Legenda Buah Surgawi

Legenda Buah Surgawi
Eps. 206 — Kelompok Bertopeng


"Kau tidak apa-apa, Saudari ketujuh?" Saudara pertama dari kelompok itu menghampiri saudari ketujuh yang terkena pukulan Zhou Yuan.


Saudari ketujuh meringis sambil menahan sakit diperutnya, "Dia mempunyai fisik yang kuat, aku tidak mengerti tetapi dari kemampuannya dia berada di atas kekuatan kita!"


Saudari pertama mengangguk, dia sempat melihat pertukaran singkat mereka, walaupun Zhou Yuan memukul Saudari Ketujuh dengan kuat tetapi tidak ada tanda-tanda tenaga dalam yang dialirkan pada tangannya.


"Dia sepertinya pemimpin dari organisasi ini, kita harus bekerjasama untuk menyerang pemuda itu..." Saudari pertama sadar bukan tandingan Zhou Yuan jika satu lawan satu jadi mereka harus melawannya bersama-sama. "Siapkan senjata kalian, kita harus menyerang dia dengan sungguh-sungguh."


Saudari pertama adalah pemimpin dari kelompok sembilan orang itu, kedelapan orang lainnya segera menurut dan mengeluarkan senjata mereka masing-masing.


Setiap satu diantara mereka mempunyai senjata berbeda-beda dan tidak selalu pedang, salah satu diantaranya bahkan bersenjatakan tongkat dan tombak.


"Dengar, aku tidak mengetahui siapa kalian tetapi sepertinya ini salah paham, aku bukan bagian dari organisasi yang kalian hancurkan sebelumnya..." Zhou Yuan menjelaskan karena khawatir masalah ini ketingkat yang saling membunuh.


"Apa kau berpikir kami akan percaya semudah itu, tidak ada pencuri yang mau mengaku, lagipula bagaimana kau bisa tahu ada markas kriminal disini kecuali kau bagian dari mereka..." Salah satu dari mereka mendengus kesal.


"Kau salah paham, aku kesini karena ingin menghancurkan organisasi yang kalian lenyapkan tetapi tidak menduga kalian justru lebih dulu melakukannya."


"Omong kosong, sulit mempercayai perkataanmu saat melihat ada aura pembunuh yang sudah terbentuk di tubuhmu!"


Zhou Yuan mengangkat satu alisnya, tidak menduga salah satu dari sembilan orang itu bisa melihat aura pembunuhnya padahal ia sudah menyembunyikan aura itu dengan begitu rapih kecuali orang itu mempunyai Indra yang tajam.


"Tidak ada pembelaan lagi, kalau begitu kita akhiri semuanya disini!"


Bersamaan dengan selesainya bicara dari mereka, kesembilan orang bertopeng itu mulai bergerak mendekati Zhou Yuan dan menyerangnya dari berbagai sisi.


Zhou Yuan bisa melihat serangan kerjasama mereka saat bertarung sudah cukup terlatih, saling mengisi kekosongan dan tak membiarkan Zhou Yuan mengambil nafas walau hanya sesaat.


Zhou Yuan tetap tenang meski diserang dari berbagai arah, ia menghindari setiap serangan yang datang dan sesekali menangkis dengan kedua tangannya.


Eskpresi sembilan orang bertopeng itu terkejut menemukan Zhou Yuan lebih ahli dari dugaannya, tidak peduli mereka bekerjasama atau meningkatkan daya serangan, Zhou Yuan tetap bisa menghindarinya seolah dia bisa membaca semua serangan yang datang.


"Saudari pertama, bukankah dia terlalu kuat..."


"Kita tidak bisa menyerangnya dengan cara seperti ini, Saudari pertama, lakukan sesuatu!"


Saudari pertama yang disebut dua rekannya juga ikutan terkejut, ia tidak menyangka serangan mereka bersama-sama dapat mudah dihindari oleh pemuda itu padahal sebelumnya ketika mereka saling bekerjasama seperti ini bisa dengan mudah membunuh pendekar Alam Cahaya atau setidaknya melukainya dengan serius.


"Dia sangat kuat, aku yakin dia bukan tandingan kita kalau dengan cara seperti ini. Kita harus menggunakan formasi rahasia, apapun caranya dia harus terbunuh disini atau akan ada banyak korban dimasa depan."


Zhou Yuan menghela nafas "Sudah kubilang kalian salah paham, aku bukan berasal dari organisasi yang kalian lenyapkan!"


Pernyataan Zhou Yuan tidak membuat sembilan orang bertopeng itu menghentikan rencananya. Mereka mulai berganti pola serangan, jika awalnya mereka hanya sekedar bekerjasama kini kesembilan orang itu membentuk formasi khusus.


Pergerakan mereka tampak berbeda dan memiliki variasi gerakan yang rumit, Zhou Yuan sadar sembilan orang itu mulai serius menggunakan kekuatannya.


Kesembilan orang itu kembali bergerak menyerang Zhou Yuan, kali ini kecepatan serangan mereka meningkat dan saling berkoordinasi satu sama lain.


Zhou Yuan tidak lagi menghindar saat serangan mereka terus bertubi-tubi mengarah padanya. Dia menggunakan tangan dan kakinya untuk menahan serangan yang ada.


"Apa yang membuatmu berpikir kita akan menggunakan jalur berdamai?" Saudari pertama tersenyum sinis, melihat Zhou Yuan terdesak ia mendapatkan kepercayaan dirinya kembali.


Zhou Yuan menghela nafas, "Baiklah kita selesaikan disini, jangan memohon ketika aku harus membunuh kalian satu persatu!"


Zhou Yuan kemudian mulai mengalirkan tenaga dalam pada kedua telapak tangannya sebelum merubahnya menjadi energi.


Tangan kanan Zhou Yuan mulai terselimuti api merah yang membara sementara tangan kirinya dialiri listrik yang kuat. Zhou Yuan menggunakan jurus tapaknya untuk menghadapi mereka.


Kesembilan orang itu terkejut dengan perubahan jenis yang dilakukan Zhou Yuan apalagi dia menggunakan dua elemen diwaktu bersamaan.


Zhou Yuan kemudian mulai melepaskan teknik tapaknya, kedua belah pihak beradu jurus dan saling bertukar serangan dengan sengit. Zhou Yuan menghindari setiap serangan yang datang sambil memberikan serangan balik yang sulit dihindari.


Perlahan-lahan situasi pertarungan mulai berubah, jika sebelumnya sembilan orang itu mengimbangi Zhou Yuan namun kini mereka mulai diposisi bertahan bahkan terdesak.


Zhou Yuan terus melepaskan kekuatan tapak yang dahsyat yang membuat kelompok lawannya semakin kewalahan.


"Bagaimana dia bisa sekuat ini, apa dia manusia?"


"Tidak mungkin, dari postur tubuhnya dia masih tampak muda, apa dia menggunakan pil hitam sebagai penguat tubuhnya?!"


Zhou Yuan menggelengkan kepala pelan sebelum mengubah pola serangannya dari serangan tapak menjadi kepalan tinju. Elemen api dan petir ditangannya juga meningkat lebih kuat.


Zhou Yuan kemudian melepaskan satu pukulan ke salah satu dari mereka, orang itu terkejut dan segera melindungi tubuhnya dengan perisai tenaga dalam namun kekuatan fisik Zhou Yuan ternyata jauh di perkiraannya.


Tidak hanya dialiri elemen, pukulan Zhou Yuan juga menghasilkan dentuman yang keras. Orang yang menahan pukulan tersebut tidak bisa menahannya sehingga tubuhnya segera terhempas menghantam dinding ruangan dengan kuat.


Delapan orang lainnya terkejut, belum mereka bereaksi Zhou Yuan kembali memberikan pukulan berdentum lainnya.


Dua dari kelompok itu kembali terpental dan kini menyisakan enam orang lagi.


Enam orang itu terkejut dan mereka sadar bukan tandingan Zhou Yuan, kekuatan mereka dan Zhou Yuan terlalu berbeda jauh.


Mereka berusaha mengambil jarak untuk menjauhi pukulan lawannya namun pemuda itu tidak membiarkan hal tersebut terjadi.


Zhou Yuan kembali memberikan pukulan kuat lainnya, dalam waktu kurang dari dua menit hanya menyisakan tiga orang dari mereka.


"Kau, tidak akan kuampuni!"


Salah satu dari mereka mengumpat marah melihat rekan-rekannya langsung tak sadarkan diri selepas menerima pukulan tersebut, ia kemudian memakai senjata rahasianya yang aneh, seperti pisau namun warnanya transparan sehingga tidak terlihat sama sekali.


Zhou Yuan sedikit terlambat menyadari lemparan pisau transparan itu, ia berhasil menghindar namun topengnya tergores yang membuatnya langsung terbelah.


Zhou Yuan berdecak kesal sebelum tiba-tiba menghilang di pandangan lawannya lalu muncul didekat orang yang melemparkan pisau transparan tersebut.


Tanpa sempat menghindar, Zhou Yuan segera mencengkram leher orang yang melemparkan pisau itu sebelum mencekik dan mengangkatnya ke atas.


*Tambah up, tambah juga votenya...