Perjalanan Cinta 3 Saudara

Perjalanan Cinta 3 Saudara
Keturutan


Al yang sudah basah bukannya langsung bangun dan mandi dia malah bangkit dari sofa dan menutup jendela serta gorden dan kembali tidur di kasurnya dengan keadaan celana yang masih lengket


Sampai kembali dia terbangun saat alarm adzan subuh dan ponselnya,


El bangun langsung mandi wajib dan turun ke bawah karena Abah Uminya sudah menunggu untuk sholat berjamaah


Di tempat sholat Zula dan Jihan sudah di sana , begitu juga dengan Abah Zain yang menunggu lainnya, dan El bareng dengan Aliza dan Al yang keluar dari kamarnya


Al dan El duduk bersebelahan, Al sudah biasa kalau subug rambutnya basah, yang Al herani, El kali ini juga ikut ikutan basah


" Tumben rambut Elo ikutan basah, masih jomblo juga" ucap Al berbisik sambil menyenggol El yang ada di sebelahnya


" Iya Gila, semalem gue mimpi basah, habisnya kalian berisik tau gak, suaranya kenceng banget, " jawab El justru kesal pada Al dan Aliza


" Mimpi basah sama siapa Loe?" tanya Al kepo dan menahan tawa


" Nanti gue ceritain, habis subuhan" jawab El dan justru membuat Al sangat penasaran


Al kini sudah iqomah, dan lanjut sholat berjamaah bersama Abahnya dan yang lainnya


Setelah jamaah subuh, seperti biasa mereka ngaji bareng di lokasi yang sama, sampai jam setengah 6 pagi Giliran Jihan yang bangkit untuk masak sarapan pagi bersama menantunya


Sedangkan Zula dan Zain kembali ke kamar masing masing, dengan Zula yang mendapat telfon dari Ayang beb, dan Zain mendapat panggilan dari baby Bibi


Al yang penasaran segera menarik El ke halaman belakang, dan saat pada sibuk dengan aktifitas masing masing, datang juga clening servis Villa yang menawarkan untuk bersih bersih Villa tersebut


Dengan senang hati, dan itu hal biasa bagi keluarga Zain, ada orang lain atau orang panggilan untuk beberes dan bersih bersih rumah


Dihalaman belakang akhirnya El cerita sama Al tentang mimpinya semalam, dengan dirinya yang ketemu Jodoh dalam istikharohnya


" Luar biasa, loe sat set aja El, keburu di ambil orang" ucap Al lagi menyemangati


" Gue masih ogah sih, masih males rasanya, pengen bebas dulu, ya nanti kalau jodoh kan kembali" jawab El enteng


" Nanti keduluan orang nyesel loe" jawab Al


" Kalau keduluan bukan jodoh gue lah berarti" jawab El makin santai


" Gue gak mau menggebu gebu lagi lah bang, gue udah maksimal dan menggebu gebu akhirnya kalau udah di lukai gak enak, sakit banget, biar lah sejalannya sampai gue benar benar siap, umur gue baru 25 gue gak mau buru buru" jawab El santai dan seolah kapok untuk menggebu gebu soal cinta


Al gak berani komentar lagi, soalnya dia juga tau gimana rasanya jadi El, dan dia pernah merasakan itu setelah pisah dengan Yasmin dan sebelum berjumpa dengan Helend


Al memilih mengalihkan pembicaraan dengan El


" Ngomong ngomong Umur, ternyata hari ini tuh hari ulang tahun Abah Lho El , makanya kita semua di ajak liburan, " ucap Al teringat akan hari kelahiran abahnya yang ke 60


" Yang bener? Kita harus bikin kejutan, kalau bisa Prank Abah, " ucap El semangat dan mereka menyusun rencana tentang Prank untuk Abahnya


Dan tak lupa mereka juga memanggil Zula untuk mengadakan Prank tersebut dan Zula menyetujuinya, dan segera menghubungi awak kapal dan mencari bahan tentang Prank untuk Abahnya nanti


Karena Pagi nanti jam 8, mereka akan berlayar ke salag satu pulau dan menyusuri labuan bajo yang sangat indah ini, salah satunya ke pulau komodo


Setelah breafing selesai jam 7 baby Bibi juga udah ganteng karena di mandiin abahnya, dan Al El IL, dan Aliza juga sudsh rapi mereka siap siap untuk saraoan pagi yang Umi Jihan dan Aliza masakkan pagi tadi


" Makanannya ikan terus di sini" ucap Al membuka obrolan


" Karena kita keluarga Ikan" jawab Zula santai


" Kalau di rumah Uti, keluarga Tempe, setiap hari gak pernah kelewatan Tempe" ucap Al lagi


" Habis ini langsung ke depan ya, kapalnya kayaknya sudah menunggu" Ucap Zain pada anak anaknya


" Yee Berlayar" jawab Zula paling seneng, apa lagi ini nanti berlayarnya cukup lama karena sekitar 3 hari 2 malam, dan berkeliling keliling ke pulau pulau kecil di sana


" Baby nanti ikut renang ya, kita nyelem nyelem sama kakak, jadi mermet" ucap Zula paling suka menyelam di laut


" Kakak aja kali yang jadi mernet, baby belum, engap" jawab Jihan mewakili baby Bibi


" Tapi ada gak sih Mi, baby di ajak renang" jawab Zula lagi


" Iya ada, bagus juga ,tapi gak di air asin juga kali, " jawab El menyaut


" Enggak ah... Gak ada renang tenangan, masih bayi juga, nanti kalau udah besar kan bisa sendiri, kalian bisa juga kan, biarin nanti belajarnya kalau udah besar kalau masih bayi jangan" jawab Zain paling gak seneng dengan yang ekstrim ekstrim


Berbeda dengan Zula dan Jihan yanga paling semangat sebenarnya cuman Abahnya kadang kumat bawelnya


Selesai sarapan, mereka siap siap untuk ke luar Villa, karena sudah ada kapal motor yang akan mengantarkan mereka mendekat ke kapal pesiar yang sudah di bookingnya


Ini kali pertama Aliza naik kapal, selain kapal nelayan di daerah RBG, yang mana tempat kakak iparnya berasal


Dan kali ini dia akan naik kapal pesiar sesuai ngidamnya yang di tahan olehnya, beberapa waktu lalu Aliza sangat pengen banget naik kapal pesiar tapi gak berani bilang takut merepotkan


10 menit menaiki kapal motor dan kini mereka berpindah ke kapal pesiar yang mana Aliza langsung girang


" Yee... Akhirnya dek kita naik kapal pesiar juga, keturutan ya nak ya... Jangan kaget" ucap Aliza girang tak terkira sambil mengelus perutnya yang sudah kelihatan buncit


Semua terdiam dan memerhatikan Aliza yang sangat girang


" Kak Liza ngidam naik kapal pesiar?" tanya Zula pelan


" Hehehe Iya dek" jawab Aliza kikuk


" Gila, suaminya gak peka" ucap El sambik menonyor kepala Al yang gak jauh darinya


" Kok gak ada bilang sih sayang" ucap Al yang justru kaget sendiri


" Ya Ampun nak, kok gak bilang dari kemaren, tau gitu kan Abah Bookingkan," jawab Zain yang malah merasa bersalah pada menantunya


" Iya nak, bilang kalau mau ada apa apa" jawab Jihan mengelus lengan Aliza


" Makasih Umi, Liza mau bilang takut merepotkan kan mahal Mi sewanya, " jawab Aliza terus terang dan mereka hanya tersenyum karena bagi mereka uang cukup berserak dan blarah


Kinu ke tiga bersaudara Al El dan Il, Sedang siap siap menyiapkan Prank untuk Abah Zain,


Yang mana akan mengingatkan masa lalu Abah Zain yang paling parah, yaitu memasang foto masa Muda Abah Zain dengan mantan ke kasihnya Si Rani


Yang saat itu Zain masih dalam pengaruh guna guna Rani, dan foto tersebut di jadikan sebagai cover kue ulang tahun yang akan di berikan kepada Zain,


Ini Fotonya




Kira kira yang kena Prank Abah Zain apa Umi Jihan nih ya... Koment di bawah