SANG BOSS MAFIA JATUH CINTA

SANG BOSS MAFIA JATUH CINTA
EPISODE 125


"Menyingkir lah Cleo. " perintah Lucifer.


"Hahahahaha, kenapa, apa kau takut ada yang cemburu?" tanya Cleo yang masih di pangkuan Lucifer.


Lucifer sangat jengah dan kesal.


"Siapa yang kau takutkan cemburu, hah?" tanya Cleo.


Dia berdiri sangat kesal sehingga wanita yang berada di pangkuan nya terjatuh.


CCCEEEKKLLLEEKKK......


Lisna masuk membawa pesanan Cleo. Mengantar kan dengan cemberut dan penasaran.


"Aaaaawwwww.....aduh sayang... kok kasar banget sih? " Cleo berdiri sambil memegang bokong nya.


"Mba, ini pesanan nya. " Lisna meletakkan lemon tea ice pesanan Cleo.


Cleo berjalan mendekati Lisna.


"Terimakasih cantik. " bisik nya di telinga Lisna.


Lisna merasa merinding takut dengan Cleo. Sementara Lucifer hanya menggelengkan kepala nya.


"Kalau begitu saya permisi dulu tuan. " ijin Lisna.


Lucifer mengangguk.


Cleo menatap kepergian Lisna, dan berbalik menatap Lucifer lagi.


"Apa kau takut dia cemburu? " ledek nya.


"Ada urusan apa kau mau bertemu dengan ku? " tanya Lucifer serius.


"Tidak ada, aku hanya merasa bosan dengan pacar-pacar ku. Dan tiba-tiba aku merindukan mu. " jawab nya santai duduk cantik.


"Kalau tidak ada yang penting, sebaik nya kau segera pergi dari sini. " suruh Lucifer.


"Santai donk sayang, baru juga bertemu udah main ngusir aja. " goda Cleo berbisik.


"Jangan sampai orang lain salah paham pada ku. " ucap Lucifer.


"Wanita itu? lagi pula dia kan sudah tahu dan bertemu dengan ku. " jawab nya.


"Kalau begitu biar aku yang pergi, kalau kau mau lama di sini silahkan. " Lucifer berdiri memakaikan jas nya.


"Aku ikut ya, hehehehehe. " Cleo pun berdiri menggandeng tangan Lucifer dengan manja.


"Lepaskan Cleo, jangan buat aku habis kesabaran!!! " teriak Lucifer.


"Ooppsss... si ganteng marah nih. " Cleo melepas tangan nya.


Aris mengikuti tuan nya keluar dari ruangan, begitu juga Cleo.


"Tuan, anda mau kemana? " tanya Lisna.


Cleo menatap nya dari ujung kaki sampai ujung kepala. Lirikan yang sinis dan tajam.


"Aku mau pulang, jadwal meeting juga tidak ada kan? " jawab nya.


Lisna menganggukkan kepala nya. Dia menatap wanita yang pecicilan terhadap Lucifer.


"Kau dan William yang melanjutkan nya." Lucifer melangkah meninggalkan Lisna yang masih menatap nya.


Cleo pun masih mengikuti nya.


"Siapa sih wanita ganjen itu, pengen aku cakar tuh muka. " gumam nya.


.


.


.


"Nama ku Vicky. " Laki-laki itu memberitahukan nama nya.


"Ooohhhhh... " jawab Eva santai.


"Cuma gitu aja jawab nya? " tanya Vicky.


Eva melihat nya.


"Lalu aku harus jawab apa? " tanya Eva yang duduk di samping nya.


"Aku kan sudah kasih tahu nama ku pada mu, bukan kah seharus nya kamu juga beritahu siapa nama mu? " ucap Vicky yang mengemudi mobil.


"Kan bukan aku yang minta." jawab Eva santai.


"Wanita ini lucu juga, apa dia sengaja menarik perhatian ku? " gumam Vicky.


"Hahahaha.... tapi kan gak sopan kalau kita ngobrol tanpa tahu nama. " ucap Vicky.


"Hhmm... aku Eva. " jawab Eva menyerah.


"Eva, nama yang bagus, nama kita sama-sama memiliki huruf 'V' yah? " ucap Vicky bangga.


Eva hanya menganggukkan kepala nya.


"Va, kamu tinggal sama siapa? boleh donk kapan-kapan aku main ke tempat mu. " ucap Vicky.


"Aku tinggal dengan suami ku. " jawab Eva santai.


Vicky kaget, secara tiba-tiba memginjak rem. Membuat Eva kaget.


"Kenapa? kok rem dadakan? " tanya Eva.


"Maaf...maaf tadi ada kucing yang lewat, kucing nya hitam lagi, hahahaha. " jawab Vicky.


"Oohhhh... hati-hati, jangan sampai menabrak sesuatu. " Eva membenarkan posisi duduk nya.


"Kamu sudah menikah? " tanya Vicky penasaran.


"Iya. " jawab nya santai.


"Kamu gak bohong kan? " tanya Vicky lagi.


"Nih bukti nya. " Eva menunjukkan jari nya yang terpasang cincin pernikahan.


Vicky melihat, tampak ada raut kecewa di wajah nya.


"Udah percaya kan? " tanya Eva.


"Hheemm... " jawab Vicky mengangguk.


"Eh... Vicky, turunkan aku di situ ya, udah nyampe. " ucap Eva.


"Oh iya, apa kau tinggal di sini? " tanya Vicky.


"Iya." Eva turun dan membawa belanjaan nya.


Vicky pun menyusul membantu Eva.


"Terimakasih yah atas tumpangan nya. " ucap Eva.


"Gak apa-apa kok, lagi pula aku kan berutang pada mu." jawab Vicky.


"Ah... kecil kok, gak sampai berjuta-juta. " ucap Eva.


"Tapi kan tetap hutang uang juga, hutang ya hutang, dan harus di bayar. " jawab Vicky.


"Tapi kan udah di bayar dengan kau memberi tumpangan pada ku, jadi lunas kan, hehehehe. " ucap Eva.


"Ya udah aku permisi dulu ya. " Eva melangkah.


"Va tunggu dulu. " Vicky menyusul Eva yang berhenti karena panggilan nya.


"Ada apa Vick? " tanya Eva.


"Mmm... boleh minta nomor Hp nya gak? jadi aku bisa membayar hutang ku. " Vicky mengeluarkan Hp nya.


"Aduh maaf banget ya, aku gak bisa kasih nomor ku sembarangan, lagi pula kan aku udah bilang, kamu gak usah mikirin itu lagi, dan kamu juga udah antar aku pulang. " tolak Eva pelan.


"Tapi kan....


"Udah gak apa-apa, lupakan saja, okey... " ucap Eva meninggalkan Vicky yang kecewa.


"Wanita yang cantik, baru dia yang pertama kali tidak menggoda ku. " gumam Vicky.


"Kalau kita bertemu lagi, berarti kita berjodoh, dan.. aku harap kita akan bertemu lagi. " gumam nya lagi.


Dia pun kembali masuk ke mobil nya dan meninggalkan lokasi itu.


.


.


.


"Pria yang aneh, ganteng sih... tapi masih gantengan Adam, hehehehehe. " gumam Eva.


"Ngomong-ngomong, Adam udah makan siang belum ya? " gumam nya lagi.


TTUUTTTT.... TTUUUTT....


"Panjang umur, baru aja di omongin. " gumam nya senang melihat panggilan masuk.


"Hallo? " jawab Eva.


"Hallo Va, apa kamu di rumah? " tanya Lucifer.


"Iya, kenapa Dam? " tanya Eva.


"Aku lagi jalan mau pulang. " jawab Lucifer.


"Pulang? cepat banget, apa ada masalah? " tanya Eva.


"Tidak, hanya saja pekerjaan ku sudah selesai. " jawab suami nya.


"Tapi tadi malam kamu bilang pekerjaan kamu lagi numpuk. " ucap Eva.


"Hhmm... apa kamu gak senang kalau aku pulang lebih cepat? " tanya Lucifer.


"Oohhh bukan begitu, hanya saja...


"Tidak apa-apa kok, masih ada Lisna dan William, jadi aku agak sedikit santai. " ucap Lucifer memotong kalimat Eva.


Beberapa menit tidak ada obrolan, saling diam.


"Apa kau sudah makan siang? " tanya Eva dan Lucifer secara bersamaan.


"Hahahahaha.. " tawa Lucifer.


Eva hanya tersenyum.


"Belum, aku sangat lapar. " jawab Lucifer.


"Kalau begitu, aku akan memasak makan siang, kamu mau kan? " tanya Eva.


"Tentu saja, seorang suami pasti senang dengan masakan yang di masak isteri tercinta nya. " ucap Lucifer.


"Ppreett... lebay." jawab Eva.


Sebenar nya dia sangat senang dengan kalimat gombal suami nya itu.


.


.


.


.


.


WAH.... SIAPA NIH, DUA ORANG YANG HADIR DALAM KEHIDUPAN ADAM DAN EVA??


.


.


.


JANGAN LUPA, LIKE DAN VOTE NYA YA....


TERIMAKASIH...