Legenda Buah Surgawi

Legenda Buah Surgawi
Eps. 171 — Pertempuran Besar


Zhou Yuan membawa tiga gadisnya keluar area turnamen, meski ada beberapa manusia binatang yang sempat menghadangnya namun dengan mudah Zhou Yuan bisa membunuh mereka dalam sekali serangan.


Pandangan pertama Zhou Yuan saat berhasil keluar adalah melihat situasi pertempuran yang sedang terjadi disekitar akademi.


Pertarungan antara manusia binatang dengan petugas akademi begitu sengit, kekacauan diluar nyatanya lebih parah dibandingkan yang berada di dalam area turnamen.


Para petugas akademi tampak kesulitan dengan jumlah manusia binatang yang terus bertambah seolah tidak ada habisnya, perhatian mereka juga terpecah karena harus melindungi murid-murid akademi yang sedang menyelamatkan diri.


Zhou Yuan bisa melihat pasukan manusia binatang yang berada diluar hanya berada di tingkatan alam emas ke bawah dan hanya sedikit dari mereka yang telah mencapai alam kristal.


Hanya saja perhatian Zhou Yuan saat ini bukan tertuju pada pasukan ras manusia binatang saja melainkan ke pasukan yang sedang memakai seragam prajurit.


Para prajurit tersebut bersenjatakan lengkap dengan baju jirah dan pedangnya, Zhou Yuan melihat dari baju jirah itu ada simbol berlambangkan matahari.


Zhou Yuan mengetahui bahwa para prajurit itu berasal dari pasukan Kekaisaran Matahari namun yang membuatnya tidak mengerti kenapa mereka menyerang para petugas akademi.


Butuh beberapa detik hingga Zhou Yuan akhirnya memahami apa yang terjadi.


"Jadi kekaisaran matahari sedang bersekutu dengan ras manusia binatang... Dan itu sebabnya mereka berani menyerang kesini..." Zhou Yuan mengepalkan tangannya keras, kini ia memahami kenapa manusia binatang sebelumnya begitu percaya diri akan menaklukkan akademi.


Kemarahan mulai menyelimuti hati Zhou Yuan, ia yang berpikir kedamaian akan sirna ketika para organisasi dibasmi kini menyadari situasi tidak sederhana itu.


Zhou Yuan yakin alasan besar Kekaisaran Matahari bersekutu dengan ras manusia binatang karena ingin menguasai seluruh benua daratan utara. Mereka mengambil kesempatan turnamen ini untuk melenyapkan pemimpin-pemimpinnya terlebih dahulu.


"Saudara Yuan, apa yang harus kita lakukan sekarang?"


Linxia bertanya, rencana awal mereka adalah keluar dari area turnamen dan menyelamatkan diri namun melihat lingkungan akademi ternyata diliputi lebih banyak pertempuran, meninggalkan turnamen saja tidak cukup, mereka sepertinya harus keluar dari wilayah akademi juga.


"Aku ragu keluar dari akademi akan aman, sebaiknya kita harus mencari tempat persembunyian yang aman-..." Belum selesai Zhou Yuan berbicara, ada salah satu manusia binatang yang menghampirinya.


Zhou Yuan bercak, dia menarik pedang kusanagi dari sarungnya lalu menebas leher ras manusia binatang itu.


Nyatanya kehadiran Zhou Yuan di sana dapat dengan cepat disadari oleh manusia binatang yang lain. Segera mereka mulai bergerak ke arahnya.


"Dia adalah manusia bertubuh Yin itu, tangkap dia hidup atau mati."


"Jangan biarkan dia bersembunyi dan lolos dari sini! Kematiannya adalah kemajuan bagi ras manusia binatang!"


Zhou Yuan mengerutkan dahi dengan seruan tersebut, ia jadi teringat sebelumnya kalau ras mereka mampu melihat tubuh khusus yang ia miliki.


Zhou Yuan kemudian menoleh pada tiga gadisnya, "Kalian sebaiknya pergi dari sini, aku akan membuat perhatian mereka terfokus terhadapku."


"Saudara Yuan, aku tidak bisa melakukannya..." Linxia keberatan, begitu juga dengan Yifei dan Xiao Rou.


"Kita tidak punya waktu untuk bernegosiasi, sejak awal mereka memang mengincar sesuatu yang aku miliki. Kalian tidak akan aman jika terus bersamaku!"


Linxia, Yifei, dan Xiao Rou merasa berat dengan keputusan tersebut namun mereka tidak bisa membantah. Jika mereka terus bersama Zhou Yuan, situasi mereka akan kembali dalam bahaya lagi.


Tiga gadis itu tidak punya pilihan lain sebab mereka juga sadar jika bertarung bersama Zhou Yuan sekarang, ketiganya hanya akan menjadi beban bagi pemuda itu. Linxia, Yifei, dan Xiao Rou dengan berat hati meninggalkan Zhou Yuan dan mencari tempat sembunyi.


Zhou Yuan terus menoleh pada tiga gadisnya sampai tubuh mereka tidak terlihat, Zhou Yuan kemudian menoleh pada ras manusia binatang yang berlari mendekatinya.


Zhou Yuan tiba-tiba menghilang di pandangan lawannya saat jarak mereka sudah beberapa langkah lagi.


"Dimana dia?"


"Sial! Anak muda itu pasti sudah pergi?"


"Aku tidak melihat pergerakannya, dia pasti bersembunyi disekitar sini..."


Pasukan ras manusia binatang itu jadi kebingungan, mereka melihat ke segala arah namun tidak menemukan Zhou Yuan sampai tiba-tiba sebuah angin kencang berhembus menerpa tubuh mereka, tanpa tahu sebabnya pandangan mereka tiba-tiba menjadi gelap untuk selamanya.


Zhou Yuan muncul kembali tak lama manusia binatang yang menghampirinya tumbang, ia kemudian mengayunkan pedang kusanagi yang sudah berlumuran darah.


Zhou Yuan melihat ke sekitar, ada banyak murid akademi dan peserta turnamen yang sedang dihadang atau dikejar oleh pasukan manusia binatang ataupun prajurit kekaisaran matahari.


Salah satu dari mereka adalah sosok yang tidak asing bagi Zhou Yuan, seorang pemuda yang menggunakan gelembung air sebagai kekuatannya, Zuo Lang.


Zuo Lang sedang dikepung oleh lima prajurit Kekaisaran Matahari, pemuda itu membuat gelembung yang menutupi tubuhnya sebagai perisai.


Zhou Yuan tidak tinggal diam lebih lama lagi dan segera menuju ke sana, ia bisa melihat Zuo Lang sedang tersudut menghadapi lawan-lawannya.


"Teknik Pedang Elemen — Gelombang Ombak!"


Zhou Yuan mengayunkan pedangnya ke salah satu prajurit yang mengepung Zuo Lang.


Prajurit itu terlambat menyadari kedatangan Zhou Yuan yang bergerak dengan kecepatan tinggi, sebelum dia bereaksi pedang Zhou Yuan sudah menebas ke arah lehernya.


Empat prajurit itu terkejut bukan main, mereka ingin mengambil jarak dengan Zhou Yuan secepat mungkin namun pemuda tersebut tidak membiarkan itu terjadi.


Dengan sekali tebasan, pedang Zhou Yuan bergerak cepat menghabisi keempatnya dalam sekali serangan.


"Saudara Zuo, kau tidak apa-apa?"


Suara Zhou Yuan membuat Zuo Lang tersadar dari keterkejutannya, ia sampai tidak bernafas dengan aksi Zhou Yuan yang dapat mengalahkan lawan-lawannya dalam waktu cepat.


"Aku baik-baik saja, terimakasih Saudara Yuan." Zuo Lang menjentikkan jarinya, seketika gelembung yang menutupi tubuhnya meletus dan menghilang.


"Sebaiknya kau cari tempat bersembunyi, akademi ini sudah tidak aman lagi!"


"Bagaimana dengan kau?"


Zhou Yuan tersenyum tipis, "Aku mempunyai kekuatan yang cukup untuk menyelamatkan yang lain. Sebaiknya kau segera bergegas pergi dari sini."


Tanpa menunggu Zuo Lang menjawab, Zhou Yuan sudah berlari ke arah Chu Lingxi yang sedang dalam keadaan terdesak. Gadis pemanah itu sudah mengalami beberapa luka di tubuhnya saat melawan tiga manusia elang.


Dengan pedang kusanagi di tangan, Zhou Yuan muncul di dekat tiga manusia elang tersebut. Pedang kusanagi terayun dan menghabisinya mereka satu persatu.


Perlahan-lahan prajurit dari Kekaisaran Matahari mulai menyadari tindakannya, mereka tidak membiarkan Zhou Yuan membunuh lebih banyak lagi, belasan dari mereka segera berlari ke arah Zhou Yuan dan berniat membunuhnya.


"Dengan kekuatan yang kalian miliki ingin membunuhku. Sungguh lucu!" Zhou Yuan tidak punya waktu berbicara pada Chu Lingxi yang baru diselamatkan, dia segera melepaskan sesuatu di tubuhnya berupa aura pembunuh yang pekat.