
Tatapan Zhou Yuan dan gadis yang berlari itu bertemu, gadis itu sedikit terkejut dengan keberadaan Zhou Yuan disini tetapi sebelum bereaksi lebih jauh, langkah kakinya tersandung yang membuatnya terjatuh keras.
Kepala gadis itu berbenturan dengan batu dibawahnya yang membuat dahinya berdarah, pandangannya menjadi buram sebelum ia kehilangan kesadarannya.
"Akhirnya dia berhenti juga, menurutmu apa yang harus kita lakukan padanya?" Salah satu orang yang mengejar gadis ras manusia binatang itu bertanya pada rekannya.
"Untuk sekarang kita obati dia, lihat, dahinya berdarah, jangan sampai dia mati sebelum kita bawa pada bos." Rekan satunya menjilat bibirnya melihat tubuh gadis itu.
"Hm, usianya masih remaja, apa bos akan menerima dia?"
"Untuk sekarang jangan khawatirkan itu, diterima atau tidaknya nanti yang penting kita sudah dapat satu, aku yakin bos pasti menerimanya apalagi dia memiliki paras yang cantik..."
Gadis dari ras manusia binatang yang dikejar dua pria dewasa itu adalah manusia setengah rubah, ia memiliki wajah yang manis dengan telinga dan ekor rubahnya yang terlihat lucu dan menggemaskan.
Salah satu dari mereka ingin mengobati luka gadis itu dengan tenaga dalamnya namun tiba-tiba ada suara asing yang terdengar di dekat telinga mereka.
"Apa yang kalian lakukan, membawanya dan menjadikan dia budak?" Tanya Zhou Yuan.
Suara Zhou Yuan yang tiba-tiba mengejutkan dua pria dewasa itu, jantung mereka berhenti sejenak karena tidak merasakan hawa keberadaannya sebelum pemuda itu berbicara.
"Si-siapa kau?" Tanya salah satu dari mereka bertanya dengan wajah pucat.
Zhou Yuan tidak menanggapi mereka melainkan bertanya hal yang sama. "Kudengar kalian ingin membawa gadis ini pada bos kalian, apa tujuan kalian, menjual lalu menjadikannya budak?"
Dua pria dewasa saling pandang sebelum mengangguk bersamaan, "Anak muda, karena kau ada disini bagaimana kalau kau ingin bersamaku ke markas?"
Zhou Yuan menaikan alisnya.
"Ini bukan tawaran tetapi paksaan, kau harus ikut denganku atau..." Salah satu dari mereka mencabut gokok di pinggangnya lalu meletakkan didekat leher Zhou Yuan. "Kepalamu mungkin akan melayang jadi turuti kami."
Zhou Yuan menghela nafas, ia bertanya pada mereka karena ingin memastikan apakah keduanya bagian kriminal atau bukan.
Tangan Zhou Yuan bergerak cepat memegang mata golok yang diulurkan di lehernya, kecepatan tangan Zhou Yuan mengejutkan dua pria dewasa itu, sebelum mereka bereaksi Zhou Yuan sudah menggerakkan jarinya, menghancurkan mata golok itu hingga hancur berkeping-keping
Dua pria dewasa terkejut lalu mundur beberapa langkah dengan ekspresi ketakutan.
"Kau pe-pendekar?!" Ucap keduanya terbata-bata.
"Pergi..."
Zhou Yuan berkata dingin, membuat seluruh bulu kedua pria dewasa itu merinding hebat. Mereka berusaha bangkit dengan sekuat tenaga sebelum kabur tertatih-tatih.
Zhou Yuan menggelengkan kepala melihat kedua pria dewasa itu mulai pergi darinya, pandangan Zhou Yuan kemudian jatuh ke arah gadis yang tersandung sebelumnya.
"Kalau kau tidak bertemu denganku disini mungkin nasibmu akan berbeda hari ini..." Zhou Yuan tersenyum tipis lalu mulai menyembuhkan luka yang berada di kening gadis itu.
***
Han Lilis adalah nama gadis yang dikejar oleh dua pria dewasa tadi, ia seorang perempuan yang manis dengan rambut sebahunya.
Usia Han Lilis sekitar 16 tahunan, seperti ras manusia binatang pada umumnya, dia mempunyai telinga serta ekor rubah yang lucu dan bergerak-gerak.
Gadis itu juga merasakan dirinya saat ini terbaring di tanah dengan beralaskan dedaunan, aroma harum tercium menyengat dari hidungnya yang tajam, saat ia melihat ke sekitar, gadis itu menyadari aroma itu berasal dari rusa panggang yang dibakar di atas perapian itu.
Bunyi perutnya tiba-tiba berbunyi mencium aroma rusa tersebut, Han Lilis teringat malam ini ia belum sempat makan.
"Kau sudah sadar?"
Telinga Han Lilis bergetar serta terkejut ketika ada suara, ia baru menyadari saat itu ada seseorang yang duduk di dekat perapian tersebut.
Ekspresi gadis itu menjadi pucat serta ketakutan, ia buru-buru bangkit dari posisi berbaringnya dan mencoba lari namun baru dua langkah bergerak tubuhnya sudah sempoyongan dan hampir jatuh ke tanah.
Zhou Yuan dengan cepat menangkap tubuh gadis itu, "Jangan terlalu banyak bergerak, kondisi tubuhmu belum stabil..."
Zhou Yuan kemudian memposisikan gadis itu duduk kembali, "Jangan khawatir, dua orang yang mengejarmu sebelumnya sudah pergi, kau aman disini." Zhou Yuan berkata demikian sambil tersenyum lembut.
Han Lilis tidak menjawab, ia masih waspada pada sekitarnya sambil mencerna situasinya, ia kemudian baru menyadari kalau wajah Zhou Yuan adalah seseorang yang ia lihat sebelum tak sadarkan diri.
"Kau mau daging rusa ini?" Tawar Zhou Yuan, teringat gadis itu seperti tertarik pada makanannya sebelumnya.
Han Lilis menggeleng namun suara perutnya yang kelaparan memiliki pendapat berbeda. Zhou Yuan tersenyum tipis lalu memberikan paha daging rusa pada gadis itu yang ukurannya cukup besar.
Han Lilis menerima daging itu dengan sedikit malu, hidungnya yang tajam begitu tergiur setelah mencium aroma dagingnya, meski awalnya sedikit ragu untuk menyicip namun pada akhirnya ia mulai memberanikan diri memakannya.
Mata Han Lilis melebar serta terkejut dengan masakan Zhou Yuan yang ternyata kaya akan bumbu, ekor rubah gadis itu bergoyang-goyang menunjukkan suasana hatinya sedang bahagia.
Zhou Yuan menggelengkan kepalanya melihat tingkah gadis itu, Han Lilis begitu lahap memakan daging rusanya sampai habis.
"Terimakasih karena telah menolongku..." Akhirnya gadis itu membuka suaranya pada Zhou Yuan.
Zhou Yuan mengangguk pelan, "Sama-sama, perkenalkan namaku Zhou Yuan, kau lari kesini karena sedang dikejar mereka, apakah ada sesuatu?"
Sebelum menjawab Han Lilis memperkenalkan namanya terlebih dahulu.
Gadis itu kemudian menceritakan kronologis awalan dia dikejar oleh dua pria dewasa tadi, berawal dari dirinya keluar desa untuk mencari sebuah tanaman obat hingga tidak sengaja bertemu dua pria dewasa sebelumnya.
Karena ras manusia binatang selalu dianggap rendahan oleh kalangan manusia, dua pria dewasa tadi berniat menangkap Han Lilis untuk dijadikan budak. Han Lilis berlari sekuat tenaga hingga akhirnya bertemu Zhou Yuan disini.
Mendengar cerita dari Han Lilis, Zhou Yuan hanya menanggapinya dengan helaan nafas yang panjang.
Sejak dulu sampai sekarang hubungan manusia dan ras manusia binatang tidak pernah memiliki hubungan baik, kalangan manusia biasa umumnya tidak menyukai ras manusia binatang karena dianggap mereka sebagai ras kecacatan.
Ras manusia binatang selalu mendapat rasisme oleh mereka yang mayoritas dan andai mereka bertemu dengan orang jahat maka ras manusia binatang akan ditangkap untuk dijadikan budak seperti kasus Han Lilis ini.
Han Lilis tampak awas melihat sekitanya karena khawatir dua pria itu kembali, Zhou Yuan menenangkan dan menjelaskan bahwa saat ini keduanya aman.
"Sebaiknya kau makan dan tidur hari ini, besok aku akan mengantarkan kau ke rumahmu."
Han Lilis tampak berpikir, ia sempat khawatir Zhou Yuan akan melakukan sesuatu ketika ia tertidur namun namun setelah berpikir ulang jika Zhou Yuan berniat buruk, ia sudah melakukannya sejak tadi mengingat ia bukan lawan tanding bagi pemuda itu.