LEGENDA DEWA PEDANG

LEGENDA DEWA PEDANG
V3 # CH 327 MENYAMAR


Saat mendengar nama Zero, Divine Beast Lambda menunjukkan wajah yang tidak senang. Namun dia hanya bisa tersenyum yang terkesan di paksakan.


“Zero adalah salah satu Dewa yang tidak dapat menahan godaan dari para Iblis. Aku harap kau tidak akan menyusul jejak Zero karena pemilik energi kegelapan'lah yang paling rentan untuk menjadi seorang Iblis,” ucap Divine Beast Lambda.


“Baik, Guru. Aku akan mengingat pesan Guru,” ucap Xin Ye.


“Sekarang kita harus kembali ke Istanaku dan memulai kembali latihanmu. Latihan kali ini akan lebih keras dari sebelumnya karena aku berniat untuk mengajarimu semua jurus yang aku miliki. Aku harap kau bisa tahan dengan latihan ini,” ucap Divine Beast Lambda.


“Siap! Guru,” Xin Ye menjawab dengan menganggukkan kepalanya sambil memberi hormat.


Setelah semua masalah di Hutan ini selesai, Divine Beast Lambda lalu membawa Xin Ye terbang kembali ke Istananya.


**


Gerbang perbatasan Benua Timur.


Setelah terbang bersama dengan Gremlin setelah enam jam, Heilong dan rombongannya akhirnya sampai di dekat pintu gerbang perbatasan antara Benua Timur dan Utara.


Tapi Heilong memerintah pada Gremlin agar di turun di sebuah sungai yang berjarak dua kilometer dari pintu gerbang karena Heilong tidak ingin para prajurit penjaga perbatasan mengenali dirinya.


Heilong masih ingat pesan dari Divine Beast Seiryu yang memerintah dia untuk menyamar saat akan memasuki wilayah perbatasan bagian utara dari Benua Timur agar dia mendapatkan informasi yang dia inginkan.


“Tuan, apakah kau yakin turun di sini? Jika Tuan mau, aku masih bisa mengantarkan Tuan agar lebih dekat dengan pintu gerbang tanpa diketahui oleh para penjaga itu,” ucap Gremlin.


“Ya. Aku masih harus mengatur beberapa rencana sebelum aku memasuki pintu gerbang perbatasan itu karena aku sangat yakin bahwa ada yang aneh dengan para penjaga gerbang perbatasan itu. Aku tidak bisa melewati pintu gerbang perbatasan itu dengan menggunakan statusku sebagai pangeran dari Kerajaan Blue Dragon, karena jika aku melakukan hal itu maka aku tidak akan mendapatkan informasi apa'pun,” jawab Heilong.


“Baik. Jika itu adalah keputusan Tuan, maka aku akan kembali sekarang.”


Gremlin langsung menghilang dan kembali ke Dunia Jiwa Heilong setelah Heilong tidak membutuhkan bantuannya lagi.


“Guru, apakah kau memiliki sebuah pusaka yang bisa aku gunakan untuk menyamar?” tanya Heilong pada Li Ziqi yang ada di dalam Dunia Jiwanya.


“Di dalam gelang Galaxymu ada beberapa buah mahkota pusaka. Mahkota itu aku dapatkan dari petugas mata-mata yang ada di alam Dewa. Kau hanya tinggal mengucapkan kau ingin menyamar menjadi apa sebelum kau meletakkan mahkota itu di atas kepalamu. Mahkota itu akan langsung menyembunyikan auramu dan merubah penampilanmu seperti yang telah kau ucapkan sebelumnya setelah kau meletakkan mahkota itu di atas kepalamu,” jawab Li Ziqi.


Heilong langsung memeriksa ke dalam gelang galaxynya dan menemukan dua lusin mahkota pusaka yang terbuat dari kaca.


Heilong tidak segera mengambil mahkota pusaka itu, tapi dia menanyakan terlebih dulu pada Lu Zhan dan Lin Chong Wei isi dari gelang galaxy yang ada di tangan mereka.


“Lu Zhan dan Paman Lin Chong Wei, bisakah kalian katakan padaku benda apa yang memiliki jumlah terbanyak di dalam gelang galaxy kalian karena aku membutuhkan informasi ini sebelum aku memutuskan kita bertiga akan menyamar menjadi apa,” ucap Heilong.


“Di dalam gelang galaxyku ada beberapa ton daging Beast yang aku dapatkan selama aku berburu di Hutan Northland. Aku juga menyimpan beberapa benda elektronik hasil penelitianku, tapi aku tidak bisa menunjukkan benda elektronik itu pada orang lain karena benda-benda elektronik ini akan langsung membuka identitas asliku,” jawab Lin Chong Wei.


Lu Zhan langsung melirik Lin Chong Wei dengan tatapan sedikit kesal. “Bukankah kemarin kau mengatakan padaku bahwa stok daging Beast yang ada di dalam gelang galaxymu sudah habis dan hanya tersisa beberapa ekor ikan saja.”


“Hehe … Aku sengaja menipumu karena aku sudah bosan tiap hari makan daging Beast. Lama-lama aku bisa kena kolesterol kalo tiap hari makan daging Beast. Lagipula daging ikan itu jauh lebih enak dan lebih bergizi daripada dari seekor Beast,” jawab Lin Chong Wei tertawa.


“Baiklah, kalau begitu saat kita tiba di restoran baruku. Aku akan membuatkanmu menu daging Beast setiap hari agar stok daging Beastmu itu cepat habis. Kau masih ingatkan bahwa kau sudah berjanji akan memberiku bahan makanan selama enam bulan. Dan bahan makanan yang aku inginkan itu adalah daging Beast dari Hutan Northland karena daging Beast dari Hutan itu terkenal dengan rasanya yang sangat segar,” ucap Lu Zhan menyeringai.


Lin Chong Wei hanya bisa tersenyum kecut karena dia sama sekali tidak bisa menolak permintaan Lu Zhan. Ini adalah kesepakatan yang telah mereka buat sebelumnya, jadi mau tidak mau dia tetap harus merelakan beberapa ton daging Beast simpannya.


Heilong hanya diam sambil menunggu perdebatan antara Lu Zhan dan Lin Chong Wei selesai. Dia baru mulai bicara saat melihat Lu Zhan dan Lin Chong Wei sudah berhenti berdebat.


“Sepertinya perdebatan kalian berdua sudah selesai. Baiklah sekarang kita akan kembali membahas rencana penyamaran kita.”


Heilong kemudian mengeluarkan tiga buah mahkota pusaka dari dalam gelang galaxynya dan memberikan pada Lin Chong Wei dan lu Zhan masing-masing satu buah sambil menjelaskan cara menggunakan mahkota pusaka itu.


“Kita akan menyamar dengan menggunakan mahkota pusaka ini. Cara penggunaannya sangat mudah, kalian berdua hanya tinggal mengucapkan ingin menyamar menjadi apa sebelum meletakkan mahkota pusaka itu di atas kepala kalian.”


“Hehe … Sepertinya mahkota ini sangat hebat. Apakah aku boleh mencoba kemampuan mahkota ini sebelum kita semua melakukan penyamaran yang sebenarnya,” tanya Lu Zhan sambil memegang mahkota itu.


“Silahkan. Menyamarlah sesuai dengan keinginanmu, asal jangan menyamar sebagai seorang wanita karena aku akan langsung menendangmu,” jawab Heilong.


Lu Zhan menatap mahkota itu sambil berpikir dia akan menyamar menjadi apa. “Baiklah, Aku ingin menjadi seorang Kaisar.”


Lu Zhan langsung meletakkan mahkota pusaka itu di atas kepalanya setelah dia mengucapkan keinginannya.


Seketika pakaian koki yang dipakai oleh Lu Zhan, langsung berubah menjadi jubah kerajaan berwarna emas berlapis berlian seperti jubah kerajaan yang di pakai oleh para Kaisar.


Mahkota pusaka itu juga ikut berubah menjadi sebuah Mahkota Kerajaan yang terbuat dari emas dengan hiasan permata yang sangat indah.


Lu Zhan menjadi terkejut saat melihat penampilannya saat ini yang sangat mirip dengan seorang Kaisar. “Mahkota ini ternyata benar-benar hebat. Penampilanku benar-benar berubah menjadi mirip seperti seorang Kaisar.”


“Coba saja kau melewati pintu gerbang perbatasan itu dengan penampilanmu sekarang. Aku yakin para prajurit penjaga perbatasan itu akan langsung membuatku menjadi babak belur karena tidak ada seorang Kaisar yang mengunjungi sebuah Kerajaan dengan jalan kaki dan tanpa pengawal,” ucap Lin Chong Wei mengejek.


“Diam kau. Kau hanya iri saja'kan karena kau tidak memiliki tubuh sekekar tubuhku. Jadi sangat mustahil bagimu untuk menyamar seperti seorang Kaisar,” balas Lu Zhan.