LEGENDA DEWA PEDANG

LEGENDA DEWA PEDANG
V3 # CH 396 RENCANA PENYELAMATAN ( PART 4 )


Heilong menatap semua prajurit itu yang tertawa terbahak-bahak itu dengan tajam seperti seekor Beast yang sedang kelaparan.


“Sambaran Dewa Petir Tanpa Bayangan.”


“Ah … ”


“Boom … Boom … Boom …”


Tiba-tiba suara jerit yang terdengar sangat menyakitkan lalu diikuti dengan suara ledakan yang cukup kuat, terdengar di barisan prajurit sebelah kiri setelah terdengar seseorang meneriakkan sebuah jurus pedang.


Semua Prajurit Pengintai Naga Petir yang mengepung rombongan Prajurit Pengintai Naga Biru dari arah sebelah kiri, mati dengan tubuh yang sangat mengenaskan karena tubuh mereka sudah tidak utuh lagi akibat mendapat serangan dari jurus pedang elemen petir yang sangat dahsyat.


Semua orang langsung menoleh ke arah kiri. Mereka semua bisa melihat ada seseorang pria yang memancar aura energi petir yang sangat sangat kuat dari tubuh, sedang berdiri di sana sambil memegang sebuah pedang pusaka yang memancar aura energi petir yang sangat dahsyat.


Namun yang membuat mereka semakin terkejut adalah wajah pria itu sangat mirip sekali dengan Heilong. Long Yuyin juga dibuat terkejut karena dia berpikir bagaimana Putranya bisa bergerak secepat itu.


Pria ini adalah Long Bai. Sesaat sebelum Heilong memberitahukan rencananya untuk membuat keributan di barisan pasukan milik Jenderal Long Yun, ternyata Long Bai tiba-tiba terbangun dari meditasinya dan langsung keluar dari Dunia Pikiran Heilong menggunakan Jurus Membelah Raga karena dia bisa merasakan bahwa ibunya sedang dalam bahaya.


Dia kemudian melesat dengan sangat cepat menggunakan Jurus Sambaran Dewa Petir menuju ke arah Prajurit Pengintai Naga Petir yang ada di sebelah kiri. Dan langsung menghabisi semua pasukan itu begitu dia sampai di sana dengan menggunakan jurus pedang elemen petir miliknya.


“Siapa kau? Beraninya kau membunuh pasukan terbaik milikku,” tanya Jenderal Long Yun geram sambil menunjuk ke arah Long Bai.


“Aku adalah Dewa kematian yang akan membunuh Jenderal Pengkhianat sepertimu. Aku bukanlah seorang koki muda, Tapi aku adalah Pangeran Kerajaan Blue Dragon. Siapapun yang berani berusaha menyerang ibuku, akan langsung aku bunuh,” balas Long Bai dengan nada suara yang lebih tinggi dari Jenderal Long Yun.


“Amukan Badai Api.”


“Whoost …”


“Ah …”


Tiba-tiba suara jerit kesakitan kembali terdengar dari arah barisan Prajurit Pengintai Naga Petir yang ada di sebelah kanan. Saat sebuah badai api berwarna putih yang sangat besar muncul dan membakar mereka semua sampai berubah menjadi abu.


Jenderal Long Yun langsung menoleh ke arah kanan karena dia sangat familiar dengan warna api ini karena dia terus mencari siapa pemilik dari api ini, sebab api inilah yang menghancurkan wilayah gerbang perbatasan bagian utara tempat di mana dia menyimpan semua persenjataan senjata untuk para prajurit.


“Ternyata yang menghancurkan wilayah perbatasan bagian utara, adalah kau! Tapi kenapa bisa ada dua orang pangeran Kerajaan Blue Dragon? Apakah Putri Long Yuyin sebenarnya memiliki anak kembar?” tanya Jenderal Long Yun penasaran.


Long Yuyin langsung menoleh ke arah kanan setelah mendengar ucapan dari Jenderal Long Yun, dia juga merasa sangat terkejut saat melihat ada dua orang yang memiliki wajah yang sangat mirip. Padahal dia tidak pernah melahirkan anak kembar atau memiliki putra yang lain.


Amarah Jenderal Long Yun menjadi semakin memuncak karena hanya dalam sekejap saja, dua kelompok dari Prajurit Pengintai Naga Petir berhasil dimusnahkan. Apalagi setelah dia melihat api yang memancar dari tubuh Heilong.


Heilong mengedipkan matanya pada Long Bai untuk memberi tanda. Mereka berdua segera berlari ke arah tengah, kembali ke posisi Heilong pertama kali berdiri dan kembali menggabungkan tubuh mereka.


“Ibuku tidak memiliki anak kembar. Tapi ini adalah kemampuan dari jurus membagi tubuh yang aku miliki. Dengan jurus ini, aku bisa mengalahkanmu dengan mudah seperti aku menginjak seekor kecoa,” jawab Heilong mengejek sambil memegang dua buah pedang pusaka di tangannya.


“Hahaha …”


Kali ini giliran rombongan Prajurit Pengintai Naga Biru yang menertawakan Jenderal Long Yun. Long Yuyin dan Shen Ai Zhi hanya tersenyum karena mereka juga tidak bisa menahan untuk tidak tertawa.


“Yuyin, ternyata kemampuan ilmu beladiri yang dimiliki putramu sangat hebat. Sepertinya kita tidak perlu mengkhawatirkan keadaannya, Putramu pasti akan bisa selamat dari sini. Kau lihat sendirikan, dia belum mengeluarkan Beast kontrak miliknya. Tapi dia sudah mampu menghancurkan dua divisi dari Prajurit Naga Petir dengan jurus membagi tubuh miliknya,” ucap Shen Ai Zhi lirih.


“Benar, aku hampir lupa bahwa Putraku adalah orang yang mengalahkan salah satu Jenderal Iblis yang menyerang Benua Utara. Bodohnya aku yang meragukan kemampuan ilmu beladiri dari murid para Divine Beast,” jawab Long Yuyin memegang keningnya.


“Itu adalah hal yang sangat wajar jika seorang ibu mengkhawatirkan anaknya. Tapi selama kita berada di sini, Putramu itu tidak akan bisa bertarung dengan bebas karena dia harus memikirkan keselamatan kita. Belum lagi jika salah satu dari kita ada yang tertangkap, Jenderal Long Yun pasti memanfaatkan itu untuk mengancam Putramu agar mau menyerah,” lanjut Shen Ai Zhi berusaha meyakinkan Long Yuyin agar secepatnya pergi meninggalkan tempat ini.


“Kalian Semua, Cepat bunuh Pangeran Kerajaan Blue Dragon itu! Siapapun yang berhasil membunuhnya, maka dia akan aku jadikan pemilik dari Istana ini,” seru Jenderal Long Yun memerintahkan Prajurit Pengintai Naga Petir yang hanya tersisa sekitar tiga ratus orang saja.


Semua Prajurit Pengintai Petir menjadi semakin semangat. Mereka semua langsung berlari ke arah Heilong sambil membawa senjata masing-masing.


“Keluarlah Gremlin.”


“Boom …”


“Auuu … ”


Sebuah ledakan muncul di atas simbol pemanggil Beast yang dibuat Heilong. Seekor Beast Serigala Bulan yang memiliki tiga buah kepala, langsung muncul di atas simbol pemanggil Beast itu.


Beast ini membuat semua Prajurit Pengintai Naga Petir menjadi sedikit bergeming karena selain memiliki sepasang sayap dan tubuh Beast ini juga sangat besar. Kira-kira hampir setinggi lima meter.


Beast itu langsung menoleh ke arah Heilong. "Kenapa anda memanggilku, Tuan?”


“Bunuh semua prajurit itu. Kau boleh menjadikan mereka makananmu jika kau suka,” seru Heilong memberi perintah.


Gremlin langsung berlari dengan semangat untuk menyerang para prajurit milik Jenderal Long Yun karena Heilong mengijinkan dia untuk memangsa mereka.


“Boom … Boom … ”


Semburan kekuatan energi api, es dan angin keluar secara bergantian dari ketiga kepala Gremlin dan membuat barisan Prajurit Pengintai Naga Petir menjadi porak poranda.


Long Yuyin langsung terdiam saat melihat kekuatan Gremlin. Shen Ai Zhi yang berada di dekatnya, langsung menepuk pundak Long Yuyin untuk membuatnya tersadar.


“Hei, kenapa kau malah melamun. Ini adalah saat yang tepat untuk menerobos barisan prajurit itu dan melarikan diri lewat pintu rahasia,” ucap Shen Ai Zhi.


“Aku hanya terkejut setelah mengetahui bahwa Beast kontrak yang dimiliki Putraku adalah ternyata memiliki kekuatan yang sangat kuat. Padahal sebelumnya aku sudah pernah mengendarai Beast itu, tapi aku tidak menyadari akan hal itu,” jawab Long Yuyin.


Heilong yang mendengar ucapan Long Yuyin, segera mengucapkan kata-kata yang membuat ibunya menjadi kembali tenang. “Dia bukan seekor monster, Ibu. Tapi dia adalah salah satu Beast dari alam dewa yang sedang menjalani hukuman. Sekarang ibu cepat tinggalkan tempat ini bersama dengan para prajurit pengintai. Aku akan segera menyusul setelah Ibu berhasil pergi cukup jauh.”


“Baik. Ingat! Kau harus segera menyusul ibu,” seru Long Yuyin pada Heilong. Kemudian dia menoleh ke arah Shen Ai Zhi. “Ayo kita lakukan teknik itu untuk mempercepat perjalanan kita.”


“Baik,”


Shen Ai Zhi dan Long Yuyin segera terbang di udara dan melakukan gerakan sebuah jurus. Secara perlahan, Tubuh Shen Ai Zhi mulai memancar aura energi es yang sangat kuat, sedangkan tubuh Long Yuyin memancarkan aura energi petir yang sangat dahsyat.


“Naga Petir Turun Dari Langit,” teriak Long Yuyin.


Petir dari langit langsung menyambar daerah sekitar Long Yuyin dan merubah menjadi seekor Naga petir.


“Naga Es Membelah Badai,” teriak Shen Ai Zhi.


Sebuah badai salju muncul di sekitar Shen Ai Zhi membentuk sebuah pintu gerbang, lalu terbelah menjadi dua saat seekor Naga Es keluar dari sana.


Long Yuyin dan Shen Ai Zhi kemudian menyatukan kedua tangan mereka. Dan kedua Naga itu menjadi saling berdampingan.


“Teknik Naga Petir Es Menerobos Bulan.”


Kedua Naga itu langsung menyatu dan berubah bentuk menjadi seekor ular Naga yang sangat panjang.


“Kalian semua! Cepat ikuti aku naik ke punggung Naga ini,” seru Long Yuyin pada Prajurit Pengintai Naga Biru.


“Whoost …”


Naga Petir Es itu langsung terbang dengan kecepatan tinggi menuju ke jalan rahasia, setelah semua orang berhasil naik kecuali Heilong.