
Sederhananya kedua gadis itu menawarkan Zhou Yuan ikut gabung bersama mereka dan membuat kelompok baru.
Membuat kelompok di dalam Serikat Pahlawan bukanlah hal yang asing dilakukan sesama anggota serikat, hal ini biasanya dilakukan agar mereka bisa lebih cepat menaikan peringkatnya.
"Kami berdua adalah pahlawan kelas B, kuyakin kau memiliki kekuatan setinggi kami walau peringkatmu masih D jadi bagaimana kalau kita membentuk tim?"
"Nona, kita bahkan tidak saling mengenal, bukankah terlalu cepat mempercayai seseorang seperti ini." Zhou Yuan tersenyum tipis.
"Ah, itu... Maaf aku hampir lupa tentang hal ini. Perkenalkan namaku Huang Li dan ini adikku, Huang Qiyao. Seperti yang kau lihat kami adalah kembar."
Zhou Yuan mengangguk, ia bisa melihat Huang Li ataupun Huang Qiyao memiliki paras yang sama bahkan sulit dibedakan jika penampilan pakaian mereka yang berbeda.
Huang Li, Kakaknya berambut sebahu sementara adiknya memiliki rambut panjang sampai sepinggang. Keduanya adalah gadis yang manis dan memiliki kemampuan pendekar Alam Perak Tahap 7.
Zhou Yuan kemudian memperkenalkan namanya pada kedua gadis itu.
"Kalau begitu salam kenal Saudara Yuan, soal yang tadi bagaimana dengan tawaran sebelumnya?"
"Maaf Nona Li, masalah membuat tim aku tidak tertarik, saat ini bisa dibilang aku ingin bekerja sendiri..." Zhou Yuan juga mengatakan bahwa sekarang dirinya sedang menjalan tugas, tidak mungkin baginya terus di Kota Shena.
Huang Li sudah menduganya sejak awal, memang ia terkesan terburu-buru mengajak seseorang yang baru dikenal membuat tim dengannya tapi ada hal yang harus dia lakukan. Huang Li tiba-tiba dibisikkan sesuatu oleh adiknya yang membuat gadis itu tersenyum.
"Pendekar Yuan, bukankah barusan anda sedang mengambil misi untuk melenyapkan organisasi Semut Hitam, kurasa anda belum mendapatkan informasi mengenai mereka, jika kau mau aku mempunyai informasi yang kau butuhkan."
Zhou Yuan menaikan alisnya, tidak menduga kedua gadis itu tahu tujuannya. "Apa kalian mengetahui tentang mereka?"
Huang Li mengangguk yakin. "Tidak hanya itu, aku bahkan mengetahui rinci kekuatan mereka serta jumlah anggota di dalamnya..."
Zhou Yuan mengelus dagunya, "Aku mengerti kalian ingin membuatku tertarik tetapi sungguh aku tidak bisa membuat tim dengan kalian. Tapi kalau bekerjasama dalam misi ini mungkin aku akan menyetujuinya."
Kedua gadis kembar itu saling pandang lalu mengangguk pelan, "Tidak masalah Pendekar Yuan, sejak awal aku ingin membuat tim karena ingin menangani organisasi itu."
"Kalau begitu bagaimana kalau kita membahas ini di tempat yang lain." Zhou Yuan melihat sekitar, saat ini keduanya berbicara disisi jalan.
"Kalau begitu biar aku yang urus, bukankah anda baru datang kesini, aku mempunyai tempat restoran yang bagus untuk kita berbicara dengan nyaman." Kini Huang Qiyao yang membalas.
Huang Li ingin berkata sesuatu tetapi akhirnya batal digantikan dengan gelengan kepala pelan, soal makanan adiknya itu memang paling cepat bereaksi.
***
Zhou Yuan pura-pura tidak melihat nafsu makan Huang Qiyao yang menurutnya mengerikan. Gadis itu sudah menyantap lima hidangan makanan namun belum ada tanda-tanda akan kenyang.
Huang Li yang duduk disampingnya tersenyum canggung melihat kelakuan adiknya.
Kini ketiganya sudah duduk di salah satu meja restoran yang ada di Kota Shena dan memesan beberapa hidangan.
"Maaf, nafsu makan adikku memang seperti ini." Huang Li berkata pada Zhou Yuan dengan canggung.
"Tidak masalah, bagaimana kalau kau langsung ceritakan tentang Organisasi Semut Hitam itu."
Huang Li mengangguk lalu menceritakan semua yang diketahuinya.
Zhou Yuan sampai menaikan alisnya ketika mendengar penjelasan Huang Li karena informasi yang didapatkan gadis itu sangat spesifik seolah dia adalah anggota organisasi Semut Hitam itu sendiri.
"Ada lima jenderal yang ada di Semut Hitam dan semuanya adalah pendekar Alam Emas. Kelima jenderal ini pemimpin tertinggi di organisasi Semut Hitam, membunuh kelimanya sama saja dengan menghancurkan organisasi tersebut." Jelas Huang Li. "Tapi biarpun begitu aku yakin dengan kemampuan anda yang sekarang apalagi di tambah dengan kekuatan pedang kusanagi, Saudara Yuan dapat mengalahkan mereka dengan mudah."
Zhou Yuan menyipitkan matanya, tatapannya menjadi tajam. "Ada yang lebih membuatku penasaran disini dibandingkan mereka. Bagaimana kalian bisa tahu tentang keistimewaan pedangku. Aku cukup yakin tidak ada siapapun di kekaisaran ini yang mengetahui tentang pedangku selain diriku."
"Ah, itu..."
Huang Li refleks menutup mulutnya, ia lupa ada beberapa informasi yang seharusnya tidak ia katakan namun sebelum dirinya beralasan, Huang Qiyao yang sedang makan menyikut bahunya dan membisikan sesuatu.
"Kakak tidak apa, Pendekar Yuan ini adalah seseorang yang bisa dipercayai, kita bisa menjadi rekannya jika memberitahukan rahasia besar kita."
"Qiyao, apa kau yakin?" Huang Li menatap adiknya tidak percaya.
"Percayalah padaku, seperti yang aku katakan sebelumnya dia adalah orang tepat yang bisa menghancurkan organisasi itu."
Huang Li mengangguk lalu menoleh ke arah Zhou Yuan yang kini jadi waspada terhadap keduanya.
"Sebenarnya Pendekar Yuan, kami memiliki rahasia besar, mungkin kau tidak mempercayainya tetapi aku sedang tidak berbohong sekarang..."
Zhou Yuan menyipitkan mata, tidak menjawab dan membiarkan Huang Li menyelesaikan kalimatnya.
Huang Li menarik nafas yang dalam kemudian menceritakan tentang rahasia kemampuan keduanya. Huang Li tidak menyangka harus memberitahukan tentang ini pada seseorang yang baru mereka temui.
Jika adiknya tidak mengatakan demikian, mungkin Huang Li tidak akan memberitahu rahasianya pada siapapun.
***
"Berbicara dengan hewan! Menerawang pikiran!" Zhou Yuan sulit mempercayai kata-kata Huang Li.
Huang Li sudah menyelesaikan ceritanya tentang bagaimana kemampuan unik mereka.
Huang Li ternyata memiliki kemampuan khusus berbicara dengan hewan dan berteman dengan mereka, sekilas kemampuan ini tidak memiliki manfaat yang besar namun dalam dunia persilatan kemampuan tersebut sangat berpengaruh terutama soal mengumpulkan informasi.
Alasan yang sama kenapa Huang Li dapat menjelaskan sangat detail mengenai Organisasi Semut Hitam itu karena dulu ia pernah memerintahkan seekor burung untuk memata-matai mereka dan masuk ke dalam markasnya.
Pandangan Zhou Yuan jatuh ke arah Huang Qiyao yang kini masih sibuk makan, menurutnya kekuatan yang paling menakjubkan dari keduanya adalah kemampuan adiknya itu.
Huang Qiyao dapat menerawang ingatan seseorang, bukan hanya itu, dia juga dapat membaca pikiran orang tersebut.
Jika Zhou Yuan tidak melihatnya secara langsung mungkin dirinya tidak akan percaya ada seseorang yang memiliki kemampuan tersebut di dunia persilatan.
"Saudara Yuan, jangan salah paham. Adikku ini memang dapat membaca pikiran serta menerawang ingatan seseorang tetapi ada syarat sebelum ia bisa melakukan kemampuannya..." Huang Li menjelaskan saat pandangan Zhou Yuan pada adiknya menjadi lebih waspada.
"Syarat?" Zhou Yuan menatap Huang Li, tidak memahaminya.
Huang Li mengangguk, "Ada syarat agar Qiyao membaca pikiran atau menerawang ingatan orang lain yaitu dengan menatap mata korbannya terlebih dahulu. Jika keduanya tidak saling pandang maka Qiyao tidak dapat membaca pikiran orang tersebut..."
Huang Li mengatakan bahwa dirinya juga memiliki syarat terhadap kemampuannya, ia hanya dapat berbicara dan berteman dengan hewan yang tidak berbahaya saja. Hewan yang memiliki insting pembunuh seperti harimau atau sejenisnya tidak dapat Huang Li lakukan.