Legenda Buah Surgawi

Legenda Buah Surgawi
Eps. 184 — Portal Dunia


Zhou Yuan menceritakan semuanya dengan jujur tanpa ada hal yang ditutupi, dimulai dari ia pergi ke akademi, adanya sebuah penyerangan secara tiba-tiba di turnamen serta dirinya yang tidak sengaja memecahkan cermin dan membuka portal.


Yun Feiyu mendengar sampai akhir, dibeberapa cerita ia sedikit bereaksi terutama karena penyerangan dari ras manusia binatang.


"Apa Bibi tidak mengetahui kabar penyerangan itu?" Zhou Yuan terlihat heran karena sepertinya Yun Feiyu baru mendengar hal tersebut.


"Aku justru baru mengetahuinya dari mulutmu..." Yun Feiyu menggelengkan kepalanya.


Zhou Yuan menggaruk kepala, seharusnya meski dua bulan telah berlalu kejadian besar seperti penyerangan di akademi akan tersebar ke seluruh Benua Daratan Utara dengan cepat.


Melihat Yun Feiyu tidak mengetahui kejadian besar tersebut membuat Zhou Yuan khawatir penyerangan ras manusia binatang berhasil dilakukan sehingga mereka menutup kejadian itu dari dunia persilatan.


"Jangan salah paham Yuan'er, aku memang tidak mengetahuinya karena seharusnya aku memang tidak mengetahui kejadian tersebut." Yun Feiyu memberikan penjelasan.


"Maksud Bibi?"


Yun Feiyu tersenyum tipis sebelum kemudian mengayunkan tangannya, tiba-tiba dari ruang hampa muncul sebuah kabut hitam yang berputar lalu kemudian membentuk portal.


Zhou Yuan mundur dua langkah karena takut terhisap oleh portal itu, ia juga belum terbiasa melihat portal muncul didepan matanya.


"Jangan khawatir, portal ini stabil jadi kau tidak perlu takut akan terhisap..." Yun Feiyu tertawa kecil melihat ekspresi wajah tegang Zhou Yuan. "Aku ingin mengajakmu ke suatu tempat, mari ikuti aku."


Yun Feiyu segera melompat ke portal itu tanpa menunggu jawaban Zhou Yuan terlebih dahulu.


Zhou Yuan sebenarnya ragu untuk ikut namun melihat Yun Feiyu sudah menghilang ke portal itu, Zhou Yuan tidak punya pilihan lain selain melompat masuk kedalamnya.


Zhou Yuan membuka mata ketika didalam portal, tubuhnya terus terdorong seolah sedang ditarik oleh sesuatu. Mata Zhou Yuan melebar, ini baru pertama kalinya ia menyaksikan lorong portal.


Zhou Yuan di lorong portal hanya berlangsung beberapa saat saja, tidak lama kemudian dirinya bisa melihat ada cahaya terang didepannya.


Ketika cahaya itu semakin dekat Zhou Yuan sudah tiba diujung portal dan keluar, ia kehilangan keseimbangan saat mendarat sehingga tubuhnya hendak jatuh namun tiba-tiba sebuah tangan memegang jubahnya agar ia tidak terpeleset.


"Apa ini kali pertama kau memasuki portal?" Tanya Yun Feiyu kebingungan.


Berbeda dengan Zhou Yuan yang kehilangan keseimbangan saat keluar dari portal, Yun Feiyu mendarat dengan sempurna di tanah seolah ia memang sudah terbiasa.


Zhou Yuan tersenyum canggung namun sebelum menjawabnya, perhatiannya tertuju ke pemandangan sekitarnya.


Zhou Yuan sudah tidak lagi di rumah Bailian melainkan berada diluar tepatnya dipuncak sebuah bukit, Zhou Yuan bisa melihat sejauh mata memandang ia hanya menyaksikan hamparan hutan yang luas.


"Bibi, kita ada dimana?" Zhou Yuan terkejut, tempat yang ia saksikan terasa asing dan baru kali ini ia melihatnya.


"Disana adalah rumah yang kita tempati sebelumnya..." Yun Feiyu menunjuk ke salah satu arah.


Zhou Yuan menyipitkan matanya, meski jarak ia dan rumah itu sangat jauh namun berkat penglihatannya yang tajam Zhou Yuan bisa melihatnya dengan jelas.


Rumah Bailian berada di sebuah hamparan rumput yang hijau. Zhou Yuan baru sadar rumah yang selama dua bulan ini ia tinggali berada ditengah hutan, ia tidak menyangka bahwa Yun Feiyu dan cucunya tinggal menyendiri disini dan jauh dari keramaian orang.


"Apa Bibi dan Nona Yun hidup berdua ditengah hutan ini?" Tanya Zhou Yuan.


Zhou Yuan mengangguk mengerti, sebenarnya kalau dirinya nanti mempunyai sebuah keluarga ia juga menginginkan membuat rumah di tempat yang jauh dari keramaian seperti tinggal ditengah hutan yang sejuk dan menenangkan.


Zhou Yuan melihat pemandangan sekitar yang tampak hijau dan indah sebelum kemudian pandangnya beralih keatas langit yang biru.


"Bagaimana..."


Zhou Yuan mundur beberapa langkah, mulutnya terbuka lebar dengan pandangan mata Zhou Yuan penuh keterkejutan.


"Sudah kuduga, kau akan terkejut saat melihatnya." Yun Feiyu tersenyum tipis.


Zhou Yuan menelan ludah, tatapannya masih ke atas langit. "Bibi, bagaimana bisa matahari ada empat?"


Di atas hamparan langit biru yang cerah, Zhou Yuan sungguh melihat empat matahari melayang di sana, satu matahari itu ada disebelah barat, timur, selatan, dan terakhir matahari disebelah utara. Mereka sedang bercahaya bersamaan.


Zhou Yuan tidak memahami sejak kapan matahari ada lebih dari satu.


"Yuan'er, apa kau masih belum menyadarinya? Perpindahan portal yang sebelumnya kau pakai tidak hanya membuat kalian berpindah tempat saja tetapi juga berpindah ke dunia yang berbeda."


"Apa maksud Bibi?" Zhou Yuan semakin tidak memahami.


"Alam semesta begitu luas, tidak ada yang mengetahui seberapa banyak mereka, kehidupan tidak hanya pada satu dunia saja melainkan tak terhitung jumlahnya seperti contohnya adalah duniamu dan dunia ini."


Zhou Yuan menahan nafas. "Maksud Bibi duniaku dilahirkan bukanlah dunia satu-satunya di alam semesta ini?"


Yun Feiyu mengangguk. "Benar, itulah alasan kenapa aku tidak mengetahui penyerangan yang kau bicarakan sebelumnya karena sejatinya dunia tinggal kita berbeda."


Yun Feiyu mengatakan bahwa sebenarnya ia sudah curiga sejak awal kedatangan Zhou Yuan dan tiga gadisnya bukan berasal dari dunia ini.


Portal yang dibentuk Zhou Yuan tidak hanya tidak stabil tetapi juga berbeda dengan portal yang dibentuk Yun Feiyu, apalagi sarana pembentukan portal yang dibuat Zhou Yuan melalui sebuah cermin.


"Kau lihat cincin ini Yuan'er?" Yun Feiyu menunjukkan sebuah cincin dari jari kelingkingnya.


Zhou Yuan mengangguk, cincin yang dipakai Yun Feiyu sebenarnya sering dilirik olehnya karena terlihat menonjol dengan berlian warna merah menyala. Sekilas cincin itu seperti perhiasan yang sangat mahal.


"Cincin ini disebut sebagai cincin portal karena fungsinya yang dapat membentuk sebuah portal..." Yun Feiyu kembali mengayunkan tangannya, untuk sekali lagi sebuah portal terbentuk diruang hampa.


Yun Feiyu kemudian menjelaskan bahwa di dunianya cincin portal adalah benda umum yang sering digunakan sebagai sarana perpindahan tempat.


Zhou Yuan tidak mengetahui karena di dunianya cincin portal belum dibuat atau diciptakan.


"Meski bisa membuat portal dan berpindah tempat dengan cepat, portal yang dibentuk cincin ini tidak bisa membuatku berpindah antar dunia seperti yang kau lakukan..."


Portal dimensi terbagi menjadi dua yaitu portal antar tempat dan portal antar dunia, portal yang dibentuk Yun Feiyu adalah portal untuk perpindahan tempat saja sementara portal yang dibuat Zhou Yuan dipastikan membuatnya pergi ke dunia lain yang ada di alam semesta ini.


Yun Feiyu menegaskan bahwa portal antar dunia seharusnya sudah tidak ada lagi di alam semesta ini karena mereka telah dihancurkan.


Yun Feiyu juga sebenarnya terkejut bagaimana Zhou Yuan bisa mendapatkan cermin portal yang sangat langka tersebut padahal seharusnya cermin itu sudah tidak akan ada lagi bahkan dalam catatan sejarah sekalipun.