
Tanpa sadar Putri Xin Ye berjalan mendekati cermin komunikasi agar bisa lebih jelas lagi untuk melihat wajah Heilong. Dia ingin memastikan bahwa pria yang ada di depan matanya itu benar-benar Heilong.
Heilong pun juga melakukan hal sama. Dia tanpa sadar juga berjalan untuk mendekati cermin komunikasi setelah melihat kalung yang ada di leher Putri Xin Ye bersinar sama seperti kalung yang ada di lehernya.
Saat melihat Kalung Pure Heart yang ada di leher Putri Xin Ye, Heilong langsung teringat pada ucapan Divine Beast Genbu saat dia berhasil menyelesaikan semua ujian neraka es yang dia lakukan di Makam Es Seribu Pedang.
Saat itu Divine Beast Genbu mengatakan bahwa Sherly juga direinkarnasikan ke Planet Dreamland. Roh Sherly masuk ke dalam tubuh seorang Putri dari Kerajaan White Tiger. Saat ini Heilong ingin sekali langsung pergi ke Benua Barat dan bertemu dengan Putri dari Kerajaan White Tiger tapi Tugas-tugas penting dari Divine Beast Genbu dan juga Li Ziqi untuk melindungi Planet ini selalu menghalangi niatnya untuk pergi ke Benua Barat.
Mereka berdua akhirnya sampai di depan cermin komunikasi dan saling memandang satu sama lain dengan tatapan penuh arti. Putri Xin Ye menggerakkan tangan kanannya secara perlahan untuk menyentuh permukaan cermin yang ada di depannya. Sebuah cermin yang di dalamnya ada wajah seseorang yang sangat di rindukan.
Heilongpun membalasnya dengan melakukan gerakan yang sama. Sekarang kedua tangan mereka saling bertemu di atas permukaan cermin komunikasi, andai saja tidak dibatasi oleh cermin mungkin kedua tangan mereka sudah saling bersentuhan.
“Sherly …,” ucap Heilong lirih namun suaranya ini bisa di dengar dengan sangat jelas oleh Putri Xin Ye.
Putri Xin Ye hanya menganggukkan kepalanya saja karena dia tidak sanggup berkata apa-apa. Secara perlahan air matanya mulai membasahi pipinya, setelah dua tahun hidup dalam Planet yang asing ini akhirnya dia bisa bertemu dengan orang yang sangat dia cintai dan melepaskan semua kerinduannya yang dia tahan sendiri di dalam hatinya selama beberapa tahun ini.
Kalung yang ada di leher Putri Xin Ye dan Heilong mengeluarkan cahaya berwarna ungu yang semakin terang. Kalung itu sepertinya bisa mendengar jeritan hati mereka berdua.
Dua buah portal teleportasi yang mengeluarkan cahaya berwarna ungu keluar dari Dalam Kalung Pure Heart dan langsung menempel di depan permukaan cermin yang ada di depan Heilong.
Tangan mereka berdua akhirnya saling bersentuhan dan saling menggenggam satu sama lain dengan saat erat saat secara tidak sengaja masuk ke dalam portal teleportasi. Mereka berdua seakan-akan tidak mau melepaskan genggaman tangannya masing-masing karena tahun berpisah kembali.
Tanpa menunggu lama Heilong langsung menarik tangan Putri Xin Ye. Putri Xin Ye akhirnya masuk ke dalam portal teleportasi dan langsung berpindah tempat dalam sekejap menuju ke tempat Heilong berada saat ini yaitu Tempat tinggal Raja Harimau Salju.
“Purtiku ...”
Kaisar Xin Feng berteriak dengan sedikit panik saat melihat Putri Xin Ye masuk ke dalam cermin komunikasi karena dia tidak melihat bahwa ada sebuah portal teleportasi yang sangat tipis menempel di permukaan cermin itu. Yang dilihat Kaisar Xin Feng adalah putrinya berjalan menembus cermin telekomunikasi lalu berpindah tempat, seakan-akan cermin itu adalah sebuah gerbang menuju ke tempat lain.
Karena sangat mengkhawatirkan keselamatan putrinya, Kaisar Xin Feng berlari mengikuti putrinya untuk masuk ke dalam cermin tapi yang terjadi malah sebaliknya. Tubuh Kaisar Xin Feng bukanya menembus cermin tapi malah tersungkur kebelakang karena dia seperti menabrak sebuah benda yang sangat keras. Ternyata Portal teleportasi itu langsung menghilang saat Putri Xin Ye berhasil melewati portal itu dan mendarat di tempat Heilong berada.
“Buk” suara Kaisar Xin Feng terjatuh dan mendarat cukup keras di atas tanah.
Dengan tangan kanannya yang masih di genggam oleh tangan Heilong, Putri Xin Ye langsung berbalik dan melihat ke dalam cermin komunikasi saat mendengar suara benda jatuh dan dia sedikit tertawa saat melihat bahwa suara itu berasal dari suara ayahnya yang terjatuh dalam keadaan terduduk di tanah.
“Ayah, apa yang sedang ayah lakukan dengan duduk di tanah?” sindir Putri Xin Ye.
“Ayah ingin menyusulmu karena ayah khawatir denganmu tapi sepertinya cermin ini menolak Ayah. Ayah jadi bingung kenapa cermin ini membiarkan dirimu melewatinya sedangkan aku tidak,” jawab Kaisar Xin Feng sedikit bingung.
“Cermin ini hanyalah sebuah cermin komunikasi biasa, sesuai dengan namanya maka cermin ini hanya bisa digunakan untuk berbicara dengan orang yang berada di tempat lain saja bukan untuk berpindah tempat,” sahut Divine Beast Byako.
“Sebelum aku menjawab aku ingin menanyakan sesuatu dulu pada putrimu,” Divine Beast Byako langsung menatap ke arah cermin dimana sekarang Putri Xin Ye telah berdiri di samping Heilong seperti seorang kekasih karena tangan mereka tidak mau lepas satu sama lain. “Apakah kamu mencintai Long Bai?”
Putri Xin Ye merasa sedikit canggung untuk menjawab pertanyaan ini karena masih ada ayahnya di depannya. Dengan malu-malu Putri Xin Ye hanya menjawab dengan anggukan kepala saja.
“Bagaimana mungkin? Inikan pertama kalinya kamu bertemu dengannya dan kamu juga belum mengobrol satu sama lain,” bantah Kaisar Xin Feng yang masih belum percaya dengan apa yang telah di dengarnya baru saja.
“Mungkin inilah yang dinamakan cinta pada pandangan pertama. Seharusnya hal ini tidak menjadi masalah karena Ayah juga sudah mengatur pernikahanku dengan Long Bai,” jawab Putri Xin Ye sambil mengedipkan matanya pada Heilong sebagai isyarat untuk meminta bantuan menyembunyikan masa lalu mereka berdua dari Kaisar Xin Feng.
Heilong langsung mengerti isyarat dari Putri Xin Ye karena semua orang pasti tidak akan pernah percaya jika Heilong mengatakan yang sebenarnya. Bagaimana mungkin Kaisar Xin Feng bisa percaya jika yang roh yang ada di dalam tubuh putrinya ini adalah roh Sherly.
“Benar, aku rasa aku juga merasakan cinta pada pandangan pertama setelah melihat putri Xin Ye.” sahut Heilong.
Divine Beast Byako menjadi tersenyum saat mengetahui Heilong dan Putri Xin Ye pandai menyimpan rahasia. Sebenarnya Divine Beast Byako sudah tahu tentang jadi diri mereka berdua dari Divine Beast Genbu.
“Kalau begitu akan aku katakan alasan kenapa Putri Xin Ye bisa menembus ke dalam Cermin komunikasi dan berpindah tempat,” Divine Beast Byako lalu menunjuk kalung yang ada di leher Putri Xin Ye dan Heilong. “Rahasianya ada pada kalung yang di pakai mereka berdua.”
Kaisar Xin Feng langsung melihat kalung yang di pakai mereka berdua dan melihat bahwa kalung mereka memancarkan cahaya yang sama.
“Apa sebenarnya kalung itu. Bukankah itu cuma kalung biasa?” tanya Kaisar Xin Feng.
“Kalung itu bukanlah kalung biasa. Tapi itu termasuk harta langit sama seperti dengan tombak yang aku berikan padamu. Kalung itu memiliki kemampuan untuk membuat orang saling mencintai agar selalu bersama. Di dalam kalung itu juga terdapat energi dari hukum ruang yang sangat kuat karena itu kalung itu bisa memunculkan sebuah portal teleportasi saat Long Bai dan Putri Xin Ye ingin saling bertemu satu sama lain.” jelas Divine Beast Byako.
*****
Catatan :
Sherly akan terus di sebut dengan sebutan Putri Xin Ye karena cuma ada satu jiwa saja di dalam tubuh Putri Xin Ye.
Rekomendasi karya bagus :
Halo Author kembali merekomendasikan dua karya bagus lainnya, dijamin pasti seru.
Start A New Life In Another World karya Rarae
World Online karya Wahyu Kusuma