
"Xue Xian Hou?!” seru Emperor white Bear terkejut.
Tapi, semua itu sudah terlambat. Sebab, pisau-pisau es itu telah menuju ke arah Xue Xian Hou setelah formasi pertahanan yang dia buat berhasil dihancurkan.
"Tarian Bulan Salju," teriak Xue Xian Hou.
Aura energi es yang memancar dari tubuh Xue Xian Hou langsung meningkat dengan sangat tajam dan membuat udara yang ada di sekitarnya menjadi semakin dingin.
Energi es yang sangat kuat itu diarahkan menuju ke kedua kakinya agar kecepatannya saat bergerak menjadi semakin cepat.
Dalam sekejap, Xue Xian Hou bisa menghindari semua serangan dari pisau-pisau es itu dan menjatuhkannya ke tanah.
Tarian bulan salju adalah salah satu jurus yang ada di Kitab Surga Salju Abadi. Jurus ini adalah jurus tingkat keempat dan menfokuskan pada kecepatan gerakan.
Jurus-jurus yang ada di Kitab Surga Salju Abadi dibagi menjadi tujuh tingkat yaitu :
- Tapak es.
- Cambuk es.
- Selendang es.
- Tarian bulan salju.
- Penjara bulan salju.
- Dinding es membelah langit
- Hati es membekukan bulan.
"Kecepatanmu semakin bertambah saja," ucap Emperor White Bear saat melihat kecepatan Xue Xian Hou ketika dia menghindari semua pisau es yang berasal dari jurus Emperor White Bear.
Xue Xian Hou tersenyum dan mengerakkan tangannya kanannya ke arah Emperor White Bear.
"Penjara Bulan Salju," Teriak Xue Xian Hou.
Tembok-tembok es abadi setinggi dua puluh meter dengan tebal satu meter muncul dari dalam tanah dan mengurung Emperor White Bear.
"Heh … Kenapa kamu mengurungku dalam penjara es ini," protes Emperor white bear sambil menatap Xue Xian Hou.
"Ini adalah hukuman buatmu. Bukankah sudah aku katakan untuk jangan menyerang orang yang lulus dalam ujian di makam es seribu pedang, tetapi kamu malah berusaha untuk membunuhnya," ucap Xue Xian Hou Dingin.
"Haha … Maafkan aku. Aku tadi sedikit terpancing setelah dia menyebutku beruang gendut," Emperor white bear minta maaf sambil tertawa malu-malu.
"Apakah benar begitu kejadiaannya?" Xue Xian Hou melirik Heilong.
"I ... Iya. Tapi itu semua aku katakan setelah dia menyerangku lebih dulu saat aku baru saja keluar dari Makam Es Seribu Pedang."
Heilong yang masih terpesona ketika melihat wajah Xue Xian Hou yang tanpa menggunakan cadar, menjadi sangat gugup saat menjawab pertanyaan dari Xue Xian Hou.
" … " Xue Xian Hou menatap Emperor White Bear dingin.
"Iya. Maaf aku yang menyerangnya lebih dulu karena dia telah menggunakan siasat liciknya untuk menipuku ketika akan memasuki makam es seribu pedang," ucap Emperor white bear sambil menundukkan kepala.
"Sepertinya kamu sudah mengetahui kesalahanmu, aku harap hal seperti ini tidak akan terjadi lagi. Kamu bisa saja membuat Divine beast genbu sangat marah jika membunuh pewarisnya. Lihatlah keatas makam itu jika aku tidak datang dan menahanmu, benda itu pasti akan menyerangmu," Xue Xian Hou menunjuk ke arah Makam Es Seribu Pedang.
Di atas Makam Es Seribu Pedang sudah ada cangkang kura-kura raksasa yang bersinar keemasan yang sudah siap untuk melindungi Long Bai jika Emperor white bear benar-benar akan membunuhnya.
"Maafkan aku tuan dewa aku tidak sengaja melakukan ini," Suara Emperor white memohon.
"Baiklah, untuk kali ini aku akan memaafkanmu. Untung saja tadi Xue Xian Hou datang dan menghentikan gerakanmu, jika tidak cangkang emas kura-kuraku ini akan memberimu hukuman yang lebih berat," suara Roh Divine Beast Genbu dari dalam istana makam es seribu pedang.
Cangkang kura-kura emas itupun menghilang setelah suara Roh Divine Beast Genbu menghilang.
"Sekarang kamu sudah tahu kan bahwa sebenarnya aku datang untuk menolongmu," ucap Xue Xian Hou dingin menatap Emperor White Bear.
Xue Xian Hou berjalan mendekati Heilong dan bertanya. "Apakah tubuhmu sudah pulih?”
"Tubuhku sudah pulih, terima kasih telah menolongku," jawab Heilong.
"Tidak usah dipikirkan itu hanyalah sedikit bantuan kecil. Datanglah ke Sekte Snow Moon, ada sesuatu yang harus aku tunjukkan kepadamu. Sebagai pewaris dari kekuatan Roh Divine Beast kamu harus mengetahui hal ini," Xue Xuan Hou memberikan sebuah mendali kristal kepada Heilong.
"Itu adalah mendali kristal untuk tamu undangan. Kamu harus tau bahwa selama ini Sekte Snow Moon tertutup dari dunia luar, hanya tamu-tamu yang membawa mendali kristal undangan yang diijinkan masuk. Aku akan menunggumu di Snow Moon Palace," Xue Xian Hou terbang ke langit dan menghilang.
"Hei tunggu ... Kamu belum memberitahuku dimana letak Snow Moon Palace," Teriak Heilong tapi Xue Xian Hou sudah menghilang
"Aku akan memberitahumu dimana Lokasi Snow Moon Palace. Itu hanya berjarak sekitar tiga puluh kilo meter dari sini. " Emperor White Bear menujuk ke arah utara.
"Hmm ... Ternyata tidak terlalu jauh. " ucap Heilong sambil memegang dagunya.
"Benar, itu memang dekat dari sini. Kalau kamu mau, aku bisa mengantarmu agar kamu bisa lebih cepat sampai ke sana. Tapi kamu harus menutup matamu. Hehe … " ucap Emperor White Bear tersenyum licik.
"Baiklah," Heilong langsung menutup kedua matanya sesuai perintah dari Emperor White Bear.
"Aku akan mengantarmu dengan sangat cepat, bahkan lebih cepat ketika kamu naik seekor kuda," Emperor White Bear menyeringai
Emperor White Bear lalu menggenggam Heilong, ternyata tinggi Heilong hanya sebesar kepalan tangan Emperor white bear. Dia lalu melemparkan Heilong dengan sangat kuat ke arah utara.
"Selamat jalan anak muda, semoga kamu selamat sampai tujuan. Haha … " Emperor white bear tertawa terbahak-bahak.
Heilong yang merasakan sedikit keanehan langsung membuka mata dan mengumpat Emperor white bear.
"Beruang Licik. Kamu ternyata menipuku, aku akan membalasmu jika aku datang ke sini lagi."
**
Sekte Snow Moon.
"Bang ... "
Heilong akhirnya mendarat setelah tubuhnya menabrak sebuah pintu gerbang yang sangat besar.
"Sial.. Ternyata beruang itu cuma ingin menipuku saja, dia sebenarnya hanya ingin balas dendam kepadaku," ucap Heilong sambil mencoba berdiri.
Heilong bisa melihat sebuah Istana yang cukup besar berdiri dengan kokoh di depan matanya.
Istana ini mirip dengan Istana Es Seribu Pedang yang seluruh bagiannya terbuat dari kristal-kristal es. Namun, luas Istana ini tidak sebesar Istana Es Seribu Pedang. Istana ini kira-kira hanya seluas Mansion Keluarga Long.
"Apakah ini adalah Snow Moon Palace milik Sekte Snow Moon?" ucap Heilong kagum.
"Siapa yang berani menyerang pintu gerbang Sekte Snow Moon?"
Seorang gadis cantik berpakaian putih tiba-tiba muncul di samping Heilong dan menatap dengan tajam.
"Kenapa Tuan ingin menghancurkan gerbang istana kami? Apakah Tuan memiliki masalah dengan salah satu anggota sekte kami?" tanya gadis itu pada Heilong.
"Tidak, aku sama sekali tidak memiliki masalah dengan sekte ini. Aku tadi hanya terpeleset dan tidak sengaja terjatuh lalu membentur pintu gerbang ini. Aku sebenarnya adalah tamu undangan yang di undang Master Sekte kalian."
Heilong langsung mengeluarkan medali kristal yang di berikan Xue Xian Hou dan menujukkan medali itu pada gadis yang ada di hadapannya.
Gadis itu langsung mengambil medali itu dan bertanya. "Apakah anda yang bernama Long Bai?"
"Benar," jawab Heilong.
Biar bagaimana pun juga orang-orang akan tetap melihatnya Heilong sebagai Long Bai. Sebab, dia memang berada di dalam tubuh Long Bai.
"kalau begitu ikut aku masuk ke dalam. Master Sekte sudah menunggu anda," ucap gadis berbaju putih.