LEGENDA DEWA PEDANG

LEGENDA DEWA PEDANG
V3 # CH 290 RENCANA PERTEMUAN BESAR


“Terimakasih atas bantuan anda. Dengan begini aku tidak perlu takut lagi jika suatu saat nanti tiba-tiba bangsa iblis kembali datang untuk menyerang sekteku,” ucap Xue Xian Hou berterimakasih pada Li Ziqi sambil menangkupkan kedua tangannya ke depan.


“Tidak perlu sungkan seperti itu karena ini semua aku lakukan untuk menjaga kestabilan planet ini. Coba kau bayangkan apa akibat jika inti energi es planet ini kehilangan inti energi esnya,” ucap Li Ziqi.


“Planet ini akan menjadi semakin panas karena tidak ada yang bisa menahan kekuatan dari inti energi api planet ini dan Benua Selatan yang merupakan tempat inti energi api di simpan, akan menjadi lautan api,” jawab Xue Xian Hou.


“Benar sekali. Inti energi ini sebenarnya di ciptakan oleh para dewa untuk memberikan kehidupan pada Planet Mati ini. Tapi kekuatan dari masing-masing inti energi ini haruslah seimbang antara yang satu dengan yang lain. Karena itu jika ada salah satu inti energi yang hilang, itu artinya kehancuran bagi planet ini dan semua penduduk yang tinggal di Planet ini,” jelas Li Ziqi.


“Akhirnya sekarang aku bisa mengerti maksud dari perkataan roh senjata yang ada di dalam Mahkota Dewi Es waktu itu. Aku berjanji bahwa aku akan menjaga inti energi es ini dengan segenap kemampuanku,” ucap Xue Xian Hou.


“Hohoho … ternyata kalian semua sedang berkumpul di sini.”


Tiba-tiba suara seorang Kakek terdengar berbicara sambil tertawa, suara tawa Kakek ini sangat khas dan sering di dengar oleh Heilong karena ini adalah suara dari Divine Beast Genbu.


Sebuah tangga yang terbuat dari es muncul dan menghubungkan Istana Es Seribu Pedang dengan bukit yang ada di belakang Istana Suci Giok Salju. Divine Beast Genbu tampak sedang berjalan menuruni tangga itu dengan perlahan menuju ke tempat Heilong dan yang lainnya berada.


“Salam Dewa,” ucap Heilong, Xue Xian Hou dan Kaisar Xuan De memberi hormat saat melihat kedatangan Divine Beast Genbu.


“Bangunlah,” seru Divine Beast Genbu pada mereka bertiga.


Mereka bertiga langsung berdiri tapi Xue Xian Hou juga minta izin untuk pergi meninggalkan bukit itu.


“Maaf, saya harus pergi sebentar dari sini karena saya harus memerintahkan semua murid dan guru pembimbing untuk kembali ke dalam istana dan membersihkan istana akibat gempa yang baru saja terjadi. Saya akan kembali lagi ke sini setelah semua urusan saya selesai.”


“Pergilah, urusan dulu murid-muridmu baru setelah itu kamu boleh kembali,” jawab Kaisar Xuan De karena hanya dia yang memiliki hubungan keluarga dengan Xue Xian Hou.


“Apa mau aku antar? ,” tawar Heilong dengan tersenyum aneh.


Xue Xian Hou melihat senyuman Heilong menandakan bahwa dia memiliki maksud tertentu dan akhirnya dia memutuskan untuk menolak tawaran itu. “Tidak perlu. Di sana ada banyak murid-muridku, nanti malah akan terjadi keributan. Aku akan pergi sendiri saja, kau sebaiknya membuat masakan yang enak karena aku ingin makan di sini bersama Kakek. Sudah bertahun-tahun aku tidak makan bersama Kakek.”


“Baik, aku akan segera memasakkan sesuatu yang sangat enak untuk makan malam kita semua. Tapi kamu harus segera kembali karena jika dingin, makanan itu akan menjadi tidak enak,” jawab Heilong.


Xue Xian Hou mengganggukkan kepalanya lalu berbalik pergi ke tempat murid-murid sektenya berada.


**


Xue Xian Hou memerintahkan para murid dan guru pembimbing untuk berkumpul di depan pintu gerbang sekte karena dia ingin menyampaikan beberapa pengumuman.


“Maaf mengganggu waktu kalian sebentar, aku hanya ingin memberitahu bahwa untuk hari ini latihan kultivasi sesi kedua ditiadakan. Gempa barusan memiliki getaran yang cukup kuat dan aku rasa sekarang bagian dalam istana kita menjadi sangat berantakan karena itu setelah selesai makan malam, kalian semua harus membereskan bagian dalam Istana.”


“Baik Master Sekte,” ucap semua murid sekte kompak.


“Bagus, kalian semua sekarang boleh masuk kecuali para guru pembimbing dan Xue Xiang,” seru Xue Xian Hou.


Para murid sekte segera masuk dan langsung menuju ke dapur yang ada di lantai dua untuk makan malam karena setelah ini mereka semua harus kerja bakti untuk membersihkan istana ini.


Seluruh makanan dan kitab-kitab ilmu beladiri yang ada di dalam Istana Suci Giok Salju tetap tertata rapi dan tidak mengalami kerusakan karena rak yang di gunakan untuk menyimpan makanan dan kitab-kitab ilmu beladiri di buat tahan terhadap gempa.


Seluruh rak penyimpanan yang digunakan untuk menyimpan kedua benda itu di buat sedemikian rupa agar sama sekali tidak menyentuh tanah atau'pun lantai, tapi diterbangkan beberapa centimeter dari atas lantai dengan menggunakan sebuah mantra khusus.


“Apakah Master Sekte memiliki perintah pada kami?” tanya guru Xue Yun.


“Ya. Aku ingin kalian semua untuk mengatur pertemuan besar besok sore di lantai satu. Apakah kalian bisa melakukan hal itu?” tanya Xue Xian Hou sambil menatap para guru itu.


“Tidak ada masalah Master Sekte, sekarang kita memiliki banyak murid jadi pekerjaan seperti itu bisa dilakukan dengan cepat tapi kita terpaksa harus meniadakan latihan kultivasi untuk besok,” jawab Guru Xue Ling yang merupakan perwakilan dari para Guru.


“Tidak, apa-apa,” jawab Xue Xian Hou. Lalu dia menatap Guru Xue Yun. “Xue Yun aku minta kamu umumkan pada para murid bahwa latihan kultivasi untuk besok juga di tiadakan.”


Di antara para Guru, Guru Xue Yun adalah Guru yang paling sering memberikan pengumuman kepada para murid sekte kerena dia adalah guru di bidang obat-obatan. Selain mengajari para murid untuk membuat obat dan cara merawat orang sakit dia juga memiliki tugas untuk memberi pengumuman yang bisa membantu para murid agar tetap sehat setiap hari.


“Apakah ada masalah yang sangat penting Master Sekte sampai harus mengorbankan latihan para murid,” ucap Guru Xue Yin sedikit protes karena dia adalah guru yang paling sering menjaga ruang kultivasi jadi dia sangat dekat dengan para murid-murid sekte.


“Besok aku akan membagikan hadiah kepada juara dalam kompetisi kemarin karena aku sudah terlalu lama menunda pengumuman ini, aku takut di tahun depan para murid akan kehilangan minatnya untuk mengikuti kompetisi ini. Aku juga akan mengumumkan kepada semua murid bahwa aku akan mengangkat juara pertama dari kompetisi kemarin yaitu Xue Xiang untuk menjadi murid pribadiku menggantikan Xue Xianzi yang ternyata adalah salah satu dari jendral iblis yang sedang menyamar,” jawab Xue Xian Hou.


“Jendral iblis?!”


Semua Guru dan juga Xue Xiang menjadi sangat terkejut karena selama ini Xue Xian Hou tidak pernah mengatakan identitas asli Xue Xianzi. Mereka semua hanya tahu bahwa Xue Xianzi adalah seorang mata-mata dari bangsa iblis tapi tidak ada yang menyangka bahwa Xue Xianzi memiliki pangkat yang tinggi di Kerajaan Klan Iblis.