
Zhou Yuan kembali melesat terbang sesudah membunuh Pedang Iblis dengan cara tak biasa, tak sedikitpun dimatanya memiliki keraguan membunuh kriminal itu meski ia dalam keadaan tak berdaya.
Zhou Yuan yakin meski ia tidak mengenal kriminal dari Kekaisaran Bumi tersebut, Pedang Iblis pasti telah membunuh banyak orang yang tak bersalah di tangannya. Kematiannya akan berdampak baik pada dunia persilatan.
Zhou Yuan kemudian berhenti terbang tepat di tengah-tengah lokasi peperangan, ia melihat ke bawah sambil mencari-cari kriminal Alam Cahaya di pihak pasukan organisasi yang masih hidup, ia berniat mengincar mereka terlebih dahulu.
Setelah menghitung jumlahnya serta menandai lokasi mereka, Zhou Yuan mulai turun dan mendatangi salah satu dari mereka.
Kriminal Alam Cahaya yang didatangi Zhou Yuan itu tidak sempat melakukan perlawan ketika Zhou Yuan datang dari langit secara tiba-tiba lalu mengayunkan pedang ke arah lehernya, membunuh kriminal itu dalam sekali serangan.
Zhou Yuan kemudian pergi ke lokasi berbeda untuk mendatangi kriminal Alam Cahaya yang lain.
Pendekar Alam Cahaya yang selalu diagungkan di dunia persilatan, dihormati, disanjung karena kemampuan serta kekuatan mereka yang tinggi tidak berarti ketika berhadapan dengan Zhou Yuan.
Kriminal Alam Cahaya yang telah membuka 4 meridian akan terbunuh dalam beberapa pertukaran jurus saja sementara mereka yang berada di bawahnya, hampir Zhou Yuan habisi dalam sekali serangan.
Sementara Zhou Yuan melakukan perannya di peperangan ini, Xiao Fan sedang mengatur pasukan disekitarnya untuk mengubah strategi yang berbeda.
Peperangan telah berada di ujungnya, pasukan pemerintahan telah mendominasi situasi perang dan kini mereka harus menyesuaikan strategi yang cocok agar pasukan organisasi tidak ada yang berhasil kabur.
Xiao Fan memerintahkan ratusan dari yang mengikutinya agar mengepung pasukan organisasi.
Xiao Fan yang memimpin menerobos barisan pasukan musuh sementara pendekar-pendekar di belakangnya ikut mengikuti.
"Hm, kurasa ini yang terakhir..." Zhou Yuan bergumam setelah menghabisi kriminal Alam Cahaya yang diyakininya terakhir. Demi memastikan hitungannya tidak salah Zhou Yuan kembali terbang di atas langit, melihat sekitar khawatir ada kriminal Alam Cahaya yang terlewat hingga akhirnya ia menemukan pemandangan yang membuat emosinya bergejolak.
Dengan tangan yang bergetar karena marah, ia segera terbang ke lokasi tersebut dengan kecepatan tinggi.
***
"Apa yang sebenarnya terjadi?"
Mou Yu menghentikan permainan serulingnya, menemukan keadaan peperangan yang tidak semestinya terjadi di benaknya, dimana pasukannya mulai kewalahan menghadapi pasukan pemerintahan.
Mou Yu yang sejak awal berpikir akan memenangkan perang ini jelas keadaan tersebut membuat dahinya berkerut.
"Dimana Huang Zhang dan lainnya, seharusnya mereka sudah disini sekarang..." Mou Yu melihat sekitar, tidak menemukan seseorang yang dicarinya selain melihat pasukan organisasi yang semakin banyak terbunuh.
Mou Yu diberi perintah untuk menahan Jiang Long ketika perang terjadi sebelum Huang Zhang datang dan ikut membantu membunuh Jiang Long. Sayangnya pria tua satu tangan itu tidak terlihat kemunculannya setelah peperangan telah berlangsung sekian menit.
Berkat teknik serulingnya, Mou Yu telah membunuh puluhan pasukan pemerintahan dengan cara mereka yang membunuh satu sama lain.
Teknik serulingnya yang mampu mengendalikan tubuh seseorang di Alam Emas ke bawah membuat ia mampu mengacaukan barisan pasukan pemerintahan seorang diri.
Ketika Mou Yu menghentikan permainan serulingnya, Jiang Long menganggap ini adalah kesempatan untuk menyerang gadis itu jadi dia melepaskan bola-bola api di tangannya.
Mou Yu yang sedang teralihkan perhatiannya karena keadaan perang hampir terlambat menyadari serangan Jiang Long.
Mou Yu memainkan serulingnya kembali, sebuah energi pelindung kemudian tercipta dan menghalangi bola-bola api itu menuju ke arahnya.
Jiang Long tidak berhenti sampai di sana, ia menyemburkan api biru berjumlah besar dimulutnya yang ditujukan pada Mou Yu, gadis itu berdecak pelan sebelum membuat perisai dari gelombang serulingnya.
Meski dengan cara itu Mou Yu tidak tersentuh api Jiang Long namun ia tetap merasakan suhu panas dari apinya.
Mou Yu melihat sekitarnya lagi sebelum memutuskan bahwa jika peperangan ini terus berlanjut maka pihaknya yang akan kalah. Mou Yu tidak tahu apa yang terjadi pada Huang Zhang dan lainnya tapi yang ia pikirkan saat ini adalah mundur dari peperangan sebelum semuanya terlambat.
Melihat Mou Yu membalikan badan dan hendak pergi membuat Jiang Long semakin marah, ia tidak ingin gadis iblis itu pergi dengan nyawanya namun sebelum ia bertindak, Jiang Long menemukan ada seseorang yang terbang ke arah Mou Yu.
Mou Yu sampai terkejut melihat Zhou Yuan terbang ke arahnya dengan kecepatan yang tinggi, sebelum ia menggunakan serulingnya tangan Zhou Yuan sudah sampai dan mencengkram leher gadis itu.
Zhou Yuan mencekik Mou Yu sebelum mengangkatnya ke atas, membuat gadis itu meronta kuat dan berusaha melepaskan cengkraman dirinya namun sia-sia.
Sebelum Mou Yu mengetahui siapa pria yang mencekiknya atau melihatnya lebih jelas Zhou Yuan sudah mengeraskan genggaman yang ada di leher gadis itu, membuat Mou Yu berhenti meronta sekaligus mengakhiri nyawanya.
Zhou Yuan mendengus lalu melepaskan cekikannya, membuat tubuh gadis itu jatuh ke tanah.
Zhou Yuan tidak perlu berkata apa-apa dengan Mou Yu, ia yang terlanjur marah karena banyak pasukan pemerintahan terbunuh oleh permainan seruling gadis itu membuatnya memutuskan untuk langsung membunuhnya.
"Yuan'er, apa itu kau?"
Saat Zhou Yuan masih memandangi jasad Mou Yu, wajahnya tertoleh oleh seseorang yang memanggil namanya. Seharusnya di peperangan ini tidak ada yang tahu identitasnya selain Xiao Fan namun orang itu jelas sangat mengenalnya lewat panggilannya yang terasa dekat.
"Senior Jiang, lama tidak bertemu..." Zhou Yuan tersenyum canggung, ia terlalu fokus pada Mou Yu sampai tidak menyadari yang di lawan gadis itu adalah Jiang Long.
Jiang Long sampai kesulitan berkata-kata sementara Zhou Yuan hanya bisa memaklumi keterkejutannya.
Meski Zhou Yuan telah lebih dewasa sekarang namun mereka yang dekat dengan pemuda tersebut akan langsung mengenalinya.
"Senior Jiang, sebaiknya kita urus peperangan ini terlebih dahulu sebelum berbicara. Peperangan ini masih belum berakhir." Zhou Yuan sadar pertemuannya dengan Jiang Long tidak akan sederhana namun saat ini ia memilih mementingkan prioritas terlebih dahulu.
Jiang Long yang ingin mengatakan sesuatu akhirnya mengurungkan niatnya, sama seperti Xiao Fan ia dengan cepat memahami perkataan Zhou Yuan. Jiang Long mengangguk sementara Zhou Yuan langsung pergi ke arah pasukan organisasi.
Setelah semua kriminal Alam Cahaya di pasukan musuh telah terbunuh, yang dilakukan Zhou Yuan saat ini adalah fokus mengurangi jumlah mereka.
Jiang Long juga tidak tinggal diam, ia dengan pasukannya mulai menyerang pasukan organisasi yang kini tinggal tersisa seperempat dari jumlah awal. Peperangan ini sudah pada bagian akhirnya.