Legenda Buah Surgawi

Legenda Buah Surgawi
Eps. 169 — Tahta Kepemimpinan


"Kau mempunyai kekuatan yang cukup tinggi, kau pasti mempunyai status yang tinggi di rasmu?" Setelah bertukar serangan dengan lawannya, Xiong Bian menyadari kekuatan manusia kera itu.


"Namaku Xie Bui, aku adalah pemimpin regu delta dari Organisasi Manusia Binatang. Sebuah kehormatan kau bisa mati di tanganku." Manusia kera tersebut memperkenalkan namanya.


Xiong Bian tersenyum tipis, "Bukankah kau terlalu cepat menyimpulkan semuanya?"


"Kita akan lihat apakah aku sembarang menyimpulkan atau tidak?"


Xiong Bian kembali menyerang Xie Bui dengan permainan pedangnya yang lincah, keduanya bertukar serangan namun tidak ada dari keduanya yang saling mengungguli.


"Pedangmu adalah pusaka kelas awan namun tidak setajam pedang anak laki-laki itu." Xie Bui tersenyum mengejek.


"Benarkah, aku ingin lihat apakah kau akan berkata seperti itu setelah aku melakukan ini!"


Xiong Bian mengalirkan tenaga dalam pada senjatanya sebelum menggunakan teknik pedangnya yang mematikan, gerakan pedangnya jadi lebih gesit dan setiap ayunannya melepaskan kekuatan yang hebat.


Pusaka emas Xie Bui mengalami goresan kembali akibat tebasan beruntun tersebut meski tidak sedalam goresan pedang Zhou Yuan.


"Kau!"


"Ini belum selesai, aku masih mempunyai teknik lain untuk mengalahkanmu..."


"Kau pikir aku akan kalah darimu?!"


Xie Bui kali ini menggunakan jurus-jurus tongkatnya yang membuatnya terkenal di dunia persilatan, diwaktu yang sama Xiong Bian juga menyerangnya dengan kemampuan pedangnya.


Keduanya kembali bertukar jurus, Xie Bui merapatkan giginya ketika setiap kali kedua senjatanya berbenturan. Goresan di tongkatnya semakin banyak yang tercipta.


Xie Bui sudah memakai tongkat emasnya selama lebih dari seratus tahun, tidak pernah mengalami kerusakan pada pusakanya hingga sampai separah ini. Hal itu membuatnya sedikit frustasi serta merasa kesal.


Kekesalan Xie Bui tidak bertahan lama, pandangannya kemudian tertuju pada satu arah, raut wajahnya seketika berubah.


Xiong Bian menyadari perubahan ekspresi manusia kera itu, ia mengambil jarak sebelum akhirnya menoleh ke arah yang sama.


Mata Xiong Bian melebar, dia menemukan selain diantara manusia ras binatang yang terus bertambah ada diantara mereka yang mencapai Alam Cahaya. Kekuatannya tidak berbeda jauh dengan manusia kera yang tengah ia lawan.


Ada sekitar empat pendekar alam cahaya tingkat tinggi yang berada di pihak ras manusia binatang.


Xiong Bian mengetahui bahwa ras manusia binatang mempunyai lima regu dalam kepemimpinan mereka. Lima regu ini dipimpin oleh manusia binatang yang kuat, Xie Bui adalah salah satunya.


"Bagaimana? Seperti yang kau katakan, ini masih awal pertarungan." Xie Bui tersenyum lebar.


Xiong Bian mengepalkan tangannya keras, dia melihat kemungkinan situasi pertempuran ini didalam pikirannya, Jika dugaannya tidak salah, kemungkinan penyerangan ini tidak akan menguntungkan bagi pihaknya.


Empat pendekar Alam Cahaya di pihak ras manusia binatang mulai ikut turun tangan dalam pertempuran, mereka menuju para kaisar yang kini sedang bertarung.


***


Guan Ning dapat dengan mudah tidak hanya melukai lawannya dengan parah, dia juga berhasil membunuh dua alam kristal dari enam manusia binatang yang mengepungnya.


Guan Ning ingin melepaskan pukulan besinya kembali dan mengakhiri manusia binatang dihadapannya tetapi saat ingin melakukannya, sebuh pisau meluncur cepat ke arahnya.


Pisau itu dilapisi tenaga dalam yang besar, ketika Guan Ning menahannya dengan tangan besinya, ia terdorong satu langkah. Pisau itu tidak hanya satu melainkan belasan, Guan Ning berdecak kesal sebelum mengambil jarak dengan lawan yang ingin dihabisinya.


Guan Ning lalu menoleh pada sosok pelempar pisau tersebut, dia menyipitkan mata ketika melihat manusia setengah singa dan manusia setengah serigala sedang menatapnya dengan dingin.


Orang yang melemparkan pisau itu adalah manusia singa bernama Lizi Ao, sementara manusia serigala didekatnya memiliki nama Shang Hai.


Shang Hai memiliki tubuh yang berotot dengan sebuah kapak besar berada di tangannya. Guan Ning tersenyum tipis saat melihat lawannya mempunyai kekuatan yang tidak berbeda jauh dengannya.


"Kudengar ras manusia binatang memiliki lima pemimpin, sepertinya kalian berdua adalah salah satunya?"


Guan Ning pernah mendengar informasi tentang Ras Manusia Binatang, dikatakan mereka dibagi menjadi lima regu tergantung pada jenis dan kemampuannya.


Regu-regu yang dimaksud contohnya seperti regu Alfa, mereka adalah manusia setengah singa dan merupakan regu paling terkuat dibandingkan regu lainnya.


Regu kedua disebut regu Beta yang diisi oleh manusia rubah, regu Beta merupakan salah satu regu yang ahli dalam membuat senjata pusaka.


Diposisi ketiga ada regu Gamma, mereka adalah kelompok manusia serigala, regu ini mempunyai ciri khas unik yaitu memiliki kekuatan fisik yang kuat dan tubuh berotot.


Regu yang keempat adalah regu Delta, himpunan manusia kera yang mempunyai keahlian dalam mengumpulkan informasi, melacak, serta menyusup.


Lalu regu terakhir dari ras manusia binatang yaitu regu Epsilon, merupakan regu campuran dari berbagai jenis spesies. Regu Epsilon mempunyai jumlah anggota yang paling banyak dibandingkan yang lain.


Lizi Ao yang dihadapi Guan Ning saat ini adalah pemimpin dari regu Alfa sementara Shang Hai merupakan ketua regu Gamma.


Lizi Ao menatap Guan Ning dengan nafsu membunuh, "Kekuatanmu cukup tinggi, memakai tangan berlian pastinya kau adalah Guan Ning, Kaisar yang memimpin sebelah selatan Benua Daratan Utara bukan?"


"Tidak perlu mempertanyakan identitasku jika kau mengetahuinya." Guan Ning mengalirkan tenaga dalam pada kedua tangannya, membuat lengan berliannya jadi bercahaya. "Sebelum kita bertempur, ada satu hal yang ingin kutanyakan. Apa alasan kalian menyerang turnamen ini?"


"Bukankah sudah jelas, untuk membunuh kalian dan menguasai benua daratan utara kembali." Lizi Ao menghunuskan pisaunya. "Bangsa kalian terlalu banyak dosa hingga menginjak-injak ras kami dan menjadikannya sebagai budak. Aku tidak akan bisa memaafkan kekejaman bangsa kalian yang semena-mena ,aku akan membuat revolusi besar dan situasi ini jadi terbalik!"


Guan Ning menghela nafas, ia menyadari perkataan Lizi Ao memang ada benarnya, ras manusia binatang memang selalu dianggap rendah oleh bangsa manusia, tidak hanya menculik dan membunuh, mereka juga sering dijualbelikan dan dibuat menjadi budak.


Meski rasisme dan perbudakan sudah dilarang oleh pemerintahan sendiri tetapi kenyataannya masih banyak yang beroperasi di belakang bayangan.


"Tidak perlu berbicara dengannya lagi, kita selesaikan semua ini dengan cara lama..." Shang Hai sudah sejak tadi ingin menyerang Guan Ning jadi dia langsung melompat ke arahnya.


Guan Ning tidak menghindar melainkan melepaskan pukulan besinya ke kapak yang terayun, kedua senjata beradu dan menimbulkan suara yang keras.


Guan Ning masih tetap di tempat sementara Shang Hai mundur dua langkah akibat benturan serangan tersebut.


Shang Hai merapatkan giginya lalu menoleh pada Lizi Ao. "Lizi, tunggu apalagi, kita habisi pemimpin bangsa manusia ini?!"


Tanpa diperintahkan sekalipun Lizi Ao segera turun tangan, ia dan Shang Hai kemudian bekerjasama menyerang Guan Ning dari dua sisi. Empat Alam kristal yang tersisa juga ikut bertanding tak lama setelahnya.