LEGENDA DEWA PEDANG

LEGENDA DEWA PEDANG
V1 # CH 136 DEWI ES ( PART 3 )


Pasukan vampire yang baru saja dipanggil oleh Last segera pergi ke tempat pasukan setan merah. Kedua pasukan iblis itu bergabung untuk menyerang pasukan berkuda yang berada di garis depan.


Kapten Zong Feng melihat pasukan berkudanya mengalami kesulitan untuk melawan pasukan vampire yang bisa terbang. Dia lalu melirik kapten Feng Yan dan berkata. "Kapten Feng Yan bagaimana kalau kita bagi tugas. Pasukanku akan menghadapi pasukan setan merah dan pasukanmu menghadapi pasukan vampire karena senjata tombak milik pasukanmu sangat cocok untuk melawan musuh yang bisa terbang."


"Itu ide yang sangat bagus," jawab kapten Feng Yan. Dia lalu pergi menuju ke barisan pasukan penunggang singa dan memerintahkan pasukannya untuk melawan pasukan vampire.


Kapten Zong Feng juga melakukan hal yang sama. Dia memacu kudanya agar dengan cepat sampai di baris depan pasukannya dan memberikan perintah untuk fokus melawan pasukan setan merah.


Kedua pasukan itu bertarung dengan sengit melawan pasukan iblis. Prajurit berkuda menggunakan pedangnya untuk memenggal kepala pasukan setan merah sedangkan prajurit penunggang singa melemparkan tombaknya ke udara untuk menusuk jantung pasukan vampire yang sedang terbang.


*


Xue Xian Hou akhirnya keluar dari Makam Es dan melihat istananya sudah hancur rata dengan tanah. Ternyata gambar yang diperlihatkan oleh mahkota dewi es semuanya adalah suatu kebenaran.


Dia mengepalkan kedua tangannya dan dengan penuh amarah, dia terbang dengan sangat cepat ke arah reruntuhan gerbang sektenya.


Di depan reruntuhan gerbang sektenya, Xue Xian Hou melihat prajurit Kerajaan Green Tortoise sedang bertarung dengan sengit melawan pasukan iblis.


Sedangkan di kejauhan, dia melihat seorang iblis dengan tingkat kultivasi lapis grand emperor tingkat 8 sedang mengurung 3 orang dengan rantai. Dia mengenali 2 dari 3 orang itu yang satu adalah Heilong dan satunya lagi adalah Lian Zhou. Tapi, dia tidak mengenali Shi Tian karena dia memang tidak pernah bertemu dengannya sebelumnya.


Akhirnya Xue Xian Hou ingat bahwa iblis yang menggunakan rantai inilah yang menghancurkan sektenya.


Xue Xian Hou terus menyisir daerah sekitar sana untuk mencari anggota sektenya tapi dia tidak menemukan satu pun anggota sekte snow moon.


"Apakah iblis itu berhasil membunuh semua anggota sekteku. Dasar kalian iblis kurang ajar..!!"


Xue Xian Hou terbang menuju ke tempat para prajurit yang sedang bertarung dan mendarat di depan mereka, dia lalu mengulurkan telapak tangan kanannya yang diselimuti dengan energi es yang sangat kuat ke arah pasukan iblis.


"Hati Es Membekukan Bulan. "


Kekuatan energi es yang sangat menindas segera menyerang pasukan iblis merah dan pasukan vampire.


Energi es ini membuat suhu di tempat pasukan iblis itu turun sampai -70°C. Badai salju yang sangat kuat muncul dan membekukan mereka menjadi bongkahan es yang sangat besar.


"Matilah Kalian dasar iblis," seru Xue Xian Hou geram.


Xue Xian Hou menggenggam telapak tangan kanan dan bongkahan es yang sangat besar itu pun meledak dan hancur seketika.


"Crack … Boom …"


Dalam sekejap semua pasukan setan merah dan pasukan vampire telah dibinasakan hanya dengan satu serangan saja.


Semua prajurit yang menyaksikan semua ini menjadi tercengang. Mereka semua bukan hanya kagum dengan kekuatan wanita yang ada di depan mereka. Tapi, mereka juga mengagumi kecantikannya.


"Sungguh kekuatan yang menakjubkan, kekuatan seperti seharusnya tidak ada di dunia ini. Apakah dia adalah seorang dewi?" ucap Kapten Zong Feng menatap Xue Xian Hou.


"Kamu benar. Aku akan mencoba bertanya padanya," ucap kapten Zong Feng dan segera berjalan ke tempat Xue Xian Hou. "Maaf nona, apakah anda adalah anggota sekte snow moon?"


"Benar," jawab Xue Xian Hou. Lalu tiba-tiba terlintas dipikirannya mungkin saja prajurit ini tahu dimana tempat para anggota sektenya berada. Dia lalu bertanya pada Kapten Zong Feng. "Apakah kalian tahu dimana para iblis ini membuang mayat anggota sekteku? Aku akan mengambil mereka semua dan menguburkan mereka dengan layak."


"Semua anggota Sekte Snow Moon selamat. Jendral memerintahkan Kapten Yan Cheng untuk membawa semua anggota sekte Snow Moon mengungsi ke kota kekaisaran di bawah kawalan pasukan gajah," jawab kapten Zong Feng.


"Jadi mereka semua selamat, syukurlah," ucap Xue Xian Hou bahagia. Xue Xian Hou kemudian mengarahkan pandangannya ke arah Heilong. "Aku harus menolong mereka. Terimakasih karena kalian telah membantu anggota sekteku."


Setelah berterimakasih pada para prajurit, Xue Xian Hou segera terbang ke tempat Heilong.


Kapten Feng Yan melihat Xue Xian Hou yang terbang menjauh seperti seorang dewi sambil bergumam. "Apakah dia Master Sekte Snow Moon?"


"Seharusnya memang begitu. Tingkat kultivasinya terlalu tinggi untuk menjadi seorang guru sekte. Lebih baik kamu jangan berpikiram aneh-aneh padanya, jika gadis itu adalah master Sekte Snow Moon berarti dia adalah adik kaisar," sahut kapten Zong Feng mendengar gumaman kapten Feng Yan.


*


Begitu sampai di tempat Heilong, Xue Xian Hou segera meletakkan tangannya pada rantai yang membelenggu mereka. Rantai itu secara perlahan membeku dan akhirnya hancur.


"Terimakasih Nona. Dan maafkan aku karena waktu itu ..."


"Hentikan omong kosongmu, kita bicarakan masalah itu nanti saja. Kita harus membunuh iblis itu dulu."


Tadinya Heilong ingin minta maaf karena masalah waktu itu sehingga dia harus kabur dari Sekte Snow Moon. Namun Xue Xian Hou segera memotong perkataan Heilong sebelum dia menyelesaikannya.


Heilong mengerti mungkin Xue Xian Hou merasa malu jika kejadian waktu itu sampai di dengar orang lain.


"Siapa kau? Beraninya kau melepaskan mangsaku," ucap Last geram melihat Xue Xian Hou bisa dengan mudah menghancurkan rantainya dan membebaskan mereka.


"Aku adalah pemilik istana yang kau hancurkan. Aku akan membalas apa yang telah kau perbuat pada sekteku," jawab Xue Xian Hou dingin.


"Jadi kau adalah gadis bodoh yang ditipu oleh Minmei selama bertahun-tahun. Kebodohanmu dan kenaifanmu itulah yang menghancurkan sektemu. Kami Klan iblis hanya memanfaatkan kedua kelemahanmu itu saja," ejek Last.


"Tutup mulutmu!!" ucap Xue Xian Hou geram.


"Majulah jika kau ingin balas dendam," tantang Last percaya diri.


Xue Xian Hou menoleh ke arah Heilong. "Aku butuh bantuanmu untuk membunuh dia."


"Aku?!" ucap Heilong terkejut karena dia berpikir Xue Xian Hou masih marah padanya.


"Siapa lagi kalau bukan kamu! Di antara kalian bertiga cuma kamu yang masih bisa bertarung ditambah lagi kamu memiliki jurus-jurus warisan dewa. Demi membunuh iblis ini, aku bersedia mengesampingkan masalah pribadi kita," ucap Xue Xian Hou menatap Heilong tajam.


"Baiklah. Ayo kita bunuh dia," jawab Heilong.