Gadis Simpanan Om Tampan

Gadis Simpanan Om Tampan
Cemburu Kesha.


Tak perdulikan Vino bersama Angela, meski Kesha belum tahu ia sudah tidak perduli dengannya Dan kini ia terlihat bahagia bercanda dengan Manda.


Dan Aron tiba-tiba diam, wajahnya mulai serius. Ia memegang ponselnya dengan tatapan tajam mengarah pada ponselnya, ada pesan masuk dari manajernya.


"Tuan orang yang mengancam tuan, sudah saya temukan. Dan dia sekarang berada di rumahnya. Dan saya juga sudah mengantongi semua bukti dan alamat rumah yang ia tinggali. Nanti saya akan mengrim email ke tuan dari wajahnya hingga semua bukti yang sudah saya kumpulkan" isi Chat dari Manajer Aron.


"Da, suami kamu kenapa tu?" Tanya Kesha menunjuk ke arah Aron.


"Gak tahu, bentar ya Sha aku samperin dulu. Kayaknya dia laginada beban pikiran"ucap Manda beranjak berdiri.


"Ya sudah samperin sana, kasihan dia"ucap Kesha. Manda segera berjalan menghampiri Aron, ia memeluk pinggang Aron dari samping sangat manjanya "Ada apa syang?" Tanya Manda.


"Sekarang kamu berani memelukku di tempat umum"ucap Aron menggoda.


"Ya kenapa gak berani, lagian juga suamiku ini lagi ada masalah, setidaknya jika aku begini kamu jadi tambah reda emosinnya." Manda melepaskan pelukannya. "Aku gak mau melihat kamu emosi lagi, aku takut. Takut kejadian dulu padaku, terulang lagi. Ku ingin kita selalu rimantis dan mesra seperti ini"ucap Manda menundukkan kepalanya.


Aron memegang bahu Manda dan tangan kanan mengakat dagu Manda agar menatapnya. "Syang, sudah kamu jangan khawatir, aku tidak akan mengulangi kesalahan yang sama seperti dulu. Kamu sekarang adalah bagian hidupku. Kamu tahu kenapa lama-lama aku bisa mencintaimu karena awalnya sih aku gak yakin itu cinta tapi semakin kesini semakin ingin selalundekat denganmu. Dan hanya kamu yang bisa membuat aku berubah total melupakan masa lalu yang dulu pernah menyiksaku"ucap Aron menjelaskan pada Manda.


"Baiklah, makasih syang. Kalau gitu kamu senyum sekarang jangan murung lagi"ucap Manda menarik ke dua pipi Aron agar bisa tersenyum lebar.


"Kecup dulu sini, baru aku mau senyum"goda Aron dengan badan membungkuk ke arah Manda, tangan menunjuk pipi kirinya.


Tanpa banyak tanya Manda langsung mengecup pipi Aron. "Sudah kah, aku mau kamu nanti di kamar cerita semua masalah kamu. Biar kita bisa nyelesain masalah bersama. Jangan kayak gini murung sendiri, tanpa cerita pada istri kamu yang cantik ini"Ucap Manda sangat percaya diri.


"Baik bawel"Aron megusap lembut rambut Manda.


Melihat kemesraan mereka berdua membuat Kesha yang duduk sendiri merasa sangat iri. Ia hanya duduk terdiam menatap mereka yang sangat mesra. Di bandingkan dengannya yang selalu saja ada masalah dalam hubungannya. Gak pernah akur, dan sekarang malah bubar.


"Dua kakak adik yang berbeda sifat, kak Aron lebih perhatian, setia pada pasangan jika dia benar-benar jatuh cinta, meski dia dulu pernah trauma dan menderita ke pribadian ganda. Tali sebenarnya dia sangat baik gara-gara menyakitnya ia harus menderita sendiri. Dan kak Aron tidak playboy seperti Vino yang dari dulu suka bermain wanita. Sifatnya yang romantis namun suka bermain wanita. Sangat bertolak belakang dengan kakaknya"gumam Kesha dengan mata masih tertuju pada Manda dan Aron.


"Syang, nyamperin Kesha dulu ya. Kasian dia sendiri. Dan sepertinya dia iri dengan kita"ucap manda berlari pergi menuju tempat Kesha duduk.


"Hey.. ngapain kamu melamun Sha"tanya Manda duduk di samping Kesha.


"Iri melihat kalian seperti itu, aku kapan ya"ucap Kesha terlihat raut wajah sedih.


"Udah entar juga ada waktunya. Oya, mendingan kita makan dulu kak Aron akan mentraktir kamu"ucap Manda. Menarik tangan Kesha untuk berdiri. Berjalan menuju restaurant yang tak jauh dari temoat ia berdiri tadi.


"Syang ikuti aku, kita akan makan di restauran depan"ucap Manda yang sudah berjalan lebih dulu meninggalkan Aron di belakang.


Mereka segera memasuki restaurant itu.


Langkah mereka terhenti, ketika Manda melihat Vino makan bersama Dengan Angela.


"Ada apa Da? Kenapa berhenti?" Tanya Kesha dengan mata memutar menatap sekelilinya.


Deg...


Hatinya benar-benar hancur tak tersisa, ke dua kalianya ia memergoki Vino bermesraan dengan wanita lain. Namun saat ia suka dengan Manda tapi itu hanya Vino yang suka, jadi Manda bisa jaga jarak dengannya. Karena statusnya yang sudah jadi istri kak Aron.


melihat Vino berdua dengan Angela di depan matanya, ingin sekali rasanya ia marah, nangis menjerit sekuat-sekuatnya. Namun seakaan mata dan mulut tak bisa ungu berteriak dan menangis. Mata Kesha terlihat berkaca-kaca, namun ia berusaha menyembunyikan semuanya dari Manda.


Tak mau terlihat marah Kesha melihat smeuany, ia menarik napasnya lalu mengeluarkan perlahan. Menahan amarah di dalam dirinya. Lagian juga dia sudah bukan siapa-siapa Vino.


"Kamu gak apa-apa kan Sha?" Tanya Manda menepuk pundak Kesha.


"Udah aku gak napa-napa tenang saja"ucap Kesha yang terlihat sangat sedih, namun ia berusaha untuk tetap senyum di depan Manda.


Manda memberi kode pada Aron lewat lirikan matanya yang tertuju pada Vino.


Aron melihat adiknya seperti itu, ia benar-benar sangat geram. Lelaki itu sudah mengepalkan tangannya, rahangnya mulai menegang.


"Tenang saja kamu di sini."ucap Aron beranjak menuju ke meja Vino dengan tatapan kesalnya.


Brraaak....


Gebrakan di meja itu membuat semua orang di restaurant itu menatap ke arah Aron bingung.


"Apa yang kamu lakukan disini"bentak Aron menarik jerah Vino agar ia berdiri.


"Maksud kakak apa?" Tanya Vino bingung.


Aron langsung menonjok wajah adiknya itu.


"Kamu berduaan dengan wanita lain, lihatlah wanita yang mencintai kamu, yang dulunya kamu dambakan dan cintai juga. Kamu tega menyakiti dia. Kalau kamu hanya berniat membuat sakit hati wanita. Jangan pernah kenal wanita. Aku tidak pernah mengajarkanmu sebagai playboy. Untuk menyakiti hati para wanita" ucap Aron dengan nada sangat keras. Ia bahkan tak perdulikan oandangan aneh dari pengunjung restaurant itu.


"Aku gak ngerti apa maksud kakak"ucap Vino, dengan tangan memegang ujung bibirnya yang terasa sakit hingga mengeluarkan sedikit darah.


"Lihatlah Kesha di sana"ucap Aron menunjuk ke arah Kesha dan Manda.


Vino terdiam menatap Kesha, dan Angela menatap mereka dengan tatapan bingungnya.


Kesha berlari pergi, ia tak kuasa menahan air matanya. Merasa malu di lihat semua orang jika menangis. Kesha lebih memilih untuk pergi.


"Sha!!" Manda mencoba mencegah Kesha pergi namun Aron dengan sigap menarik tangannya.


"Sudah biarkan saja, aku mau tahu seberapa jentelnya adik aku, dia berani mengejar dia dan menenangkan hatinya atau di sini dengan wanita lain"ucap Aron. Ia segera menarik tangan Manda untuk pergi dari restaurant itu.


"Syang kita mau kemana? Makanan kita?" Tanya Manda yang dari tadi sudah merasa sangat lapar.


"Aku akan pesankan kamu makanan entar di hotel"ucap Aron, terus menarik tangan manda agar kembali ke hotel. Manda mengerutkan bibirnya merasa sangat kesal dengan Aron.


Vino yang dari tadi terlihat diam dan menunduk, ia mulai mengejar Kesha, kali ini dia memang salah, ia baru sadar jika Kesha masih mencintainya. Namun ia yang terlalu bodoh tak menyadarinya. Dan terlalu terbawa emosi saat ia dulu pernah di tolak untuk balikan dengannya, mengulangi kisah yang sempat terputus.


Vino tetus berlari mengejar Kesha namun nihil, ia sudah kehilangan jejak Kesha. Entah kemana dia berlari tadi. Sha kamu di mana, maafin aku, maaf, gumam Vino menghentakkan kakinya dengan wajah nampak sangat bingung.


---000----


Aron yang tadi menarik tangan Manda pulang ke kamarnya, eh malah kini ia sibuk dengan ponselnya. Di saat seperti ini Manda punya ide untuk berniat keluar dari kamarnya tanpa sepengetahuan Aron nantinya.


Ia mencoba cek Kesha di kaamr Angela , pasti sekarang dia di sana. Dan beresin bajunya. Terlihat dari wajahnya ia sangat kecewa dengan Vino.


"Sibuk sendirikan sama ponselnya"gerutu Manda.


Aron tiba-tiba beranjak berdiri dari ranjangnya dan berjalan menuju kamar mandi.


"Yee..."gumam Manda senang.


Merasa tak di hiraukan, Manda berjalan perlahan keluar dari kamarnya, ada kesempatan ia gunakan untuk menemui Kesha sebentar.


Jika ada Typo atau salah menulis kalimat, Coment di abwah ya, biar Author bisa langsung perbaiki.


terima kasih🙏