RISAU

RISAU
STIGMA (Aku bisa berbuat apa saja nona)


Megan menyimpan hapenya dengan perasaan kesal. Dia tidak mengerti dengan ucapan Jimmy . Hape megan berbunyi tanda ada pesan masuk


From jimmy


-nona segeralah minta maaf pada tuan muda


-tuan muda sudah banyak menderita karena anda


-nona tuan muda berusaha mencari anda selama 3 tahun .


-perkataan nona kemarin membuat sakit hati tuan muda


Jimmy mengirimi begitu banyak pesan kepada megan . Megan menyerah akhirnya . Dia tahu sifat jimmy bagaimana. Dia akan terus menghubungi megan tanpa henti.


" jadi apa mau pak jimmy?" tanya megan dibalik teleponnya.


" nona hubungi tuan muda. Minta maaf padanya. Nona tau kan kesalahan anda apa?" Jimmy menekankan pada kata kesalahan


" kesalahan saya yang mana ?" megan bukanlah lagi gadis polos seperti dulu. Tapi dia tidak mengerti ucapan Jimmy.


" apa nona sudah tidak mencintai tuan muda?" tanya jimmy.


" tidak" jawab megan cepat.


" saya tau nona berbohong, nona tau kan saya bisa melakukan apa saja" jimmy mulai mengancam megan.


" baik aku menyerah , jadi apa kesalahanku langsung saja" ucap megan tegas.


" nona mengatakan bahwa tuan muda telah mati di hati anda" jimmy menjawab sekenanya.


" astaga pak jimmy, bagaimana aku meminta maaf gara-gara hal itu. Apa yang harus aku katakan. Bapak jangan bertingkah gila seperti ini" Megan tidak habis fikir kenapa Jimmy bisa segila ini.


" bilang saja nona megan masih mencintai tuan muda. " Jimmy terkekeh menahan tawanya. Tapi di seberang telepon wajah megan memerah.


" jangan bicara sembarangan pak Jimmy. Saya sudah menikah" ucap megan geram


"terserah nona. Jika nona tidak mau saya akan melakukan apapun untuk membuat tuan muda senang" jawab jimmy.


" Stop pak jimmy jangan keterlaluan" megan naik pitam


bipp


Jimmy mematikan teleponnya. Megan duduk di tepi ranjangnya. Membuka list kontak dalam hapenya. Kontak Raka masih ada disana. Masih dinamai dengan nama Rakus. Megan ragu untuk menelepon Raka. Tapi jimmy sudah benar-benar mengancam rumah tangganya. Megan tidak mau rumah tangganya kandas begitu saja. Dengan berat hati megan memencet tanda hijau .


tut...tut. .tut.


" halo siapa ini" terdengar suara Raka yang masih serak. Sepertinya Raka baru bangun dari tidurnya


"...." megan hanya diam tak bersuara. Kemudian mematikan teleponnya. Dia ragu untuk membicarakan hal seintim itu dengan Raka mengingat saat ini dia sudah menyandang sebagai nyonya Rizal.


Megan teringat ucapan Jimmy . Dia mencoba menelepon lagi.


" siapa sih ini , ganggu tau. Apa kamu tidak ada kerjaan" Raka berbicara dengan nada membentak.


" megan" megan berbicara pelan sampai Raka kesulitan mendengarnya.


" suara kamu tidak jelas bicara yang keras" Raka terus berbicara sinis.


"megan" setengah berteriak megan mengucapkan namanya.


Di ujung telepon. Senyum Raka terkembang sempurna. Pagi yang begitu cerah, seperti mendapat harta karun yang menelepon kali ini adalah megan, orang paling berarti di hati Raka.


" ada apa?" Tanya Raka.


" aku mau minta maaf kalau kata-kata ku kemarin menyinggung perasaan kamu" Akhirnya megan bisa mengucapkan itu. Megan sadar memang ucapannya kemarin membuat Raka sakit hati. Megan pun sama mengatakan itu menyakiti hatinya. membuat dada megan sesak.


" kata-kata yang mana?" Raka berusaha menahan tawanya. Dia ingin menggoda megan .


" pokoknya aku mau minta maaf" ucap megan dengan lantang.


"kalau aku tidak mau memaafkan?" Raka lagi menggoda megan dengan ucapannya.


"terserah ,pokoknya aku sudah minta maaf, kamu tidak maafkan aku itu urusanmu" megan mematikan sambungan teleponnya.


"hahahaha" Raka tertawa dengan sangat keras di dalam apartemennya. Namun dia berhenti tertawa karena jimmy meneleponnya.


" kenapa jim?" tanya Raka


" jam 10 jim" jawab Raka


" baik pak"


Raka mematikan sambungan telepon dari Jimmy. Raka menatap layar handphone nya hari ini dia sangat bahagia. Megan menghubunginya setelah sekian lama, dan Raka berhasil menggodanya. Raka menyimpan nomer megan di list kontak nya.


Mommy Tasya.


nama itu yang diberikan Raka di handphonenya.


Megan mulai saat ini aku tidak akan membuat kamu pergi lagi.


Raka bergumam dalam hatinya. Raka menyimpan handphonenya di nakas. Kemudian mengambil handuk dan masuk ke kamar mandi. Raka membersihkan diri . Selesai mandi Raka memakai pakaian santai. Hanya kaos ketat dengan celana jeans. Otot-ototnya terlihat sempurna dengan baju itu. Tubuhnya masih kekar seperti dulu walaupun Raka jarang berolahraga , tapi dia menyempatkan untuk gym agar tetap bugar.


Raka melajukan kendaraan keluar dari apartemen . Menuju sebuah warung nasi uduk favoritnya .


" bu saya pesan nasi uduk yang spesial seperti biasa " Raka duduk di kursi yang ada di warung itu.


" minumnya apa mas?" tanya ibu pemilik warung


" teh tawar panas aja bu"


" baik ditunggu sebentar mas"


Raka menyantap hidangan yang sudah dia pesan dengan lahap. Suasana hatinya saat ini sangatlah bagus. Karena megan tentu saja. Raka mengambil handphonenya. Mengirim pesan whatsapp pada Megan.


***to mommy tasya


aku rindu


Raka mengirim pesan itu dengan senyuman nya yang tidak berhenti. Raka melihat pesan yang dikirim . Namun Megan belum membacanya . Lama sekali. Akhirnya Raka mengirim pesan lagi


***to mommy tasya


aku mengharapkan kita akan bertemu kebetulan untuk keseribu kalinya.


Raka menyimpan handphone di dalam jaketnya. Kemudian membayar makanan yang telah dia habiskan .


" bu ini uangnya" Raka beranjak dari kursinya, memberikan satu lembar uang pecahan seratus ribu.


" mas ini kelebihan , tunggu saya ambil dulu kembaliannya" ucap ibu paruh baya itu.


" tidak usah bu, ambil saja kembaliannya yah" Raka tersenyum .


" tapi ini terlalu banyak mas" ibu itu ragu untuk menerima uang dari Raka.


" tidak apa-apa bu , rezeki ibu. saya permisi" kata Raka tulus


" terima kasih mas, semoga alloh membalas kebaikan mas nya" ibu itu menyimpan uang dari Raka.


Raka meninggalkan warung menuju alamat yang telah jimmy berikan. Raka mengendarai mobilnya dengan kecepatan sedang. Karena jalanan kota tampak lengang. Raka memasuki area perumahan elit. Dia memarkirkan mobilnya di rumah dengan cat pagar rumah berwarna coklat. Terlihat mobil jimmy sudah terparkir di depan rumah itu. Raka kemudian keluar dari mobilnya.


" jimmy kenapa kamu kesini" Raka menghampiri jimmy yang sudah berada di luar mobil.


" saya belum memberikan kunci rumahnya pada pak Raka" jimmy melihat raut sumringah dari wajah Raka .


" sepertinya suasana hati bapak sedang baik" ucap Jimmy .


" diam kau" Raka membentak Jimmy. berusaha mempertahankan wibawanya.


Jimmy dan Raka memasuki rumah yang telah dipilih mereka. Rumah nampak bau cat baru. Mereka memasuki rumah dengan kunci yang dibawa Jimmy. Raka melihat ruang tamu dan interiornya.


" apa anda suka pak" tanya jimmy


" bagus. sesuai selera saya" Raka menyapu seluruh ruangan dengan matanya.


" apa anda memerlukan asisten rumah tangga" tanya jimmy lagi


" tidak usah jim, carikan saja orang untuk membersihkan rumah 2x sehari. Saya ingin tenang sendiri disini" Raka mengitari rumah diikuti jimmy


" baik pak"


* hai readers jangan lupa vote novel author, karena vote itu penyemangat buat author . like dan komen setiap episode nya yah. Kalau kalian suka novel author share di akun media sosial kalian . Semua itu buat author untuk up novelnya setiap hari. Ingat untuk vote novel author*