LEGENDA DEWA PEDANG

LEGENDA DEWA PEDANG
V3 # CH 385 LEBIH TINGGI DARI DEWA


“Benar sekali. Memang akulah yang memerintahkan para pasukan iblis milikku untuk menyerang ketiga Benua itu karena ketiga Benua itu memiliki banyak sekali pendekar atau kultivator yang cukup kuat,” jawab Ignis.


Semua dikatakan Ignis memang benar karena Benua Barat lebih fokus pada alkemia, sedangkan Benua Selatan lebih fokus pada hal penempaan. Jadi hanya Benua Tengah, Utara dan Timur saja yang fokus untuk melatih pera penduduknya dalam hal kultivasi.


Ignis kemudian meletakkan tangan kanannya di permukaan pedang es raksasa yang terbentuk dari jurus es milik Long Bao.


“Whosh …”


Api berwarna ungu dan hitam langsung berkobar dengan sangat besar dan membawa hawa panas yang sangat mengerikan. Dalam sekejap, pedang es raksasa buatanku Long Bao telah berubah menjadi uap.


“Kau beruntung karena Raja Dark Etheroz belum memberiku perintah untuk membunuh kalian. Beliau hanya memberiku perintah untuk menolong Jenderal Iblis Zed Bailian agar rencana membangkitkan kembali Formasi Rain Tower tingkat sempurna bisa tetap berjalan lancar. Tapi beliau tidak melarangku untuk memberikan sebuah hadiah kenang-kenangan untuk kalian semua,” ucap Ignis menyeringai.


Kaisar Long Jin langsung menatap Long Bao dan memberi perintah karena dia bisa merasakan energi kegelapan dan api yang sangat kuat tiba-tiba memancar dari tubuh Ignis.


“Long Bao, cepat kau gunakan jurus perisai terkuat milikmu untuk melindungi semua pasukan kita.”


Long Bao langsung mengalirkan semua energi es yang tersisa di dalam tubuhnya menuju ke kedua tangannya karena sebenarnya energi es miliknya belum pulih seratus persen setelah dia bertarung melawan Long Sha.


“Formasi Pelindung Trenggiling Es.”


Sebuah formasi pelindung yang sangat besar segera muncul di depan Long Bao, formasi ini memancar energi es yang sangat kuat sehingga membuat formasi pelindung es ini menjadi sebuah tembok es yang sangat tebal. Ketebalannya hampir mencapai lima meter.


Seseorang roh Beast Trenggiling es tiba-tiba muncul di depan tembok es itu dan langsung masuk ke dalam tembok es. Permukaan tembok es ini, langsung berubah menjadi sangat keras seperti kulit Beast Trenggiling Es yang bisa mematahkan sebuah pedang saat pedang itu menghantam tubuhnya.


Ignis menyipitkan matanya saat melihat formasi pelindung yang dibuat Long Bao karena formasi ini mampu melindungi semua prajurit Kerajaan yang jumlahnya mencapai ribuan.


“Ternyata kau mampu menggunakan formasi pelindung dalam skala besar. Tapi kau salah menggunakan teknik karena Trenggiling es adalah mangsa yang paling empuk bagi seekor Cobra Api.”


Ignis mengarahkan tangan kirinya yang sudah dikelilingi dengan aura energi api yang sangat menakutkan ke arah perisai es buatan Long Bao.


“Semburan Cobra Api Penghancur Gunung Es.”


Api berwarna ungu berbalut dengan api berwarna hitam langsung keluar dari tangan kiri Ignis seperti semburan Bisa ular Cobra.


Api ini terus membakar permukaan perisai pelindung milik Long Bao seperti bisa ular yang menggerogoti mangsanya.


“Ayah, kekuatan api milik Patriarch Klan Iblis itu sangat kuat. Jika terus begini formasi pelindung yang aku buat, akan segera hancur. Mau tidak mau, aku harus memperkecil bentuk formasi pelindung ini agar formasi pelindung ini menjadi semakin tebal,” ucap Long Bao menatap Kaisar Long Jin yang ada di sampingnya.


“Seberapa besar ukuran formasi pelindung ini setelah kau perkecil bentuknya?” balas Kaisar Long Jin bertanya.


“Kira-kira hanya akan sepanjang enam baris pasukan karena aku harus mempertebal lapisan formasi pelindung ini hingga empat kali lipat,” jawab Long Bao mengernyitkan keningnya karena dia sudah tidak tahan lagi untuk menahan tekanan energi api dari jurus Ignis yang terus menyerang formasi pelindung miliknya.


Kaisar Long Jin langsung memberi perintah pada anak buahnya. “Kalian semua segera bentuk formasi anak panah Dewa mata angin.”


Semua prajurit Kerajaan yang ada di belakang Kaisar Long Jin, langsung membentuk formasi empat baris pasukan yang sangat panjang seperti empat buah anak panah raksasa karena setiap baris diisi lebih dari lima ratus prajurit.


“Sekarang kau sudah bisa memperkuat formasi pelindung milikmu,”seru Kaisar Long Jin para Long Bao.


Long Bao langsung mendekatkan kedua tangannya. Energi Es yang membentuk formasi pelindung es ini juga mengikuti gerakan tangan Long Bao. Secara perlahan, bentuk dari formasi Trenggiling Es menjadi semakin mengecil. Namun formasi ini menjadi lebih tebak hingga sekitar dua puluh meter.


Api ungu hitam yang muncul dari jurus api milik Ignis, sudah tidak membuat Long Bao kepanasan lagi karena hawa panas dari api itu tidak mampu untuk menembus formasi es yang telah diperkuat hingga empat kali lipat.


“Lebih baik kau menyerah saja untuk menyerang pasukan kami dan segera pergilah dari tempat ini. Karena kau pasti tidak akan bisa untuk menembus formasi pelindung es milikku ini,” seru Long Bao.


“Ada satu hal yang kau lupakan. Kau memang telah memperkuat formasi pelindung es milikmu dengan cara mempertebal formasi pelindung itu. Tapi kau juga melupakan sesuatu yang sangat penting, yaitu bentuk dari formasi pelindung es milikmu ini juga ikut mengecil,” balas Ignis dingin.


“Aku tidak melupakan hal itu karena itulah aku meminta para prajurit Kerajaan untuk membuat empat barisan pasukan yang sangat panjang. Agar mereka semua bisa masuk ke dalam formasi pelindungku ini,” jawab Long Bao.


“Lalu bagaimana dengan bagian atas formasi pelindung itu. Kau pasti telah melupakan bagian itu, padahal bagian itu adalah salah satu bagian penting dari formasi pelindung milikmu. Dasar manusia lemah. Hehe …,” ejek Ignis tertawa sinis.


Ignis kemudian menaikkan ujung jari telunjuk kirinya. Semburan api itu tiba-tiba berubah menjadi bayangan seekor ular Cobra Api yang sedang berdiri dan siap untuk menyemburkan bisanya.


“Semburan Api Amarah Cobra.”


“Whosh …”


Api yang sangat kuat langsung menyembur dari mulut bayangan Cobra Api itu dan membunuh semua Prajurit Kerajaan yang berada di baris paling belakang.


Hampir separuh dari jumlah prajurit Kerajaan yang dibawa oleh Kaisar Long Jin, mati akibat terkena semburan api yang sangat kuat ini karena tinggi dari formasi pelindung buatan Long Bao hanya mampu melindungi prajurit yang berada dalam jarak 50 meter saja.


“Haha … Aku sudah berhasil menghancurkan separuh pasukan yang kalian miliki hanya dengan sekali serangan saja. Sekarang kalian bukan lagi ancaman bagi Long Yun. Kita akan bertemu lagi di Istana Giok Biru.”


Ignis langsung mengangkat tubuh Jenderal Zed Bailian yang sedang terluka parah dengan menggunakan kekuatan hukum ruang miliknya. Dia membuat sebuah ruang hampa udara khusus yang dipenuhi dengan aura energi kegelapan dan hawa iblis yang mampu membuat proses pemulihan pada tubuh bangsa Iblis menjadi lebih cepat.


Long Bao langsung menghilang formasi pelindung es miliknya setelah dia melihat kedua iblis itu pergi dari tempat ini.


“Iblis itu telah berhasil membunuh separuh dari prajurit yang aku bawa. Sekarang bagaimana cara kita untuk menghadapi pasukan yang dimiliki oleh Jenderal Long Yun,” ucap Kaisar Long Jin cemas karena jumlah pasukan yang dia miliki saat ini tidak akan mampu untuk menandingi pasukan yang dimiliki oleh Jenderal Long Yun, meskipun pengalaman yang dia miliki di medan perang lebih banyak dari pada pengalaman Jenderal Long Yun.


“Ayah jangan khawatir meskipun pasukan kita tinggal sedikit dan tingkat kultivasi yang mereka miliki tidak terlalu tinggi. Tapi semua prajurit ini adalah prajurit terlatih dan memiliki keberanian yang cukup tinggi karena mereka semua tidak lari dari tempat ini saat bertemu dengan Jenderal Iblis tadi,” jawab Long Bao.


Divine Beast Seiryu tiba-tiba turun dari langit dan berdiri di samping Kaisar Long Jin. Dia kemudian menegur Kaisar Long Jin. “Yang dikatakan menantumu itu benar. Kekuatan bukanlah penentu dari sebuah kemenangan, tapi keberanian dan tekad yang dimiliki oleh seseorang adalah penentu yang paling utama. Bukankah kau juga berbicara seperti itu saat kau melawan Jenderal Iblis tadi.”


“Aku hampir melupakan hal itu. Tapi tetap saja pikiranku tidak bisa tenang karena Jenderal Long Yun ternyata benar-benar mendapat bantuan dari bangsa Iblis,” ucap Kaisar Long Jin mengingat perkataan Ignis sebelum dia meninggalkan tempat ini.


“Jika Long Yun dibantu oleh iblis, maka kau dibantu oleh Dewa melalui cucumu yang bernama Long Bai. Apakah kau sudah lupa bahwa dia adalah murid dari para Divine Beast. Dia juga mampu untuk mengalah seorang Jenderal Iblis saat para pasukan iblis menyerang Benua Utara,” balas Divine Beast Seiryu.


Ucapan dari Divine Beast Seiryu ini langsung membuat pikiran Kaisar Long Jin menjadi tenang karena dia juga telah melihat sendiri seperti apa kekuatan yang dimiliki oleh cucunya saat mereka semua berkumpul di Lembah Petir Abadi.


“Coba kau ulurkan kedua tanganmu sambil memegang Golok Naga Perkasa,” seru Divine Beast Seiryu menatap Kaisar Long Jin.


Kaisar Long Jin segera mengulurkan kedua tangannya sambil memegang Golok Naga Perkasa dengan kedua tangannya seperti seseorang yang sedang menerima sebuah titah Kaisar.


Divine Beast Seiryu kemudian meletakkan tangan kanannya di atas Golok Naga Perkasa. Dan sebuah bola energi petir berukuran kecil, namun memiliki tekanan kekuatan yang sangat besar, muncul dari telapak tangan Divine Beast Seiryu.


Bola energi petir ini langsung masuk ke dalam Golok Naga Perkasa dan memulihkan kembali energi petir yang ada di dalam tubuh roh senjata itu. Energi petir di tubuh Kaisar Long Jin, juga perlahan-lahan mulai pulih saat Golok Naga Perkasa miliknya sudah berhasil dipulihkan.


“Terima kasih Divine Beast Seiryu,” ucap Kaisar Long Jin menangkupkan kedua tangannya ke depan.


Divine Beast Seiryu menyadari bahwa Long Bao sajak tadi menatap dengan tatapan sedikit bingung ketika melihat dia sedang memulihkan energi petir yang ada di dalam Golok Naga Perkasa dan juga Kaisar Long Jin.


“Kau pasti bertanya-tanya kenapa aku tidak membantu Long Jin saat dia sedang bertarung,” ucap Divine Beast Seiryu melirik Long Bao.


Long Bao hanya menganggukkan kepalanya sambil tersenyum malu karena Divine Beast Seiryu ternyata mengetahui apa yang sedang dia pikirkan saat ini.


“Kami para Divine Beast yang menjaga Planet tempat manusia bertahan hidup, sebenarnya di larang keras untuk mencampuri urusan manusia secara langsung. Karena itu kami hanya bisa mengajarkan ilmu beladiri, memberikan senjata pusaka dan beberapa pengetahuan untuk menghadapi bangsa Iblis,” jawab Divine Beast Seiryu.


“Lalu apa yang akan terjadi pada kalian jika peraturan itu dilanggar?” tanya Long Bao penasaran.


“Para makhluk yang berasal dari alam yang lebih tinggi dari Alam Dewa akan datang dan menghukum kami secara langsung karena Dewa Tertinggi tidak bisa menghukum kami sebab kami memiliki status yang hampir sama dengan Dewa Tertinggi,” jawab Divine Beast Seiryu meninggalkan misteri yang membuat Kaisar Long Jin dan Long Bao menjadi sangat penasaran.


“Makhluk yang berasal dari alam yang lebih tinggi dari Alam Dewa?! Apakah ada makhluk seperti itu di alam semesta ini?” sahut Kaisar Long Jin yang sudah sangat penasaran saat mendengar percakapan antara Long Bao dan Divine Beast Seiryu.


“Ada. Dan para makhluk itu adalah makhluk yang abadi. Mereka tidak seperti Dewa yang bisa mati karena sebab-sebab tertentu lalu bereinkarnasi. Para makhluk itu hanya akan mati jika Sang Pencipta sendiri yang membunuh mereka. Bahkan Leluhur dari Raja Iblis Dunia Bawah berasal dari alam itu, Namun dia diusir karena telah melakukan sebuah kesalahan yang sangat besar.” jawab Divine Beast Seiryu.


“Ternyata Dewa bukanlah makhluk yang abadi,” ucap Long Bao menganggukkan kepalanya seperti memahami sesuatu.


“Benar. Kami bukanlah makhluk yang abadi, tapi kami adalah makhluk yang memiliki umur yang sangat panjang melebihi umur para manusia dan kami tidak akan mati karena usia karena kami bisa memahami tentang hukum waktu. Kami hanya akan mati jika tubuh dewa milik kami telah benar-benar hancur, namun kami bisa bereinkarnasi dan kembali menjadi Dewa,” ucap Divine Beast Seiryu menutup penjelasannya.


“Apa nama alam itu?” lanjut Kaisar Long Jin bertanya karena penasaran.


Divine Beast Seiryu awalnya menolak untuk menjawab pertanyaan ini karena ini adalah hal yang seharusnya dipahami oleh manusia itu sendiri setelah dia mendapat pencerahan. Namun kegigihan Kaisar Long Jin dan Long Bao saat bertanya ternyata membuat pendirian Divine Beast Seiryu menjadi luluh.


“Tempat itu bernama Surga. Di sana adalah tempat tinggal Sang Pencipta dan para prajurit abadinya yang disebut Malaikat. Dan semua yang ada di sana bersifat abadi. Namun tidak semua makhluk bisa masuk ke sana,” jawab Divine Beast Seiryu.


“Bagaimana cara kita untuk memasuki alam itu?” lanjut Long Bao bertanya.


“Tentu saja dengan mendekatkan diri dengan Sang Pencipta. Kalian bisa berdoa dan menghindari semua perbuatan jahat agar mendapat pencerahan untuk bisa masuk ke dalam surga. Sama halnya seperti kalian harus membersihkan hati dan pikiran kalian untuk mendapatkan pencerahan menjadi seorang Dewa. Perbedaannya ada pikiran dan hati kalian harus benar-benar bersih dari segala macam dosa, baru kalian bisa mendapatkan pencerahan untuk masuk ke dalam surga,” jelas Divine Beast Seiryu.


Kaisar Long Jin dan Long Bao seperti mendapat pencerahan. Mereka berdua akhirnya tahu tujuan dari hidup mereka.


“Sekarang kita kembali ke masalah yang ada di Benua Timur. Apa kau benar-benar akan pergi ke Istana Giok Biru? Kau harus ingat bahwa adalah seorang Kaisar. Jika kerajaanmu kosong, maka bangsa Iblis bisa dengan mudah menyerang Kerajaan Blue Dragon dan merebutnya,” tanya Divine Beast Seiryu menatap tajam ke mata Kaisar Long Jin.


“Aku tidak punya jalan lain karena Satu-satunya Jenderal yang aku miliki, sekarang sudah mengkhianatiku dan sedang merencanakan pemberontakan,” jawab Kaisar Long Jin.


“Kau bisa mengangkat seorang Jenderal baru atau Jenderal pengganti sementara untuk menggantikan tugas Long Yun,” ucap Divine Beast Seiryu yang langsung membuka pikiran Kaisar Long Jin.


*****


Catatan :


Ini adalah pemikiran pribadi dan imajinasi author.


Terima Kasih. 🙏