LEGENDA DEWA PEDANG

LEGENDA DEWA PEDANG
V2 # CH 229 TERKEJUT


Setelah melampiaskan amarahnya pada sebuah batu besar yang ada di sampingnya, emosi Kaisar Fu Hao perlahan-lahan mulai mereda dan menjadi stabil.


“Menantu, Apakah kau bisa memanggil Meylin datang kemari? tadi aku belum melihat dengan jelas seperti apa perkembangan tingkat kultivasi Meylin saat ini. Jika perkataanmu ini benar, berarti saat ini Meylin sudah menjadi seorang pendekar yang sangat hebat dan Pria yang bernama Long Bai itu sangat berjasa bagi kita. Dan juga ada hal penting yang akan aku sampaikan pada kalian berdua,” ucap Kaisar Fu Hao.


Lin Chong Wei langsung pergi untuk memanggil Lin Meylin. Lin Meylin pun langsung meninggalkan Heilong dan Kaisar Xuan Wu lalu ikut ayahnya pergi ke tempat Kakeknya berada saat mendengar panggilan ayahnya.


Saat Lin Meylin berada di depannya, Kaisar Fu Hao langsung mengamati tubuh Lin Meylin untuk melihat tingkah kultivasinya saat ini.


“Semua yang dikatakan menantu memang benar. Saat ini cucuku sudah menjadi seorang pendekar yang ada di lapis King Emperor. Tadinya aku sempat terkejut saat panah cahayaku dapat di tangkis dengan mudah oleh perisai cahaya yang di keluarkan oleh cucuku sendiri, tapi setelah mendengar cerita menantuku bahwa cucuku mendapat ilmu tingkat tinggi dari dewa rasanya itu adalah hal yang sangat wajar,” gumam Kaisar Fu Hao dalam hati.


“Kakek, ada masalah apa kakek memintaku datang kesini. Bukankah kita bisa mengobrol di sana. Apakah kita akan membicarakan sesuatu hal yang sangat rahasia?” tanya Lin Meylin.


“Benar cucuku, masalah yang akan aku bicara ini sangat rahasia dan hanya boleh diketahui oleh keluarga kita saja,” jawab Kaisar Fu Hao


Kaisar Fu Hao lalu membuat sebuah medan pelindung kedap suara yang mengelilingi tempat di sekitar mereka bertiga. Kaisar Fu Hao takut jika ada mata-mata dari Kerajaan Klan Iblis yang diam-diam mengintai mereka dan mendengar percakapan mereka dari jauh. Karena ras iblis yang dijadikan mata-mata Kerajaan Klan Iblis adalah ras iblis dari bangsa manusia serigala yang sangat terkenal dengan kelima indra mereka yang sangat tajam.


“Sebenarnya ada masalah apa? kenapa Kakek begitu terlihat sangat hati-hati,” tanya Lin Meylin penasaran melihat tingkah laku Kaisar Fu Hao yang aneh.


“Sebenarnya ini adalah berita mengenai ibumu,” jawab Kaisar Fu Hao perlahan.


“Ibu!! Ada apa dengan ibu? Apakah ada sesuatu yang terjadi pada ibu? cepat katakan kek.”


“Istriku!Apa yang sebenarnya terjadi dengan Fu Mey. Apakah kondisi Fu Mey semakin memburuk?”


Lin Chong Wei dan Lin Meylin langsung menjadi sangat khawatir dan panik karena saat mereka meninggalkan Kerajaan Sky Empire, kondisi Putri Fu Mey sedang dalam keadaan koma.


“Perisai pelindung cahaya yang dibuat oleh Divine Beast Shen Long untuk mempertahankan kehidupan Fu Mey, saat ini sudah mulai menipis dan energi cahaya yang ada di dalam perisai itu perlahan-lahan mulai menghilang. Hal ini membuat kondisi Fu Mey menjadi semakin hari semakin memburuk,” jawab Kaisar Fu Hao.


“Ibu!!” Lin Meylin langsung menjadi sangat sedih dan tanpa sadar air matanya mulai menetes membasahi pipinya yang halus saat mendengar kondisi ibunya yang semakin memburuk.


“Apakah ada cara untuk memperbaiki perisai pelindung cahaya itu?” tanya Lin Chong Wei penuh harapan.


“Aku mau. Ayo Kek, cepat bawa aku pulang kembali ke Kerajaan Sky Empire. Aku sangat rindu sekali ingin bertemu dengan ibu. Aku ingin segera bertemu dengan ibu untuk melihat bagaimana kondisinya saat ini dan segera menyelamatkan nyawanya,” pinta Lin Meylin dengan mata yang masih berkaca-kaca.


Kaisar Fu Hao langsung berjalan ke mendekati Lin Meylin dan mengelus kepalanya sambil berkata. “Sungguh anak yang sangat baik. Aku sangat beruntung memiliki cucu sepertimu. Jika Fu Mey mendengar kata-katamu barusan, aku sangat yakin dia akan sangat bahagia.”


“Ayah maafkan aku. Tapi saat ini aku belum bisa ikut kembali karena masih ada urusan penting yang harus aku selesaikan. Jadi ayah kembali saja lebih dulu bersama Meylin, nanti aku akan segera kembali saat urusanku di sini selesai,” ucap Lin Chong Wei tiba-tiba yang membuat Kaisar Fu Hao dan Lin Meylin terkejut.


Kaisar Fu Hao menjadi sedikit geram pada Lin Chong Wei dan melontarkan berbagai pertanyaan dengan nada dingin. “Apakah ada masalah yang lebih penting dari pada keselamatan istrimu? Apakah kau tidak merasa khawatir dengan keselamatan istrimu sendiri? jangan-jangan kau sudah tidak mencintai putriku lagi.”


Lin Meylin hanya diam ketakutan melihat Kakek dan Ayahnya saling beradu mulut. Dia tidak bisa berkata apa-apa karena saat ini pikirannya telah dipenuhi dengan kekhawatirannya terhadap kondisi ibunya.


“Bukan begitu Ayah. Aku sangat mencintai Fu Mey, tidak ada siapapun yang bisa menggantikan Fu Mey di hatiku dan aku juga sangat mengkhawatirkan keadaan Fu Mey saat ini,” jawab Lin Chong Wei membela diri.


“Lalu kenapa kau tidak ikut kembali ke Kerajaan Sky Empire dan memilih untuk tetap berada disini, jika kau masih mencintai putriku dan mengkhawatirkan keadaannya?” tanya Kaisar Fu Hao dingin.


Lin Meylin tiba-tiba teringat sesuatu. “Ayah, apakah ayah memilih untuk tinggal disini sementara karena janji Ayah pada Kak Long Bai?”


Kaisar Fu Hao menjadi terkejut dan bertanya pada Lin Chong Wei. “Siapa itu Long Bai? Kenapa janjimu padanya lebih penting daripada melihat kondisi istrimu yang sedang koma.”


“Kak Long Bai adalah orang yang telah menyelamatkan kami dan juga akan menyelamatkan nyawa ibu,” sahut Lin Meylin.


Kaisar Fu Hao langsung menatap Lin Meylin dengan sedikit bingung. “Apa maksudmu cucuku. Apakah kau bisa menjelaskannya pada Kakek, apa arti dari perkataanmu barusan? Ayahmu sudah menceritakan semuanya pada Kakek bahwa Long Bai adalah orang yang telah menyelamatkan nyawa kalian berdua dan membantu kalian berdua berlatih kultivasi. Tapi Ayahmu sama sekali tidak mengatakan pada Kakek bahwa Long Bai akan menyelamatkan nyawa ibumu. Lagi pula nyawa ibumu tidak bisa diselamatkan dengan pengobatan biasa.”


“Nyawa ibu hanya bisa diselamatkan dengan darah dari Divine Beast Shen Long. Apakah aku benar Kakek?” tanya Lin Meylin.


“Benar sekali tebakanmu,” jawab Kaisar Fu Hao. Kaisar Fu Hao tiba-tiba saja tubuhnya menjadi bergetar. “Jangan-jangan ... Apakah Pria yang bernama Long Bai itu akan ...”


Lin Meylin menganggukkan kepalanya sambil tersenyum.