
Ketika dia sedang berjalan menuju ke tempat Feng tzuyu, Heilong tiba-tiba berhenti karena merasakan keanehan pada tubuhnya.
Kepalanya terasa pusing dan pandangannya menjadi kabur. Dia akhirnya terjatuh dan pingsan lalu masuk kedalam dunia pikirannya.
Di dalam dunia pikirannya, dia bisa merasakan tubuhnya melayang-layang di udara dan tidak dapat menggerakkan tubuhnya.
Sebuah bola cahaya yang sudah sangat familiar kembali muncul di dunia pikirannya.
Bola cahaya itu menyinari jiwa Heilong dan memisahkan kembali jiwa Long Bai dan Heilong yang telah menyatu.
Jiwa Long Bai dan Heilong melayang tak sadarkan diri di dunia pikirannya dan tingkat kultivasi mereka kembali ke Lapis Emperor.
"Belum saatnya jiwa kalian berdua untuk bersatu. Di masa depan kelak, Heilong akan bertemu dengan musuh terbesarnya. Musuh ini sangat kuat dan dia juga merupakan orang yang paling dekat dengannya di masa lalu. Pada saat ini lah jiwa Long Bai dibutuhkan untuk membantu mengatasi kebimbangan dalam hatinya," ucap bola cahaya.
"Aku juga akan memberimu pengetahuan tentang jurus Pedang Tujuh Bintang. Jurus ini adalah jurus pedang terkuat yang ada di Alam Dewa." sebuah cahaya emas masuk ke dalam kening Heilong.
Bola cahaya itu akhirnya menghilang.
Jiwa Heilong dalam dunia pikiran akhirnya tersadar. Saat dia membuka matanya, dia melihat jiwa Long Bai sedang tertidur pulas. Sepertinya jiwa Long Bai mengalami kelelahan yang luar biasa.
"Syukurlah ternyata dia tidak menghilang," ucap Heilong lalu dia keluar dari dunia pikirannya.
Heilong segera membuka matanya dan berjalan kembali ke tempat Feng Tzuyu berada.
Saat dia sampai di tempat Feng Tzuyu, dia segera meletakkan Mustika Air Buaya Salju itu di atas kening Feng Tzuyu tapi mustika itu sama sekali tidak mengeluarkan reaksi apapun.
Di tangan Heilong, mustika itu tak ada bedanya dengan sebuah batu kristal biasa.
Heilong yang kebingungan mencoba bertanya pada Li Ziqi karena dia adalah seorang dewi seharusnya dia memiliki pengetahuan tentang mustika air buaya salju ini.
"Guru, apa kamu bisa memberitahuku bagaimana cara menggunakan batu mustika ini? Aku sudah meletakkan mustika ini di keningnya, tapi mustika ini sama sekali tidak menunjukkan reaksi apapun. Padahal aku tadi melihat Buaya Iblis itu menggunakan mustika ini di keningnya," tanya Heilong
"Mustika itu harus menyatu dengan tubuh pemiliknya baru dia akan muncul dan mengeluarkan kekuatannya saat penggunanya dalam keadaan bahaya. Dengan kata lain mustika itu harus di masukkan ke dalam tubuh orang yang akan menjadi pemiliknya agar dia bisa menyatu dengannya," jawab Li Ziqi.
"Jadi aku harus memasukkan mustika ini ke dalam tubuh Feng Tzuyu," tanya Heilong sedikit terkejut.
"Benar, mustika itu harus masuk ke tubuhnya dan menyatu dengannya,” jawab Li Ziqi.
Baiklah, kalau begitu akan membantunya duduk agar dia bisa menelan mustika ini," ucap Heilong sampai membantu Feng Tzuyu duduk.
"Kamu bodoh ya!! Coba lihat ukuran batu mustika itu. Gadis itu akan mati tersedak sebelum bola itu bisa mengeluarkan kemampuannya." Li Ziqi memarahi Heilong
"Lalu apa yang harus aku lakukan? apa batu mustika ini sebaiknya aku belah menjadi beberapa bagian lalu aku masukkan ke mulutnya satu persatu," tanya Heilong
"Guru, tunggu sebentar. Aku benar-benar tidak bisa melakukannya karena kami belum menikah. Guru dan Tzuyu sama-sama wanita apakah guru mau membantuku, " ucap Heilong
"Baiklah, keluarkan Max Lightning dan bawa dia masuk ke sana. Aku akan membatunya di dalam pesawat karena hanya di tempat itu aku bisa keluar dalam bentuk manusia," jawab Li Ziqi.
Heilong segera mengeluarkan pesawat MX-Z1 Max Lighrning dan membawa tubuh Feng Tzuyu masuk ke dalam pesawat.
**
Sekte Snow Moon.
Semua anggota dari Sekte Snow Moon berkumpul di Snow Hall karena hari ini adalah hari ujian penentuan peringkat bagi para murid Sekte Snow Moon.
Delapan orang guru pembimbing sudah duduk di tempatnya masing-masing yang sudah di sediakan di atas panggung. Mereka semua akan bertindak sebagai juri dalam ujian ini.
Mereka semua masih menunggu kedatangan master sekte mereka untuk memulai acara pembukaan ini.
Tidak berapa lama kemudian sebuah sosok berbaju putih terbang dengan indah di udara, jika ada laki-laki yang melihatnya hati pasti akan bergetar dan langsung terpikat.
Tubuhnya yang indah dan parasnya yang cantik bagaikan madu yang menarik perhatian para lebah.
Dia adalah Xue Xian Hou. Wanita tercantik yang ada di Sekte Snow Moon sekaligus Master Sekte mereka. Bahkan menurut rumor yang ada, dia adalah wanita tercantik yang ada di Benua Utara ini.
Meskipun usianya sudah sekitar tiga puluh tahun. Tapi wajahnya masih seperti gadis berusia delapan belas tahun.
Dia langsung mendarat dan duduk di kursi yang sudah di sediakan untuknya.
Kursi master sekte berada di bagian teratas panggung. Di tempat ini dia bisa melihat seluruh kejadian dengan sangat jelas.
Xue Xian Hou berdiri untuk memberikan sedikit arahan tentang ujian ini. “Hari ini adalah hari yang sangat istimewa untuk sekte kita karena hari ini kita akan menentukan siapa murid terbaik tahun ini dan pemenangnya akan mendapat hadiah istimewa dariku. Untuk lebih detailnya hal ini akan di bacakan oleh guru Xue Yun. Guru Xue Yun silahkan."
Guru Xue Yun segera berdiri. Dia memegang sebuah kertas di tangannya. Kertas itu berisi detail keseluruhan dari acara ini.
Dia lalu melihat kertas itu dan membacanya dengan keras.
"Selamat pagi murid-muridku yang tercinta. Kali ini aku bertugas sebagai ketua dewan juri. Baiklah langsung saja, aku akan memberitahukan peraturan kompetisi ini dan juga hadiahnya. Kompetisi ini akan di bagi menjadi tiga babak. Babak pertama adalah tes tingkat kultivasi, babak kedua adalah tes kelincahan dan babak ketiga adalah tes ketrampilan bela diri. Juara pertama dari kompetisi ini akan mendapatkan senjata pusaka dari master sekte yaitu Belati embun beku dan sebuah kitab ilmu bela diri tingkat emperor. Juara kedua dan ketiga akan mendapat baju pelindung es dan kitab ilmu beladiri tingkat emperor. Selain itu semua peserta akan mendapat tiga botol ramuan berisi pil penyembuh dan pil penguat aura."
Semua murid Sekte Snow Moon mendengarkan pengumuman dari guru Xue Yun dengan tenang.
"Baiklah jika tidak ada yang ingin kalian tanyakan, aku akan menyerahkan kompetisi babak pertama ini di bawah pengawasan guru Xue Ling," guru Xue Yun mempersilahkan guru Xue Ling untuk memulai kompetisi babak pertama.