LEGENDA DEWA PEDANG

LEGENDA DEWA PEDANG
V2 # CH 279 IDENTITAS DAO XUE LIAN


“Ruang rahasia Dewa Tertinggi?!”


Dao Xue Lian menjadi terkejut kenapa Dewa Tertinggi memiliki informasi tentang dirinya dan sepertinya Dewa Tertinggi tidak ingin membagi informasi itu kepada Dewa yang lain karena itu Dewa Tertinggi sengaja menyembunyikan catatan yang membahas tentang dirinya.


“Benar, aku menemukan sebuah catatan di ruang rahasia Dewa Tertinggi,” jawab Li Ziqi.


“Apakah kau bisa memberitahu isi dari catatan itu? Mungkin di sana ada sesuatu hal penting yang menyangkut diriku,” tanya Dao Xue Lian.


Li Ziqi diam sejenak dan mengingat kembali isi catatan itu karena kejadian itu memang sudah lama sekali. “Catatan itu adalah halaman yang hilang dari buku silsilah keluarga Dewa Tertinggi. Di dalam catatan itu ada nama seorang Dewi yang bernama Li Lian dan di bawah nama itu ada namamu Dao Xue Lian. Apakah Dewi Li Lian itu ibumu?”


“Ya. Ayah pernah bercerita bahwa ibuku bernama Li Lian dan dia sudah pergi menghilang setelah melahirkanku,” jawab Dao Xue Lian dengan suara terdengar sedih saat mengingat ibunya.


“Itu artinya kau adalah saudara sepupuku karena Dewi Li Lian adalah adik dari Dewa Tertinggi yang juga adalah Ayahku. Sebenarnya Ibumu tidak menghilang tapi dia kembali ke alam Dewa setelah melahirkanmu,” ucap Li Ziqi.


Dao Xue Lian langsung berdiri dan memegang kedua lengan Li Ziqi. “Di mana sekarang ibuku berada? Aku ingin sekali bertemu dengan ibuku karena sejak aku lahir, aku sama sekali tidak pernah bertemu dengan ibuku.”


“Saat aku menemukan catatan ini di ruang rahasia itu, aku melihat ada sebuah ruang rahasia lain di belakang rak buku tempat aku menemukan catatan ini. Karena penasaran aku memutuskan untuk memasuki ruangan itu dan ternyata ruangan itu adalah sebuah penjara.”jawab Li Ziqi.


“Penjara?! Kenapa Dewa Tertinggi begitu kejam. Dia tega memenjarakan ibuku yang juga adalah adiknya sendiri?” ucap Dao Xue Lian yang mulai meneteskan air mata setelah mendengar tempat keberadaan ibunya.


“Dewa Tertinggi bukannya kejam tapi sebenarnya dia telah menolong ibumu. Kau harus tahu bahwa Ibumu telah melanggar larangan yang paling utama di alam dewa yaitu menikah dengan iblis. Menurut aturan yang ada seharusnya ibumu di jatuhi hukuman mati tapi Dewa tertinggi tidak tega untuk membunuh adiknya sendiri, jadi memutuskan untuk menyembunyikan ibumu dan semua catatan yang berkaitan denganmu di ruang bawah tanah yang ada di kediamannya. Setelah itu dia mengumumkan kepada seluruh dewa bahwa ibumu telah gugur di dalam peperangan antara dewa dan iblis,” jelas Li Ziqi.


“Apa mungkin ini adalah penyebab pecahnya perang antara dewa dan bangsa iblis seribu tahun yang lalu. Mungkin Ayahku mengetahui bahwa ibuku di penjara di dalam kediaman Dewa Tertinggi sehingga dia ingin menyerang alam Dewa dan membebaskan ibuku,” tebak Dao Xue Lian.


“Mungkin saja begitu, sepertinya berita tentang ibumu yang masih hidup dan identitas aslimu yang merupakan putri dari Dewi Li Lian dan Raja Iblis Dao Gi telah bocor keluar. Menurut perkiraanku Li Xuan juga mengetahui tentang identitas aslimu ini karena itu dia membiarkanmu pergi dan mengampuni nyawamu meskipun kamu adalah seorang Iblis. Perlu kamu ketahui bahwa Li Xuan telah menganggap Dewi Li Lian seperti ibunya sendiri karena Dewi Li Lian adalah orang pertama yang mengajarinya ilmu beladiri saat dia baru saja naik ke alam Dewa.” jawab Li Ziqi.


“Ibu …. ” ucap Dao Xue Lian menutup mulutnya yang sedang menangis.


Li Ziqi tidak tega melihat kesedihan Dao Xue Lian karena biar bagaimana'pun Dao Xue Lian adalah adik sepupunya. Dia lalu menghibur Dao Xue Lian dengan mengatakan keadaan ibunya saat dia berada di alam Dewa.


“Kau jangan khawatir meskipun ibumu berada di dalam penjara tapi keadaannya sangat baik di sana. Penjara tempat Dewi Li Lian dikurung di alam dewa sangat berbeda sekali dengan penjara yang ada di dalam pikiranmu karena penjara itu sebenarnya adalah sebuah istana yang khusus di bangun oleh Dewa Tertinggi hanya untuk adiknya dan di sana dia juga tinggal sendirian. Ayahku sering berkunjung ke sana hanya untuk melihat keadaan adiknya saja saat dia sedang ada waktu luang.”


Li Ziqi diam sejenak sebelum dia melanjutkan ceritanya karena dia melihat Dao Xue Lian sudah mulai tersenyum.


“Hanya saja ayahku sama sekali tidak mengijinkan ibumu untuk keluar dari istana itu karena dia sudah mengumumkan tentang kematian ibumu di seluruh alam dewa. Ibumu menerima hal itu karena dia mengetahui bahwa keputusan Kakaknya adalah untuk menjaganya agar tetap hidup sehingga suatu saat di bisa melihat putrinya lagi.”


“Apakah kau bisa mengantarku pergi ke alam dewa untuk bertemu dengan ibuku?” tanya Dao Xue Lian dengan nada sedikit memohon.


“Maafkan aku, saat ini aku tidak bisa melakukan hal itu karena sebenarnya aku juga sedang menjalani hukuman dari Ayahku. Kau juga melihat sendiri bahwa jiwaku sekarang terikat dengan pedang Blue Star Heaven Sword. Satu-satunya cara agar aku bisa kembali lagi ke alam dewa adalah saat Heilong menjadi Dewa. Apakah setelah mendengar semua cerita ini kau masih ingin mengorbankan dirimu?” tanya Li Ziqi.


“Aku sama sekali tidak ingin berbagi tubuh dengan orang lain tapi jika aku terus berada di dalam tubuh gadis ini maka itu akan membawa bahaya besar bagi Planet Dreamland dan alam semesta karena itu aku memutuskan untuk mengorbankan diriku dan membiarkan gadis yang bernama Sherly tetap berada di dalam tubuh ini,” jawab Dao Xue Lian.


Dao Xue Lian seperti mendapat kehidupan baru, dia langsung menatap Li Ziqi. “Apakah ada cara seperti itu?”


“Tentu saja ada. Aku akan membantumu untuk menjadi Roh Senjata dari Pedang Naga Eternal dengan menggunakan jurus Segel Pedang Cahaya Bintang. Setelah itu kita bisa menghabiskan waktu dengan mengobrol di dalam dunia jiwa Heilong. Aku akan menceritakan tentang ibumu saat kita berada disana,” jawab Li Ziqi.


Dao Xue Lian menganggukkan kepalanya sambil tersenyum bahagia. “Aku setuju. Setelah aku memberikan setengah dari bola inti energi kegelapan milikku pada Sherly, maka rubahlah aku menjadi roh senjata dari Pedang Naga Eternal.”


Sherly yang sejak tadi hanya mendengar percakapan mereka berdua dari dekat, tiba-tiba memutuskan ikut berbicara. “Aku sama sekali tidak membutuhkan bola inti energi kegelapan milikmu, lebih baik kau bawa saja semua bola inti energi itu ke dalam Pedang Naga Eternal. Mungkin saja kekuatan dari pedang itu akan menjadi lebih kuat dari sebelumnya sehingga bisa Heilong untuk membunuh Dark Etheroz. Sebenarnya aku juga memiliki dendam yang sangat besar pada Dark Etheroz.”


“Apakah dia yang menyebabkan kematianmu?” tanya Dao Xue Lian.


“Aku tidak tahu tapi sepertinya dia memang berhubungan dengan kematianku karena simbol sihir yang ada di atas mata iblis tadi mirip sekali dengan tato yang ada di tubuh salah satu perampok yang menyerangku dan Heilong,” jawab Sherly.


“Tapi Pedang Naga Eternal tidak akan kuat jika harus menerima semua bola inti energi kegelapan milikku. Jika aku paksakan maka pedang itu akan benar-benar hancur setelah aku memasukkan seluruh bola inti energi kegelapan ini ke dalamnya karena itu aku memutuskan untuk memberikan setengah bola inti energi kegelapan ini untukmu,” ucap Dao Xue Lian.


“Tapi ….”


Sherly masih saja berusaha menolak bola inti energi kegelapan itu masuk ke tubuhnya tapi Dao Xue Lian langsung memotong ucapannya.


“Aku tahu ketakutanmu. Tenang saja, bola inti energi kegelapan yang aku berikan kali ini tidak akan menyebabkan ledakan energi kegelapan di dalam tubuhmu karena semua hawa iblis yang ada di dalam tubuhku sudah menghilang saat aku mencoba untuk menghilang keberadaanku sebelum mata iblis itu masuk ke dalam tubuh ini.”


“Aku juga telah memanggil Divine Beast lambda untuk datang ke tempat ini. Seharusnya sebentar lagi dia akan datang karena aku mengatakan bahwa aku telah menemukan seorang murid yang cocok untuknya. Dia sangat menginginkan seorang murid untuk dapat menemaninya karena dia hidup sendirian di dasar benua Atlantis,” ucap Li Ziqi.


“Divine Beast lambda. Aku tahu tentang nama itu, bukankah dia adalah Divine Beast yang memiliki elemen kegelapan,” tebak Sherly.


“Benar, Dia akan membimbingmu untuk mengendalikan energi kegelapan dan juga memberimu jurus-jurus elemen kegelapan. Kau juga akan mendapatkan sebuah senjata pusaka yang dapat mengendalikan energi kegelapanmu yaitu Tongkat Phoenix Angin karena Heilong juga sudah menerjang bahaya besar hanya untuk mengambil tongkat pusaka itu agar dia bisa memberikan tongkat pusaka itu padamu,” jawab Li Ziqi.


Dao Xue Lian pergi menghampiri Sherly dan menepuk pundaknya. “Kau adalah orang yang di takdirkam untuk menjadi pendamping Heilong jadi kau juga harus memiliki tingkat kultivasi dan ilmu beladiri yang sangat tinggi. Karena Dark Etheroz pasti akan selalu mengincar nyawa orang yang dekat dengan Heilong. Jika kamu lemah maka kamu hanya akan menjadi bebannyw saja. Apakah kamu mau menjadi bebannya dan penyebab dari kematianya,” ucap Dao Xue Lian.


Sherly langsung teringat saat dia di serang oleh para perampok. Saat itu Heilong mati karena berusaha untuk melindungi dirinya dari ancaman para perampok itu.


“Aku tidak ingin menjadi beban hidupnya. Aku ingin menjadi orang yang bisa membantunya saat dia menghadapi masalah ataupun saat dia sedang dalam bahaya.” jawab Sherly tegas.


“Karena itu kau harus mau menerima setengah dari bola inti energi kegelapan milikku dan berlatih dengan keras di bawah bimbingan dari Divine Beast Lambda,” ucap Dao Xue Lian menatap mata Sherly.


“Baik. Aku bersedia,” jawab Sherly menganggukkan kepala.


“Karena semuanya sudah di putuskan maka sudah saatnya aku keluar dari tempat ini. Aku akan menunggu kalian di luar dan menyiapkan segalanya.”


Li Ziqi langsung keluar dari Dunia pikiran Xin Ye menyusul Heilong dan Long Bai.