
"Yuan'er, organisasi yang kau ucapkan itu adalah organisasi besar, seharusnya gerakan mereka akan disadari di Kota ini terlebih kami juga tidak mempunyai masalah dengan mereka." Bantah pria paruh baya itu mengenai pemikiran Zhou Yuan.
"Masalah itu aku juga tidak yakin, aku justru berpikir kalau cucu Kakek terkena racun karena ketidaksengajaan."
"Ketidaksengajaan?"
Zhou Yuan mengangguk sebelum menjelaskan bahwa ada luka tusukan kecil disalah satu jari cucu kakek tersebut seperti luka tusukan jarum, kemungkinan luka jarum itu adalah penyebab ia terkena racun.
Mendengar itu membuat pria paruh baya itu jadi teringat bahwa sebelum ia dan cucunya mengantri masuk ke Kota Hana, ia berjalan bersama rombongan pedagang yang aneh.
Cucunya itu tidak sengaja menyentuh benda tajam dari rombongan pedagang tersebut yang membuat jari telunjuknya terluka. Kalau dipikir lagi, cucunya itu langsung mengantuk ketika jarinya tertusuk.
'Mungkinkah rombongan pedagang itu adalah orang yang meracuni cucuku...' Pria paruh baya itu berpikir pada segala kemungkinan.
Disaat pria paruh baya itu sedang merenung, Zhou Yuan justru sibuk dengan pemikirannya sendiri.
Alasan Zhou Yuan mengetahui semua itu karena di kehidupan pertama ia pernah berhadapan dengan anggota Organisasi Salju Abadi.
Organisasi Salju Abadi merupakan organisasi besar yang berbahaya di dunia persilatan, mereka adalah salah satu organisasi yang bertahan setelah peperangan besar dalam memperebutkan buah surgawi seratus tahun yang lalu.
Organisasi Salju Abadi mengalami penurunan kekuatan akibat banyak anggotanya mati di peperangan tersebut sehingga mereka harus menutup diri, Zhou Yuan mendapatkan ini dari buku yang ia baca di perpustakaan Keluarganya dan ini merupakan informasi umum.
Tidak Zhou Yuan sangka, setelah sekian lama mereka tidak terdengar lagi bahkan disangka Organisasi Salju Abadi telah sirna mereka justru muncul kepermukaan kembali. Mengingat seratus tahun telah berlalu tidak mengherankan jika organisasi itu bisa pulih semula atau bahkan jadi lebih kuat.
'Kuharap ini hanya dugaanku hanya saja memang terlalu kebetulan ada racun ular es di kota ini...' Zhou Yuan menghela nafas, ia yakin dugaannya benar bahwa dibalik keracunan cucu kakek di depannya disebabkan karena Organisasi Salju Abadi.
Pria paruh baya itu tiba-tiba berdiri ketika Zhou Yuan masih berpikir. "Anak muda, terimakasih atas percakapan ini, maaf aku harus pergi menemani cucuku..."
Zhou Yuan mengangguk, tanpa menunggu lama lagi pria paruh baya itu langsung keluar dari restoran meninggalkan dirinya sendiri di meja.
Zhou Yuan tentu menyadari bahwa alasan Kakek itu pergi bukan karena ia ingin menemui cucunya melainkan karena mendengar kabar Organisasi Salju Abadi, kakek itu jelas mempunyai kekhawatiran sendiri mengenai organisasi tersebut.
"Dia bisa mengenali organisasi setingkat Salju Abadi menunjukkan dirinya berasal dari dunia persilatan, apa Kakek itu benar-benar..." Zhou Yuan menggaruk kepalanya, terlepas ia sedang menyembunyikan identitasnya, Zhou Yuan juga sebenarnya penasaran dengan identitas Kakek itu juga.
Disisi lain Zhou Yuan juga sedikit terbantu ketika Kakek bermarga Jiang tersebut berpamitan terlebih dahulu, ia sempat khawatir Kakek itu akan mencari identitasnya lebih jauh.
'Kuharap dia tidak memberitahukan kekuatanku pada siapapun...' Zhou Yuan menghela nafas pelan sebelum mulai berjalan meninggalkan restoran, namun sebelum ia melewati pintu seorang pelayan mencegahnya.
"Hm, ada apa?" Tanya Zhou Yuan pada pelayan itu, menaikan alis.
"Tuan, anda belum membayar makanan pesanan anda?"
Zhou Yuan mengerutkan dahi "Bukankah Kakek itu sudah membayarnya?"
Pelayan itu menggeleng, ia menjelaskan bahwa Kakek itu akan membayarnya setelah makan tetapi ia malah langsung pergi tanpa membayar terlebih dahulu sehingga ia menagih pada Zhou Yuan.
Mendengar itu Zhou Yuan hanya bisa mengumpat dalam hati, tidak bisa menyembunyikan rasa kesalnya, padahal sebelumnya biaya makannya akan di tanggung oleh Kakek tersebut.
***
Selepas Zhou Yuan meninggalkan restoran, ia kembali ke penginapan yang sudah di pesan Zhou Bing sebelumnya.
Ketika disana Zhou Yuan pikir kakeknya sedang menunggunya namun ternyata dugaannya salah, Zhou Bing saat itu sedang tidak ada di penginapan.
Menurut pelayan penginapan, Zhou Bing sedang pergi ke suatu tempat, ia memberi pesan kalau Zhou Yuan kembali untuk tidak keluar penginapan terlebih dahulu.
Langit masih terang waktu itu, Zhou Yuan memilih masuk kedalam kamarnya. Zhou Yuan mempunyai urusan dengan sumberdaya yang sudah ia dapati.
"Seharusnya bahan-bahan ini cukup untuk penerobosanku ke tingkatan Alam Emas..."
Sebelumnya ketika ia mendapatkan pil dari Kakeknya setiap bulan, ada beberapa pil yang tidak dimakan olehnya karena tidak sesuai dengan pelatihannya tetapi sekarang ketika Zhou Yuan memilih sendiri, tidak ada satu dari pil itu yang akan ia buang.
Memang yang bisa mengerti kebutuhan latihan Zhou Yuan adalah dirinya sendiri, sebab itu ia membeli pil sumberdaya tanpa ditemani Zhou Bing.
Zhou Yuan kemudian duduk bersila, tanpa menunggu waktu lagi ia mulai mengonsumsi pil sumberdayanya satu persatu. Selepasnya Zhou Yuan menutup mata dan mulai memurnikan pil tersebut ditubuhnya.
***
"Ini lebih cepat dari yang kuduga..." Zhou Yuan tersenyum lebar merasakan kekuatan baru yang mengalir di setiap inci tubuhnya.
Meminum ramuan dari pria paruh baya itu membuat waktu penerobosan Zhou Yuan berlangsung lebih cepat, membutuhkan sekitar empat jam hingga ia akhirnya bisa menerobos.
Zhou Yuan kemudian memeriksa tingkatan kekuatannya dan hal itu membuatnya terkejut serta menahan nafas.
"Kekuatanku melompat lagi..." Zhou Yuan tidak bisa menyembunyikan keterkejutan diwajahnya.
Jika awalnya kekuatan Zhou Yuan berada di tingkatan pendekar Alam Perak Tahap 9 namun sesudah ia menerobos, tingkatannya melonjak signifikan dan langsung ke pendekar Alam Emas Tahap 5.
Meski sudah mengalaminya beberapa kali Zhou Yuan belum terbiasa menyaksikan keistimewaan tubuhnya tersebut. Bagaimanapun di dunia persilatan, tidak ada pendekar seperti Zhou Yuan yang bisa melompat lompati tingkatan kekuatan secara tidak sistematis.
Awalnya Zhou Yuan berpikir ia bisa mencapai tingkatan Alam Emas ketika usia 20-an tahun namun karena tubuh Raja Langitnya membuatnya jadi bisa bertambah kuat lebih cepat dari perkiraannya.
Dengan tingkatan dan kemampuannya sekarang, Zhou Yuan mampu melawan mereka yang berada di puncak pendekar Alam Emas jika mengerahkan seluruh kemampuannya.
Waktu sudah malam ketika Zhou Yuan menyelesaikan pelatihannya, beberapa saat kemudian suara ketukan pintu terdengar. Zhou Yuan kemudian keluar dan melihat Zhou Bing sudah berdiri di depan pintu.
"Kakek..."
Zhou Yuan baru teringat bahwa kakeknya itu sedang pergi ke suatu tempat saat ia berlatih.
"Yuan'er, maaf membuatmu menunggu. Kakek tadi ada urusan-... Yuan'er kekuatanmu bertambah kuat lagi..." Belum selesai kalimatnya, perhatian Zhou Bing sudah teralihkan ke hal lain yaitu aura Zhou Yuan yang semakin mendominasi.
Zhou Yuan tersenyum canggung sebelum mengangguk pelan, memang meski seseorang tidak bisa meraba kekuatannya namun aura tubuh Zhou Yuan tetap bisa dirasakan oleh orang lain, Zhou Bing yang selalu bersamanya selama beberapa waktu terakhir akan menyadari perbedaan tersebut.