LEGENDA DEWA PEDANG

LEGENDA DEWA PEDANG
V1 # CH 63 RENCANA KLAN IBLIS


"Ada yang ingin aku tanyakan padamu. Dari mana sebenarnya kamu mendapatkan batu pelangi matahari ini?" ucap Li Ziqi sambil memegang batu pelangi matahari.


"Batu ini diberikan oleh Xue Xian Hou. Apakah guru tahu tentang dengan batu itu?" jawab Heilong balas bertanya.


"Batu ini adalah salah satu benda pusaka dari langit yang banyak di perebutkan oleh para Dewa. Pemilik asli batu pelangi matahari ini adalah Dewi Cahaya Surga. Karena batu ini selalu membawa keributan besar di alam para dewa akhirnya dia menghancurkan batu ini menjadi serpihan-serpihan dan menyebarkannya ke seluruh alam semesta," jelas Li Ziqi.


"Apa keistimewaan batu itu sampai para dewa begitu mengincarnya? Bukankah seorang Dewa sudah memiliki kekuatan yang sangat kuat. Jadi untuk apa mereka berebut sebuah benda pusaka," tanya Heilong penasaran.


"Batu ini memiliki energi kehidupan yang kuat. Bukankah kamu sendiri telah merasakan kekuatan batu ini saat menyerapnya. Padahal yang kamu serap hanya serpihan kecil dari batu ini, itupun hanya seperempat energinya saja yang kamu serap. Coba kamu pikirkan jika batu ini masih dalam keadaan utuh seberapa besar kekuatan batu ini," jawab Li Ziqi menyisakan misteri di pikiran Heilong.


"Benar juga yang Guru katakan. Aku hanya menyerap seperempat kekuatan dari serpihan batu itu. Tapi, aku bisa langsung naik ke Lapis Emperor," ucap Heilong mengerutkan alisnya.


"Untuk saat ini aku melarangmu menyerap kekuatan batu ini. Kamu harus menstabilkan kekuatanmu terlebih dahulu. Sampai kekuatan otot-otot tubuhmu berhasil menyesuaikan dengan tingkat kultivasimu saat ini. Saat ini, tubuhmu Ibarat sebuah bangunan yang memiliki atap yang besar dan kuat. Tapi, tiang penyangga yang menopang atap itu masih sangat kecil dan lemah. Ini semua terjadi karena peningkatan kultivasimu yang diluar akal sehat manusia. Untuk itu kamu harus memperkuat pondasi tubuhmu terlebih dahulu sebelum kamu mulai naik ke tingkat berikutnya," ucap Li Ziqi menatap Heilong.


"Baik. Lalu apa yang harus aku lakukan dengan batu ini?" balas Heilong bertanya.


"Simpan batu itu di dalam Pesawat Max Lightning karena enegi yang besar masih akan memancar keluar jika di simpan di dalam gelang galaxy," jawab Li Ziqi.


Ruangan di makam es ini sangat luas. Jika Heilong mengeluarkan pesawatnya di tempat ini, ruangan ini tidak akan hancur.


Heilong lalu mengulurkan tangan kirinya dan mengarahkan gelangnya ke sebuah tanah kosong dan luas yang ada di hadapannya.


Tidak berapa lama kemudian, sebuah cahaya keluar dari dalam gelang galaxy dan memunculkan Pesawat Max Lightning.


Heilong lalu mengulurkan tangan kanannya dan memasukkan energi murninya ke arah panel di samping pintu masuk pesawat.


"Bzzz ….” Suara pintu pesawat Max Lightning terbuka.


Sebuah eskalator kemudian turun dari pintu dan mereka pun berjalan masuk kedalam pesawat.


"Guru, apakah kita akan menyimpan batu ini di ruang kendali pesawat?" tanya Heilong


"Tidak, kita akan menyimpan baru ini di istanaku. Dan juga ada beberapa kitab ilmu beladiri yang akan aku berikan padamu. Saat ini tingkat kultivasi milikmu sudah cukup untuk melatih jurus-jurus dasar milikku,” jawab Li Ziqi.


"Mito bawa kami menuju ke istana Max Linghtning," seru Li Ziqi.


"Baik, Tuan." jawab Mito.


Sebuah eskalator yang mirip jalan setapak yang menuju ke istana muncul di depan mereka dan membawa mereka ke depan istana.


Heilong bisa melihat sebuah istana berwarna putih berdiri dengan megah di hadapannya. Istana ini sangat besar dan indah dengan taman bunga di sekelilingnya.


"Ayo kita masuk," ajak Li Ziqi.


Begitu melangkahkan kaki ke dalam istana, Heilong dibuat takjub dengan interior bangunan istana ini.


Di dalam dinding-dinding istananya terdapat sebuah kolam ikan. Dia dapat melihat ikan yang berenang ke sana kemari di dalam dinding istana.


"Kamu terkejut ya? Waktu kecil aku sangat menyukai lautan karena itu aku membuat istana ini mirip seperti sebuah laut yang dipenuhi dengan ikan. Hanya dengan melihatnya saja pikiran kita akan menjadi lebih santai," ucap Li Ziqi menatap Heilong yang masih tertegun karena keindahan istana ini.


"Ikuti aku, aku akan membawamu ke ruang penyimpanan benda pusaka."


Suara Li Ziqi menyadarkan Long Bai dan dia pun berjalan mengikuti dari belakang.


**


Snow Moon Palace.


Di sebuah kamar yang ada di istana Snow Moon House, seorang gadis yang mengenakan pakaian murid sekte Snow Moon sedang melihat gambar kejadian yang muncul dari sebuah bulu burung berwarna hitam.


"Hehe ... Ternyata selama ini dia menyembunyikan batu pelangi matahari itu di luar Snow Moon Palace, pantas saja selama ini aku tidak dapat menemukan batu itu meskipun aku sudah mencarinya di setiap sudut dari Snow Moon Palace," ucap seorang gadis dengan tersenyum licik.


"Aku harus segera memberitahu Patriarch Klan iblis."


Gadis itu mengulurkan tangan kirinya dan sebuah gelang berbentuk teratai di tangannya memunculkan hologram seorang manusia memakai jubah hitam.


"Ada masalah apa kau menghubungiku?"


"Lapor Patriarch, saya telah menemukan tempat Batu Pelangi Matahari itu di simpan. "


"Benarkah?! Kalau begitu kamu harus cepat mengambil batu itu. Kita harus segera menggunakan kekuatan batu itu untuk membebaskan dewa kita Dark Etheroz. "


"Aku tidak yakin kekuatanku sendirian cukup untuk menyerang istana ini dan mengambil batu itu. Karena selain Master Sekte Snow Moon yang tingkat kultivasinya sangat tinggi, sekarang di sini juga ada seorang pemuda yang merupakan pewaris dari kekuatan Divine Beast Genbu. Selain itu ternyata Master Sekte Snow Moon ini adalah adik dari Kaisar Xuan Wu, jika aku menyerang tempat ini dia pasti akan segera datang membawa seluruh tentara Kerajaan Green Tortoise. "


"Ternyata Master Sekte Snow Moon di dukung oleh banyak orang-orang kuat, pantas saja Sekte itu dapat bertahan meskipun menutup diri dari dunia luar. Baiklah, dalam beberapa hari aku akan mengirimkan tiga orang pembunuh bayaran dari Planet Milky Way untuk menghancurkan Sekte Snow Moon."


"Jangan-jangan anda akan mengirimkan ketiga orang aneh itu."


"Haha ... mereka bertiga telah lama mengejar cintamu, jadi aku rasa ketiga orang itulah yang paling cocok untuk membantu dan melindungimu saat ini. Mereka bertiga tidak akan ragu-ragu untuk mengorbankan nyawanya."


"Maafkan aku Patriarch. Tapi, aku harus menolak karena mereka bertiga pasti akan mengacaukan semua rencanaku. "


"Aku tidak mengijinkanmu untuk menolak kali ini, mengingat tugas ini sangat penting dan tidak ada orang lain lagi yang bisa aku kirimkan. Beberapa orang terkuat kita telah aku kirim ke benua lainnya untuk mengambil pecahan batu pelangi matahari yang ada di sana."


"Baiklah tuan. Aku akan menuruti perintah anda, tapi selama mereka bekerja sama denganku mereka harus mematuhi perintahku."


"Baiklah. Aku akan segera memberitahukan ini kepada mereka. "


Sinar dari gelang teratai itu menghilang bersamaan dengan berakhirnya percakapan mereka.