Jodohku Pilihan Mama

Jodohku Pilihan Mama
Mulai Ada Rasa


Happy Reading ๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜


Al terus memperhatikan gerak gerik Lala yang sedang memasak spageti. Dia melihat Lala begitu cekatan dalam memasak, seperti sudah terbiasa dan tanpa repot sedikit pun.


Tak lama makanan pun sudah jadi, Lala menaruhnya di atas piring dan memberikannya pada Alvin.


"Silahkan di makan Tuan." Ucap Lala sambil menaruh spageti itu di hadapan Al.


Perut Al seketika berbunyi keras saat melihat makanan di hadapan nya. Dengan lahap Al langsung memakan spageti itu, tapi baru satu suapan Al langsung mengeluarkan nya lagi dari mulut.


"Ya ampun Tuan! Ini kan masih panas, pelan pelan tuan." Ucap Lala sambil memberikan air putih pada Al.


Air putih itu tandas tak tersisa, Lala yang melihat Tuan nya kepanasan akhirnya meminta Al untuk menjulurkan lidah nya, untuk melihat apa lidah Al luka atau tidak.


Lala pun mengambil es batu untuk di taruh di lidah Al yang merah.


"Mangkan nya Tuan, kalau makan itu di tiup dulu! Jangan main comot saja." Ucap Lala sambil melihat keadaan lidah Al.


Lagi lagi pandangan kedua nya terkunci, sebab jarak wajah mereka sangat dekat hanya berjarak satu jengkal saja. Al terfokus pada bibir mungil Lala, entah dorongan dari mana Al pun mengecup bibir Lala.


Mata Lala membulat saat Al mengecup bibir nya, pandangan mereka sama sama terkunci. Al yang merasa tak ada penolakan menarik tengkuk leher Lala dan memperdalam ciuman nya.


Lala masih dalam mode kaget, apalagi saat ini Alvin malah memperdalam ciuman di bibir nya. Lala ingin berontak tapi kenapa tubuh nya malah berkata lain.


'Gak, ini gak benar.' Batin Lala mencoba berontak.


Lala pun mendorong tubuh Al, dan bangkit dari duduk nya. Wajah Lala memanas malu saat ciuman itu terlepas. Entah kenapa ada rasa tek rela di hati keduanya saat pangutan itu berhenti.


'Duh Lala, kenapa Lo bisa terbuai sih? Aaaghhh, ciuman pertama gw.' Rutuk Lala dama hati.


Al terlihat salah tingkah dan juga merasa bersalah. Dia merutuki kebodohan nya yang tak bisa menahan diri untuk tak mencium Lala. Al pun tak tahu kenapa. Seperti ada dorongan yang membuatnya melakukan itu.


"Eum, La saya.... Saya, minta maaf! Tadi itu, saya--"


"Kalau begitu Lala pamit dulu ya Tuan!" Pamit Lala pada Al, setelah itu dia pun berjalan menuju kamar nya kembali.


Lala menyenderkan tubuh nya di balik tembok dapur sambil memegangi bibir nya. Tak dia sangka jika ciuman pertama nya akan di ambil oleh majikan nya sendiri.


"Kenapa lagi dengan jantungku! Kenapa berdebar gini ya! Nggak, gak boleh. Aku gak boleh suka sama Tuan Alvin. Sadar La, kamu itu hanya pembantu di sini." Ucap Lala pada dirinya sendiri.


Dia cukup sadar diri dengan posisi nya saat ini. Lala tak mau di bilang sebagai orang yang tak tahu malu dan tak tahu diri.


Sedangkan di meja makan, Al juga tengah memegangi bibir nya. Ada rasa senang di hati nya saat mengetahui jika itu ciuman pertama Lala. Tapi itu juga adalah ciuman pertama Al.


Sebuah senyuman terbit di bibir nya saat mengingat momen beberpa menit yang lalu. "Manis." Hanya kata itu yang bisa Al ucapkan.


Dia pun tak mengerti dengan dirinya kenapa bisa ia mencium Lala. Tapi tak Al pungkiri jika saat ini jantung nya tengah berdebar kuat.


"Apa aku sudah...." Al segera menggelengkan kepala nya, menolak apa yang ada dalam pikiran nya saat ini.


Sedangkan di belakang Al, di bawah kegelapan ada seseorang yang tengah tersenyum senang saat melihat adegan Al dan Lala tadi.


Orang itu adalah Mama Rose. Dia bangun untuk mengambil minum, tapi saat sampai dapur dia melihat Lala tengah mengobati lidah Al, dan tak lama Al pun mencium nya.


"Mama harap dialah gadis pengganti Sekar, Al." Ucap Mama Rose dengan lirih.


Dia senang saat melihat kejadian tadi, itu artinya Al sudah mulai membuka hatinya lagi buat wanita lain. Sebab Mama Rose tahu, sejak kepergian Sekar, Al menutup hatinya untuk semua wanita.


Tapi sepertinya Lala sudah mencairkan tumpukan es balok itu sedikit demi sedikit. Dan ia sangat yakin jika Al sudah menyukai Lala, hanya saja Al belum sadar akan hal itu.


'Mama akan mendekatkan kamu dengan nya Al.' Batin Mama Rose


Bersambung......