LEGENDA DEWA PEDANG

LEGENDA DEWA PEDANG
V3 # CH 340 TERPOTONG SEPERTI DAGING IKAN


Langit dia atas tempat Heilong menjadi bergemuruh dengan suara petir yang terus menyambar-nyambar seakan-akan mau runtuh. Disusul dengan munculnya badai salju yang sangat kuat dan membuat suhu udara di tempat ini menjadi sangat dingin seperti suhu udara yang ada di Benua Utara.


Heilong dan Long Bai tetap menahan tekanan energi yang berasal dari aura pedang pusaka mereka berdua. Mereka memegang pedang pusaka itu dengan erat di atas kepala mereka, Heilong di dengan tangan kanan sedangkan Long Bai dengan tangan kiri.


“Ternyata kau masih ingat dengan gerakan jurus ini dan seberapa besar energi petir yang harus kau masukkan ke dalam Pedang Tarian Petir agar bisa menyatu dengan kekuatan dari Pedang Taring Putih milikku,” ucap Heilong yang masih memasukkan energi es dan anginnya ke dalam Pedang Taring Putih.


"Tentu saja aku ingat. Ini adalah jurus pertama yang membutuhkan gabungan dari kekuatan elemen yang kita miliki untuk bisa menggunakannya. Daya potong jurus ini adalah yang paling tajam di antara jurus pedang yang telah kita kuasai. Aku sangat yakin jurus ini mampu untuk menebas kulit Naga Hitam itu dengan mudah, sekaligus menghancurkan titik-titik meridian yang ada di tubuhnya,” jawab Long Bai yang juga masih mengalirkan energi petirnya ke dalam Pedang Tarian Petir.


Akhirnya jumlah energi petir, angin dan es yang di butuhkan untuk menggunakan jurus ini sudah cukup. Mereka berdua langsung berhenti memasukkan energinya ke dalam kedua pedang pusaka itu. Dan langsung menggerakkan kedua tangannya untuk memutar-mutar kedua pedang pusaka itu.


"Duarr … Duarr … Duarr ….”


Petir yang sejak tadi bergemuruh di langit, langsung turun dan menyambar kedua pedang yang ada di tangan Heilong dan Long Bai. Hal ini juga berlaku dengan badai salju yang ada di tempat ini, Badai salju itu secara perlahan mulai berputar di sekitar mereka.


Kedua energi alam yang sangat besar itu akhirnya masuk ke dalam Pedang Taring Putih dan Pedang Tarian Petir. Aura yang memancar dari kedua pedang pusaka itu menjadi lebih kuat hingga berkali-kali lipat.


Guru Yi Shu dan Lin Chong Wei yang paling mengerti dengan ilmu beladiri di antara rombongan para anggota Pavilliun Saung Bambu menjadi sangat terkejut karena ini adalah pertama kalinya dia melihat kekuatan jurus pedang yang sekuat itu. Bahkan jurus pedang ini membutuhkan energi yang berasal dari alam untuk penggunaannya.


"Jurus macam apa itu?! Apakah saudara Lin pernah melihat muridku menggunakan jurus itu sebelumnya?” tanya Guru Yi Shu pada Lin Chong Wei yang kebetulan memang berada di sampingnya sejak tadi.


“Aku pernah melihat jurus itu pada saat aku berlatih tanding melawan dirinya, tapi kekuatan dari jurus pedangnya waktu itu tidak sekuat ini. Apa mungkin dia sengaja mengurangi kekuatan dari jurus pedangnya saat melawanku?” jawab Lin Chong Wei dengan diakhiri pertanyaan juga.


“Mungkin saja dia memang mengurangi kekuatannya karena muridku ini tidak pernah menyakiti orang yang dekat dengan dirinya meskipun mereka sedang berlatih tanding,” jawab Guru Yi Shu mengingat sifat-sifat yang dimiliki Long Bai, sepertinya sifat ini juga mempengaruhi sifat Heilong.


Heilong dan Long Bai kembali mengangkat kedua pedang pusakanya menghadap ke langit setelah berhasil menyerap energi alam yang ada di sekitarnya. Dia melihat Naga Kegelapan Neraka dengan tajam.


"Badai Petir Mengguncang Angkasa.”


Heilong dan Long Bai berteriak secara bersama sambil menebaskan kedua pedang yang ada di tangannya secara vertikal mengarah tepat ke garis yang ada di tubuh Naga Kegelapan' Neraka.


"Slash .... ”


“Duarr … Duarr …”


Kekuatan dari jurus ini mampu memotong tubuh Naga itu menjadi dua bagian dengan sangat mudah seperti seorang koki yang sedang memotong daging ikan tuna. Energi petir yang ada di dalam jurus pedang ini, langsung meledakkan titik-titik meridian yang ada di tubuh Naga Hitam itu setelah tubuhnya berhasil terbelah menjadi dua.


Naga Kegelapan Neraka itu akhirnya benar-benar mati setelah semua titik-titik meridian berhasil dihancurkan karena dia tidak bisa menggunakan jurus pemulihan elemen kegelapan miliknya lagi.


“Kita sudah berhasil membunuh Naga Hitam itu. Aku akan kembali sebentar ke dalam Dunia pikiran kita untuk beristirahat sebentar. karena tenaga benar-benar sudah terkuras habis untuk membunuh semua iblis itu,” ucap Long Bai.


“Baiklah. Tapi kapan kamu akan kembali muncul karena sebentar lagi kita akan pergi menuju ke Mansion Keluarga Long,” tanya Heilong.


“Sesuai kesepakatan yang kita buat dulu. Aku akan muncul saat aku akan bertemu dengan keluargaku atau'pun Shen Yu. Aku titipkan Guru Yi Shu padamu, kau harus menjaganya. Aku yakin orang-orang jahat itu pasti masih memburu Guru Yi Shu,” jawab Long Bai lalu dia kembali ke dalam Dunia pikirannya. Pedang tarian petir juga ikut menghilang saat Long Bai kembali ke Dunia Pikirannya.


Heilong langsung memanggil Lu Zhan dan Lin Chong untuk mendekat. “Kalian berdua segera pergilah ke gudang milik prajurit perbatasan dan ambil semua barang-barang kita yang ada di sana. Gelang Galaxy yang ada di tangan kiri kalian itu mampu menguras habis semua benda yang ada di dalam gudang itu.”


Lu Zhan dan Lin Chong Wei langsung pergi menuju ke gudang milik prajurit penjaga perbatasan. Mereka juga mengajak para anggota Pavilliun Saung Bambu untuk ikut bersama mereka agar mereka berdua tidak salah waktu mengambil barang.


“Apa yang akan kau lakukan dengan tubuh naga itu?” tanya Guru Yi Shu.


“Aku akan menghancurkan bola hitam ini karena bola hitam ini mengandung hawa iblis yang sangat kuat. Aku takut ada orang yang secara tidak sengaja menyerap energi kegelapan yang ada di dalam bola hitam itu lalu dia berubah menjadi Iblis karena dia tidak tahu bahwa energi kegelapan yang ada di dalam bola hitam ini sudah tercemar dengan hawa iblis,” jawab Heilong sambil memegang bola inti energi kegelapan yang telah dia ambil dari tubuh naga hitam itu.


“Itu adalah keputusan yang tepat. Apakah kau membutuhkan bantuanku untuk menghancurkan bola hitam itu?” ucap Guru Yi Shu menawarkan bantuan.


“Baiklah, Guru saja yang menghacurkan bola hitam ini. Aku akan pergi untuk menyimpan daging Naga itu. Daging naga ini sangat langka, aku yakin harganya pasti akan sangat mahal jika aku jual ke toko barang antik atau ke tempat para penempa senjata,” jawab Heilong yang langsung memberikan bola hitam itu pada Guru Yi Shu.


Guru Yi langsung melemparkan bola itu ke udara dan mengarahkan ujung tombaknya untuk menyerang bola hitam itu.


“Elang Petir Mencakar Bulan.”


Guru Yi Shu mengayunkan ujung tombaknya yang sangat tajam beberapa kali untuk menyerang bola hitam itu, seperti gerakan seekor elang yang sedang mencabik-cabik mangsanya.


“Crack … Crack … Pyar … ”


Bola hitam itu akhirnya hancur di utara setelah banyak sekali retakan yang muncul saat tombak pusaka Guru Yi Shu menyerang.


“Sepertinya Guru Yi Shu sangat dendam sekali pada iblis ini,” ucap Heilong saat melihat Guru Yi Shu menyerang bola hitam itu dengan niat membunuh, padahal bola hitam itu tidak lebih dari sebuah benda mati.


“Kau Benar sekali, aku sangat dendam pada iblis ini karena selama aku di kurung di dalam penjara bawah tanah. Iblis ini selalu memerintahkan anak buahnya untuk mencambuk tubuhku sampai aku tak sadarkan diri,” jawab Guru Yi Shu.


“Apakah dia mengincar sesuatu dari Guru,” lanjut Heilong bertanya.


“Benar, iblis ini mengincar. Segel Kerajaan Blue Dragon yang aku simpan,” jawab Guru Yi Shu.


“Segel Kerajaan?! Bagaimana benda itu bisa ada di tangan Guru?” ucap Heilong terkejut karena dia tahu dari ingatan Long Bai bahwa segel kerajaan ini hanya di simpan oleh dua orang saja yaitu Kaisar Long Jin dan Putri Long Yuyin yang merupakan ibu dari Long Bai.


“Aku akan menceritakan semua saat kita sampai di Lembah Petir Abadi karena aku juga harus mengembalikan segel Kerajaan ini pada Kaisar Long Jin yang saat ini sudah berada di sana bersama dengan Divine Beast Seiryu,” jawab Guru Yi Shu.


“Baiklah.”


Heilong tidak mengajukan pertanyaan lagi. Dia langsung membekukan tubuh Naga Hitam ini dengan kekuatan es miliknya, sebelum dia memasukkan daging Naga Hitam itu ke dalam Gelang Galaxynya.


Dia sengaja tidak menyatukan lagi tubuh naga hitam itu saat dia membekukannya karena yang akan dia jual hanyalah bagian tubuh yang merupakan tubuh Naga biasa saja. Sedangkan untuk bagian tubuh yang merupakan tubuh Naga Kegelapan Neraka, dia berniat untuk membuat daging naga itu menjadi bahan makan yang akan dia konsumsi sendiri.


*****


Mohon Like dan Sarannya ya.


Terimakasih 🙏


Dan saya ucapkan Terimakasih banyak juga bagi yang sudah dukung saya lewat Vote dan Tip.