
"Tunggu kak. Tolong jangan di tutup dulu. Aku ingin mengatakan sesuatu." ucap Vicky.
"Cepat bicara!!! dari tadi bertele-tele." teriak Lucifer, membuat Eva seketika terkejut.
"Kak, Cleo di culik. Aku tidak tahu kemana dia di bawa." ucap Vicky.
Tidak ada jawaban dari Lucifer. Masih mendengarkan.
"Dan kau tahu, dia meninggalkan jejak gelang tali berwarna merah dan hitam, ada bandul naga nya kak. Apa menurut mu itu.....
"Cukup Vicky. Itu bukan urusan ku." ucap Lucifer.
"Kak, apa kakak tidak khawatir sedikit pun? hari ini Cleo di culik, bagaimana kalau besok Ev Juga yang di culik. Apa kakak .......
"Tutup mulut mu!!" teriak Lucifer lagi.
"Ada apa dengan Adam? dengan siapa dia berbicara? kenapa berteriak?" gumam Eva.
Lucifer melihat kearah Eva. Dia keluar dari kamar sebelum nya memberi kode pada Eva.
Eva menganggukkan kepala nya, mengerti.
"Kak, paman Marvel sebelum nya bilang, kalau BLACK DRAGON, sudah sering menyerang kita. Mungkin mereka pikir kita lemah. Kak, aku hanya tidak ingin ada korban lagi." ucap Vicky khawatir.
"Dan tolong bantu aku kak, aku tidak tahu harus mencari kemana Cleo. Aku.....aku sangat mencintai nya. Aku akan melakukan apapun sebagai balasan nya. Kau sangat berkuasa. Tolong kak....
Lucifer menutup secara sepihak panggilan nya.
"Aaaahhhhhh.....sssshhhiiitt......" teriak Vicky, membanting Hp di atas kasur empuk nya.
Menarik rambut dengan keras, memukul dinding dengan kedua tangan nya secara bergantian hingga berdarah.
"Di mana dia? aku harus mencari nya kemana?" tangis Vicky.
***************
Sementara itu Lucifer menghubungi seseorang.
"Ya tuan." jawab Aris menerima panggilan telepon.
"Aris, segera cari Cleo." suruh Lucifer.
"Mencari Cleo? kenapa tuan? apa dia cari masalah?" tanya Aris penasaran.
"Dia di culik. Barusan Vicky menghubungi ku. Kerahkan anak buah, dan suruh beberapa juga mengawasi Vicky. Apakah dia juga terlibat atau tidak." suruh Lucifer.
"Baik tuan. Saya mengerti." ucap Aris.
Mereka mengakhiri panggilan.
"Ada apa Aris?" tanya Hendra.
"Tuan Lucifer menyuruh ku mencari nona Cleo. Dia di culik." ucap Aris.
"Apa? dia di culik? siapa? kenapa?" tanya Hendra menyerang pertanyaan.
Aris melihat Hendra dengan tatapan tajam.
"Aku pun tak tahu lah." jawab Aris kesal.
Aris dan Hendra sedang memakan mie instan di dalam cup, di salah satu minimarket.
"Tuan Hendra?" panggil seorang wanita.
Aris dan Hendra melihat kearah asal suara.
"Hey...mmmm.....kau siapa ya?" tanya Hendra menunjuk.
"Aku...aku Novelina." ucap Novel gugup.
"Oh....Novel..loh, kau masih hidup? bukan kah organ-organ mu akan di jual?" ledek Hendra.
"Heheheheh....tuan Aris sudah bilang kalau anda sedang membohongi ku." jawab Novel.
Hendra membalas dengan tersenyum.
"Ternyata Novel cantik juga. Iya kan Ris?" tanya Hendra menyikut lengan Aris.
Aris mengabaikan. Cuek. Melanjutkan makan mie nya. Novel pun cuek pada Aris.
"Kau mau kemana?" tanya Hendra.
"Aku...aku mau pulang. Tadi habis beli beberapa perlengkapan." ucap Novel malu-malu sambil menyelipkan rambut kebelakang telinga nya.
"Oooohhhh....bagaimana kalau Aris mengantar mu pulang?" tanya Hendra.
"Tidak usah...tidak jauh kok. Sebentar jalan kaki juga sudah sampai." balas Novel dengan cepat.
Sementara Aris menatap sinis pada Hendra.
"Ayo ikut aku, kita masih punya banyak kerjaan." Aris menarik paksa tangan Hendra.
"Nov, kami pergi dulu ya." Hendra melambaikan tangan nya.
"Iya, hati-hati tuan Hendra." Novel melambaikan tangan nya juga dengan senyum malu.
Aris dan Hendra berada di depan mobil.
"Ada apa dengan mu bro. Kasar amat." ucap Hendra.
"Ada apa dengan ku? kan kau sudah dengar, tuan Lucifer memberikan kita perintah." ucap Aris.
"Iya aku tahu. Tapi sikap mu itu loh. Keseringan ikut tuan Lucifer sih makanya sifat mu sama seperti tuan Lucifer." ucap Hendra.
Aris menjitak kepala Hendra.
"Aaakkkhhh...sakit dodol..." Hendra memegang kepala nya.
"Dengar, kalau kau begini cara nya kau akan menjomblo seumur hidup. Apa kau tidak puas melampiaskan hasrat mu dengan bermain sendiri? apa kau tidak mau memiliki Aris junior?" ledek Hendra.
Aris yang menjitak nya lagi, tapi Hendra dengan cepat menghindar.
Tidak berapa lama Novel keluar dari minimarket yang sama. Dia melihat Aris sedang mengangkat tangan untuk memukul Hendra. Tatapan nya tidak senang dengan Aris.
"Tuan Hendra, aku permisi dulu." ucap Novel ramah.
"Iya, hati-hati." balas Hendra.
"Sudah? bisa kita pergi sekarang?" tanya Aris serius.
"Ckckckckck..." Hendra masuk ke mobil, di susul Aris.
**********
"Cleo di culik? siapa? apa benar itu perbuatan BLACK DRAGON?" gumam Lucifer.
Lucifer berpikir beberapa menit setelah mendengar cerita Vicky.
"Sayang? ada apa? kenapa wajah mu serius?" Eva muncul, memeluk Lucifer dari belakang.
Lucifer memutar tubuh nya, berhadapan dengan Eva.
"Tidak apa-apa sayang. Hanya masalah pekerjaan saja." jawab Lucifer.
"Tapi kenapa berteriak? sampai dua kali lagi." tanya Eva lagi.
"Karena mereka sangat bodoh sekali. Sudah di ajari tapi gak ngerti-ngerti juga. Akhir nya aku marah." ucap Lucifer berbohong.
"Eva tidak boleh tahu. Aku tidak mau dia menjadi khawatir." gumam Lucifer memeluk Eva.
"Sayang, kau harus bisa mengontrol amarah mu. Gak baik buat kesehatan. Nanti ganteng nya hilang loh." ledek Eva.
"Hhmm....okey sayang. Sekarang kau pakai pakaian mu, biar tidak masuk angin. Aku akan memasak makanan, nanti kau bisa turun ke bawah." ucap Lucifer mengusap kepala Eva.
"Mmm...." jawab Eva manja.
Lucifer meninggalkan Eva di dalam kamar. Sementara dia belum memakai pakaian, masih menggunakan jubah mandi nya.
Di dapur....
"Aku harus memperluas pengawasan. Harus aku tambahkan beberapa CCTV lagi." gumam Lucifer.
"Seperti nya aku harus berada di rumah dulu beberapa hari ini. Untuk menjaga keamanan nya." gumam nya lagi.
**************
Siang hari berikut nya...
"Bos, kenapa wanita ini masih belum bangun?" tanya rekan si penculik.
"Apa jangan-jangan dia mati?" tanya nya lagi.
Bos nya memegang dada Cleo, merasakan masih ada detak jantung nya.
"Dia masih hidup." ucap nya.
"Apa dia pingsan?" tanya rekan nya lagi.
"Bagus kalau dia pingsan. Dia tidak bisa merasakan rasa sakit lagi. Suruh siapa dia menjadi kekasih nya tuan Vicky." ucap bos nya.
"Apa? Vicky? semua ini ada hubungan nya dengan Vicky? tapi kenapa?" gumam Cleo.
"Buka ikatan nya." suruh bos nya.
Anak buah nya segera membuka ikatan kaki dan tangan nya. Mereka melakukan masih di dalam mobil berbentuk Van.
"Sudah tuan." anak buah nya sudah melepaskan ikatan.
"Ambil kan pisau yang sudah kita siapkan." suruh bos nya.
Saat anak buah nya berjalan ke bagian kemudi, si bos melihat anak buah nya. Lalu tiba-tiba....
"Aaakkkhhhh...." si bos menjerit kesakitan.
Cleo menendang bagian vital pria itu. Segera keluar melewati pria yang menahan sakit luar biasa itu.
.
.
.
APAKAH CLEO AKAN MATI?
SIAPA YANG AKAN MENCULIK EVA? MARVEL ATAU REVAND?
.
.
.MOHON DUKUNGAN NYA, LIKE VOTE N COMENT.
TERIMAKASIH...