
Orang yang dicekik Zhou Yuan mulai meronta dan kesulitan bernafas, sebelum Zhou Yuan ingin meremukkan tulang lehernya tiba-tiba ada suara yang memanggilnya.
"Saudara Yuan, kumohon jangan bunuh dia!"
Zhou Yuan menaikan alisnya, bukan hanya orang yang memanggil itu mengetahui namanya tetapi Zhou Yuan juga merasa tidak asing dengan suara tersebut.
Zhou Yuan menoleh dan menemukan dua orang bertopeng yang tersisa sudah menurunkan tudung di kepalanya serta melepaskan topeng di wajahnya sehingga terlihat paras mereka.
"Saudari Li, Saudara Qiyao, kenapa kalian bisa ada disini?!" Zhou Yuan terkejut karena dua orang itu adalah gadis kembar yang dikenalnya.
Dua gadis itu adalah Huang Li dan Huang Qiyao, Zhou Yuan tidak akan pernah melupakan kedua gadis kembar itu yang ia temui di Kota Shena beberapa tahun lalu dan mereka mempunyai kemampuan unik yaitu Huang Li yang bisa berbicara dengan hewan dan Qiyao yang dapat membaca pikiran.
"Saudara Yuan tolong lepaskan dia, Saudari He adalah teman dekatku!" Huang Li terlihat cemas Zhou Yuan masih mencekik temannya.
Zhou Yuan melepaskan cekikan itu, membuat orang itu terjatuh dan langsung terbatuk-batuk karena hampir kehabisan nafas.
Tanpa memikirkan kondisinya, orang itu segera menjauh dari Zhou Yuan dengan ketakutan lalu bersembunyi dibalik tubuh Huang Li dan Huang Qiyao.
"Maafkan kami Saudara Yuan, aku tidak mengetahui bahwa itu adalah dirimu. Aku sungguh minta maaf..." Huang Li sangat menyesal karena ia dan teman-temannya berusaha mencoba membunuh Zhou Yuan.
Huang Qiyao juga ikut meminta maaf, ia seharusnya membaca pikiran lawannya dengan kemampuannya tetapi ia tidak melakukan hal tersebut.
Zhou Yuan menghela nafas, ia tidak menduga akan bertemu dengan kedua gadis kembar itu di kekaisaran lain.
"Bisakah kalian mengatakan sesuatu padaku dengan situasi ini? Aku membutuhkan penjelasan!" Zhou Yuan bertanya dingin pada Huang Li.
Huang Li sedikit ketakutan, meski terbata-bata dia kemudian mulai menceritakan semuanya, dimulai alasan dia bisa ada disini dan kenapa dirinya bisa berteman dengan kelompok yang menyerang Zhou Yuan
***
Zhou Yuan mengalirkan tenaga dalam pada semua teman Huang Li yang terkena pukulan kuatnya, mereka tak sadarkan diri dan mengalami cedera tulang yang lumayan serius.
Zhou Yuan menyembuhkan lukanya dengan menggunakan tenaga dalam pada mereka, dalam waktu singkat luka yang di tubuh teman-teman Huang Li menghilang dan kesadaran mereka mulai kembali.
Huang Li, Huang Qiyao, serta satu orang yang dicekik sebelumnya terkejut dengan kecepatan Zhou Yuan yang menyembuhkan teman-teman mereka dalam waktu yang cukup cepat.
Setelah 6 orang lainnya siuman, Saudara pertama yang merupakan pemimpin dari Kelompok Huang Li dan Huang Qiyao berbicara.
"Maaf atas kesalahpahaman kami yang tidak mendengarkan perkataan anda sebelumnya, aku sangat menyesalinya. Jika ada yang bertanggung jawab atas situasi ini makalah akulah pelakunya. Kau boleh membunuhku..." Saudari pertama membuka topengnya dan terlihat seorang gadis yang manis berusia 20-an tahun.
"Nona, aku cukup memaklumi kejadian tadi, anggap saja semua peristiwa tadi tidak pernah benar-benar terjadi. Aku sudah memaafkan kalian." Zhou Yuan sudah mendengarkan penjelasan Huang Li dan Qiyao jadi bisa memahami situasinya.
Saudari pertama itu benar-benar menyesal namun berterimakasih karena Zhou Yuan telah memaafkan ia dan lainnya.
"Kami pernah bertemu dengan mereka sebelumnya, namaku Zhou Yuan."
"Kalau begitu senang bertemu denganmu Pendekar Yuan..." Xu Miao mengangguk pelan sambil memberikan hormatnya.
Xu Miao kemudian menyuruh yang lainnya untuk membuka topeng mereka dan memperkenalkan nama masing-masing. Seperti dugaan Zhou Yuan, sembilan orang bertopeng itu merupakan perempuan yang usianya tidak berbeda jauh dengan Xu Miao, mereka juga berparas cantik dan manis.
"Saudara Yuan, jika aku boleh bertanya, kenapa anda bisa disini?" Untuk menghindari suasana canggung, Qiyao membuka suara untuk mencairkan suasana.
"Ceritanya cukup panjang dan aku khawatir kau tidak akan mempercayainya, bisa dibilang aku kesini karena sebuah ketidaksengajaan..." Zhou Yuan kemudian mengatakan alasan dirinya ada di pertambangan ini karena sedang memburu markas Organisasi Bayangan Malam namun dia tidak menduga sudah ada kelompok lain yang telah membereskan mereka terlebih dahulu sebelum dirinya.
Xu Miao saling pandang dengan Qiyao sebelum tersenyum tipis. Xu Miao kemudian mencoba menjelaskan yang sebenarnya terjadi.
"Maaf Pendekar Yuan, sebenarnya Organisasi Bayangan Malam yang anda maksud adalah kami, organisasi yang anda buru hanyalah sekelompok perampok yang mengaku sebagai Organisasi Bayangan Malam."
Zhou Yuan mengerutkan dahinya, tampak tidak memahami. "Maksudmu Organisasi Bayangan Malam adalah kalian sendiri?"
Xu Miao mengangguk. "Benar Pendekar Yuan, orang-orang yang membakar beberapa desa sebelumnya bukan ulah kami melainkan sebuah kelompok yang mengaku sebagai Organisasi Bayangan Malam. Organisasi kami tidak pernah berbuat jahat seperti itu..."
Xu Miao kemudian menjelaskan kalau ada pihak yang tidak suka pada organisasinya sehingga mereka mencoba memfitnah Organisasi Bayangan Malam agar terlihat buruk di pandangan orang lain bahkan agar dianggap kriminal.
"Kami sedang berusaha mungkin mencoba untuk mencari dalang dari pelaku yang memfitnah itu, dan setelah mencarinya selama beberapa bulan akhirnya kami menemukan para perampok ini yang melakukannya dan sepertinya mereka juga diperintahkan oleh seseorang..." Jelas Xu Miao.
Zhou Yuan mengelus dagunya, "Aku tidak mengerti, apa kalian membentuk organisasi demi kebaikan? Aku mendengar kelompok kalian dulu begitu berjasa karena menyematkan orang-orang dari sarang penyamun."
"Alasan Organisasi Bayangan Malam dibentuk adalah untuk menolong orang lain tapi kami juga mempunyai tujuan lain yaitu untuk menghapuskan seluruh organisasi kriminal di dunia persilatan."
Zhou Yuan berdecak kagum saat mendengarnya, ia tidak menduga ada seseorang yang berpikir demikian selain dirinya, dalam artian lain tujuan Xu Miao hampir dama dengan tujuan Zhou Yuan.
Xu Miao memandangi Zhou Yuan, "Pendekar Yuan, kekuatan anda begitu tinggi tapi kami belum pernah mendengar tentangmu. Apa anda salah satu jagoan rahasia dari Kekaisaran Bulan?"
"Tidak, aku hanya pendekar biasa, Saudari Li dan Saudari Qiyao juga mengetahui identitasku sebenarnya, aku hanya pendekar muda seperti kalian yang kebetulan berlatih lebih keras sehingga mendapatkan kekuatan yang sekarang."
Xu Miao tentu tidak langsung percaya begitu saja namun melihat tidak ada tanda-tanda Zhou Yuan sedang bercanda atau berbohong, ia terpaksa harus mengakuinya.
Meski tidak bisa melihat tingkatan kekuatan Zhou Yuan namun Xu Miao menebak seseorang yang bisa melawan mereka bersembilan seorang diri adalah pendekar Alam Cahaya tingkat tinggi.
Xu Miao belum pernah mendengar ada seorang pendekar di Alam Cahaya yang berada di generasi muda. Yang paling jenius sekalipun setidaknya akan mencapai Alam Cahaya di usia 40-an tahun.
Dilihat dari segi manapun Zhou Yuan seperti pemuda belasan tahun yang usianya bahkan lebih muda dari mereka. Xu Miao berpikir Zhou Yuan adalah pendekar sepuh yang mempertahankan kemudaannya.