SANG BOSS MAFIA JATUH CINTA

SANG BOSS MAFIA JATUH CINTA
EPISODE 135


Eva meminum wedang jahe buatan suami nya.


"Hhmmm.... enak banget. " ucap nya.


"Sebelum nya kamu udah pernah bikin ini? " tanya Eva.


"Belum pernah, aku baru membuat nya untuk mu. Sebelum nya aku hanya memegang senjata dan pisau. " jawab nya santai.


Eva menganggukkan kepala nya.


"Habis ini kamu istirahat, aku akan pergi ke minimarket dulu. " ucap Lucifer.


"Kamu gak mandi dulu? " tanya Eva.


"Mandi dulu lah." jawab nya.


Sekitar pukul 10.00 pagi Lucifer pergi untuk membeli keperluan Eva.


Dan sebelum nya sudah menerima pesan dari Eva, mengenai ukuran dan merek nya.


Sampai di minimarket. Seperti biasa, pengunjung dan kasir nya terpesona dengan kehadiran sosok pria tampan, Lucifer.


Lucifer yang hanya memakai pakaian casual santai berjalan di sekitar rak bagian kewanitaan.


Pengunjung wanita sedikit kaget dengan tempat yang di perhatikan Lucifer.


"Dia mau membeli pembalut ya? untuk siapa? " bisik pengunjung wanita pada pengunjung lain nya.


"Mungkin untuk isteri atau pacar nya. " balas rekan nya.


Lucifer tidak tahu jenis yang di inginkan Eva.


Dia menghampiri kasir.


"Permisi mba, boleh saya minta tolong? " tanya Lucifer.


"Ii... iya mas? ada apa? " tanya kasir gugup.


"Saya mau cari produk ini, bisa minta tolong di carikan? " ucap Lucifer menunjukkan pesan dari isteri nya.


"Oh dari isteri nya ya mas. Sebentar saya ambil kan ya. " ucap kasir nya.


"Terimakasih ya. " ucap Lucifer.


Lucifer menunggu kasir untuk membawa pesanan nya.


"Mas, beli nya buat siapa? " tanya ibu pengunjung.


"Buat isteri saya bu. " jawab nya santai.


"Wah.... isteri nya pasti sangat senang di beliin ya. Emang nya mas gak malu ya beli pembalut gitu? " tanya ibu pengunjung.


"Kenapa harus malu bu? biasa aja sih saya nya. Toh buat isteri. " jawab nya santai.


"Udah ganteng, wibawa, gak malu lagi beli keperluan wanita. Gak kayak suami saya. Malu dan gak mau kalau di suruh beliin. " curhat ibu itu.


Lucifer menyikapi nya dengan tersenyum.


"Coba aja kalau mas nya jadi suami saya, pasti saya senang, hehehehehe. " ucap ibu itu lagi.


"Hheemm... kalau kau tahu siapa aku, pasti kau bersyukur aku bukan suami mu. " gumam Lucifer dengan senyum kecil nya.


Kasir pun datang membawa pesanan Lucifer.


"Ini mas pesanan nya. " ucap kasir.


"Terimakasih mba. " jawab Lucifer.


"Ada tambahan lagi? " tanya kasir.


"Tidak ada, ini saja. " Lucifer membuka dompet nya.


"Baik, total nya 23 ribu ya mas. " ucap kasir dengan senyum.


Lucifer membayar tagihan nya, dan menerima bungkusan itu.


"Terimakasih mba. " ucap Lucifer lalu meninggalkan lokasi tersebut.


Lucifer senang sudah mendapatkan pesanan isteri nya. Dia masuk ke mobil nya untuk segera kembali ke tempat tinggal nya.


.


.


.


"Hallo Va. Maaf gak angkat telepon kamu. Ada apa menghubungi ku? " tanya Lisna dari panggilan telepon.


"Telat. Tadi nya aku mau minta tolong." Balas Eva.


"Emang nya kau mau minta tolong apaan? " tanya Lisna.


"Mau minta beliin pembalut, aku lagi datang bulan nih. " jawab Eva yang berbaring di ranjang.


"Oh maaf, apa kamu mau aku belikan sekarang? " tanya Lisna.


"Gak usah, Adam sedang membeli nya. " jawab Eva.


"Whaat??? suami mu sedang membeli nya? " tanya Lisna tidak percaya.


"Iya, dia lagi di luar." jawab Eva santai.


"Apa kau menyuruh nya? " tanya Lisna lagi.


"Tidak, justru aku sangat malu saat dia tahu kalau aku lagi datang bulan. " jawab Eva.


"Malah dia membuatkan ku sarapan dan wedang jahe." ucap Eva sedikit bangga.


"Baik banget si tuan Lucifer. Pengertian juga. " respon Lisna.


"Bersyukur banget kamu menikah dengan si Lucifer. Udah ganteng, tajir, pengertian lagi. " ucap Lisna.


"Iya, aku bangga dengan nya. " ucap Eva.


"Ya udah dulu, aku mau mandi ya. Belum gosok gigi nih. " ucap Lisna.


Mereka mengakhiri panggilan telepon nya.


Eva senyum sendiri.


"Boro-boro hamil, nyetak aja belum. " gumam nya lagi dengan senyum malu-malu.


CEEEEKKKLLLEEKK....


Lucifer masuk sambil membawa bungkusan yang dia beli tadi.


Masuk kekamar, karena dia yakin Eva masih berada di sana.


"Kamu sudah pulang? " tanya Eva saat melihat suami nya masuk.


"Sudah. Ini aku bawakan pesanan kamu juga. " Lucifer memberikan bungkusan nya.


Eva menerima dan mengecek nya. Lalu tersenyum.


"Benar gak? " tanya Lucifer.


"Aku minta tolong sama kasir nya. " ucap Lucifer jujur.


"Iya, terimakasih ya. " ucap nya dengan senyum.


"Gak masalah, selama buat isteri ku, akan aku lakukan apapun itu. " ucap Lucifer mengelus kepala Eva.


"Apa kau mau pakai langsung? " tanya Lucifer.


Eva kembali merah wajah nya.


"Nanti aja, hehehe. Sebaiknya kamu sarapan juga. Pasti kamu sangat lelah. " ucap Eva.


"Sedikit sih. Yaudah aku kedapur dulu ya. " ijin Lucifer.


Eva menganggukkan kepala nya.


Saat Lucifer pergi ke dapur, dia pun segera kekamar mandi untuk mengganti yang baru dan lebih besar ukuran nya.


.


.


.


Lisna selesai membersihkan diri. Mengecek Hp yang baru menerima pesan.


"Pagi Lis, jalan yuk. " isi pesan dari Steven.


"Steven ngajak jalan kemana? " gumam Lisna.


"Kemana? " balas Lisna.


Steven tidak membalas pesan dari Lisna, tapi langsung menghubungi nya.


"Ih.... kenapa nelpon sih?" gumam Lisna.


Akhir nya Lisna mengangkat nya setelah beberapa kali berdering.


"Hallo." jawab Lisna.


"Hallo Lis, kamu sedang apa? " tanya Steven.


"Aku baru habis mandi. Ada apa? " tanya Lisna canggung.


"Aku mau mengajak mu jalan. Mau gak? " tanya Steven.


"Kamu gak kerja? " tanya Lisna.


"Hari ini jadwal ku kosong. Maka nya aku mengajak mu jalan. hehehehehe. Mau gak? " tanya Steven.


"Mmmm.... mau kemana? " tanya Lisna.


"Kamu mau nya kemana? " tanya Steven balik.


"Aku....aku gak tahu. " jawab Lisna bingung.


"Bagaimana kalau kita nonton. Kamu suka nonton yang genre apa? " tanya Steven.


"Boleh. Aku suka yang action. " jawab Lisna.


"Sebenar nya aku lebih suka yang romantis. " gumam Lisna.


"Kamu suka yang action ya? aku pikir suka yang romantis. Okelah, kita nonton nih? " ucap Steven.


"Jam berapa? " tanya Lisna lagi.


"Jam 1 aku jemput kamu ya. Sebelum nya kita makan dulu, baru nonton. " ucap Steven.


Lisna belum memberi jawaban.


"Hallo Lis? apa ada masalah? " tanya Steven.


"Mmm... ooo.. okey, jam 1 kan? aku tunggu. " jawab Lisna.


"Okey... sampai jumpa ya. " ucap Steven.


Setelah mengakhiri obrolan telepon nya, Lisna tersenyum sendiri.


"Aku tahu, dia sedang mencoba merayu ku. Kalau aku merasa cocok, aku akan menerima nya. " gumam Lisna.


"Lagi pula, aku juga sempat menyukai nya kok waktu di rumah sakit. Dia juga tampan, hehehehe. " gumam nya lagi.


"Makan dulu ah... laper... seperti nya mama masak enak nih. " Lisna turun dari ranjang nya.


.


.


.


STEVEN SEDANG PDKT AN DENGAN LISNA...


LUCIFER SEDANG MELAYANI ISTERI NYA....


AUTHOR SEDANG BAPER NULIS NYA.....


.


.


.JANGAN LUPA LIKE N VOTE....