Legenda Buah Surgawi

Legenda Buah Surgawi
Eps. 88 — Zhou Jiangnam


Selepas Lin Ruyue pergi, Zhou Yuan mulai membaca buku pemberian ibunya selama beberapa hari ke depan.


Ilmu pengobatan Keluarga Lin tetap berguna baginya untuk ia pelajari, banyak hal yang baru ia ketahui tentang dunia pengobatan.


Zhou Yuan sebisa mungkin menambah wawasannya di kehidupan kedua ini, Menurutnya pengetahuan sama pentingnya dengan kekuatan bagi seorang pendekar.


Zhou Yuan masih mengurung di kamar selama empat hari berikutnya untuk mempelajari semua yang ada di buku itu. Dihari keempat ada seorang pelayan yang mengetuk kamarnya.


"Tuan muda, Ketua Zhou memanggil anda untuk datang dan menemuinya di ruang kerja."


"Apakah ada sesuatu yang ingin Kakek sampaikan?" Terdengar suara Zhou Yuan di balik pintu.


"Itu... Aku tidak tahu tapi Ketua Zhou mengatakan agar Tuan muda secepatnya ke sana."


Zhou Yuan menutup buku ibunya lalu bangkit dan keluar kamar, pelayan itu segera menuntun Zhou Yuan ke ruangan kerja Zhou Bing.


"Kakek, aku datang untuk memenuhi panggilanmu." Zhou Yuan memberikan hormatnya.


Zhou Bing mengangguk, ia kemudian memberi isyarat pada beberapa pelayan di sana untuk meninggalkan ruangan kerjanya sebentar. Ada yang ingin Zhou Bing sampaikan pada cucunya dan ini bersifat sangat rahasia.


Setelah di sana hanya ada mereka berdua, Zhou Bing akhirnya mulai berbicara. "Yuan'er, apa kau tahu tentang aliran tenaga dalam?"


Zhou Yuan sedikit terkejut karena Kakeknya tiba-tiba bertanya demikian yang jawabannya hanya sedikit orang yang tahu. Zhou Yuan menggeleng karena seharusnya di kehidupan ini ia belum mengetahui tentang aliran tenaga dalam.


"Di dunia persilatan, mungkin tidak ada yang mengetahui bahwa sebenarnya tenaga dalam mempunyai dua aliran, pertama adalah tenaga dalam Yang dan kedua tenaga dalam Yin..."


Zhou Bing mulai menjelaskan dua aliran tenaga dalam ini, dimana umumnya esensi alam yang terserap ke dalam tubuh akan membentuk tenaga dalam berjenis Yang sementara tenaga dalam berjenis Yin adalah penyerapan dari esensi langit.


Mata Zhou Yuan melebar, tidak menduga Kakeknya akan mengetahui tentang hal ini padahal seharusnya tidak ada yang tahu aliran tenaga dalam kecuali ia dan gurunya.


"Yuan'er, Kakek jadi curiga bahwa sebenarnya tubuhmu ini memiliki aliran tenaga dalam Yin bukan tenaga dalam Yang yang dimiliki pendekar pada umumnya." Zhou Bing mencoba menarik kesimpulan.


"Bagaimana Kakek bisa berpikir seperti itu?" Tanya Zhou Yuan masih terkejut.


Zhou Bing kemudian melemparkan kitab tebal ke arah Zhou Yuan yang langsung ditangkap mudah oleh anak muda itu.


"Ini kitab kosong?" Zhou Yuan kebingungan, tidak ada huruf atau gambar ketika kitab itu terbuka.


"Benar tapi coba kau alirkan tenaga dalam pada kitab itu."


Zhou Yuan mengerutkan dahi, mengikuti ucapan Kakeknya ia mengalirkan tenaga dalam pada kitab tersebut. Mata Zhou Yuan terbelalak setelah melihat perubahan yang terjadi.


Sesudah dialirkan tenaga dalam, lembaran kosong kitab itu mulai bereaksi dan menampakkan huruf-hurufnya.


"Sudah kuduga Yuan'er, kau adalah keturunan terpilih yang mewarisi Tubuh Raja Langit." Zhou Bing tersenyum lebar, tidak menyembunyikan kesenangan di hatinya.


"Bagaimana Kakek bisa menyimpulkan hal tersebut?"


Zhou Yuan mengembalikan bukunya, nafasnya tertahan saat melihat sampul kitab tersebut tertulis Kitab Tubuh Raja Langit.


"Yuan'er, dengarkan Kakek... Tubuhmu sangat istimewa dan hanya ada satu dari seribu tahun yang pernah terjadi, buku itu hanya bisa terlihat oleh mereka yang memiliki tenaga dalam Yin. Kau adalah pewaris dari keturunan Keluarga Zhou terdahulu..."


Zhou Bing kemudian menceritakan sejarah Keluarga Zhou di seribu tahun yang lalu. Cerita ini turun temurun dari generasi ke generasi hingga sekarang sampai ke generasi Zhou Bing.


Dikatakan Keluarga Zhou sempat berada di masa jayanya ketika kelahiran seseorang yang memiliki Tubuh Raja Langit bernama Zhou Jiangnam.


Zhou Jiangnam bukanlah sosok pendekar biasa, kekuatannya sangat disegani dan ditakuti sampai ke seluruh Daratan Benua Utara. Kekuatannya menjadi lagenda di masa tersebut karena hampir tidak ada pendekar yang bisa menyainginya.


Sejarah ini mungkin telah hilang di masa sekarang karena waktu yang berlalu namun bagi Keluarga Zhou sebagai Keluarga dari Zhou Jiangnam tidak akan melupakan sejarah tersebut sampai kapanpun.


Kitab yang dipegang Zhou Yuan adalah hasil dari ciptaan Zhou Jiangnam waktu itu untuk putra dan keturunannya.


Kitab tersebut sengaja hanya bisa dilihat untuk mereka yang memiliki tenaga dalam Yin, karena selain berguna agar tidak ada yang bisa mencurinya, Zhou Jiangnam berharap suatu saat kelak ada keturunannya yang memiliki Tubuh Raja Langit sepertinya.


"Tapi Kakek, jika Jiangnam sangat berarti bagi Keluarga Zhou, kenapa tidak ada makam untuknya disini?"


Keturunan Keluarga Zhou dari setiap generasi di makamkan di tempat khusus, Zhou Yuan pernah ke sana dan tidak ada makam yang bernama Zhou Jiangnam.


Zhou Bing menggeleng pelan. "Masalah ini sebenarnya Kakek tidak mengetahuinya namun dari Ketua Keluarga Zhou generasi sebelumnya ia mengatakan bahwa sebenarnya Zhou Jiangnam masih hidup..."


Zhou Yuan terkejut, ia hampir tidak percaya kalau saja bukan Kakeknya yang bercerita. Andai itu dari bibir orang lain mungkin Zhou Yuan akan menganggapnya sebagai dongeng belaka.


Rata-rata batas hidup seseorang di Daratan Benua Utara adalah sampai usia 100 - 120 tahun, mereka yang seorang pendekar memang bisa hidup lebih lama, semakin tinggi kekuatannya maka semakin lama usianya.


Zhou Bing contohnya, karena ia telah mencapai Alam Kristal, usianya bisa mencapai 180 tahunan. Mereka yang berada di Alam Cahaya bahkan bisa hidup sampai 200 tahun lebih.


Jika Zhou Jiangnam sekuat yang dikatakan Zhou Bing maka tidak menutup kemungkinan ia hidup meski seribu tahun telah terlewati.


Masalahnya untuk seukuran pikiran Zhou Yuan hal itu terasa mustahil. Guru Zhou Yuan saja yang merupakan pendekar tingkat tinggi meninggal di usianya yang ketiga ratus tahun.


Baik dalam masa sekarang maupun di buku sejarah, tidak ada pendekar yang mencapai usia sepanjang itu.


Zhou Bing kemudian menjelaskan bahwa keberadaan Zhou Jiangnam tidak ada yang mengetahuinya. Boleh jadi ia pergi meninggalkan Benua Daratan Utara ke tempat yang jauh.


"Terlepas dari kisahnya yang melegenda, kau adalah keturunan Zhou Jiangnam yang dimaksud. Setelah seribu tahun berlalu akhirnya pewaris terpilih itu muncul dan itu adalah dirimu, Yuan'er."


Zhou Yuan menggaruk kepala, ini baru pertama kalinya ia melihat Zhou Bing sebahagia ini. Zhou Yuan tidak yakin dengan perkataan Kakeknya karena sebelumnya ia hanyalah seorang reinkarnasi dari kehidupannya sebelumnya.


Perhatian Zhou Yuan tertuju pada kitab yang dipegangnya.


Selama ini ia mengetahui tentang tenaga dalam Yin ditubuhnya namun ia tidak mengetahui cara benar menggunakan tenaga dalam Yin seperti apa.


Setelah melihat beberapa halaman awal Zhou Yuan mengetahui bahwa kitab ini memang khusus baginya untuk ia pelajari dan dalam sekali lihat saja dirinya sadar kitab tersebut adalah kitab beladiri paling tinggi yang pernah Zhou Yuan temui.