Jodohku Pilihan Mama

Jodohku Pilihan Mama
Fitting Baju Pengantin


Happy Reading😘


Hari ini Lala sudah siap untuk fitting baju bersama Mama Rose, dan Al tidak bisa mengantar mereka sebab ada meeting di pagi ini.


Akhirnya Mama Rose dan Lala pun di antar oleh Supir di rumah itu. Mereka akan fitting baju pengantin di salah satu butik milik sahabat Mama Rose.


Setelah menempuh perjalanan 40 menit, mereka pun sampai di butik milik sahabat Mama Rose itu.


"Rose, ya ampun apa kabar kamu?" Tanya Tante Wina pemilik butik itu.


"Alhamdulillah baik Win, kenalkan ini Lala calon menantuku."


Mama Rose memperkenalkan Lala pada sahabatnya itu, lalu Lala mencium tangan Tante Wina.


"Lala Tante." Ucap Lala


"Ya ampun Rose, dia cantik dan imut sekali. Pantas saja anakmu ini jatuh cinta sama dia! Tapi..... Sepertinya kamu masih muda ya sayang?" Tanya Tante Wina dengan dahi mengkerut.


Dia melihat dari wajah Lala yang imut sepertinya umur Lala masih muda.


"Iya Win, dia ini baru 19 tahun." Jelas Mama Rose.


"Ck, ya ampun si Al itu! Doyan juga dia jadi predator." Ledek Tante Linda sambil menggelengkan kepala nya.


Mama Rose mencubit tangan sahabatnya itu. "Nama nya juga jodoh Win."


"Hehe... Iya iya, hanya saja sangat muda sampai aku kaget."


Setelah berasa basi, Tante Wina mengambil kebaya putih yang Lala mau. Tadi Lala sempat bilang kalau acara akad nanti, dia mau memakai kebaya putih khas Sunda. Sebab almarhum Papa nya Lala, orang sunda.


"Baiklah, karena bagian lengan dan pinggangnya kelonggaran, maka akan aku kecilkan lagi. Nanti setelah selesai aku akan calling kamu Rose." Ucap Tante Wina


Setelah berbincang bincang Mama Rose pun pamit pada sahabat nya itu, dia akan mengajak Lala untuk ke makan Papa nya Lala, sebab tadi pas di mobil Lala meminta untuk menengok Sang Papa.


Mobil pun meninggalkan butik Tante Wina, tak banyak pembicaraan di dalam mobil antara Mama Rose dan Lala.


-------------


Air mata Lala kembali menetes, dia tak kuasa menahan air matanya saat mengingat semua kenangan nya bersama Sang Papa.


"Pa, Lala bertemu sama Mama Pa! Mama.... Dia...." Lala tak bisa melanjutkan ucapan nya, sebab jika mengingat Sang Mama yang hamil oleh pria lain membuat Lala merasakan sakit.


Mama Rose yang melihat Lala terisak, segera memeluk tubuh Lala yang bergetar.


"Nak sudah, jangan di lanjutkan. Itu hanya akan membuat kamu sesak." Mama Rose mencoba menenangkan Lala sambil mengusap punggung gadis itu.


"Lala hanya tidak menyangka saja Ma! Mama Lala lebih memilih pria lain, dan bahagia di atas penderitaan Lala dan Papa." Jelas Lala dengan suara purau dan tertahan.


Rasanya untuk berbicara saja Lala tak bisa, suara nya seperti tercekat di tenggorokan. Dia pun menangis pilu dalam pelukan Mama Rose.


Sampai sekarang Lala masih belum bisa memaafkan Sang Mama, rasa sakit yang di torehkan Mama nya begitu dalam. Hingga jika Lala mengingat nya, dada Lala terasa sesak.


Bagaimana Lala tak merasa sakit, Mamanya bahagia bersama pria lain sedangkan ia dan Papa nya harus berjuang untuk hidup. Apalagi Papa nya sakit sakitan dan Lala harus mencari uang untuk pengobatan Sang Papa.


"Sekarang kan sudah ada Mama dan Al. Kamu jangan sedih lagi ya! Mama yakin, Papa kamu pasti akan menangis juga kalau melihat kamu seperti ini."


Lala mengusap air mata nya, dia membenarkan apa yang Mama Rose ucapkan. Papa nya Lala juga pasti akan sedih kalau melihat Lala menangis.


Setelah membacakan do'a dan mencurahkan isi hati Lala pada Sang Papa. Mereka pun pergi dari sana tapi pas keluar dari area pemakaman. Ternyata Al baru saja sampai disana.


"Ma, La. Pulang bareng aku aja yuk!" Ajak Al


Mama dan Lala pun mengangguk, lalu masuk kedalam mobil Al. Sedangkan supir Mama Rose di suruh pulang.


Al memang tadi menelfon Sang supir dan menanyakan tentang keberadaan Lala dan Mama nya.


"Gimana, apa fitting baju nya sudah selesai?" Tanya Al


"Sudah Al, kamu juga harus ambil cuti dulu pada Dev. Kalian kan harus melakukan foto prewedding?" Tukas Mama Rose


"Iya Ma, nanti Al minta cuti sama Dev."


Bersambung.......