
Zhou Yuan menggunakan pedangnya serta menghindari serangan empat manusia elang yang menghampirinya. Mereka benar-benar menyerang Zhou Yuan dengan niat membunuh.
Bersamaan dengan empat manusia elang itu bergerak, manusia elang yang lainnya mulai turun dan menyerang para penonton di sekitarnya.
Seketika suasana turnamen berubah seratus delapan puluh derajat menjadi kacau dan tak terkendali, penonton yang merupakan pendekar segera membela diri ketika manusia elang berniat menyerang ke arahnya sementara mereka yang bukan pendekar lebih memilih lari atau melarikan diri.
"Ini serangan!"
Xiong Bian, Jiang Long, serta lainnya tentu tidak akan tinggal diam ketika pertempuran terjadi dihadapan mereka.
Xiong Bian segera membantu para muridnya yang hendak di serang manusia elang, dia mengeluarkan pedang di balik lengan jubahnya sebelum membasmi para manusia binatang tersebut.
Disisi lain Jiang Long yang hendak membantu Zhou Yuan tiba-tiba dihadang oleh empat manusia elang yang memiliki kemampuan puncak Alam Kristal.
Tidak hanya itu, Kaisar Bumi dan Kaisar Bintang juga di hadang serupa oleh beberapa manusia binatang alam kristal, karena kekuatan keduanya sangat besar, manusia binatang yang mengepungnya juga jauh lebih banyak, masing-masing dari keduanya harus menghadapi enam alam kristal sekaligus.
Kaisar Bumi, Guan Ning mendengus melihat dirinya dikepung, "Kalian berpikir dengan kekuatan yang kalian miliki cukup menandingiku, sungguh lucu!"
"Kalian para manusia binatang ingin memulai peperangan, apa tidak cukup sejarah hampir pernah melenyapkan kalian, heh?!" Kaisar Bintang, Qiusui Bao tampak sudah memegang pusaka andalannya berupa dua pedang ganda.
Baik Guan Ning maupun Qiusui Bao keduanya sama-sama merupakan pendekar Alam Cahaya tingkat tinggi. Kekuatan mereka hampir sama dengan Jiang Qisha dan masing-masing merupakan jagoan nomor satu di kekaisarannya.
Dengan kemampuan yang mereka miliki, tidak sulit untuk mereka mengalahkan enam alam kristal tersebut.
Para manusia elang itu tidak menjawab perkataan dua kaisar tersebut, masing-masing enam di antara mereka mulai menyerang keduanya.
Disisi lain Kaisar Matahari justru tidak dihadang oleh siapapun, Liu Zhangyang tanpa berbicara langsung pergi menuju Liu Yuwen dan membawanya pergi putranya itu meninggalkan turnamen bahkan area akademi ini.
"Kenapa dia pergi?"
"Seharusnya dia membantu yang lainnya terlebih dahulu?!"
Guan Ning dan Qiusui Bao terkejut dengan tindakan Kaisar Matahari tersebut, Jiang Long juga bereaksi serupa namun perhatiannya segera teralih pada Zhou Yuan yang masih bertarung melawan empat manusia elang.
***
Zhou Yuan terkejut karena situasi berubah sepersekian detik dari acara turnamen menjadi sebuah pertempuran.
Dia bisa melihat beberapa peserta turnamen ikut di serang juga, termasuk Yifei, Linxia, dan Xiao Rou.
Ketiganya sedang menghadapi masing-masing satu manusia elang yang mencapai Alam Perak. Dengan kemampuan ketiganya, setidaknya mereka bisa bertahan atau bahkan menekan lawan-lawannya.
Xiong Bian adalah yang paling sibuk beserta para tetua akademi, mereka harus melindungi murid-muridnya sekaligus membuat peluang agar yang lain bisa pergi meninggalkan lokasi penyerangan ini.
"Sial, pria tua ini juga berada di alam cahaya, dia bukan tandingan kita!"
"Kita harus bertahan, tunggu para raja datang kesini dan membantu."
Delapan manusia elang dipuncak alam emas dan lima alam perak sedang berhadapan dengan Xiong Bian. Mereka ditugaskan untuk membunuh para murid akademi namun Xiong Bian menghadang langkahnya.
Biarpun sudah memberikan serangan gabungan nyatanya Xiong Bian tetap diposisi unggul bahkan beberapa dari mereka sudah tewas oleh pedang Ketua Akademi itu.
Gara-gara perbuatan Zhou Yuan rencana penyerangan mereka sebenarnya terganggu, membuat beberapa kejadian diluar perhitungan mereka.
Mereka mau tidak mau harus berhadapan dengan sosok pendekar yang berada diluar kemampuan mereka, salah satunya adalah Xiong Bian.
Kekuatan Xiong Bian hampir sama dengan empat Kaisar yang lain, tidak sulit untuk membunuh ras mereka walau dikepung sekalipun.
Salah satu manusia elang kemudian meminta bantuan kepada yang lain agar mengepung Xiong Bian, jumlah yang mengelilinginya kini jadi bertambah banyak dan Xiong Bian menjadi pusat serangan puluhan ras manusia binatang.
"Maju, biarkan aku yang menghadapi kalian semua!" Xiong Bian sengaja membunuh beberapa dari mereka agar menjadi pusat perhatian seperti ini. Meski dikepung, mereka semua hanya berada ditingkatan Alam Emas, Alam Perak dan Alam Perunggu.
Xiong Bian melakukan ini karena ingin memberikan waktu para muridnya agar segera meninggalkan lokasi penyerangan.
Disisi sudut yang lain, Zhou Yuan sedang bertukar serangan dengan empat lawannya, mereka semua adalah manusia elang yang mencapai alam emas.
"Aku tidak tahu bahwa ras manusia binatang akan memiliki tekad untuk menyerang turnamen ini, jika kekuatan mereka hanya segini maka belum cukup untuk menaklukkan akademi, tunggu dulu..."
Zhou Yuan sedang berpikir namun mendadak ia mendengar ada pertempuran diluar arena turnamen. Dengan telinganya yang tajam dibandingkan orang lain, ia bisa mendengar semuanya dengan jelas.
"Kalian menyerang seluruh tempat akademi?!" Zhou Yuan menyadari sesuatu.
"Anak muda kau bisa mendengarnya? Hari ini akademi yang kalian bangga-banggakan akan lenyap! Tidak ada siapapun yang bisa menolongnya." Ucap salah satu manusia elang, tersenyum sinis.
"Bukankah kalian terlalu percaya diri menyerang akademi saat ada empat Kaisar yang bertamu?"
"Tidak, justru kami memanfaatkan momen ini untuk membunuh empat kaisar, jika mereka mati disini maka tidak menunggu waktu untuk ras kami menguasai seluruh Benua Daratan Utara."
Ekspresi Zhou Yuan memburuk, ia bukan terprovokasi karena ucapan manusia elang itu melainkan kepercayaan diri mereka yang begitu yakin membuat suasana hatinya terganggu.
"Aku juga harus membunuhmu disini anak muda? Tubuh istimewamu harus kami bawa kepada para raja kami."
"Kalian mengetahui tentang Tubuh Raja Langit?"
"Kami mempunyai mata yang berbeda dengan manusia biasa, darah Yin mu adalah sumber daya bagi pendekar yang lain. Cukup basa-basinya, aku akhiri nyawamu disini." Empat manusia elang itu kemudian mulai menyerang Zhou Yuan lebih kuat lagi.
Zhou Yuan tersenyum dingin. "Kalian ingin nyawaku dengan kekuatan yang kalian miliki, jangan bermimpi..." Zhou Yuan mendadak melepaskan aura kekuatannya yang sesungguhnya, membuat empat lawannya terkejut.
"Kau telah mencapai Alam Kristal? Bagaimana bisa?!" Empat manusia elang itu terkejut dan segera mengambil jarak dengan Zhou Yuan, tidak ada dari mereka yang menduga anak remaja dilawannya memiliki kekuatan setinggi ini diusianya yang belasan tahun.
Zhou Yuan tidak menjawab, ia banyak mengalirkan tenaga dalam ke pedangnya lalu menggunakan teknik pedangnya. "Teknik Pedang Elemen — Kilatan Cahaya!"
Zhou Yuan menghilang dari pandangan lawannya, bergerak cepat seperti kilat. Ketika empat manusia elang menyadarinya, mereka sudah terlambat, tiga diantara mereka tewas dengan kepala sudah terpisah.
"Kau!" Manusia elang yang tersisa terkejut bukan main, dengan ketakutan ia segera terbang dan ingin melarikan diri.
"Ingin pergi, tidak semudah itu!"
SPLASH!
Zhou Yuan berteleportasi dan muncul di belakang manusia elang tersebut, Zhou Yuan menggunakan teknik teleportasi yang beberapa hari ini ia pelajari.
"Apa, bagaimana bi-..."
Manusia elang itu belum sempat menyelesaikan kalimatnya, Zhou Yuan sudah mengayunkan pedang ke arah lehernya, membuat kedua anggota badan itu segera terpisah dari tempatnya.