Legenda Buah Surgawi

Legenda Buah Surgawi
Eps. 219 — Bulan Merah


"Apa kalian berasal dari Organisasi Bayangan Malam?" Salah satu tahanan itu bertanya ketakutan pada Xu Miao.


"Ya, apa kalian keberatan?" Xu Miao menaikan alisnya dibalik topengnya.


"Tidak, kalian telah menyematkanku tentu saja kami tidak keberatan. Aku tidak tahu kalian organisasi baik, bukankah rumor mengatakan bahwa organisasi kalian..." Tahanan itu tidak meneruskan ucapannya karena takut Xu Mio dan lainnya tersinggung.


Xu Miao menghela nafas, "Aku tidak peduli pada pendapat orang lain terhadap organisasiku, yang kulakukan hanya berbuat baik selepasnya diluar kendaliku termasuk omongan orang lain."


Xu Miao lalu memerintahkan anggotanya untuk membawa mereka ke kota terdekat sekaligus mengawalnya agar tetap aman.


"Kurasa meski pihak yang memfitnah kalian telah dihancurkan, organisasi kalian masih dikatakan buruk oleh pandangan orang lain?" Zhou Yuan tersenyum tipis, bertanya pada Xu Miao.


"Manusia pada umumnya selalu mengingat sesuatu yang negatif, beribu kebaikan dilakukan seseorang akan hilang jika ia berbuat sekali kesalahan, itulah manusia..." Xu Miao berusaha untuk tersenyum.


Zhou Yuan mengangguk tanpa pembelaan sedikitpun atas pernyataan Xu Miao, dia kemudian mengeluarkan koin emas yang ia dapatkan di gudang Gunung Tengkorak sekaligus senjata.


"Aku menemukan semuanya di dalam markas, ini bisa membantu organisasi kalian untuk berkembang lagi..." Jelas Zhou Yuan.


Xu Miao menahan nafasnya, ia tidak pernah tidak dikejutkan oleh pemberian pemuda itu. "Terimakasih Saudara Yuan, untuk sekali lagi anda telah membantu Organisasi Bayangan Malam."


Zhou Yuan mengangguk pelan sebelum ia berbalik badan dan menghadap markas Organisasi Gunung Tengkorak yang kini telah menjadi markas yang kosong.


Zhou Yuan mengumpulkan tenaga dalam di mulutnya lalu menggunakan elemen api. "Elemental Api — Hembusan Nafas Api!"


Mulut Xu Miao, Huang Li, Qiyao serta lainnya terbuka lebar ketika melihat Zhou Yuan menyemburkan api di mulutnya dengan jumlah yang sangat besar.


Sebenarnya perubahan jenis api bukankah hal aneh di dunia persilatan tetapi melihat api yang disemburkan Zhou Yuan hampir seperti lautan api, mereka sama sekali belum pernah melihatnya.


Zhou Yuan membakar markas Gunung Tengkorak dengan elemen apinya, selain api yang dikeluarkan Zhou Yuan sangat besar ia juga memiliki suhu yang tinggi.


Anggota Bayangan Malam sampai tidak berkedip saat melihat Zhou Yuan menyapu bersih markas Gunung Tengkorak hanya hitungan detik.


Zhou Yuan kemudian mengumpulkan tenaga dalamnya kembali dan melakukan perubahan jenis lainnya, kali ini yang ia semburkan bukan api melainkan air.


"Elemental Air — Hembusan Ombak Air!"


Api yang sudah membakar markas Gunung Tengkorak perlahan padam ketika Zhou Yuan menyemburkan air yang jumlahnya jauh lebih besar ketika menyemburkan api.


Xu Miao dan anggota organisasinya sampai terpana serta kesulitan berkata-kata, ia masih tidak percaya ada seorang pendekar bisa melakukan seperti yang Zhou Yuan lakukan.


Mereka yakin kini harus lebih menghormati Zhou Yuan sesudah menyaksikan kemampuannya, tidak ada yang cukup berani untuk menyinggung sosok pendekar tingkat tinggi.


***


Zhou Yuan dan lainnya kembali ke markas Organisasi Bayangan Malam sesudah menghancurkan markas Gunung Tengkorak.


Zhou Yuan bisa melihat tatapan anggota Bayangan Malam mulai berubah terhadapnya apalagi setelah menyaksikan kekuatan Zhou Yuan barusan.


Mereka sudah mengetahui Zhou Yuan adalah pendekar Alam Cahaya namun tidak menduga kekuatan Zhou Yuan adalah pendekar alam cahaya tingkat tinggi.


Di suatu malam saat Zhou Yuan telah memulihkan tenaga dalamnya akibat menyerang markas Gunung Tengkorak, ia keluar dari kamar namun saat membuka pintu, Zhou Yuan dikejutkan dengan Huang Li dan Qiyao yang sudah berdiri tepat di depan pintu kamarnya.


Zhou Yuan batuk pelan. "Nona Li, Nona Qiyao, apakah ada sesuatu?"


Huang Li dan Qiyao telah memiliki banyak perubahan, baik wajah keduanya yang semakin cantik atau kekuatannya yang telah meningkat cukup jauh.


"Saudara Yuan, bisakah kita saling berbicara, kami ingin menyampaikan sesuatu padamu."


Zhou Yuan menaikan alisnya sebelum mengangguk pelan, sepertinya kedua gadis itu ingin menyampaikan sesuatu yang penting. Zhou Yuan kemudian mempersilahkan mereka masuk ke dalam kamarnya.


"Sepertinya mereka terkejut dengan aksi yang aku lakukan di markas tadi?" Zhou Yuan menjadi yang pertama berbicara diantara mereka, berbasa-basi.


"Tentu saja Saudara Yuan, jangankan mereka, kami juga ikut terkejut menyaksikan kemampuanmu." Huang Li tersenyum tipis.


Zhou Yuan tertawa kecil, tidak bisa membantahnya. Kalau dirinya diposisi mereka sekalipun mungkin ia juga akan bereaksi sama.


"Jadi apa yang ingin kalian bicarakan denganku?"


Huang Li dan Qiyao saling pandang sebelum Huang Li yang angkat bicara. "Saudara Yuan, aku akan langsung ke intinya, apa anda masih ingat tentang pil hitam?"


Zhou Yuan mengerutkan dahi, ia tidak menduga gadis kembar itu akan menyinggung tentang pil hitam.


Zhou Yuan tentu mengetahui pil tersebut karena merupakan pil yang dilarang peredarannya di dunia persilatan, pil yang sama yang dibuat oleh Organisasi Merak Putih.


"Aku masih mengingatnya, apakah ada sesuatu dengan pil hitam."


"Saudara Yuan, mungkin anda tidak percaya tetapi kuharap anda mendengarnya sampai akhir..."


Huang Li kemudian menyampaikan informasi pada Zhou Yuan mengenai pil hitam itu, selama tiga tahun terakhir peredaran pil tersebut telah berkembang ke berbagai daerah, tidak hanya satu kekaisaran melain tiga kekaisaran lainnya.


"Mereka menggunakan pil hitam sebagai tawaran kepada organisasi lain agar bisa ikut gabung kedalam aliansi organisasi Kuil Awan Langit. Kini hampir 70% organisasi yang ada di benua daratan utara telah berhasil bergabung dengan aliansi mereka."


Organisasi Merak Putih meski termasuk organisasi besar kekuatan mereka terbilang cukup kurang sebagai organisasi yang berpengaruh, mereka bergabung dengan aliansi Kuil Awan langit untuk mendapatkan perlindungan.


Pil hitam mungkin berbahaya jika dikonsumsi tubuh tetapi mereka memiliki khasiat tinggi dalam soal beladiri dan mampu meningkatkan kekuatan seseorang dengan cepat.


Masalahnya organisasi kriminal tampak tidak peduli dengan resiko tersebut, mereka lebih tertarik ingin cepat kuat apapun caranya.


Dengan pil hitam, tanpa kerja keras pun selama seseorang mengosumsinya dengan rutin kekuatan mereka bisa meningkat.


Zhou Yuan menghela nafas, jika perkataan Huang Li benar maka ada kemungkinan kekuatan para organisasi kriminal sekarang telah lebih kuat dari sebelumnya.


Zhou Yuan ingin angkat bicara namun sebelum melakukannya ia mendengar ada keributan diluar, Zhou Yuan mengerutkan dahi, keributan itu semakin membesar meski hari sudah tengah malam.


Zhou Yuan akhirnya keluar kamar bersama Huang Li dan Qiyao untuk melihat yang terjadi. Ketika di luar, ia menemukan banyak anggota Bayang Malam saling berbisik sambil menunjuk ke atas langit.


Mengikuti perhatian mereka, Zhou Yuan ikut menoleh ke atas dan akhirnya mengetahui apa yang terjadi di malam tersebut.


Mata Zhou Yuan melebar, nafasnya tertahan. "Tidak mungkin, bagaimana bisa?!"


Zhou Yuan terkejut saat melihat bulan yang menggantung di langit kini telah berubah warna menjadi merah darah. Zhou Yuan tentu mengingat fenomena itu karena ia pernah melihatnya sekali di kehidupan pertamanya.


Bulan merah adalah pertanda kalau tidak lama lagi Buah Surgawi akan tumbuh di dunia persilatan, tepatnya di Kekaisaran Bulan.