RISAU

RISAU
LUKA ( PERKENALAN PERTAMA)


Setelah puas beberapa jam di arena outbond. Aku dan Raka memutuskan untuk ke wisata alam lainnya di Lembang, yakni floating market. Kami akan makan siang bersama disana. Memang suasana di Lembang bisa merefresh fikiran kita. Hiruk pikuk tengah kota yang padat kendaraan dan bangunan tinggi seketika lenyap dengan suasana lembang yang sejuk.


" sayang mau makan apa?" Raka melihat menu yang ada di meja.


" aku mau ayam bakar paket kumplit minumnya jus sirsak, aku mau pisang keju ini, sama puding coklat" aku menunjuk satu-satu menu yang aku pilih, Raka menatapku tersenyum melihat ku begitu banyak makanan.


" oke apapun kamu mau hari ini aku akan kabulkan , sudah cukupkah?" tanya nya tersenyum.


" kalau aku masih lapar aku akan memakan semua yang ada disini" aku tertawa , Raka pun hanya tersenyum melihat tingkahku.


" mbak " Raka memanggil pelayan yang ada di. restoran.


" Saya mau pesan ini, ini ,ini dan ini , semuanya 2 porsi yah mbak" Raka menunjuk satu-satu menu yang aku inginkan.


"rakus , mulai minggu depan aku sudah manggung dan tour album grupku" Aku melihat Raka yang sedang sibuk dengan hapenya. Raka melihatku dan menyimpan hapenya di meja


"wah kamu bakal jadi drummer terkenal, nanti bakal banyak yang nge fans sama kamu dong" Raka memanyunkan bibirnya.


" mana ada yang suka sama cewek kayak aku gini . oh iyah kebetulan jadwal manggungku padat, aku gakan bisa kerja lagi di foodcourt, aku mau resign" kataku melihat ekspresi Raka yang masih shock mendengar perkataanku.


" buktinya aku suka sama kamu, alex sama Rasya aja sampe berantem rebutan kamu. cuman yang beruntung ya aku . oke sayang aku ngerti kok, aku akan dukung apapun yang kamu mau. Ntar aku akan bilang ke manager supaya cari orang pengganti kamu. Kamu gak usah khawatir. " Raka mengelus rambutku.


Tak lama pelayan datang membawa makanan yang kami pesan. Dia menghidangkan nya di meja. Semua makanan disini nampak lezat sekali. Karena sudah lapar karena kegiatan, outbond yang menguras keringat akhirnya. kami melahap makanan itu segera.


" sayang hari ini kita dinner di rumah sama papi mami, kamu mau kan"


uhuk. uhuk uhuk


Aku tersedak mendengar ucapan Raka, aku mengambil botol yang berisi air mineral.


" kita baru pacaran 8bulan ,emang harus yah ketemu sekarang?" tanyaku yang masih kaget dengan ucapannya.


" aku hanya ingin mengenalkanmu, aku ingin orang tuaku tahu bahwa aku serius sama kamu" ucapnya sambil makan puding coklat.


"aku bingung ,ini baru pertama kalinya buat aku. Aku gak tau harus gimana" aku masih bingung , Raka adalah keturunan orang kaya, sedangkan aku hanya orang biasa terlalu jauh jarak diantara kami. Berpacaran dengannya saja sudah suatu hal yang sulit aku percaya saat ini. Fikiranku kemana-mana, aku takut jija orang tuanya tidak menyukaiku. Aku tidak cantik, pendidikan ku rendah tidak sebanding dengan Raka.


" kamu cukup ikut aku, nurut sama aku, hal yang lainnya biar aku yang handle . Ini kesempatan buat aku, momen ini pas buat aku kenalin kamu ke orang tuaku" ucap Raka meyakinkanku , matanya menyiratkan kata-kata bahwa aku tidak usah khawatir.


" baiklah, tapi aku harus pulang dulu untuk mengganti pakaianku" aku melihat pakaian ku yang sedikit kotor karena outbond tadi.


" kalau kamu pulang dulu nanti telat ini udah sore , kita beli baju di mall aja oke?" usulnya


" ya udah kalau kamu maksa" aku cemberut manja.


Setelah selasai makan , kami berjalan-jalan dan beswafoto disana.Spot-spotnya sangat keren untuk diabadikan. Jam 3 sore kami pun pulang meninggalkan Lembang. Hari ini aku benar-benar bahagia bisa seharian sama Raka, karena hampir 2 minggu kami gak ketemu.


" waaahhh aku beda banget ,wajahku berubah" aku melihat penampilan baruku. Raka yang dari tadi duduk menungguiku dengan sangat sabar, menatapku tak berkedip.


" kamu cantik banget megan" Raka menatapku di cermin , dia tersenyum padaku.


" iyah aku sampai gak mengenali diriku sendiri loh" aku masih tidak percaya dengan wajahku sendiri, ternyata aku tidak begitu jelek.


" yuk kamu ganti baju dulu,ini sudah hampir malam " Raka menyerahkan tas belanja berisi pakaian dan sandalku.


Selesai berganti pakaian , aku dan Raka meninggalkan mall menuju ke rumahnya. Aku sangat gugup dan gelisah aku tidak tahu apa yang harus aku lakukan .


" kamu jangan gugup gitu dong, kita hanya dinner aja" Raka menggenggam tanganku yang gemetar. Sepertinya dia mengetahui kalau aku gugup.


" aku takut salah bicara " jawabku


" kamu hanya perlu menjawab apa yang ditanyakan orang tuaku, Kita dinner udah gitu aja" ucap Raka .


" baiklah" fikiranku sudah sangat dipenuhi banyak hal. Menerka-nerka apa yang terjadi nanti. Aku membuang segala hal negative yang ada di fikiranku.


Raka menghentikan mobilnya di sebuah rumah mewah dikawasan real estate yang berada ditengah kota . Rumah megah yang membuat nyaliku ciut. Dan rumah ini menyiratkan perbedaan betap aku dan Raka berbeda jauh derajatnya. Raka membunyikan klakson mobilnya. Kemudian ada seorang pria membukakan pintu dalam rumahnya. Raka melajukan mobilnya memasuki pekarangan rumah kemudian berhenti di halaman pintu utama. Aku masih tidak siap jika bertemu keluarga Raka mengingat statusku yang berbeda jauh dengannya.


" yuk masuk sayang" Raka membuyarkan lamunanku. Namun aku tak beranjak dari kursiku.


"sayang kamu gak usah takut kan ada aku, kita masuk orang tuaku mungkin sudah menunggu kita" Raka menggenggam tanganku. Aku pun membuka seatbelt kemudian turun dari mobil.


Aku memasuki rumah megah itu, suasana rumah yang sangat nyaman. Dekorasi rumah ini berwarna coklat dan gold. semua furniture nya nampak mewah.


" kamu duduk dulu disini" Raka memegang bahuku. Aku pun duduk di sebuah ruangan dengan sofa berwarna gold. Semuanya nampak elegan. Raka memasuki rumahnya . Kemudian datang seorang wanita paruh baya membawakan minuman ke arahku.


"silahkan non " wanita itu menaruh gelasnya di meja.


" terima kasih" ucapku lembut. Lama sekali aku menunggu Raka. Tersadar minumanku sudah hampir habis karena rasa gugupku.


Raka muncul sudah berganti pakaian, dia mengenakan pakaian kasual . Di belakang ada seorang wanita berumur 50 tahunan. Wanita itu sangat cantik, dengan rambut pendek. Wajahnya mirip dengan Raka mempunyai lesung pipit yang sama dengan Raka. Ya pasti itu adalah maminya. Dia tersenyum padaku. Akupun membalas senyumannya.


"mami ini megan" Raka memperkenalkanku pada maminya . Aku membungkuk mengenalkan diriku


" selamat malam tante, saya megan" saya menyalami maminya Raka . Dia hanya tersenyum.


" duduklah , papi Raka sebentar lagi sampai nanti kita dinner bareng" wajahnya nampak begitu dingin. Aku benar sudah tidak tau harus berbuat apa di situasi canggung seperti ini.


" Megan kamu masih sekolah?" mami Raka yang tiba-tiba menanyaiku.