
Lin Ruyue akhirnya melepaskan pelukannya setelah beberapa menit berlalu, perempuan itu tampak tidak berhenti untuk mengeluarkan air mata karena bahagia Zhou Yuan masih hidup.
Ada banyak yang ingin Zhou Yuan katakan pada ibunya namun saat ini situasinya tidak tepat, Zhou Yuan kemudian menoleh pada Ling Fuyan yang kini masih berlutut di tanah.
Zhou Yuan menciptakan pedang es di tangannya, bersiap untuk menghabisi Ling Fuyan.
Zhou Yuan masih mengingat pria itu sebelumnya hendak menyerang ibu dan adiknya tanpa ragu, jika saja telat sedikit dirinya datang mungkin nasib ibunya akan berbeda hari ini.
"Yuan'er, jangan bunuh mereka!" Zhou Bing menyadari niat Zhou Yuan.
"Mereka berniat melukai Ibu dan Ayah sebelumnya Kakek, jika bukan orang jahat lalu siapa lagi mereka."
Zhou Bing terkejut lalu buru-buru mendekati cucunya dan menjelaskan situasi yang terjadi, kalau Zhou Yuan membunuh Tetua Keluarga Ling hari ini maka Keluarga Zhou akan dalam masalah besar.
Keluarga Ling mempunyai banyak relasi dengan banyak bangsawan, tidak hanya keluarganya yang akan menjadi musuh mereka tetapi Keluarga Bangsawan yang lain akan ikut memusuhi Keluarga Zhou juga
Sebelumnya Zhou Bing tidak keberatan untuk berperang melawan Keluarga Ling tetapi berbeda kasusnya setelah melihat Zhou Yuan kembali.
Zhou Bing sebisa mungkin menempatkan Keluarga Zhou dalam posisi yang aman terlebih dahulu.
Zhou Yuan sebenarnya tidak peduli dengan peringatan tersebut karena cukup percaya diri pada kemampuannya tetapi demi menghargai Kakeknya, ia membatalkan untuk membunuh Ling Fuyan.
"Kau selamat hari ini, pergilah sebelum aku merubah pikiran dan mencabut nyawamu..." Zhou Yuan memberikan tatapan dingin pada Ling Fuyan dan kelompoknya yang sukses membuat tubuh mereka gemetar hebat.
Tanpa menunggu sedetikpun, Kelompok Ling Fuyan segera bergegas menarik diri.
Ling Fuyan yang sudah kehilangan kedua tangannya kesulitan dalam melangkah sehingga ia dibantu oleh kelompoknya.
"Tunggu saja, aku akan kembali dan membawa pasukan yang lebih besar dari ini, akan kupastikan Keluarga Zhou binasa..." Setelah berada cukup jauh, Ling Fuyan menatap Zhou Yuan dengan penuh kebencian.
Ling Fuyan akan melaporkan semua ini pada pemimpin Keluarga Ling dan memintanya agar menggunakan kekuatan penuh untuk menyerang Keluarga Zhou.
Disisi lain Zhou Yuan saat ini sedang berbicara dengan keluarganya. Ada banyak yang mereka tanyakan dan Zhou Yuan menanggapi semuanya satu persatu.
"Yuan'er, Ayah senang kau ternyata masih hidup." Zhou Yao mengungkap perasaannya.
"Aku hanya sedikit terlambat untuk datang kemari, maaf juga karena membuat Ayah khawatir selama ini."
"Tidak perlu, yang penting kau selamat Ayah sudah senang."
Zhou Yuan tersenyum tapi sebelum menanggapi tiba-tiba pundaknya ditepuk dengan keras oleh Zhou Bing. "Harus kuakui kau banyak berubah, apa kekuatanmu sudah tinggi sekarang cucuku?"
"Ah, Kakek, aku..." Zhou Yuan tersenyum canggung saat berbicara dengan Zhou Bing karena tidak bertemu Kakeknya setelah waktu yang lama.
Dibandingkan dengan Ayahnya, Zhou Yuan memang lebih dekat dengan Zhou Bing.
Zhou Yuan ingin menjawab namun tiba-tiba perhatiannya tertuju ke langit karena dirinya merasakan hawa keberadaan seseorang yang menuju kemari.
Mengikuti tatapan Zhou Yuan, semua pandangan segera tertuju keatas dan sesaat mereka menahan nafas dengan apa yang mereka saksikan.
Mereka menemukan seorang gadis sedang melayang di udara dan kini menuju kemari, mereka dikejutkan karena dua hal, pertama karena paras gadis itu yang sangat cantik dan kedua karena dia bisa terbang.
Zhou Yuan tersenyum, gadis yang terbang tersebut tentu saja Yifei. Keduanya sempat berpisah saat kesini karena mendadak Yifei mempunyai keperluan yang mendesak.
"Tidak mungkin, bagaimana gadis itu bisa terbang, apa dia bidadari?!"
"Sepertinya aku sedang berhalusinasi, atau semua ini hanya mimpi?!"
Seseorang yang melihat Yifei terbang dan turun dari langit lebih terlihat seperti penampakan bidadari yang turun dari langit sehingga hal ini membuat orang-orang salah sangka.
Zhou Bing yang paling terkejut diantara yang lain terutama karena dia mengenali identitas gadis itu. Tanpa menunggu lama Zhou Bing segera berlutut.
"Salam hormat Tuan Putri..." Zhou Bing segera menundukkan kepalanya, membuat Keluarga Zhou yang lain kebingungan atas tindakannya.
Zhou Bing sebenarnya lebih terkejut ke hal lain, ia sudah mendengar kematian Yifei bersama Zhou Yuan tetapi ia segera memahami jika cucunya hidup maka ada kemungkinan Yifei juga masih hidup.
Melihat Zhou Bing langsung berlutut tanpa sebab membuat yang lain ikut berlutut, mereka sadar siapapun yang membuat Zhou Bing begitu hormat padanya maka gadis itu memiliki status yang tidak biasa.
"Kakek Zhou, anda tidak perlu seformal itu..." Yifei tersenyum kecut atas reaksi Zhou Bing dan lainnya.
Zhou Bing sudah beberapa kali ke istana Kekaisaran sebelumnya sehingga pernah bertemu Jiang Yifei. Sebagai Putri dari Kaisar Bulan tentu saja Zhou Bing sangat menghormatinya.
Zhou Yuan terkejut dengan tindakan Kakeknya apalagi Ayah dan Ibunya juga langsung berlutut dihadapan Yifei.
Zhou Yuan hampir menepuk jidatnya karena melupakan sebuah fakta penting tentang Yifei. Zhou Yuan baru ingat bahwa gadis yang bersamanya selama ini adalah Putri Kaisar Bulan.
Mungkin karena selalu bersama atau mungkin karena hubungannya dengan Yifei membuat Zhou Yuan melupakan status besar yang dimiliki kekasihnya tersebut.
"Yuan'er, apa yang kau lakukan, cepat berlutut dan tundukkan wajahmu!" Zhou Bing menjadi panik melihat Zhou Yuan masih tidak berlutut dihadapan Yifei.
Zhou Yuan tersenyum canggung. "Kakek, sebenarnya Fei'er datang kesini bersamaku!"
"Hah?! Apa yang kau bicarakan, cepat berlutut dihadapan Tuan Puteri!" Tekan Zhou Bing lebih keras dari sebelumnya.
Zhou Yuan dan Yifei saling pandang sesaat sebelum Zhou Yuan yang angkat bicara dan mulai menjelaskan semuanya.
***
"Keluargamu pasti terkejut setelah mengetahui hubungan kita bukan?" Yifei berdiri di samping Zhou Yuan, tersenyum dengan manis. "Aku sedikit grogi bertemu orang tuamu tetapi ternyata mereka baik."
Keduanya saat ini sedang berada di beranda rumah yang ada di Kediaman Keluarga Zhou, rumah itu disediakan untuk para tamu seperti Yifei.
Karena Yifei adalah seorang putri maka gadis itu diberikan pelayanan paling tinggi di Keluarga Zhou, jauh lebih tinggi dari Zhou Yuan selaku anggota utama keluarga ini.
"Tentu saja mereka terkejut, tapi setelah aku menceritakan semuanya tentangmu mereka kini bisa lebih memahaminya..." Zhou Yuan mengelus kepala gadis itu pelan.
Zhou Yuan memang telah menjelaskan hubungannya dengan Yifei pada keluarganya, ia sebenarnya lebih terkejut karena orang tuanya begitu menghormati Keluarga Kekaisaran Jiang lebih dari perkiraannya.
Zhou Bing, Lin Ruyue, dan Zhou Yao, sebenarnya ingin bertanya lebih banyak pada Zhou Yuan seperti alasan kenapa Zhou Yuan menghilang selama tiga tahun terakhir ini tetapi mereka memahami Zhou Yuan sudah menempuh perjalanan jauh sehingga membiarkan pemuda itu berisitirahat terlebih dahulu.
Mereka bisa bertanya hal tersebut pada Zhou Yuan dilain waktu.
Pada saat malam Zhou Yuan mengunjungi kediaman yang disediakan untuk Yifei, Zhou Yuan berniat meminta bantuan gadis itu atas masalah Keluarga Ling. Zhou Yuan sadar urusan keluarganya dengan Keluarga Ling masih belum selesai.
"Eh, kau mau kemana?" Yifei terkejut ketika tiba-tiba tubuh Zhou Yuan mulai melayang di udara.
"Aku ingin pergi ke Kediaman Keluarga Ling malam ini," Zhou Yuan tersenyum tipis. "Aku akan mengurus mereka sekarang juga..."