Legenda Buah Surgawi

Legenda Buah Surgawi
Eps. 299 — Dua Buah Surgawi


Pernyataan Xiao Fan membuat orang-orang di pertemuan itu terdiam, mereka juga sebenarnya sudah berpikir hal yang sama. Boleh jadi kematian Huang Zhang dan Mou Yu sebagai pilar Kuil Awan Langit akan cepat digantikan oleh kriminal yang lain.


"Bagaimana kalau kita meminta bantuan pada Kaisar mengenai Kuil Awan Langit ini, mereka tidak bisa dibiarkan begitu lama..." Seseorang dari mereka membuka suara, berpendapat berbeda.


"Benar, aku setuju, Kaisar pasti bisa mengumpulkan pasukan untuk menyerang organisasi kriminal itu. Jika kita tidak menyerang sekarang, maka merekalah yang akan lebih dulu menyerang kita." Salah satu dari mereka setuju sementara yang lainnya mengangguk-angguk.


Semua pandangan tertuju pada Jiang Long, mengingat pria itu adalah adik kandung dari Jiang Qisha, mereka ingin mendapatkan pendapatnya.


"Aku tidak yakin bisa melakukannya, saat ini pemerintah kekaisaran sedang sibuk terhadap Kekaisaran Matahari. Dari kabar baru yang terdengar, mereka sedang mengumpulkan pasukan untuk menyerang tiga kekaisaran..."


Perkataan Jiang Long membuat Zhou Yuan tertarik mendengarkan, ia hampir lupa karena sibuk mencari markas kriminal Kuil Awan Langit serta Buah Surgawi sampai melupakan tentang ancaman dari Kekaisaran Matahari.


Tiga tahun yang lalu di Akademi Empat Kekaisaran. Liu Zhangyang selaku Kaisar Matahari telah menyerang acara turnamen ketika para Kaisar berkumpul dan hadir di sana.


Liu Zhangyang ingin membunuh para kaisar yang menjabat saat itu agar dirinya menjadi penguasa Benua Daratan Utara. Kaisar Matahari itu rupanya tidak menyerang sendiri, ia mendapatkan sekutu dari Ras Manusia Binatang.


Meski pada akhirnya pihak Kaisar Matahari mengalami kekalahan karena adanya binatang legendaris, burung Foeniks yang datang entah dari mana, mereka masih tetap menjadi ancaman apalagi setelah itu Liu Zhangyang menyatakan perang pada tiga Kekaisaran.


"Ini benar-benar tidak akan ada habisnya..."


Zhou Yuan memijat kepalanya yang terasa sakit, ia sudah cukup kerepotan dengan keberadaan Kuil Awan Langit dan kini mendengar peperangan antar kekaisaran, sulit baginya untuk tetap duduk tenang dan bersantai.


Jiang Long mengatakan sebaiknya rapat ini harus dilanjutkan bersama Jiang Qisha, bagaimanapun dua masalah yaitu Kuil Awan Langit dan Kekaisaran Matahari tidak bisa diselesaikan oleh rapat dadakan seperti ini.


Selain itu keberadaan Zhou Yuan juga harus diperhitungkan sekarang, Jiang Long akan menceritakan situasi ini pada Jiang Qisha setelah nanti kembali ke istana kekaisaran.


Rapat itu berakhir selama dua jam, Zhou Yuan tidak langsung ke kamarnya setelah selesai pertemuan karena Xiao Fan dan Jiang Long lebih dulu mengajaknya pergi ke sebuah danau yang terletak di klan Xiao.


Danau itu adalah tempat Xiao Fan tinggal sekarang, yang dulunya sebagai tempat pengasingan atas rasa sedihnya karena kehilangan cucunya.


Xiao Fan menjamu Jiang Long dan Zhou Yuan dengan teh hangat, Xiao Fan jelas sudah merencanakan ini karena sepertinya ia ingin berbicara banyak dengan Zhou Yuan.


"Yuan'er, Saudara Jiang sudah menceritakan sebagian besar kisahmu yang masih hidup, aku ingin mendengarkan dari mulutmu sendiri ketika penyerangan Ras Manusia Binatang itu, apa yang terjadi di sana serta kemana kalian menghilang begitu lama?"


Zhou Yuan tersenyum tipis, sepertinya Yifei sudah menceritakan banyak hal pada Jiang Long ketika gadis itu sampai di istana. Zhou Yuan tidak bisa menolak sehingga tanpa basa-basi ia memulai ceritanya.


Penjelasan Zhou Yuan tidak berbeda jauh dengan Yifei karena sebelumnya Zhou Yuan sudah berpesan pada kekasihnya itu agar merahasiakan tentang mereka yang berpindah dunia lewat cermin portal.


Zhou Yuan juga menceritakan bagaimana mereka terluka dari peperangan itu karena serangan dari pemimpin regu Delta, Xie Bui, seorang Ras Manusia Binatang yang telah menjadi Alam Cahaya tingkat tinggi.


"Seandainya waktu itu aku bersama kalian, mungkin kejadian itu tidak akan terjadi Yuan'er." Jiang Long tersenyum pahit ketika mengingat-ingat penyerangan di akademi tersebut.


"Senior Jiang, penyerangan itu memang terlalu mendadak, hampir semua yang ada di sana dalam keadaan tidak siap untuk bertempur." Zhou Yuan tersenyum lembut. "Senior tidak perlu menyalahkan diri sendiri, bagaimanapun kejadian itu sudah berlalu dan saat ini kami juga masih hidup."


Kehilangan Zhou Yuan dan Yifei di akademi adalah pukulan keras bagi Jiang Long selama tiga tahun lamanya. Dia hanya bisa menyalahkan dirinya sendiri karena tidak becus melindungi Zhou Yuan waktu itu.


"Aku ingin menanyakan satu hal yang sangat penting padamu, bagaimana kau bisa kuat dengan begitu cepat dalam waktu hanya beberapa tahun saja?"


Xiao Fan masih ingat pertemuannya dengan pemuda itu di istana kekaisaran, tiga tahun yang lalu Zhou Yuan masih berada di Alam Kristal.


"Ah, itu... Aku hanya berlatih lebih keras Senior." Zhou Yuan menggaruk pipinya sambil tersenyum canggung.


"Jangan berbohong, kalau hanya dengan latihan keras membuat seseorang menjadi kuat sudah sejak lama pendekar Alam Cahaya banyak yang terlahir..." Xiao Fan menepuk pundak Zhou Yuan, mencengkeramnya dengan lembut. "Lalu, bagaimana dengan keadaan cucuku sekarang, dia sudah semakin kuat juga bukan?"


"Aku melihatnya terakhir kali Nona Xiao sudah berada di Alam Cahaya dengan 3 meridian yang terbuka."


"Oh, itu lebih dari perkiraanku..."


Meski Xiao Fan sudah siap dengan jawaban Zhou Yuan tetap saja kakek berambut merah itu terkejut setelah mendengar pernyataannya.


Menjadi pendekar Alam Cahaya tidaklah mudah dan membutuhkan banyak waktu, pendekar paling jenius di Kekaisaran Bulan saja saat ini yaitu Chu Guyu, dia berhasil menerobos ke tingkatan tersebut ketika di usia 50-an tahun, wajar saja bagi Xiao Fan hal tersebut sangat mengejutkan.


Xiao Fan melirik tubuh Zhou Yuan untuk memeriksa kekuatannya namun samasekali tidak bisa melihat tingkatan kemampuan pemuda itu.


"Senior, sebenarnya ada yang ingin aku bicarakan juga, ini mengenai Buah Surgawi..." Zhou Yuan buru-buru mengubah topik ke pembicaraan yang ingin dia katakan.


Zhou Yuan secara terus terang menyampaikan misi serta tujuannya untuk mengumpulkan 7 Buah Surgawi yang telah tumbuh di Kekaisaran Bulan.


Saat ini Zhou Yuan baru mempunyai satu Buah Surgawi di tangannya, alasan dirinya ikut kesini karena ingin mendapatkan 2 Buah Surgawi di klan Xiao seperti yang dikatakan rumor.


Xiao Fan dan Jiang Long sama-sama terkejut mendengar misi Zhou Yuan, dalam artian lain pemuda itu saat ini sedang meminta Buah Surgawi agar diserahkan padanya.


"Aku tahu Senior mungkin permintaan ini berlebihan tapi saat ini dibandingkan anugerah, keberadaan Buah Surgawi di klan Xiao justru akan mendatangkan malapetaka yang lain. Senior sendiri sudah melihat bagaimana peperangan sebelumnya terjadi karena buah itu bukan?"


Xiao Fan tidak mengangguk atau menggeleng, sebenarnya tanpa penjelasan Zhou Yuan sekalipun ia sudah menyadari hal itu namun enggan menerima keadaannya.


Xiao Fan setuju dengan perkataan Zhou Yuan, Buah Surgawi yang mereka temukan tidak menjadikan klan Xiao menjadi lebih baik, bahkan jika peperangan sebelumnya mereka kalah mungkin klan Xiao sudah rata hari ini.


"Dua Buah Surgawi yang kau katakan kini sudah diberikan pada Saudara Jiang..." Xiao Fan melirik Jiang Long. "Klan Xiao tidak memiliki kekuatan untuk melindungi buah itu, kami menyerahkan pada pemerintah Kekaisaran."


Zhou Yuan kini melirik ke Jiang Long, adik Kaisar itu justru sedang berpikir.


"Kurasa tidak ada yang lebih aman saat ini selain menyerahkan buah itu kepadamu, Yuan'er." Jiang Long akhirnya berbicara setelah berpikir beberapa saat, ia keluar dari rumah Xiao Fan selama lima belas menit sebelum kembali dan membawa sebuah kotak.


Jiang Long kemudian membuka kotak itu, terlihatlah dua buah seperti apel namun memiliki warna emas, itu adalah Buah Surgawi.


*Nahh ini yang tanya seperti apa sih Buah Surgawi itu? Sebenarnya di eps 1 sudah dijelaskan bentuk buah surgawi, coba baca ulang ya?


Sebenarnya saya ingin bentuk Buah Surgawi itu seperti buah durian, Rajanya Buah, wahh itu pasti lebih menggemparkan tidak hanya satu Kekaisaran tetapi juga empat Kekaisaran sekaligus. Selain jadi lebih enak, Buah Durian juga jadi lebih mengenyangkan ke perut...