RISAU

RISAU
LUKA (3s=>Sama-Sama Sibuk)


Sudah dua minggu Raka sibuk dengan pekerjaannya , usaha foodcourt yang dia jalankan berkembang dengan pesat . Sampai Raka harus mengambil cuti kuliah karena sudah tidak bisa lagi membagi waktu, dia harus sering bertemu investor dan mengadakan meeting , setelah itu dia harus sering mengecheck cabang yang baru dia dirikan di jakarta dan surabaya. Aku bahkan tidak bertemu dengannya sudah hampir sebulan hanya berkomunikasi via handphone.


Aku sibuk dengan rekaman dan jadwal selama 2 bulan terakhir. Dan bulan ini setelah albumku rampung jadwal manggungku begitu padat. Aku sepertinya tidak akan bisa bekerja lagi di foodcourt. Selama jadwal rekaman aku masih bisa bekerja, tetapi bulan ini sepertinya sudah tidak bisa membagi waktu lagi. Aku belum mengutarakan rencanaku resign pada Raka,karena aku ingin bicara langsung. Masih ada seminggu lagi aku free sebelum jadwal manggung kami dimulai.


Hari libur kerjaku sudah berganti hari selasa, karena di foodcourt libur kerja karyawan di ganti hari setiap bulannya. Mamah mengetuk beberapa kali pintu kamarku, tapi aku masih pulas dalam tidurku. Mamah memasuki kamarku, dan membangunkanku yang masih pulas


"Nak bangun udah siang, sarapan dulu" ( mengelus rambut) dan aku masih tertidur .


" megan bangun sarapan dulu"( menggoyangkan tubuhku)


Aku mengucek mataku, melihat mamah sudah berada di sampingku.


" sayang bangun ini sudah jam 9" ucap mamah.


" mah aku masih ngantuk" dengan suara parau aku terbangun.


" jangan tidur terus bangun dulu, nanti siang tidur lagi, gak baik loh buat kesehatan kamu, kamu gak sholat subuh sayang?" tanya mamah..


" aku lagi pms mah" aku masih mengumpulkan nyawaku, mataku rasanya sulit untuk terbuka.


" apa kamu sakit? tumben bangun sesiang ini" tanya mamah sambil menyimpan tangannya di dahiku.


" gak mah mungkin aku kecapean aja kemarin foodcourt ramai sekali" ucapku masih belum sadar sepenuhnya.


" Sudah 2 bulan terakhir kamu sibuk kerja dan rekaman sepertinya kamu sudah harus melepas salah satunya agar kamu bisa beristirahat" raut muka mamah terlihat sangat khawatir.


" iyah mah aku mau resign tapi setelah bertemu Raka , kebetulan lusa Raka mau pulang ke bandung" ucapku.


" ya udah kamu cuci muka dulu, mamah siapkan sarapan kamu di meja makan" mamah pergi meninggalkanku , aku masih belum beranjak dari kasurku. Sungguh badanku sangat kelelahan apalagi hormon tubuhku sedang tidak stabil.


Aku beranjak dari kasurku , kemudian mencuci mukaku. Aku duduk di meja makan , mamah sudah menyiapkan nasi goreng special buatannya. Aku jadi semangat ketika melihat makanan yang ada dihadapanku.


" wah enak ni mah" aku melahap nasi goreng di piringku.


"makanlah yang banyak biar tenagamu pulih kembali, sayang mamah hari ini mau bantu di catering tante nur ada pesanan buat acara aqiqah " mamah membuatkan aku susu coklat dan memberikannya padaku.


" ya udah mah megan hari ini free mau istirahat aja di rumah" (mengambil minum)


" mamah berangkat dulu megan, hati-hati di rumah jangan lupa kunci pintu " mamah mencium keningku , aku menyalami tangan mamah


Setelah menghabiskan sarapanku , aku berbaring di sofa di ruang tv, menonton acara berita. Nada dering hapeku berbunyi , aku mengambil hape yang terdengar nyaring di kamarku.


" asalamualaikum sayang aku" sapa Raka di ujung hapeku.


"waalaikumsalam " jawabku.


"sayang kamu sakit?" tanyanya panik


" suara kamu lemes banget kayak orang sakit?" Raka memang paling jago mengetahui kondisiku walaupun dia menebak hanya lewat suara.


" aku hanya kecapean aja , badanku lemas aja, istirahat pun cukup akan memulihkan staminaku lagi" aku meredam rasa khawatir Raka.


" kamu lagi apa? " tanyanya.


" lagi nonton tv aja, gimana kerjaan kamu?" aku bertanya berharap kerjaan dia cepat selesai aku sudah sangat merindukannya.


" Sudah hampir selesai , 2 hari lagi aku ke bandung, aku kangen sama kamu sayang" ucapnya manja


" aku juga kangen kamu, nunggu 2 hari sangat lama rasanya" aku menghela nafas panjang membuangnya kasar.


" sabar sayang aku segera pulang, ya udah aku ada meeting kalau aku sudah selesai nanti aku vc oke? "


" ya udah , kamu jangan lupa makan " padahal aku masih begitu merindukannya,tapi Raka masih sibuk dengan pekerjaannya .


" oke, kamu juga jaga kesehatan, banyak makan banyak istirahat, i love you sayang" Raka selalu romantis tidak pernah berubah. Itulah yang membuatku nyaman , hal sesederhana itu. Tidak mewah, namun dia selalu mengerti .


"love you too, assalamulaikum"


" walaalaikum salam" Raka mengakhiri panggilannya.


Aku begitu bosan hari ini. Sindi yang hari ini bekerja siang pun tak mengangkat teleponnya ketika ku telepon. Karena rasa jenuh dan lelahku akhirnya aku tertidur..


Dua jam aku tertidur, terbangun karena perut yang mulai keroncongan, aku mengambil handphoneku dan memesan pangyam (pangsit ayam) di aplikasi transportasi online. Tidak sampai satu jam aku menunggu , akhirnya pangyam ku datang. Pangyam adalah sejenis mie ayam namun tanpa kuah , rasanya mantul. Ada varian rasa rendang dan teriyaki ditambah pangsit kriuk membuatnya semakin nikmat di santap. Aku membuka bungkusannya, melahapnya hanya dalam hitungan menit. Ku lihat jam tanganku , jam 1 siang. Aku benar-benar bosan di rumah, akhirnya aku memutuskan untuk jalan-jalan, sekedar hunting pakaian dan sepatu untuk persiapan manggung yang padat. Aku pun bersiap mandi dan setelah itu memesan ojek online untuk menuju mall.


Sesampainya di mall , aku memasuki brand pakaian memilih beberap t-shirt lengan pendek,t-shirt tanpa lengan , sweater hoodie , dan 3 celana jeans ketat . Walaupun Raka sudah banyak merubah penampilanku, aku sekarang terbiasa menggunakan dress jika keluar, tidak seperti dulu jangankan dress blouse pun aku tak menyimpannya, namun ketika manggung penampilanku kembali seperti megan yang dulu. Setelah selesai aku memasuki toko sepatu memilih 2 sneaker untuk aku manggung. Hari ini aku mengeluarkan banyak uang untuk membeli outfit. Rasanya sayang banget tapi mau gimana lagi aku membutuhkan pakaian itu . Tidak mungkin juga aku memakai baju yang sudah lusuh ketika manggung nanti.


Hari sudah sangat sore,aku pun pulang . Ketika sampai di rumah mamah sudah pulang dan sedang duduk di depan televisi.


" megan kamu dari mana ,itu belanjaan kamu?" mamah membelalakan matanya melihatku berbelanja begitu banyak.


" iya mah, ini pakaian ku buat manggung, jadwal manggungku padat mulai minggu depan aku harus menyiapkannya" aku masuk ke kamar menyimpan tas belanjaanku. Kemudian kembali menuju ruang tv


" kenapa gak nunggu besok mamah kan bisa anter, katanya kamu capek hari ini." mamah masih mencemaskan keadaan ku.


" sudah baik kok mah, seharian tadi megan tidur jadi udah gak lelah lagi. megan cuman belanja sebentar kok mah" aku membaringkan tubuhku di sofa . Nyaman sekali setelah berjalan di mall beberapa jam.


" kamu mau jus alpukat? " tanya mamah lembut.


" mau mah" jawabku cepat.


" tunggu mamah bikinin dulu"