
"Yuan'er, masalah ini Kakek harap kau jangan sampaikan pada siapapun..." Zhou Bing mengingatkan bahwa Tubuh Raja Langit adalah rahasia dari Keluarga Zhou. Bisa dibilang hanya anggota keluarganya saja yang mengetahuinya saat ini.
Zhou Yuan mengangguk, perhatiannya masih tertuju pada kitab yang ada di tangannya. Zhou Yuan tidak sabar untuk membaca dan mempelajari kitab itu.
Seolah bisa membaca pikiran cucunya Zhou Bing memberi tawaran agar Zhou Yuan melakukan latihan tertutup.
"Latihan tertutup?"
Zhou Bing mengangguk. "Kakek sudah memikirkan ini sejak beberapa hari yang lalu. Masalah sumberdaya atau sejenisnya Kakek akan memberikanmu setiap minggu ketika kau sedang berlatih."
"Tapi Kakek bukankah sumberdaya sangat mahal..." Zhou Yuan terkejut andai Zhou Bing memberikan sumberdaya setiap minggu padanya.
"Tenang saja, saat ini Keluarga Zhou memiliki keuangan yang baik. Kerjasama kita dengan Sekte Bambu Hijau telah membuat keuangan kita lebih dari kata cukup."
Tentu saja semua itu hanyalah alasan, setelah mengetahui cucunya memiliki tubuh yang amat langka di dunia persilatan Zhou Bing tidak akan segan memberikan sumberdaya yang besar pada cucunya.
Setelah melihat kecerdasan dan kekuatan Zhou Yuan selama ini ia bisa merasakan masa depan cucunya itu sangat cerah. Jika dibarengi sumberdaya yang cukup maka tidak menutup kemungkinan Zhou Yuan akan menjadi pendekar tingkat tinggi bahkan mungkin dapat mengukir sejarah seperti Zhou Jiangnam.
Zhou Yuan merasa senang, ia berterimakasih pada Kakeknya dan berjanji tidak akan mengecewakannya.
Zhou Yuan memang membutuhkan latihan tertutup untuk mempelajari kitab tersebut, masalahnya latihannya juga membutuhkan sumberdaya juga.
***
"Jadi begitu, Ayah tidak menduga bahwa anak ayah ini bakal seistimewa itu..." Zhou Yao mengelus kepala Zhou Yuan.
Zhou Yuan menceritakan tentang kejadian tadi dengan Kakeknya pada orang tuanya, sekaligus memberitahukan bahwa ia akan melakukan latihan tertutup. Zhou Yuan tidak yakin akan berapa lama di sana namun setidaknya paling lambat selama tiga tahunan.
"Kalau begitu berlatih lah yang giat Yuan'er, buat dirimu menjadi kuat lagi..." Lin Ruyue tersenyum lembut, saat ini ia sedang menggendong Zhou Yuyin ketika Zhou Yuan memberitahukan rencananya.
"Aku tidak akan mengecewakan ayah dan ibu. Yuan akan berlatih dengan tekun..." Zhou Yuan tersenyum lebar.
"Itu bagus Yuan'er tapi ingat jangan terlalu keras terhadap dirimu sendiri. Tidak ada orang yang berharap kamu menjadi pendekar yang sempurna, mereka hanya ingin kamu melakukan yang terbaik."
Lin Ruyue mengecup kening anaknya lalu memberikan kotak bekal makanan. Sekali lagi Zhou Yuan berterimakasih, ia berpamitan pada ibu dan ayahnya terakhir kali sebelum pergi.
"Aku tidak menduga Yuan'er akan memiliki tubuh khusus yang melegenda itu, mungkin ini sebabnya dia bisa bertambah kuat lebih cepat dari orang normal." Lin Ruyue menatap punggung anaknya yang semakin menjauh.
"Apa kau mengkhawatirkannya?"
"Kalau boleh jujur ya, aku khawatir dia kenapa-napa?"
Zhou Yao tersenyum, ia mengerti kecemasan istrinya. "Tidak perlu takut, aku justru berpikir dia menjadi sosok yang besar di masa depan. Yuan'er pasti bisa melindungi dirinya, keluarga, atau bahkan dunianya."
Lin Ruyue mengangguk. "Aku mengerti Suamiku, aku hanya sedikit khawatir."
***
Zhou Bing sudah menunggu cucunya di taman yang ada di wilayah kediaman keluarganya, setelah melihat Zhou Yuan telah berpamitan dengan orang tuanya ia lalu mengajaknya mendekati sebuah batu besar di dekat taman tersebut.
"Kakek, bukankah kita harus ke perpustakaan?" Tanya Zhou Yuan bingung.
Zhou Yuan berpikir latihan tertutupnya akan berlokasi di tempat yang sama yaitu ruangan bawah tanah yang ada di perpustakaan namun Zhou Bing mengatakan bahwa ia tak akan berlatih disana.
"Kau akan berlatih di tempat yang berbeda Yuan'er, tempat dimana dulu Kakek melakukan latihan tertutup saat pertama kali mencapai Alam Kristal."
Selepas berkata demikian, Zhou Bing menyentuh batu besar di hadapannya lalu mengalirkan tenaga dalam pada batu tersebut.
"Ini..." Zhou Yuan sampai kesulitan berkata-kata.
Batu itu perlahan bergeser dan kemudian terlihatlah ada sebuah lorong gua yang menuju ke bawah tanah. Mulut gua itu tidak terlalu besar, hanya seukuran pria dewasa jika mau memasukinya.
Zhou Yuan terkejut, ia sama sekali tidak menduga ada ruangan rahasia di taman yang selalu ia kunjungi selama ini. 'Ada berapa banyak rahasia di tempat kediaman ini sebenarnya...'
Zhou Bing kemudian memasuki gua itu terlebih dahulu sementara Zhou Yuan mengikutinya dari belakang. Membutuhkan waktu beberapa menit hingga keduanya sampai di dasar gua bawah tanah tersebut.
Mata Zhou Yuan melebar, setelah mencapai dasar gua itu, baik luas ataupun ukuran guanya jadi melebar persis seukuran ia mengunjungi kota bawah tanah di kompetisi waktu lalu bedanya hanya tidak ada kota disini melainkan sebuah kolam yang terbentuk besar di depannya.
"Ini kolam suci!" Zhou Yuan terkejut saat menyentuh kolam tersebut.
"Oh, kau mengetahuinya, itu berarti kau tahu manfaat kolam suci ini?"
Zhou Yuan mengangguk, kolam suci yang sama pernah ia temui di gua tempat Ular Sisik Perak berada bersama Linxia. Bedanya kolam suci ini lebih besar ukurannya.
Kolam suci mempunyai manfaat untuk membantu memulihkan tenaga dalam seorang pendekar. Kolam suci sangat berharga di dunia persilatan, bisa membuat suatu wilayah berperang hanya untuk memperebutkannya.
Zhou Yuan tidak menduga bahwa Keluarga Zhou selama ini mempunyai kolam suci.
Jika Zhou Yuan berlatih disini maka kolam suci akan sangat membantunya kalau ia kelelahan, apalagi kolam suci mempunyai khasiat merilekskan tubuh dan otot-ototnya.
Zhou Bing kemudian memberitahu beberapa hal pada Zhou Yuan, ia akan meletakan makanan, sumberdaya atau lainnya di mulut gua, Zhou Yuan hanya perlu mengambilnya ke atas.
Zhou Yuan juga tidak perlu khawatir tentang kejadian di dunia luar, kalau ada berita penting atau lainnya Kakeknya akan memberitahunya memalui surat. Zhou Bing sebisa mungkin tidak mau menganggu cucunya berlatih.
"Kalau begitu Kakek akan pergi, kalau ada sesuatu yang dibutuhkan kau bisa langsung memberitahunya pada Kakek." Selepas berkata demikian Zhou Bing kemudian pergi, meninggalkan Zhou Yuan yang kini sendirian di gua tersebut.
Zhou Yuan menarik nafas yang dalam lalu melihat ke sekitar gua sebelum mencari tempat duduk yang nyaman.
"Hm, gua ini lumayan nyaman, memang pantas dijadikan tempat latihan tertutup..." Meski di dalam gua, Zhou Yuan tidak merasakan gerah atau sebaliknya. Suhu udara gua terasa sejuk, tidak dingin maupun panas.
Zhou Yuan mulai membuka halaman kitab Tubuh Raja Langit yang di bawanya. Lembaran yang kosong kini mulai menampakkan hurufnya usai Zhou Yuan mengalirkan tenaga dalam.
Beberapa halaman awal berisi catatan tentang pengertian dari Tubuh Raja Langit itu sendiri.
"Sudah kuduga, tubuh ini memang membutuhkan sumberdaya yang sangat besar dalam setiap pertumbuhannya..." Zhou Yuan bergumam pelan saat membaca kitab tersebut.
Penerobosan Zhou Yuan dari tingkatan ke tingkatan selanjutnya membutuhkan sumberdaya yang semakin besar. Pil biasa tidak akan berdampak signifikan pada tubuhnya yang sekarang telah mencapai Alam Emas.
Zhou Yuan tidak yakin tetapi menurut dugaannya, dirinya bisa menerobos kembali sekitar tiga sampai lima tahunan, itupun harus berlatih dengan giat dengan sumberdaya yang cukup.
Zhou Yuan kemudian membuka halaman selanjutnya, kali ini mata lelaki itu melebar diikuti tarikan nafas yang dalam.
"Kitab ini benar-benar bukan kitab biasa, Zhou Jiangnam ini sebenarnya pendekar seperti apa dia..."
Di halaman berikutnya pada Kitab Tubuh Raja Langit berisi tentang teknik-teknik untuk melatih penempaan fisik. Teknik yang diajarkan adalah teknik penempaan fisik tingkat tinggi yang baru pernah Zhou Yuan temui.
Zhou Jiangnam jelas ingin mengajarkan Zhou Yuan menjadi pendekar seperti sosoknya, halaman awal berisi dasar-dasar pondasi yang harus dilatih dalam menjadi seorang pendekar yaitu latihan penempaan fisik.
Seorang pendekar harus mempunyai fisik yang kuat agar bisa memaksimalkan setiap kemampuannya. Fisik yang kuat harus melalui pelatihan yang disebut penempaan fisik.
Penempaan fisik dibagi menjadi lima bagian, diikuti yang pertama adalah bagian perombakan tulang, kedua pembersihan sumsum, ketiga penyaringan darah, keempat perubahan otot, serta yang terakhir adalah mempertajam kelima indra.
Zhou Yuan telah berhasil merombak seluruh tulangnya dengan Teknik Tulang Berlian hingga mencapai 100% tetapi bagian penempaan fisik lainnya belum mencapai sempurna sehingga pondasi fisik Zhou Yuan bisa dikatakan jauh dari kata sempurna.