Jodohku Pilihan Mama

Jodohku Pilihan Mama
Foto Prewedding


Happy Reading😘


Hari ini adalah hari dimana Al dan Lala akan menjalani foto prewedding. Mereka akan ke kota bogor untuk melakukan sesi foto disana. Sebab pemandangan disana sangat indah dan asri.


Setelah semua siap, Lala dan Al pu menaiki mobilnya dan melaju meninggalkan kota padat itu sejenak.


"Sayang, gaunnya sudah kamu bawa kan?" Tanya Al pada Lala.


"Sudah sayang."


Perjalanan mereka terasa begitu menyenangkan, apalagi di temani lagu romantis.


Sepanjang perjalanan Lala terus menyenderkan kepala nya di bahu kekar Al, dan sesekali Al mencium dahi dan tangan Lala. Sungguh pemandangan yang sangat sweet.


Dua jam lebih, mereka pun sampai di tempat lokasi. Al dan Lala langsung masuk kedalam Villa dimana semua sudah menunggu.


"Sorry ya kita telat." Ucap Al pada fotografer disana yg bernama Bimo.


"Santai saja! Yasudah, kalau begitu kalian ganti pakaian ya."


Lala dan Al mengangguk, lalu mereka masuk kedalam kamar masing masing. Di kamar yang Lala pakai juga sudah ada MUA yang akan me make over Lala.


Prewedding mereka memang sengaja di ambil di puncak, biar lebih bernuansa asri.


30 menit sudah Lala selesai di dandani, wajah Lala tidak di poles dengan tebal. Hanya make-up tipis saja, sebab wajah Lala memang sudah imut dan manis, terlebih Lala memang tak suka make-up tebal.


Lala menggunakan gaun putih tanpa lengan, dan itu sangat kontras dengan kulit putih nya.


Al yang melihat Lala keluar dari kamar begitu terpana, sampai sampai mata Al tak berkedip sama sekali.


"Yuk, aku udah siap." Ucap Lala pada Al dan Bimo.


Bimo mengangguk lalu keluar di ikuti Lala dan Al. Tangan Lala memegang lengan Al, sebab gaun nya sedikit panjang dan juga dia memakai heals.


"Kamu sangat cantik sayang." Puji Al sambil berbisik di telinga Lala.


Pujian Al membuat Lala tersenyum malu, pipinya semakin merona saat Al meraih pinggang nya.


Foto prewedding pun di mulai, dari gaya yang sederhana sampai yang romantis. Bahkan jantung Lala dari awal pemotretan sudah berdebar saat bersitatap dengan Al. Apalagi saat adegan peluk pelukan.


Dua jam sudah pemotretan mereka pun selesai. Al langsung mengajak Lala duduk di kursi, lalu dia masuk kedalam Villa untuk membawa minuman dingin untuk Lala.


"Ini diminum dulu, kamu haus kan?" Al memberikan satu botol air putih dingin pada Lala.


"Makasih sayang."


"Bagaimana hasilnya?" Tanya Al pada Bimo.


Kemudian Bimo memperlihatkan hasil pemotretan nya, dan hasilnya benar benar bagus.


Al melihat keringat di dahi Lala, lalu dia mendekat dan mengusap keringat itu. Lala terpaku saat mata kedua nya saling bertabrakan satu sama lain.


Perlakuan Al yang seperti itu membuat Lala merasa nyaman dan bahagia di sisinya. Al selalu memberikan perhatian kecil, yang sebenarnya kadang laki laki tak menyadarinya.


"Kita pulang yuk!" Ajak Al, karena cuaca disana juga mulai mendung dan sepertinya akan turun hujan.


Lala mengangguk lalu masuk kedalam Villa di bantu oleh Al. Mereka akan berganti pakaian nya kembali.


"Bim, gw sama Lala pulang dulu ya! Gw tunggu nanti hasilnya." Ucap Al saat dia dan Lala sudah siap untuk pulang.


"Siap, tapi Lo yakin mau balik? Ini mau hujan Loh?" Tukas Bimo


"Iya, gw mau ajak Lala kesuatu tempat dulu soalnya."


Bimo mengangguk faham, lalu Lala pun mengikuti Al ke mobil. Setelah itu Al melajukan mobilnya menuju sebuah tempat yang sudah ia siapkan untuk Lala.


"Kamu mau bawa aku kemana sayang?" Tanya Lala dengan penasaran.


"Kesuatu tempat yang sudah aku siapkan untuk kamu sayang!"


"Kemana?" Tanya Lala dengan penasaran.


Al yang melihat kekasihnya itu sangat penasaran, membuat ia gemas. Lalu Al mengacak rambut Lala dengan gemas.


Al pun menepikan mobilnya saat melihat bibir dan wajah Lala yang cemberut. Al pun membuka sabuk pengaman nya dan menghadap ke arah Lala.


"Kenapa ngambek hem? Kan nanti kamu juga tahu!" Gemas Al sambil mencubit hidung Lala.


"Tapi kan Lala mau tahu!" Cemberut Lala sambil menepis tangan Al.


Bukan nya marah, Al malah semakin gemas saat melihat wajah ngambek calon istrinya itu.


"Sabar ya sayang, kan kalau kamu tahu duluan namanya bukan surprise dong?"


Lala mendengus kesal, lalu mengangguk setuju. "Sudah, jangan ngambek. Kalau cemberut terus begitu, nanti ku cium mau." Ancam Al


Lala yang mendengar itu segera menutup mulutnya dengan tangan. Dan itu membuat Al terkekeh kecil. Setelah itu Al mulai menjalankan kembali mobilnya.


Bersambung.........