LEGENDA DEWA PEDANG

LEGENDA DEWA PEDANG
V3 # CH 353 MENINGGALKAN LEMBAH PETIR ABADI


“Benar sekali. Aku ingin membunuh penyamar itu dengan tanganku sendiri dan menaruh mayatnya di depan pintu gerbang Sekte Awan Biru. Aku ingin semua orang tahu bahwa yang berbuat kejahatan selama ini bukanlah Kakakku, tapi iblis yang sedang menyamar menjadi Kakakku,” ucap Guru Yi Shu sambil mengepalkan kedua tangannya.


“Guru pasti memiliki kesempatan untuk melakukan hal ini,” ucap Heilong.


Setelah mengatur rencananya dengan sangat matang, Heilong akhirnya kembali ke Dunia Pikirannya dan memberikan kesempatan pada Long Bai untuk mengobrol dengan keluarganya sambil menunggu pagi.


Di dalam Dunia Pikiran, Heilong mulai membaca Kitab Jurus Ilmu Pikiran yang ditinggalkan oleh Long Bai karena dia merasa bahwa dia akan membutuhkan jurus ini untuk melawan para iblis.


Heilong terlihat sangat senang sekali saat membaca Kitab ini karena sebagian besar isi dari kitab ini adalah cara untuk menenangkan pikiran seseorang sehingga tidak akan mudah terpengaruh oleh jurus ilusi ataupun jurus hipnotis. Heilong menjadi semakin tertarik dengan ke tiga kitab ini dan tanpa ragu dia mulai mempelajari bab pertama dari kitab itu.


Sementara itu, Li Ziqi dan Dao Xue Lian keluar dari Dunia Jiwa Heilong dan mengobrol dengan Divine Beast Seiryu di sebuah ruangan khusus.


“Putri, apakah kau tahu jurus yang digunakan oleh para iblis itu menyamar? Meskipun kekuatanku berkurang saat aku berada di Planet ini, tapi kemampuan dari mata dewaku seharusnya sama sekali tidak terpengaruh,” tanya Divine Beast Seiryu menatap Li Ziqi.


Li Ziqi berjalan mondar-mandir di depan Divine Beast Seiryu sambil berpikir karena dia juga merasakan jurus penyamaran yang di pakai oleh para iblis yang ada di Benua Timur ini sangat kuat.


“Sepertinya aku tahu teknik apa yang mereka gunakan, tapi aku tidak seberapa yakin karena Jenderal Iblis yang memiliki teknik ini sudah lama mati di tangan Dewa Li Xuan. Lebih baik kita tanyakan ini pada Dao Xue Lian karena dia yang paling tahu tentang teknik ini.”


“Teknik yang digunakan para iblis itu untuk menyamar adalah Teknik Penyamaran Aura Emas. Teknik ini hanya dimiliki oleh Jenderal Iblis Zed Bailian, tapi Jenderal Iblis ini telah lama mati saat pertarungan besar antara Dewa dan Bangsa Iblis terjadi,” jawab Dao Xue Lian.


“Apakah julukan dari Jenderal Iblis Zed Bailian adalah Jenderal Naga Emas Kegelapan?” tanya Divine Beast Seiryu.


“Benar. Dia adalah Jenderal Naga Emas Kegelapan. Dia juga merupakan salah satu dari dua Jenderal Iblis yang memiliki tubuh paling istimewa karena dia terlahir dari percampuran dua ras iblis yang sangat kuat. Inilah alasan kenapa hanya Jenderal Zed saja yang bisa menguasai teknik ini. Tapi bagaimana anda bisa tahu tentang ini, bukankan para Divine Beast tidak ikut campur dalam peperangan besar antara Dewa dan iblis,” ucap Dao Xue Lian balik bertanya karena penasaran.


“Jenderal Iblis ini baru saja di bangkitkan oleh Dark Etheroz beberapa bulan yang lalu. Kami mengetahui berita ini dari Divine Beast Shen Long saat dia meminta bantuan kami untuk memperkuat pertahanan Benteng Ardent yang ada di Benua Tengah,” jawab Divine Beast Seiryu.


“Berarti kalian harus lebih waspada mulai saat ini. Jika tebakanku benar, tingkat kekuatan yang dimiliki oleh Jenderal Zed telah diturunkan agar sesuai dengan tingkat kekuatan yang ada di Planet ini. Tapi ini bukanlah masalah bagi Jenderal Zed karena dia telah menguasai semua jurus-jurus tingkat tinggi yang ada di Dunia Bawah,” ucap Dao Xue Lian memberi peringatan.


“Jadi orang yang menyamar menjadi Master Sekte itu kemungkinan besar adalah Jenderal Iblis Zed Bailian,” tebak Li Ziqi.


Mereka mengakhiri obrolannya dan segera kembali ke dalam Dunia Jiwa Heilong setelah Divine Beast Seiryu mendapatkan jawaban atas pertanyaan.


**


Pagi akhirnya telah tiba. Long Bai segera mengembalikan kendali tubuh ini pada Heilong setelah dia puas mengobrol dengan Kakek dan juga ibunya. Karena Heilong yang paling mengetahui tentang rencana untuk menyelamatkan Shen Yu.


“Kalian berdua akan menyamar menjadi siapa untuk masuk ke dalam Sekte Awan Biru?” tanya Long Yuyin yang menyadari bahwa sangat susah untuk menyamar menjadi anggota dari Sekte Awan Biru karena mereka adalah bangsa Iblis yang sedang menyamar.


“Kami berdua akan menyamar menjadi mata-mata yang menjadi penghubung antara Sekte Awan Biru dan prajurit penjaga pintu gerbang perbatasan bagian utara,” ucap Guru Yi Shu sambil mengeluarkan dua buah lukisan wajah seorang pria, sepertinya Guru Yi Shu sudah lama mempersiapkan hal ini.


“Kalau begitu tidak ada yang perlu khawatirkan. Aku akan pergi dulu ke Klan Naga Es bersama dengan Ayahku,” ucap Long Yuyin.


“Kenapa Kakek juga ikut ke sana? Jika mereka curiga pada ibu maka semua rencana kita ini akan gagal. Mereka juga bisa memenjarakan ibu dan menyiksa ibu di dalam penjara bawah tanah seperti apa yang telah mereka lakukan pada Guru Yi Shu,” tanya Heilong sedikit khawatir karena dia sudah menganggap Long Yuyin seperti ibunya sendiri.


“Mereka tidak akan berani melakukan hal itu pada ibumu karena aku akan memberitahukan pada mereka bahwa ibumu adalah kepala pelayan Istana Kerajaan Blue Dragon yang sengaja aku kirim ke sana untuk membantu persiapan rencana pernikahan Shen Yu. Dengan begitu dia akan bisa selalu berada di dekat Shen Yu tanpa ada yang mencurigainya,” sahut Kaisar Long Jin.


“Benar sekali, mereka tidak akan berani bertindak gegabah pada orang penting di dalam lingkungan kerajaan. Lagipula mahkota ini bisa menyembunyikan aura yang dimiliki oleh ibu, mereka semua pasti akan mengira bahwa ibu adalah seorang kepala pelayan biasa yang tidak memiliki ilmu beladiri,” ucap Heilong merasa lega.


Kaisar Long Jin dan Long Yuyin segera pergi meninggalkan Istana Divine Beast Seiryu setelah menyelesaikan obrolannya dengan Heilong dan berpamitan pada Divine Beast Seiryu.


“Dewa, kami juga mohon ijin untuk meninggalkan tempat ini karena kami masih belum mengetahui bagaimana keadaan Shen Yu,” ucap Heilong sambil memberi hormat.


“Kalian berdua harus berhati-hati karena Jenderal Iblis yang mendampingi para iblis yang ada di Sekte Awan Biru, bukanlah Jenderal Iblis biasa,” ucap Divine Beast Seiryu.


Heilong dan Guru Yi Shu segera melakukan penyamaran dan langsung pergi meninggalkan Istana Divine Beast Seiryu.