
Shen Ai Zhi segera menyimpan surat itu di tempat yang aman karena akan sangat berbahaya jika surat itu sampai di temukan oleh anak buah Long Shui.
Shen Ai Zhi kemudian berjalan mendekati pintu kamarnya dan segera membukakan pintu untuk Long Yuyin. Saat dia membuka pintu kamarnya, dia sedikit terkejut ketika melihat semua prajurit Istana yang mengawal Long Yuyin sudah berbalik membelakangi pintu kamarnya.
Sepertinya Long Yuyin tahu bahwa Shen Ai Zhi tidak suka jika wajahnya dilihat oleh sembarang orang karena Shen Ai Zhi selalu menutupi wajahnya dengan cadar saat di keluar dari kamarnya.
“Silahkan masuk. Mulai hari ini kau harus selalu berada di sampingku karena ini adalah perintah dari Kaisar Long Jin,” ucap Shen Ai Zhi berusaha menutupi identitas Long Yuyin karena di sekitar kamar Shen Ai Zhi terdapat banyak sekali anak buah Long Shui yang sengaja di tempatkan di sini untuk menjaga kamar Shen Ai Zhi agar dia tidak kabur.
Shen Ai Zhi langsung menutup pintu kamarnya saat Long Yuyin sudah masuk ke dalam. Mereka berdua langsung duduk di sebuah meja yang ada di tengah-tengah kamar ini dan mulai mengobrol dengan santai layaknya sahabat yang sudah lama tidak berjumpa.
“Apakah kau tidak ingin membuka penyamaranmu? Kamar milikku ini sangat aman karena ada sebuah medan pelindung khusus yang ditanamkan oleh leluhurku saat dia membangun istana ini, bahkan suara saat kita sedang berbicara juga tidak akan bisa didengar oleh orang yang ada di luar kamar ini kecuali atas ijinku.”
Long Yuyin langsung melepaskan mahkota penyamaran yang ada di atas kepalanya setelah dia mendengar ucapan Shen Ai Zhi.
“Huh … Ternyata susah juga menyamar sebagai seorang kepala pelayan Kerajaan. Untung saja Long Shui tidak bertanya padaku saat bertemu denganku. Jika dia bertanya tentang resep masakan yang sangat rumit, mungkin penyamaranku bisa terbongkar.”
“Haha … Lagian kenapa kau menyamar sebagai seorang kepala pelayan Istana? Kau memiliki kemampuan yang baik dalam ilmu beladiri, kenapa kau tidak menyamar saja sebagai salah satu guru dari perguruan yang sangat terkenal di Benua Timur ini.”
“Jika aku menyamar selain menjadi kepala pelayan Istana, aku tidak akan mungkin bisa berada di sampingmu untuk menjagamu setiap waktu. Semua orang akan merasa aneh jika melihat seorang guru dari sebuah perguruan menjaga seorang Tetua Klan yang memiliki ilmu yang sangat tunggi.”
“Yang kau katakan memang benar. Aku hampir saja melupakan hal itu. Kau memang benar-benar sahabat terbaikku.”
Shen Ai Zhi yang tadinya mau mengejek penyamaran Long Yuyin, langsung terbuka pikirannya dan menjadi tersenyum bahagia karena sahabatnya rela meninggalkan harga dirinya sebagai seorang Putri Kerajaan dan menyamar menjadi seorang kepala pelayan Istana hanya untuk melindungi dirinya.
“Mengenai rencana ini, apakah kita cuma harus diam saja di sini ? Apakah kau sama sekali tidak khawatir dengan keselamatan Putramu saat dia menyelamatkan Putriku?” tanya Shen Ai Zhi sambil meminum teh yang ada di depannya.
Long Yuyin lalu menceritakan pada Shen Ai Zhi tentang perkembangan tingkat kultivasi yang dimiliki Long Bai sekarang, dia juga menceritakan pada Shen Ai Zhi tentang pertarungan Long Bai melawan salah satu Jenderal Iblis saat dia berada di Benua Timur. Tapi ada satu hal yang membuat Shen Ai Zhi sangat senang yaitu setelah dia tahu bahwa Long Bai'lah yang membongkar penyamaran para iblis di wilayah perbatasan bagian utara dan membunuh mereka semua.
“Aku tidak pernah menyangka jika hanya dalam tiga tahun saja, Putramu telah berubah menjadi seorang pendekar yang sangat hebat. Sepertinya aku tidak mengambil keputusan yang salah saat menjodohkan Shen Yu dengan Putramu waktu itu,” ucap Shen Ai Zhi yang terlihat sangat bahagia karena dia semakin yakin bahwa putrinya akan berhasil di selamatkan.
Long Yuyin akhirnya memberanikan diri untuk mengajukan pertanyaan yang selama ini mengganjal pikirannya karena dia tahu bahwa Shen Ai Zhi juga memiliki sebuah kemampuan khusus yang tidak dimiliki oleh orang lain yaitu kemampuan penglihatan menembus batas ruang dan waktu.
Shen Ai Zhi menganggukkan kepalanya. “Benar. Saat itu aku penasaran kenapa cucu seorang Kaisar bisa terlahir sangat lemah. Akhirnya aku menggunakan kemampuanku untuk melihat masa depan Long Bai. Tapi yang aku lihat hanyalah Long Bai yang berdiri sambil memakai jubah perang dan membawa beberapa pedang pusaka sekaligus. Saat itulah aku berpendapat bahwa suatu saat nanti dia akan menjadi seorang pendekar pedang yang sangat hebat, namun aku tidak bisa melihat proses saat dia mendapatkan kekuatannya itu.”
“Jika kau memiliki kemampuan untuk melihat masa depan, kenapa kau tidak menggunakan kekuatan itu untuk melihat masa depanmu sendiri? Jika kau menggunakan kemampuanmu itu, kau tidak akan terjebak dalam masalah serumit ini,” tanya Long Yuyin heran.
“Aku tidak tahu alasannya. Tapi aku tidak bisa menggunakan kemampuanku ini pada anggota keluargaku sendiri. Andai saja aku bisa menggunakan kemampuan itu pada anggota keluargaku, suamiku tidak akan mungkin meninggalkan karena siasat para iblis. Shen Yu juga pasti tidak akan di culik oleh Long Shui dan dijadikan alat untuk mengancamku,” jawab Shen Ai Zhi terlihat sangat sedih karena air mata mulai membasahi mata indahnya yang seperti rembulan.
Long Yuyin langsung memeluk sahabatnya itu. “Jangan khawatir. Mulai sekarang aku akan berada di sampingmu sampai Putrimu kembali.”
**
Kerajaan Blue Dragon.
Kaisar Long Jin yang baru saja kembali dari Lembah Petir Abadi, langsung memanggil Penasehat Kerajaan untuk menyampaikan sebuah pengumuman yang penting karena hanya dialah yang dia percayai di sini selain Putrinya.
“Long Feng memberi hormat pada Kaisar. Apakah Kaisar memiliki perintah untuk hamba?” tanya penasehat kerajaan sambil memberi hormat.
“Benar. Aku ingin kau menyebar undangan pada seluruh perguruan yang dan sekte yang ada di wilayah kekuasaanku. Beritahukan pada mereka semua bahwa kompetisi besar untuk memilih orang yang akan mewakili Kerajaan Blue Dragon dalam kompetisi Lima Kerajaan, akan diadakan tiga hari lagi di Halaman Istana,” seru Kaisar Long Jin memberi perintah.
“Apakah ada syarat tambahan lagi atau peraturannya masih tetap sama seperti yang Kaisar sampaikan pada hamba tiga tahun yang lalu?” lanjut Long Feng bertanya untuk memperjelas.
“Para Tetua Klan dan Master Sekte tidak boleh menghadiri acara ini karena mereka tetap harus menjaga tempat mereka karena aku takut kesempatan ini akan dimanfaatkan oleh para iblis untuk menyerang tempat mereka,” jawab Kaisar Long Jin.
“Baik Yang Mulia. Undangan itu akan segera saya sebar sesuai dengan perintah Yang Mulia Kaisar.”
Long Feng langsung kembali ke kediamannya karena dia harus segera membuat surat undangan yang lumayan banyak, sedangkan dia hanya memiliki waktu dua hari saja karena di hari ketiga para peserta itu harus sudah tiba di halaman istana. Perintah Kaisar Long Jin memang terdengar sangat terburu-buru tapi Long Feng tidak berani menanyakan perintah Kaisar karena perintah Kaisar itu seperti sebuah Hukum di Kerajaan Blue Dragon.