


Tentang perasaan alex hanya pak santoso yang mengetahuinya. Sahabatnya rasya dan iko pun tak mengetahuinya. Rasya dan nanda hanya menebak saja tentang perasaan alex. Alex begitu rapat dan rapi menyembunyikan perasaannya.


Dia tahu semua jika Tuhan menakdirkan jodoh seseorang. Dia tidak akan ngotot dengan perasaannya. Toh jika alex berjodoh dengan megan semuanya tidak ada yang gak mungkin . Alex mengambil handphone nya .


" hallo pak santoso, tolong awasi gerak gerik nanda, dan tolong cari orang untuk menjaga megan, jangan sampai dia terluka sedikitpun. tapi jangan sampai megan menyadarinya" alex berbicara dengan nada khawatir


" baik tuan" pak santoso menyimpan hapenya.


Pak santoso segera melaksanakan perintah dari tuan mudanya.


" megan jika hari ini gue gak bisa sama lu, gue yakin jika lu jodoh gue , gue akan bersama dengan lu, gue akan nunggu lu, gak peduli selama apapun itu" batin Raka. Matanya tertutup


*flashback saat di cafe*


Megan berlari meninggalkan cafe melihat Rasya menyatakan cintanya pada Desti. Alex yang melihat megan berlari mengejarnya. Megan menangis tersedu duduk di kursi depan cafe.


" megan lu kenapa?" alex nampak begitu khawatir melihat megan menangis seperti itu.


Megan masih tertunduk. Tangisannya semakin menjadi mendengar perkataan Raka . Alex memeluk megan, megan pun memeluk Alex dengan erat. Perasaan Alex gak karuan megan memeluknya dengan sangat erat. Alex mengusap lembut punggung megan ,berusaha menenangkannya.Lama mereka berpelukan , akhirnya megan bisa menenangkan dirinya. Melepas pelukannya


" alex" megan terbata memanggil nama alex


"cerita aja megan , gue siap dengerin " alex menatap megan lekat-lekat


" gue sakit hati liat rasya sama desti lex" megan akhirnya memberanikan diri menceritakan semuanya.


" lu tenangin diri lu deh" alex kembali menenangkan megan . Megan terdiam, dia mengusap kedua pipi megan.


" gue kira udah jatuh cinta sama Rasya, gue udah nyaman sama dia, perhatiannya sama gue buat gue ,bikin gue salah paham. Tapi, semua itu hanyalah klise, ternyata Rasya mencintai Desti. Gue sakit hati lex" megan kembali menangis histeris, Alex memeluknya.


" lu tenangin diri lu ok, kita pulang dulu. Gue anterin lu pulang dulu. " alex memapah megan menghampiri mobilnya. Meninggalkan cafe dimana Rasya berada.


Iko yang melihat kejadian tadi, tak bisa berbuat apapun, hanya berharap persabahabatan nya selalu baik- baik saja


* flashback end*