SANG BOSS MAFIA JATUH CINTA

SANG BOSS MAFIA JATUH CINTA
EPISODE 44


"Hallo sayang. " Ucap Eva dalam panggilan telepon nya.


"Hey... Ada apa dengan mu? kenapa kau tiba-tiba menghubungiku? Apa bos mu mencampakkan mu? " Tanya Lisna.


"Tidak, aku sedang terluka sayang, hiks... Hiks... Hiks.... " Ucap Eva berpura-pura menangis.


"Haaa... Kau serius? Kau ada di mana sekarang? " Tanya Lisna.


"Aku lagi di kost an. " Jawab Eva.


"Yaudah aku datang kesana ya. " Ucap Lisna.


"Eh... Aku nitip beliin sesuatu donk. " Pinta Eva.


"Apa? Kau mau aku beliin apa? " Tanya Lisna.


"Tolong belikan aku ketoprak yang pedes aja. " Pinta Eva.


"Oh ya udah, eh.. Sekalian temanin aku ke pasar donk. " Ucap Lisna.


"Etdah.. Aku kan lagi sakit zeyeng... " Ucap Eva.


"Ayolah... Kau kan kuat badan nya. " Bujuk Lisna.


"Hhhmmm.... Dasar... Iya.. Iya.. " Jawab Eva.


"Udah buruan donk datang nya, laper nih. " Rengek Eva.


"Iya cinta" Jawab Lisna.


Mereka pun mengakhiri panggilan nya.


"Siap-siap dulu ah.. Sebentar lagi cintaku mau datang. " Ucap Eva.


Eva pergi mengambil handuk nya dan pergi menuju kamar mandi nya.


****************************


Sementara di kantor...


Lucifer dan Aris baru tiba di kantor.


"Selamat pagi tuan Adam. " Ucap William menyambut kedatangan bos nya.


"Mmm.... " Ucap Lucifer.


Lucifer, Aris dan William menuju ruangan kerja mereka. Saat Lucifer melihat meja kerja Eva yang kosong dia berhenti.


"Kemana si gadis bodoh itu? Apa dia gak masuk? kenapa dia jadi malas begini? " Tanya Lucifer sedikit kesal.


Aris dan William saling menatap.


"Tuan, bukan kah kemaren tuan menyuruh nona Eva untuk beristirahat karena kejadian waktu itu? " Jawab William.


Lucifer terdiam. Salah tingkah dan langsung masuk keruangan nya.


Sementara Aris dan William sedikit tersenyum dengan tingkah bos nya.


Lucifer duduk di kursi kebanggannya. Membuka laptop nya.


Aris menyusul dan duduk di tempat nya. William kembali keruangan nya.


"Apa yang terjadi dengan bos ku ini, kenapa dia melamun seperti itu? " Tanya Aris yang heran dengan keadaan bos nya.


"Aris, panggilkan si bodoh itu untuk membuatkan kopi buat ku." Perintah Lucifer.


"Mmm.... Tuan... Nona Eva kan tidak masuk, dan anda yang menyuruh nya? " Ucap Aris.


Lucifer kaget lagi.


"Kalau begitu kau buat kan kopi buat ku." Suruh Lucifer.


"Baik tuan. " Jawab Aris.


Aris pergi keluar dari ruangan nya.


"Ada apa ini, ada apa dengan ku, sialan... "


Gerutu Lucifer menarik rambut nya.


***************************


Tok... Tok... Tok...


"Iya sebentar, ini aku mau datang" Ucap Eva.


Eva berjalan membuka pintu.


"Lama amat sih, ngapain? " Tanya Lisna.


"Biasa... Lagi habis boker, hehehehe" Jawab Eva.


"Ih jorok banget sih kau. " Ucap Lisna.


"Nih ketoprak nya" Ucap Lisna memberikan bungkusan.


"Makasih sayang. " Ucap Eva.


"Jadi kan nemanin aku kepasar? " Tanya Lisna.


"Iya.. Tapi tunggu aku sarapan dulu ya. " Ucap Eva.


"Ayo masuk dulu kedalam" Ajak Eva.


"Tuan ini kopi nya." Aris meletakkan kopi di meja Lucifer.


Lucifer mengambil kopi nya.


"Apa ini Aris? " Tanya Lucifer saat meminum sedikit kopi nya, dia memuntahkan sedikit di mulut nya.


"Itu kopi tuan?" Ucap Aris bingung.


"Kopi apa? Capucino? " Tanya Lucifer.


"Apa aku pernah minum kopi kayak gini?" Tanya Lucifer kesal.


Aris diam.


"Kalau begitu saya bikin kopi yang baru nya tuan. " Ucap Aris.


"Tidak usah, kau pesan kan saja. " Jawab Lucifer.


"Baik tuan. " Jawab Aris.


"Lis, kamu mau beli apa sih? " Tanya Eva pada Lisna setelah di pasar tradisional.


"Aku mau beli kebutuhan di rumah, terus mau beli buku tulis untuk adik ku, buku mereka sudah pada habis" Jawab Lisna.


"Oooh" Jawab Eva.


Mereka berkeliling mencari yang mereka butuhkan. Eva juga membeli beberapa barang keperluan nya.


"Oh ya, kau kenapa di suruh gak masuk kerja? " Tanya Lisna sambil duduk minum minuman dingin.


"Iya, karena aku sedang terluka" Jawab Eva sambil minum juga.


"Kenapa? " Tanya Lisna lagi.


"Waktu itu aku mendengar karyawan bos ku melakukan korupsi di perusahaan, terus gak lama aku rekam deh video nya, eh aku di culik, mereka mau membunuh ku." Ucap Eva.


"Ya ampun... Terus? " Tanya Lisna lagi.


"Ya aku lari sekencang kencang nya, sampai di ruangan nya si bos aku" Jawab Eva.


"Terus? " Tanya Lisna lagi.


"Ya aku gak sadar meluk dia, hehehehehe" Ucap Eva.


"Kesempatan ya.. " Ucap Lisna.


"Ih enggak loh, nama nya juga lagi ketakutan" Jawab Eva.


"Terus? " Tanya Lisna.


"Dia ngolesin obat ke kaki ku, gila.. Si tuan ' iblis' itu ngolesin obat di kaki loh. " Ucap Eva semangat.


"Mungkin karena dia merasa bersalah kali. " Jawab Lisna.


"Iya.. Tentu saja. " Jawab Eva.


"Terus berapa lama kau ijin nya? " Tanya Lisna.


"Mungkin lusa aku baru masuk, hehehehe. " Jawab Eva.


"Lagi pula dia yang bilang, kalau aku udah sehat baru bisa masuk kerja lagi, kesempatan kan, hahahaha." Ucap Eva.


"Hhhmm.... " Ucap Lisna pelan.


"Tuan, apa saya boleh bertanya? " Tanya Aris.


"Apa? " Tanya sinis Lucifer.


"Mmmmm..... Apa yang terjadi dengan nona Eva adalah umpan yang anda maksud? " Tanya Aris.


Lucifer kaget, dan dia baru menyadari ucapan yang pernah dia katakan beberapa hari yang lalu. Dia tidak menjawab. Dia hanya diam. Aris mengerti maksud dari diam nya tuan nya itu.


"Apa benar? " Gumam Lucifer.


"Pulang yuk, udah pada beli semua kan? " Ucap Eva.


"Mmm.... udah.. " Ucap Lisna.


"Aku capek banget, pengen boboks" Ucap Eva.


"Eh... kau aja yang bawa motor nya ya, aku capek." Ucap Eva.


"Kok aku sih? " Tanya Lisna.


"Kan, tadi aku udah bawa motor nya, gantian donk, iihh... " Ucap Eva.


"Iya.. iya.. sini kunci nya. " Ucap Lisna.


Eva memberikan kunci nya pada Lisna.


"Jangan lupa bayar karcis motor nya. " Ucap Lisna.


"Mm.... tahu" Jawab nya.


Lisna membawa motor sementara Eva duduk di belakang nya.


"Va, berarti besok kau tidak masuk kerja? " Tanya Lisna.


"Iya." Jawab Eva.


"Terus, apa yang akan kau lakukan besok? " Tanya Lisna lagi.


"Gak ada, paling ya tidur, hehehehehe" Jawab Eva.


"Mending ke rumah ku aja, sekalian bantu-bantu masak, kau kan pintar masak, hehehehe. " Ucap Lisna.


"Mmmm.... iya juga sih, tapi siang nya aku pulang ya, aku harus mengumpulkan tenaga ku buat bekerja besok nya. " Ucap Eva.


"Ini aja sampai rumah, habis mandi mau tidur sepuas nya, hahahaha." Ucap Eva.


"Terserah kau lah, kau memang tukang tidur, hati-hati, jangan sampai gak bisa bangun entar. " Ucap Lisna.


"Jangan ngomong gitu donk... " Ucap Eva.


Mereka mengobrol dan tertawa bersama.


Aris dan Lucifer juga dalam perjalanan pulang ke apartemen.


JANGAN LUPA KLIK LIKE, VOTE, FAVORITE, KOMENT YOOO....


GRACIAS