RISAU

RISAU
DUKA (Nyonya Arum)


" saya tidak tahu keberadaannya di mana" jawab nyonya Arum dengan santainya.


" maaf nyonya, apa anda tau beliau ini siapa?" jimmy terlihat geram melihat sikap nyonya Arum pada Raka seolah mengacuhkan dan tidak serius menjawab setiap perkataan Raka.


" tidak, anda sendiri tidak memperkenalkan diri anda" ketusnya dengan nada penuh kesombongan


" tuan adalah anak bungsu keluarga Prambudi pengusaha di kota ini, Jika anda tidak bisa memberikan kejelasan informasi kami tidak akan membiarkan usaha bapak Reza bisa berkembang lagi" seringai wajah jimmy sangatlah menakutkan. Jimmy bisa berbuat apa saja untuk memenuhi segala keinginan Tuannya.


Wajah nyonya arum pucat pasi mendengar ucapan Jimmy. Nyonya Arum sadar suaminya bapak Reza bukanlah seorang pengusaha sukses dan kaya. Namun setidaknya kehidupan nyonya Arum jauh lebih baik dibandingkan istri pertama Bapak Reza yakni ibunya megan .


" saya benar tidak mengetahui keberadaannya. Apakah tuan tahu kalau megan sudah menikah setahun lalu" nyonya Arum melihat kemarahan Raka yang sudah membuncah mendengar ucapannya. Raka sungguh tidak percaya dengan semua yang di ucapkan oleh ibu tiri megan ini.


" kau jangan sekali-kali berbohong kepadaku" Raka berteriak sambil mengepalkannya tangannya.Matanya memerah. Seluruh tubuh Raka panas. Bahkan Raka sudah berdiri menunjuk nyonya Arum dengan sangat emosi.


Jimmy yang melihat emosi bos nya, berusaha menenangkan . Saat ini dialah yang akan habis dipukuli Raka. Jimmy memegang bahu Raka.


" pak tenang lah" hanya itu yang keluar dari mulut jimmy. Selama ini dia sudah berusaha mencari keberadaan megan. Namun nihil. Jejak keluarganya pun tidak bisa terlacak. Dan saat ini jimmy kecolongan mendapat kabar bahwa orang yang paling disayangi tuan mudanya sudah menikah. Entah kiamat seperti apa yang akan menimpanya hari ini.


" nyonya yakin dengan informasi ini?" jimmy menatap Nyonya Arum dengan tatapan sinisnya.


Ekspresi muka nyonya Arum berubah melihat keadaan di rumahnya semakin menegang. Nyonya Arum baru mengetahui dengan siapa dia berhadapan saat ini. Kalau saja dia tau dari awal dia tidak akan bermain-main seperti tadi.


" verina" teriak nyonya arum dari ruang tamu.


Datang dari arah lain. seorang wanita muda , cantik dengan kulit putih dan tinggi semampai. Dia adalah putri bungsu dari nyonya arum dan bapak reza.


" ada apa bunda?" tanya nya dengan sikap dan tingkah kecentilan.


"ambilkan handphone bunda di kamar" tegas nyonya arum, dia tidak ingin berlama-lama lagi berhubungan dengan kedua orang yang ada di depannya


Verina kembali dan menyerahkan handphobe nyonya arum. Nyonya Arum menyerahkan hapenya kepada jimmy. Jimmy menghela nafas panjang melihat gambar di handpdone nyonya arum. Melihat ekspresi jimmy Raka merebut handphone itu.


"apaaa!!!" Raka berteriak dengan kencang. Melemparkan hapenya ke arah jimmy.


" kau temukan informasi itu secepatnya jimmy" Raka keluar dari ruang tamu dengan keadaan sangat marah. Wajahnya merah padam, hatinya tidak pernah sesakit ini sebelum nya.


" nyonya terima kasih maaf jika kami membuat keributan,ini kartu nama saya jika nyonya menemukan informasi apapun tentang nona megan segera hubungi saya" Jimmy mengambil kartu nama di dompet dan menyerahkannya pada nona Arum.


Jimmy mengeluarkan handphone nya. Mengirim pesan kepada seseorang.


Tuan maafkan saya (batin jimmy)


Tapi setelah satu tahun terakhir jimmy kehilangan jejak megan . Entah apa yang terjadi. Jimmy kehilangan akses apapun untuk mengetahui megan. Bahkan mata-mata terbaik yang dia suruh tidak bisa menemukan informasi apapun. Megan hengkang dari band nya pun jimmy tidak mengetahuinya. Jimmy tahu di balik ini semua ada tangan nyonya veronica untuk menghilangkan segala sesuatu tentang megan .


tuan saya akan bekerja keras lagi untuk menemukannya . Tuan bersabarlah sebentar.


" tuan sekarang kita kemana?" jimmy berusaha membuka suara karena dia tahu Raka tidak akan mau diantar ke rumah .


" apartemen Rika" jawab Raka dengan suara serak. Raka menarik nafas nya panjang. Berusaha menahan amarahnya . Dia tahu jimmy sudah bekerja keras selama dia tidak di indonesia


" jimmy kenapa bisa seperti ini?" mata elang Raka membuat siapa saja yang melihatnya akan ketakutan.


" tuan maafkan saya, saya akan menemukan informasinya besok , " Jimmy kembaki fokus dalam kemudinya .


" kau tahu seberapa dia berharganya untukku. Kenapa kau bisa sebodoh ini" Raka meninju jok mobil . Jimmy sudah pasrah dengan apa yang akan dilakukan bosnya. Sekalipun mukanya akan hancur jimmy tau kesalahan terbesarnya kali ini.


Jimmy sudah paham dan tahu bagaimana karakter Raka. Dia adalah orang terlama yang bekerja pada Raka. Satu kesalahan terbesar , Raka bahkan tidak akan mengampuninya.


Tapi jimmy tau Raka orang yang berlapang dada , Raka tidak akan bertindak bodoh untuk menyakiti dirinya. Setidaknya Raka tidak suka dengan dunia malam, berjauhan dengan alkohol. Jadi jimmy bisa tenang mengingat hal itu,Raka tidak akan membuat dirinya bersentuhan dengan alkohol, dia menjaga itu selama ini.


" jim, berikan aku minuman j**k d" ucap Raka. Dan jimmy masih belum menjawab ucapan Raka


" jim apa kau tidak mendengarku?" ucap Raka kesal


" baik pak" jimmy terpaksa mengiyakan permintaan bosnya. Baru saja jimmy memuji bosnya tidak pernah menyentuh alkohol. Tapi bos nya malah menyuruh jimmy membelikan minuman itu.


"bapak tunggu sebentar " Jimmy pergi meninggalkan Raka di mobil.


Jimmy membawa makanan dan minuman. Jimmy melajukan kembali ke arah apartemen Rika.


Jimmy dan Raka keluar dari area parkir. Kemudian masuk ke apartemen Rika.


" bapak belum makan siang, saya sudah membelikan makanan. Saya akan menyiapkannya " Jimmy pergi ke arah dapur menyiapkan makanan yang dia beli tadi.


" jimmy kamu boleh pulang, kalau orang tua saya bertanya jawab seperti yang saya katakan tadi. " Raka menyantap makanan yang telah di siapkan jimmy. Jimmy pun keluar dari apartemen Rika. meraih handphone di sakunya.


" bagaimana" ucap jimmy dengan mimik muka sangat serius.


" bodoh , kau tidak bisa bekerja hah, cari hacker handal dapatkan informasi itu segera" Jimmy menyimpan kembali hapenya.


Dengan wajah kesal jimmy kembali ke area parkir dan melajukan kendaraan ke arah rumahnya.