Jodohku Pilihan Mama

Jodohku Pilihan Mama
Ada Aku Disini


Happy Reading😘


Sesampainya di tempat, Al membuka payung sebab hujan sudah turun deras. Dia berjalan ke arah samping mobil Lala dan membuka nya, setelah itu mereka pun masuk kedalam.


"Sayang, jadi kita ke restoran?" Heran Lala


Al mengangguk sambil menaruh payungnya di lantai. Lala pikir Al akan membawanya ke sebuah tempat romantis, tapi nyata nya adalah sebuah restoran.


"Yuk masuk." Ajak Al sambil menggenggam tangan Lala, lalu berjalan masuk kedalam.


"Apa pesanan saya sudah siap?" Tanya Al pada pelayan disana.


"Atas nama siapa pak?"


"Alvin Blossom."


"Oh, pak Alvin. Silahkan ikut saya Pak." Ujar pelayan itu.


Al dan Lala pun mengikuti langkah pelayan itu hingga memasuki sebuah ruangan privat.


Ruangan yang langsung menuju keluar dengan pemandangan alam yang indah. Dan bukan hanya itu saja, tempat itu sudah di hias dengan indah sampai-sampai membuat Lala berdecak kagum.


"Gimana sayang? Kamu suka?"


"Jadi ini kejutan nya?" Al mengangguk kemudian meminta pelayan itu pergi.


Di meja juga sudah ada makanan dan minuman yang sudah Al pesan. Dia memang sengaja memilih tempat makan yang langsung menghadap Alam. Agar bisa menikmati keindahnya.


Al menyerahkan seikat bunga mawar merah yang ada di atas meja pada Lala. Kemudian duduk di samping nya.


"Makasih sayang." Ucap Lala sambil mengecup pipi Al.


"Jangan menggodaku di sini sayang." Ujar Al dengan gemas.


Lala yang mendengar itu dengan gemas mencubit perut Kekasihnya. "Dasar piktor." Mendengar itu, Al malah terkekeh.


Dan mereka pun memulai makan siang nya sambil menikmati pemandangan di luar yang sedang di guyur hujan. Bahkan tanpa kipas atau AC pun cuaca di sana sudah dingin.


Bahkan sesekali Lala menggesek kaki nya, dan semakin merapat ke tubuh kekasihnya.


Al yang melihat itu tentu saja merasa heran. "Sayang, kamu kenapa?"


"Gak papa sayang, Lala hanya kedinginan saja." Ucap Lala sambil kembali memakan makanan nya.


Al segera meraih tubuh Lala dan memeluknya, dia tidak memakai jaket. Soalnya jaket Al di tinggal di mobil.


"Bagaimana, apa sudah jauh lebih baik?" Tanya Al sambil mengecup kening Lala.


Lala mengangguk dan semakin merapat kearah Al. Tangan Al yang satunya mengambil makanan dan menyuapi Lala.


Lala membuka mulutnya, dan memakan makanan itu. Dia benar benar bahagia sekali, sebab Al sangat melindunginya.


Kedua mata mereka saling bertabrakan dengan hangat, memancarkan seluruh rasa cinta yang ada di dalam hati mereka. Tapi tatapan itu harus terputus saat ponsel Al berdering.


"Hallo....." Ucap Al saat mengangkat telfon itu.


"Oh begitu! Baguslah, pastikan dia menerima hukuman nya." Setelah mengucapkan itu Al menutup telfon nya.


Dahi Lala mengkerut heran saat mendengar kata hukuman. Lalu Lala mengangkat wajah nya dan menatap Al dengan penasaran.


"Sayang, hukuman apa yang kamu maksud?" Tanya Lala dengan penasaran.


"Itu sayang, hukuman buat wanita yang udah mau celakain kamu pakai sop panas." Jelas Al sambil meminum jus nya.


Lala duduk dengan tetap saat mendengar ucapan Al. "Sayang, jadi dia sudah di penjara?" Selama ini Lala tak pernah tahu menahu soal Erna setelah kejadian itu.


Dia gak nyangka ternyata Al memperkarakan masalah itu sampai Erna di penjara.


Al mengangguk. "Iya sayang, dia harus di hukum. Dan dia akan di penjara selama 4 tahun."


Lala menghembuskan nafas nya dengan kasar, wajah nya tiba tiba saja menjadi sendu. Al yang melihat itu menjadi heran, dia pikir Lala akan bahagia dan antusias saat mendengarnya.


"Kenapa wajah kamu sedih sayang?"


"Sayang, aku tahu kalau Erna salah. Tapi mendengar dia di penjara selama itu, aku jadi kasihan sama dia."


"Kenapa harus kasihan sayang? Dia saja selama ini gak pernah baik kan sama kamu! Dia gak pernah sekalipun berbuat baik sama kamu, dan dia selalu saja mencelakai kamu!" Tutur Al panjang lebar.


"Aku tahu itu Sayang! Hanya saja, aku sangat yakin jika setelah ini dia akan semakin membenci aku." Tukas Lala


Al kembali memeluk tubuh kekasihnya, lalu mencium hangat dahi Lala.


"Tenanglah sayang, kan ada aku disini yang akan selalu menjaga kamu! Aku gak akan biarkan dia mencelakai kamu, dan menyakiti kamu lagi."


Lala membalas pelukan Al dengan erat. Dia benar benar terharu saat mendengar ucapan calon suaminya itu, Lala benar-benar beruntung bisa bertemu dengan Al. Pria baik, perhatian, penyayang, manis dan romantis.


"Makasih sayang, I Love You...."


Al tersenyum manis lalu mengangkat dagu Lala dan menatap matanya.


"Tadi bilang apa? Aku gak denger."


"I Love You sayang aku....." Ulang Lala lagi.


"I Love You So much." Jawab Al lalu menyatukan bibir mereka untuk menyalurkan segala rasa yang membuncah di dalam hati.


Bersambung..........