Legenda Buah Surgawi

Legenda Buah Surgawi
Eps. 235 — Pertemuan Singkat


Pertemuan mendadak diadakan di markas Kuil Awan Langit yang dihadiri tiga orang saja, Selain Guo Zhenxa selaku pemimpin ia juga mengundang dua dari empat pilarnya yaitu Muo Yu dan Huang Zhang.


"Saudari Lin telah tewas, dia dibunuh saat menjalankan tugas ke Kekaisaran Bintang..." Guo Zhengxa memberikan pernyataan di pertemuan tersebut.


Muo Yu terkejut sementara Huang Zhang menaikan alisnya ketika mendengar kabar demikian, tidak mereka duga Guo Zhengxa akan memberikan kabar buruk kepada keduanya.


Muo Yu yang pertama kali berbicara, "Siapa yang membunuh Saudari Lin, seharusnya hanya sedikit orang yang bisa mengalahkan apalagi sampai membunuhnya di dunia persilatan?"


Guo Zhengxa menggeleng pelan. "Dunia persilatan amatlah luas dan ada banyak pendekar kuat yang bersembunyi. Dari informasi yang kudengar ada sekelompok organisasi yang membunuh Saudari Lin..."


Guo Zhengxa menjelaskan tidak hanya Lin Ran yang tewas tetapi organisasi Gunung Tengkorak yang hendak mereka ajak gabung ke aliansi juga ikut dihancurkan.


"Kelompok yang berada di Kekaisaran Bintang bernama Organisasi Bayangan Malam, sebuah kelompok baru yang terbentuk beberapa tahun ini, aku mendengar mereka mengepung markas Gunung Tengkorak agar tidak ada dari mereka yang selamat..."


Muo Yu memasang ekspresi kusut sementara Huang Zhang menghela nafas, keduanya sama-sama tidak menduga akan terjadi seperti itu.


Organisasi Gunung Tengkorak merupakan kandidat yang kuat untuk di ajak gabung bersama Aliansi Kuil Awan Langit, kejahatan mereka terkenal hingga kemana-mana sampai ke Kekaisaran Bulan.


Tidak mereka sangka organisasi itu akan lenyap begitu saja saat hendak mereka rekrut.


"Ketua Guo, kita tidak boleh membiarkan Saudari Lin mati begitu saja, siapapun yang menyinggung Kuil Awan Langit akan menyesal sepanjang hidupnya!" Muo Yu mengepalkan tangannya keras.


"Sejak kapan kau peduli dengan Saudari Lin, bukankah kalian bermusuhan?" Huang Zhang yang mendengar sejak tadi mengerutkan alis melihat reaksi Muo Yu.


Muo Yu mendengus, "Aku memang membenci perempuan nenek muda itu tetapi bukan berarti aku tidak peduli, setidaknya kalau dia mati, aku yang harus membunuhnya."


Huang Zhang sedikit tidak memahami perkataan Muo Yu tetapi ia tidak membahas lebih jauh.


"Masalah kematian Lin Ran memang sangat disayangkan, dia mempunyai banyak relasi dengan organisasi kriminal di luar kekaisaran tetapi untuk sekarang Kuil Awan Langit juga mempunyai urusan tersendiri..."


Aliansi yang dibentuk Kuil Awan Langit sudah membuka sayapnya ke tiga kekaisaran yang lain, hampir 70% sudah bergabung dengan mereka sementara sisanya masih dalam proses perekrutan.


Lin Ran mungkin bukan pendekar terkuat di aliansi ini namun wanita itu sudah cukup lama bergabung dengan mereka sehingga sangat disayangkan ketika mendengar pemimpin Salju Abadi itu tewas.


Guo Zhengxa mengingatkan pada Muo Yu bahwa mereka akan mengatasi masalah-masalah yang ada di Kekaisaran Bulan terlebih dahulu sebelum menguasai dunia persilatan secara keseluruhan.


Setelah tiga tahun berlalu semenjak mereka menyerang Istana Kekaisaran yang berakhir kegagalan, Guo Zhengxa melakukan banyak hal untuk memenuhi ambisinya salah satunya adalah mengumpulkan banyak sekutu lalu kedua menyerang Keluarga Bangsawan agar kekuatan pemerintahan menjadi lemah.


Sebab bukan rahasia lagi pemerintahan Kekaisaran saat ini sedang membuat aliansi juga dengan sekte dan klan untuk memerangi organisasi kriminal.


Huang Zhang menghela nafas. "Aku memang berhasil menghancurkan tempat keluarga bangsawan itu dengan pasukan aliansi kita namun untuk membunuh pemimpinnya adalah dua hal berbeda."


Huang Zhang adalah pemimpin yang diberi perintah untuk menghancurkan Keluarga Xi, dengan ribuan pasukan yang ia bawa dirinya berhasil menghancurkan keluarga itu tetapi ia gagal untuk membunuh Xi Kai dan anggota Keluarga Xi yang lain.


Xi Kai menghadang pasukan lawannya seorang diri, meski Huang Zhang telah memberikan luka yang serius pada pemimpin Keluarga Xi itu namun ia tidak puas menyaksikan Xi Kai melarikan diri darinya.


"Pria tua itu menggunakan trik rahasia agar bisa kabur, jika aku mengetahuinya sejak awal mungkin aku sudah membunuhnya tiga kali waktu itu!" Huang Zhang mengepalkan tangannya keras, ia masih kesal dengan kejadian tersebut.


"Tidak perlu memikirkan lebih jauh, setidaknya Keluarga Xi telah hancur sekarang." Guo Zhengxa menenangkan Huang Zhang. "Daripada itu bagaimana dengan giok yang kita incar sebelumnya."


"Xi Kai sepertinya sudah mengetahui bahwa kita juga mengincar giok itu sebelum penyerangan, dia memberikan pada salah satu keluarganya untuk dibawa lari tetapi tenang saja aku sudah mengetahui tempat dimana giok itu akan berlabuh yaitu klan Chu."


Guo Zhengxa mengerutkan dahi, sedikit terkejut karena ini menandakan bahwa klan Chu memiliki hubungan baik dengan Keluarga Bangsawan Xi.


Huang Zhang kemudian menjelaskan bahwa dia telah membuat pasukan yang besar untuk menyerang klan Chu dan kini pasukan itu sedang menuju ke lokasi target.


"Jika Ketua Guo tidak berkenan, aku mengirimkan lima pendekar Alam Cahaya untuk menyerang klan Chu bersama ribuan pasukan, salah satu yang memimpin pasukan itu adalah Yin Gubei, pemimpin Organisasi dari Kekaisaran Bumi yang terkenal."


Guo Zhengxa mengelus dagunya, ia memang membiarkan empat pilar Kuil Awan Langit untuk memimpin aliansi yang dirinya bentuk, Guo Zhengxa tidak menyangka Huang Zhang akan membuat keputusan besar dengan menyerang sebuah klan terkenal.


Meski aliansi Kuil Awan Langit telah menjadi kelompok yang amat kuat dan ditakuti namun mereka tidak pernah gegabah, setiap tindakan mereka memiliki perhitungan yang matang apalagi ketika memulai namanya sebuah pertempuran.


Klan Chu adalah klan kuat yang kekuatannya tidak berbeda jauh dengan Keluarga Xi, menyerang mereka akan menjatuhkan banyak korban dari kedua belah pihak dan Guo Zhengxa paling tidak suka menginginkan hal tersebut terjadi.


"Ketua Guo, aku mengerti keputusanku kali ini sedikit terburu-buru tetapi jika kita menginginkan giok itu, kita harus mengorbankan apa yang kita punya." Huang Zhang menyadari kekhawatiran Guo Zhengxa.


Guo Zhengxa menghela nafas. "Baiklah Saudara Huang, aku berharap rencana menyerang klan Chu ini berakhir dengan memuaskan, tidak hanya menghancurkan klan tetapi juga mendapatkan giok pelacak buah surgawi tersebut."


Huang Zhang mengangguk, ia menjanjikan akan membawa kepala pemimpin klan Chu yaitu Chu Guyu sebagai hasil penyerangan tersebut.


Huang Zhang sangat percaya diri kalau penyerangan itu akan berhasil terutama dengan keberadaan Yin Gubei yang selaku pemimpin pasukan yang menyerang klan Chu.


Meski ia tidak turun tangan dalam penyerangan kali ini namun dirinya yakin, pasukan yang dipimpin Yin Gubei akan berhasil menaklukkan klan Chu.


Guo Zhengxa sebenarnya tidak tertarik dengan menyerang klan Chu, yang dia pikikan saat ini adalah batu giok Keluarga Xi itu.


Giok yang dapat melacak dimana buah surgawi akan muncul tak lama lagi, 7 buah legendaris tersebut adalah satu-satunya harapan bagi Guo Zhengxa untuk menguasai dunia persilatan.