
Heilong mengerahkan semua kekuatan yang ada di tubuhnya untuk mendorong tangan Naga hitam itu ke atas. Naga hitam itu langsung tersungkur beberapa meter dan terjatuh.
“Roar … ”
Naga hitam itu meraung dengan sangat keras dan mencoba berdiri kembali sambil menatap dengan ganas ke arah Heilong.
“Di tempat segelap ini, aku merasa kesulitan untuk bertarung melawan Naga hitam itu karena warna tubuhnya hampir sama dengan keadaan di tempat ini,” ucap Heilong.
Heilong kemudian mengeluarkan Pedang Bintang Api di tangan kanannya dan memasukkan kekuatan energi Apinya ke dalam Pedang Bintang Api sambil mengangkat Pedang itu ke atas.
“Whost …”
Api berwarna putih keemasan yang sangat kuat berkobar di bilah Pedang Bintang Api dan menerangi tempat ini. Sinar dari Api ini sangat menyilaukan sehingga membuat Naga hitam itu menyipitkan matanya.
“Kena kau sekarang,”
Heilong yang melihat kesempatan untuk menyerang Naga hitam itu, langsung melompat ke arah Naga hitam itu dan menebaskan dengan kuat pedang yang ada di tangan kanannya tepat ke kepala Naga Hitam yang ukurannya lebih besar dari ukuran tubuh Heilong.
“Boom … ”
Naga hitam itu langsung terpental sejauh lima meter saat pedang yang ada di tangan Heilong mengahantam kepalanya dengan sangat keras sampai menimbulkan ledakan energi api yang cukup kuat.
“Ternyata cuma sekuat itu kemampuanmu jika tidak dalam kegelapan,” ejek Heilong manatap Naga hitam.
“Aku tidak akan membiarkanmu melewati dunia ilusi yang aku ciptakan dengan mudah karena aku belum melihat semua kemampuan yang kau miliki.”
Dao Xue Lian yang terus mengamati keadaan Heilong dari luar dunia ilusi itu, tiba-tiba tersenyum menyeringai dan memasukkan kekuatan energi kegelapan yang lebih besar lagi ke dalam dunia ilusi buatannya.
Naga Hitam yang lain segera muncul dan mengelilingi Heilong saat Dao Xue Lian menambahkan energi kegelapannya ke dalam dunia ilusi itu. Sekarang jumlah Naga hitam yang ada di dalam dunia ilusi itu berjumlah empat ekor, semua Naga hitam itu memiliki ukuran tubuh dan kekuatan yang sama.
“Jadi kalian mau main keroyokan?! Hehe … Meskipun jumlah kalian ada sepuluh ekor, aku akan tetap mengalahkan kalian semua semua,” seru Heilong sambil menggenggam pedangnya dengan kuat.
Heilong kembali mengangkat Pedang Bintang Api yang ada di tangan kanannya tinggi-tinggi lalu menyalurkan energi api dan energi angin dalam jumlah besar ke dalam pedang itu.
Angin yang sangat kuat segera muncul dan mengelilingi Pedang Bintang Api lalu membentuk sebuah angin tornado api yang menyelimuti bilah pedang itu.
Heilong kemudian menebaskan pedangnya sambil berputar di tempat ia berdiri agar serangannya kali ini berhasil mengenai semua Naga hitam itu.
“Pedang Amukan Badai Api.”
“Whoosh …”
Semburan tornado api yang sangat besar langsung muncul di sekitar tempat Heilong berdiri dan menyerang keempat Naga hitam itu sampai terpental cukup jauh dan membentur dinding pembatas dunia ilusi ini.
Heilong tidak berhenti sampai di situ saja, dia menebaskan kembali Pedang Bintang Api yang ada di tangannya dengan menggunakan gerakan jurus pedang yang sama.
Heilong lalu menacapkan pedangnya ke tanah dan menantang Dao Xue Lian. "Semua Naga hitammu sudah aku bakar sampai menjadi abu. Sekarang apa yang akan kau lakukan untuk mengetahui semua kemampuan yang aku miliki.”
“Hump! Sombong,” jawab Dao Xue Lian geram.
Dao Xue Lian yang sedang marah, langsung memasukkan tiga puluh persen kekuatan energi kegelapan yang dia miliki ke dalam dunia ilusi itu.
Dunia ilusi itu seketika menjadi semakin gelap dan banyak sekali tanaman akar berduri yang tiba-tiba keluar dari dalam tanah. Heilong bisa melihat ada racun yang menetes dari duri yang ada di tanaman itu karena saat cairan dari duri itu menetes ke tanah, rumput yang ada di atas tanah itu langsung mati.
Semua tanaman akar berduri itu langsung menyerang Heilong secara bersamaan. Heilong hanya menggunakan gerakan biasa untuk menghindari serangan akar berduri itu sambil mencari celah di mana letak kelamahan dari dunia ilusi ini menggunakan jurus Mata Dewa yang baru saja dia pelajari.
Tapi gerakan akar berduri ini semakin lama menjadi semakin cepat dan berhasil melukai lengan kirinya. Lengan kiri Heilong yang terkena cairan dari akar berduri itu langsung berubah menjadi hitam dan terasa kaku sehingga susah untuk di gerakan.
“Aneh!? Kenapa racun yang keluar dari tanaman bisa meracuni tubuhku. Bukankah seharusnya tubuhku ini kebal dari semua jenis racun karena di dalam tubuhku ini ada jurus restorasi jiwa yang akan selalu aktiv jika tubuhku terluka atau terkena racun ,” ucap Heilong terkejut.
“Haha … Kau pasti sangat terkejut karena racun dari tanaman akar berduri itu bisa meracuni tubuhmu. Kau harus ingat bahwa sekarang kau berada di dalam dunia ilusi yang aku ciptakan. Semua benda yang ada di dalam dunia ilusi itu berada di bawah kendaliku, termasuk kemampuan penyembuhan yang kau miliki. Aku sengaja membatasi kemampuan jurus penyembuhan elemen air yang kau miliki saat kau baru masuk ke dalam dunia ilusi ini.”
“Ternyata wanita dari Bangsa Iblis itu sangat pintar. Untung saja dia bukan musuhku, jika dia benar-benar berniat untuk membunuhku maka pasti aku sudah mati sejak tadi. Karena jika dia mau, dia pasti bisa menghilangkan semua kekuatanku di dalam dunia ilusi ini.”
Heilong menjadi semakin waspada karena dia tidak boleh terkena racun dari akar berduri itu sekali lagi atau dia akan sama sekali tidak bisa menggerakkan tubuhnya. Dia terpaksa harus menggunakan Jurus Super Sonic Dance untuk mempercepat gerakannya menghindari semua serangan dari akar berduri sambil mencari jalan untuk keluar dari dunia ilusi ini.
Dengan secepat kilat, Heilong melompat ke sana kemari untuk menghindari serangan dari tanaman akar berduri sambil menuju ke dinding pembatas dunia ilusi ini karena dia sangat yakin bahwa kelemahan dari dunia ilusi ini berada di sana.
Saat sampai di dinding dunia ilusi itu, Heilong langsung menebaskan Pedang Bintang Api yang ada di tangan kanannya dengan sangat keras tapi tubuhnya langsung terpental akibat serangan balik dari dinding ilusi itu dan akhirnya jatuh ke tanah.
Tanaman akar berduri itu tidak memberi kesempatan pada Heilong untuk berdiri, mereka langsung menyerang kedua kaki Heilong sebelum dia berhasil berdiri lagi. Kedua kaki Heilong langsung berubah menjadi hitam dan tak bisa di gerakan, sekarang satu-satunya bagian tubuhnya yang bisa di gerakan hanyalah tangan kanannya saja.
Heilong terbaring di atas tanah sambil menatap ke langit karena semua tubuhnya telah menjadi kaku dan tidak bisa di gerakan. Saat Ini'lah Heilong akhirnya menemukan kelemahan dari dunia ilusi ini, dia melihat di atas langit dunia ilusi ini ada sebuah bola berwarna hitam yang terus memancar aura kegelapan yang sangat kuat.
“Jadi itu adalah inti dari dunia ilusi ini. Jika aku hanya mengandalkan mata biasa saja, aku pasti tidak akan bisa melihat benda itu karena warna benda itu sangat mirip dengan warna langit dunia ilusi ini,”
Heilong langsung memasukkan semua kekuatan energi api yang ada di tubuhnya ke dalam Pedang Bintang Api yang ada di tangan kanannya untuk menggunakan Jurus Pedang Racun Api.
Bayangan pedang api yang sangat banyak langsung muncul di sekitar Pedang Bintang Api. Tanaman akar berduri yang juga merasakan ancaman langsung bergerak untuk menghujamkan ujung akarnya yang sangat tajam ke tubuh Heilong.
Heilong langsung menebaskan serangan pedangnya ke langit saat ujung tanaman akar berduri itu hampir menyentuh tubuhnya.
“Pedang Racun Api,”
Bayangan pedang api itu langsung menghancurkan semua ujung tanaman akar berduri yang akan menyentuh tubuh Heilong dan terus menuju ke langit untuk menyerang bola berwarna hitam yang merupakan inti dari dunia ilusi ini.
“Boom … ”
Bola berwarna hitam itu akhirnya hancur berkeping-keping bersamaan dengan hilangnya dunia ilusi ini.