Legenda Buah Surgawi

Legenda Buah Surgawi
Eps. 62 — Calon Tunangan


Zhou Yuan sesekali melihat kebelakang untuk memastikan gadis itu mengejarnya atau tidak, setelah merasa jaraknya cukup jauh dari air terjun tersebut barulah Zhou Yuan menghentikan langkahnya.


"Kuharap aku tidak bertemu dengan dia lagi..." Zhou Yuan menghela nafas panjang, tidak menduga baru beberapa saat dirinya tinggal disini ia sudah membuat masalah yang tidak perlu.


Biarpun berkata demikian, Zhou Yuan sebenarnya penasaran dengan identitas gadis itu. Melihatnya bisa menggunakan salah satu dari teknik pedang elemen menunjukkan gadis itu bukanlah orang biasa.


"Teknik Pedang Suara, apa jangan-jangan cerita guru waktu itu salah..." Zhou Yuan masih memikirkan bagaimana gadis muda itu mampu melakukan teknik pedang yang sudah hilang di dunia persilatan.


Zhou Yuan berpikir untuk menguasainya setingkat itu berarti gadis yang dilawannya sudah belajar teknik pedang suara sejak ia kecil.


Yang berarti ada seseorang yang mengajarkannya pada gadis itu.


Klan Yue memang tidak terdengar akrab di Kekaisaran Bulan karena klan itu sudah terkubur oleh sejarah ratusan tahun yang lalu tetapi bagi Zhou Yuan yang sudah menjalani dua kehidupan, ia tentu sedikit mengenalnya.


Dari gurunya, Zhou Yuan mengetahui bahwa klan tersebut hancur karena suatu konflik di masa jayanya. Bukan hanya tempat klan mereka yang diratakan oleh musuhnya tetapi anggota klan Yue juga dibantai hampir tak tersisa.


Zhou Yuan menggelengkan kepalanya memikirkan itu lebih jauh. "Memikirkan ini sekarang tidak menghasilkan apapun, sebaiknya aku selidiki tentangnya nanti."


Zhou Yuan kembali fokus mencari jalan keluar, meski ia sudah lolos dari gadis itu namun Zhou Yuan masih tersesat di sekte tersebut.


Untungnya setelah mengikuti jalur yang ada Zhou Yuan akhirnya menemukan sebuah bangunan, tidak hanya itu ada seorang murid sekte di sana. Zhou Yuan menjadi antusias lalu menghampiri murid itu dan bertanya arah jalannya.


***


Untuk bertemu Patriark Sekte, Zhou Bing sedikit kesulitan untuk berjumpa dengannya karena Patriark mereka sangat sibuk menyiapkan banyak hal dalam kompetisi ini.


Zhou Bing dibawa ke salah satu ruangan untuk menunggu Patriark tersebut, setidaknya membutuhkan waktu satu jam menunggu hingga ia bertemu pemimpin sekte mereka.


"Maaf Senior Bing, ada banyak hal yang harus aku lakukan sebelumnya, mohon maklumi kelalaian ku..."


"Patriark tidak perlu meminta maaf, seharusnya aku yang melakukan demikian karena telah merepotkanmu."


Orang yang sedang berbicara dengan Zhou Bing sekarang adalah Patriark Sekte Bambu Hijau, Yue Luo.


Yue Luo adalah seorang pendekar puncak alam emas yang usianya sepantaran dengan Zhou Yao, Pria yang memiliki pandangan teduh itu sudah menjadi Patriark Sekte diusia yang muda setelah ayahnya memberikan jabatan itu padanya.


Yue Luo sendiri merupakan ayah dari Yue Linxia, sebab dialah kompetisi ini diadakan kembali setelah sepuluh tahun sekte mereka tidak melaksanakannya.


"Bing, lama ya tidak bertemu..."


Belum keduanya berbasa-basi lebih jauh, seseorang tiba-tiba menepuk pundak Zhou Bing dari belakang, membuat jantung Ketua Keluarga Zhou itu hampir copot dari tempatnya.


"Apa tidak ada penyambutan lain selain kau harus mengagetkanku, bagaimana kalau jantungku berhenti." Zhou Bing mendengus keras.


Orang yang mengagetkan Zhou Bing adalah seorang pria paruh baya yang bermana Yue Jian, setidaknya usianya terkesan seperti itu namun Zhou Bing yang berteman lama dengannya mengetahui usia aslinya.


Meski hampir seumuran, kekuatan Zhou Bing dan Yue Jian sangat berbeda jauh, kekuatannya sedikit dibawah Jiang Qisha dan ia merupakan jagoan nomor 2 di Kekaisaran Bulan.


Zhou Bing tidak berteman dekat dengan Yue Luo karena perbedaan usianya yang sangat jauh tetapi ia sangat akrab dengan pria paruh baya yang mengagetkannya itu.


"Wajahmu semakin terlihat muda karena tingkatan kekuatanmu yang sangat jauh denganku, Jian.. Aku benar-benar tidak bisa meraba kekuatanmu sekarang." Zhou Bing tersenyum tipis.


Yue Jian tertawa kecil, tidak membahas lebih jauh. Dia mengetahui dirinya dan Zhou Bing satu generasi namun bakat keduanya sangat berbeda jauh.


Yue Jian di usia yang sama telah berada di tingkatan Alam Cahaya, berbeda dengan Zhou Bing yang masih berada di Alam Kristal selama puluhan tahun.


Memang semakin tinggi tingkatan kekuatan seorang pendekar di dunia persilatan, maka semakin terlihat muda lah ia. Sebenarnya hal itu disebabkan tenaga dalam di tubuh orang tersebut, karena meningkatnya tahapan pendekar berarti menambah jumlah lingkaran tenaga dalam.


Tenaga dalam mempunyai beberapa efek samping yang pasif bagi pendekar, seperti bisa menahan lapar dan haus lebih lama atau terlihat awet muda.


Semakin banyak jumlah lingkarannya, maka semakin terlihat mudalah ia.


Ada juga cara lain untuk terlihat muda yaitu dengan menggunakan teknik khusus seperti yang digunakan Xian Li waktu itu yang terlihat seperti gadis belasan tahun, padahal umur sebenarnya Xian Li sudah berkisar seratus tahunan lebih.


Pandangan Yue Jian kemudian menyisir sekitar Zhou Bing untuk menemukan seseorang namun ia tidak menemukan siapapun.


"Hm? Dimana cucumu, kupikir kau akan mengajaknya kesini?"


Yue Jian adalah ayah dari Yue Luo sekaligus Kakek dari Yue Linxia, bisa dibilang karena kedekatan dengannya lah Yue Jian menjodohkan cucunya dengan cucu dari Zhou Bing.


Zhou Bing tersenyum tipis, "Yuan'er masih berisitirahat, perjalannya pertama kali ini membuatnya begitu kelelahan. Dia juga harus menyiapkan tenaganya untuk kompetisi nanti."


Yue Jian mengangguk, kalau tidak salah cucu Zhou Bing sedikit lebih muda dari Yue Linxia, usianya diantara sekitar 12 tahunan.


"Sebenarnya aku juga ingin mengajak Xia'er kesini untuk berkenalan denganmu tetapi katanya ia ingin pergi ke suatu tempat. Sampai sekarang dia belum kembali..." Jelas Yue Jian menghela nafas. "Dari pada itu, pertunangan ini belum waktunya ketingkat lebih serius. Bukankah kau kesini karena alasan kerjasama diantara kita?"


Zhou Bing mengangguk, urusan pertunangan dengan Zhou Yuan bukan alasan Zhou Bing pergi ke Sekte Bambu Hijau. Hal ini berkaitan dengan kerjasama antara keduanya.


Zhou Bing kemudian memulai pembicaraannya yang serius, membahas situasi ekonomi dan politik.


Kaum bangsawan adalah penyedia utama sumberdaya pil bagi setiap para sekte, karena suatu alasan beberapa pil yang dijual di Keluarga Zhou harus di mahalkan atau dimurahkan tergantung langka atau tidaknya pil tersebut.


Zhou Bing dan Patriark Sekte Bambu Hijau membahas hal tersebut selama beberapa jam.


***


Hari mulai gelap ketika pertemuan Zhou Bing, Yue Luo, dan Yue Jian selesai, merasa diskusi berjalan baik dan sempurna Zhou Bing setelahnya langsung berpamitan pergi.


Baru beberapa menit Zhou Bing menghilang, Yue Linxia menghampiri ayah dan Kakeknya itu.


"Xia'er, kemana saja dirimu?" Yue Jian yang paling pertama menegur cucunya. "Tadi ada keluarga dari calon tunanganmu, kau seharusnya hadir dan menyambutnya."


Linxia tersenyum tipis, alasan sebenarnya dirinya pergi ke tempat air terjun tersebut karena tidak ingin bertemu calon tunangannya. Ia beralasan dan berbohong untuk menghindar dari pembahasan pertunangan ini.


Linxia sebenarnya ingin membicarakan tentang penolakannya pada pertunangan tersebut namun ia memilih waktu yang tepat untuk menyampaikannya.


Lagi pula ia beneran terlambat pulang karena bertarung dengan Zhou Yuan sebelumnya.