LEGENDA DEWA PEDANG

LEGENDA DEWA PEDANG
V3 # CH 345 LEMBAH PETIR ABADI ( PART 2 )


Long Yuyin langsung melihat orang-orang yang berada di belakang Long Bai. Di antara orang-orang itu, hanya ada satu orang yang dia kenal yaitu Yi Shu karena Long Yuyin pernah bertemu dengan guru ini saat dia mendaftarkan Long Bai ke Perguruan Awan Biru sepuluh tahun yang lalu.


“Apakah mereka adalah orang-orang yang di kurung di dalam penjara bawah tanah?” tanya Long Yuyin.


“Selain dua orang yang ada di sebelah kananku ini, mereka semua adalah orang-orang yang di tahan di dalam penjara bawah tanah oleh para iblis itu,” jawab Long Bai.


“Apakah Guru Yi Shu juga termasuk dalam orang yang di tahan oleh para iblis itu?” lanjut Long Yuyin bertanya.


“Benar Tuan Putri. Para iblis itu telah menahan saya di dalam penjara bawah tanah kurang lebih satu bulan saat saya pergi mendampingi murid saya untuk menjalankan sebuah misi,” jawab Guru Yi Shu yang langsung maju dan memberi hormat.


Long Yuyin langsung membantu Guru Yi Shu untuk berdiri karena dia merasa tidak pantas untuk nerima hormat dari Guru Yi Shu. Karena selain tidak sedang berada di dalam Istana, Guru Yi Shu adalah Guru dari Putranya.


“Pantas aku tidak bisa menemukan keberadaanmu saat aku berkunjung ke Sekte Awan Biru. Ternyata para iblis itu telah menangkap dan mengurungmu,” ucap Long Yuyin.


“Apa saya boleh tahu kenapa Tuan Putri mencari saya?” tanya Guru Yi Shu.


“Aku ingin menanyakan padamu tentang keberadaan Shen Yu karena aku mendengar bahwa dia tiba-tiba menghilang saat pergi menjalankan sebuah misi bersama denganmu. Selain itu aku juga ingin menanyakan dari mana perguruan awan biru tiba-tiba mendapatkan murid sebanyak itu hingga bisa berubah menjadi sebuah Sekte,” jawab Long Yuyin.


“Untuk masalah ini, saya akan menceritakan semua ini saat kita berada di Lembah Petir Abadi. Tuan Putri pasti sudah tahu identitas lain yang saya miliki,” ucap Guru Yi Shu.


“Kalau begitu aku akan ikut dengan kalian ke Lembah Petir Abadi karena Ayahku juga sudah menunggu di sana bersama dengan Divine Beast Seiryu. Tapi sebelum itu, kita harus menemui suamiku dulu. Mari kita semua masuk ke dalam,” ajak Long Yuyin.


Long Yuyin langsung menarik tangan Long Bai sambil membisikkan sesuatu. “Kau harus menceritakan pada ibu tentang semua calon menantu ibu. Ternyata kau tidak hanya mengembara ke dunia luar untuk mencari ilmu dan kekuatan, tapi kau juga mencari wanita-wanita cantik untuk kau jadikan istri.”


Long Bai hanya tersenyum kecut saat mendengar ucapan ibunya karena dia memang tidak tahu apa-apa tentang semua wanita yang akan dinikahi Heilong. Lagi-lagi Heilong meninggalkan masalah yang sangat rumit bagi Long Bai.


Long Yuyin membawa mereka semua pergi ke Aula Dalam karena Long Bao sedang mengobrol dengan Yang Shuo di sana.


Yang Shuo terlihat sangat terkejut saat melihat kedatangan para rombongan kloter ketiga yang datang bersama dengan Long Bai karena rombongan ini telah dinyatakan hilang dua minggu yang lalu. Yang Shuo juga telah mengirimkan semua mata-mata miliknya tapi mereka juga tidak bisa menemukan rombongan kloter ketiga ini.


“Kalian!? Bagaimana kalian bisa datang bersama dengan Tuan Long Bai? Sebenarnya ada di mana kalian beberapa minggu ini,” tanya Yang Shuo terkejut.


“Biar Lu Zhan dan paman Lin yang menceritakan semuanya padamu nanti. Lebih baik kau bawa mereka semua ke tempat yang nyaman untuk beristirahat karena mereka semua telah mengalami hari-hari yang cukup berat beberapa minggu ini,” sahut Heilong.


Sekarang hanya tinggal Long Bao, Long Yuyin, Long Bai dan Guru Yi Shu saja di Aula dalam.


Long Bao langsung berjalan menghampiri Long Bai dan memegang pundaknya. “Kau telah tumbuh menjadi seorang pendekar yang sangat hebat sekarang. Sepertinya keputusanmu untuk melakukan pengembaraan ke Benua Utara adalah keputusan yang sangat tepat.”


“Tanpa jurus-jurus yang ayah ajarkan padaku, mustahil aku akan bisa bisa melewati rintangan yang menghadangku saat aku akan menuju ke Benua utara,” jawab Long Bai.


“Semua ini adalah murni karena kegigihanmu dalam mencari ilmu. Kau jangan terlalu memuji ayah. Haha …. Mari kita mengobrol ke sambil makan malam. Kalian berdua pasti belum makan.”


Long Bao langsung mengajak mereka semua pergi ke ruang makan agar mereka berempat bisa mengobrol dengan santai. Ruang makan untuk Long Bao adalah ruang makan khusus yang terpisah dengan ruang makan anggota klan.


Mereka berempat malam di sebuah meja berbentuk lingkaran yang di atasnya sudah di penuhi dengan berbagai jenis masakan yang sangat enak. Mereka berempat langsung menikmati makanan itu dengan lahap.


Setelah selesai makan, Long Bai langsung meminta Heilong untuk keluar sebentar karena hanya dia yang bisa menceritakan pengembaraan ini secara detail.


Sesuai apa yang diharapkan Long Bai, Heilong langsung menceritakan pengembaraan yang telah dia lalui pada ayah dan ibunya secara detail. Termasuk saat dia menangkap Gremlin dengan susah payah karena waktu itu tingkat kultivasinya yang memang sangat rendah. Heilong juga menceritakan saat dia bertemu dengan Divine Beast Genbu dan juga pertarungannya dengan Jenderal Iblis Last di Benua Utara.


Tapi Heilong menyembunyikan semua yang berkaitan dengan Li Ziqi dan Dao Xue Lian karena ini adalah permintaan dari mereka berdua.


“Lalu siapa yang akan kau nikahi terlebih dahulu? Putri dari Benua Utara, Barat, Tengah, Selatan atau Shen Yu. Atau jangan-jangan kau ingin menikahi mereka berlima secara bersamaan?” tanya Long Bao yang langsung membuat semua orang menjadi terdiam.


“Aku belum memikirkan hal itu karena setelah semua masalah di Benua Timur ini selesai, aku akan pergi ke Benua Atlantis untuk meningkatkan kekuatanku. Tapi bagaimana ayah dan ibu bisa tahu tentang mereka semua?” ucap Heilong balik bertanya.


“Selama kau tidak ada di sini, Kakekmu telah menerima surat dari keempat Kaisar lain yang menanyakan hal yang sama yaitu kapan Kakekmu akan membawamu untuk melamar putri ataupun adik mereka. Sepertinya kemampuanmu untuk merayu wanita lebih hebat dari ayah. Aku jadi bangga padamu. Hehe …” ucap Long Bao tertawa.


Long Yuyin yang duduk di sebelah Long Bao langsung melirik suaminya itu dengan tatapan yang sangat tajam dan menginjak kaki kirinya yang berada di bawah meja makan.


Long Bao tidak berani bersuara karena ada putranya dan juga Guru Yi Shu yang duduk di depannya. Dia hanya bisa mengernyitkan keningnya seperti orang yang menahan sakit karena Long Yuyin menginjak kaki kirinya dengan sangat keras.


“Jadi Rupanya seperti itu. Ayah tenang saja, aku pasti akan menikahi mereka semua setelah aku kembali dari Benua Atlantis. Tapi sepertinya aku akan menikahi adik dari Kaisar Xuan Wu terlebih dahulu karena kami berdua sudah menentukan waktu pernikahan kami,” jawab Heilong yang membuat Long Bao dan Long Yuyin terkejut.