
Keadaan di dalam Dunia Jiwa Heilong mulai tidak stabil. Badai petir yang sangat dahsyat muncul dari langit dan menyambar dataran es yang ada di bawahnya.
Hanya ada lima makhluk yang tinggal di dalam Dunia Jiwa Heilong yaitu empat roh senjata, termasuk Li Ziqi dan Dao Xue Lian. Serta seekor Beast kontrak yaitu Gremlin.
Gremlin terlihat sangat senang sekali dengan petir yang turun dari badai petir ini karena setiap kali tubuhnya tersambar oleh petir ini, maka kuku dan taringnya akan berubah warna menjadi keemasan dan menjadi semakin keras. Dalam sekejap aura energi petir juga memancar dari tubuh Gremlin.
Dao Xue Lian menjadi terkejut saat melihat perubahan yang ada di tubuh Gremlin.
“Beast itu?! Sepertinya aku pernah melihat Beast yang memiliki kemampuan seperti itu, tapi aku lupa di mana aku pernah melihatnya. Apakah Beast itu adalah … ”
Li Ziqi langsung menepuk pundak Dao Xue Lian dan memberinya isyarat agar tetap diam dan merahasiakan identitas Gremlin.
Sesaat kemudian, Heilong muncul di dalam Dunia Jiwanya karena gejolak yang ada di dalam Dunia Jiwanya tidak menunjukkan tanda-tanda akan mereda.
Li Ziqi dan Dao Xue Lian langsung terbang menghampiri Heilong saat melihat kedatangannya.
“Guru, sebenarnya apa yang terjadi dengan dunia jiwaku?”
“Sama seperti saat kau menyerap bola inti energi elemen api. Hal seperti ini akan terus terjadi saat kau menyerap bola inti energi yang tidak pernah kau miliki sebelumnya kecuali bola inti energi air karena tubuh manusia mengandung air dalam jumlah yang cukup banyak.”
Heilong menganggukkan kepalanya saat mendengar penjelasan Li Ziqi. Li Ziqi juga kembali menjelaskan pada Heilong tentang karakteristik setiap energi agar Heilong bisa menemukan cara untuk mengendalikan energi petir yang ada di dalam Dunia Jiwanya.
“Apakah kau sekarang sudah mengetahui apa yang harus kau lakukan untuk menaklukkan bola inti energi petir itu?” tanya Li Ziqi menatap Heilong.
Heilong menatap ke langit dan melihat sebuah bola berwarna biru keungu-unguan dan memiliki bentuk yang mirip dengan sebuah bulan. Bola ini terus memancar energi petir yang sangat dahsyat dan menciptakan badai petir yang sangat kuat di langit.
“Aku harus membuat sebuah tombak kayu menggunakan elemen kehampaan yang aku miliki untuk menghancurkan bola energi petir itu karena hanya kayu'lah yang bisa meredam kekuatan dari sambaran petir. Saat bola inti energi petir itu hancur, aku bisa menyerap semua energi yang ada di dalam bola inti energi petir itu dan membuat benih elemen petir di dalam dantianku.”
“Baju Perang Naga Eternal yang aku berikan padamu, memiliki kemampuan untuk menahan serangan petir ini. Pakailah Baju Perang itu untuk melindungi tubuhmu saat kau sedang mendekati bola inti energi petir itu,” sahut Dao Xue Lian karena khawatir roh Heilong tidak akan kuat jika menahan serangan petir ini secara langsung.
Heilong segera mengeluarkan Baju Perang Naga Eternal untuk melindungi tubuhnya. Kemudian dia mengulurkan tangan kanannya ke depan, seketika sebuah tombak kayu sepanjang dua meter langsung muncul di telapak tangannya.
“Kakak, kenapa bisa muncul sebuah tombak kayu di tangannya. Dia sama sekali tidak memiliki elemen tanah, jadi mana mungkin sebuah kayu bisa muncul di dalam Dunia Jiwanya,” bisik Dao Xue Lian bertanya pada Li Ziqi karena dia sangat penasaran.
“Heilong memiliki elemen kehampaan di dalam tubuhnya. Bukankah kau juga sudah tahu bahwa elemen kehampaan adalah asal dari semua elemen yang ada di alam semesta ini. Dengan adanya elemen itu, dia bisa menciptakan apapun di dalam Dunia Jiwanya meskipun dia tidak memilih elemen yang menjadi bahan untuk membentuk benda itu. Elemen ini juga membuat Heilong menjadi lebih mudah untuk menyerap semua jenis elemen yang ada di alam semesta ini,” jelas Li Ziqi dengan berbisik.
Mereka berdua berhenti berbisik dan melihat apa yang sedang dilakukan Heilong.
Heilong lalu memanggil Gremlin dan langsung naik ke punggung. “Bawa aku untuk mendekati bola inti energi petir itu karena aku harus menghancurkan bola energi petir itu agar aku bisa menyerap semua inti energi yang ada di dalamnya.”
Gremlin langsung terbang dengan kecepatan tinggi untuk mendekati bola inti energi petir yang terbang dengan bebas di langit. Sambaran petir yang sangat banyak langsung menyerang ke arah Gremlin saat dia terbang mendekati bola inti energi petir itu, tapi Gremlin bisa menghindari semua serangan petir itu dengan mudah karena kecepatan terbangnya sudah mengalami peningkatan sejak Heilong mendapatkan elemen angin dari Divine Beast Byako.
“Tinggal sedikit lagi. Jangan sampai konsentrasimu terganggu saat terbang sambil menghindari petir-petir ini. Aku yakin kau pasti bisa menghindari serangan petir-petir ini karena kau adalah raja dari serigala bulan yang sangat terkenal dengan kecepatannya,” seru Heilong memberi semangat.
“Serahkan semua ini padaku Tuan. Aku pasti tidak akan membiarkan petir-petir ini mengenai tubuhku, apalagi tubuh Tuan. Sekarang Tuan bisa memfokuskan kekuatan Tuan untuk menghancurkan bola inti energi petir yang ada di atas kita,” jawab Gremlin.
Heilong langsung memasukkan kekuatan energi es dan energi angin miliknya ke dalam tombak kayu yang ada di tangan kanannya. Dia langsung melempar tombak itu dengan kuat saat jaraknya sudah sangat dekat.
“Boom …. ”
Bola inti energi petir itu langsung meledak dan hancur saat tombak kayu yang dibuat Heilong dari elemen kehampaan miliknya, menembus bagian tengah dari bola inti energi petir seperti sebuah balon udara yang ditusuk dengan sebuah jarum.
Cahaya berwarna biru keungu-unguan langsung menyebar ke langit yang ada di Dunia Jiwa Heilong dan menciptakan awan di dalam Dunia Jiwanya. Awan-awan ini akan langsung mengeluarkan sebuah petir jika saling bertabrakan satu sama lain.
“Selamat! kau akhirnya berhasil menyerap semua kekuatan yang ada di dalam bola inti energi petir itu,” seru Li Ziqi dan Dao Xue Lian bersamaan.
Heilong langsung keluar dari Dunia Jiwanya dan melihat ke dalam dantiannya. Sekarang dia bisa melihat sebuah benih elemen petir mulai terbentuk di dalam dantiannya.
Aura energi petir yang sangat kuat langsung memancar dari tubuh Heilong saat benih elemen petirnya sudah terbentuk dengan sempurna. Tingkat kultivasi Heilong sekarang juga naik menjadi Lapis King Emperor tingkat kelima.
“Kau akhirnya bisa menyerap bola inti energi petir yang aku berikan dalam waktu yang sangat singkat. Mulai sekarang, kau bisa mempelajari jurus-jurus elemen petir,” ucap Divine Beast Seiryu yang sudah berdiri di depan Heilong.
“Terimakasih Dewa. Ini adalah hadiah yang sangat istimewa karena dengan adanya elemen petir, maka kecepatan dari jurus kecepatan gerakan milikku akan semakin bertambah,” jawab Heilong.
“Baiklah. Kalian semua ikutlah denganku karena kita akan membahas sebuah masalah yang sangat penting,” ucap Divine Beast Seiryu.
Divine Beast Seiryu langsung memandu mereka semua ke sebuah ruangan yang mirip dengan sebuah perpustakaan karena di ruangan ini banyak sekali buku-buku yang berjejer dengan rapi di sebuah rak yang sangat panjang dan memiliki tinggi yang tidak kalah dengan tinggi seekor Naga.