Legenda Buah Surgawi

Legenda Buah Surgawi
Eps. 102 — Pengendalian Aura


Zhou Yuan, Huang Li dan Qiyao mengantar para tawanan sesudah membagikan uang yang cukup pada mereka, setidaknya dengan uang tersebut mereka bisa terpenuhi semua kebutuhan selama lima bulan ke depan atau juga bisa membuat usaha baru.


Karena markas para penyamun itu dibangun di tengah hutan sehingga Zhou Yuan harus mengantar mereka ke tempat yang lebih aman.


"Setengah jam berjalan dari sini kalian akan menemukan kota, kalian bisa singgah disana untuk makan atau belanja pakaian." Huang Li menjelaskan pada para tawanan tersebut.


Para perempuan itu mengangguk lalu berterima kasih pada Zhou Yuan, Huang Li, dan Qiyao karena telah menyelamatkan mereka, kemudian mereka segera pergi mengikuti arah yang ditunjuk Huang Li.


"Kurasa mereka akan baik-baik saja disana..." Qiyao menatap para perempuan itu dengan penuh simpati.


"Desa dan keluarga mereka sudah dilenyapkan oleh para penyamun, tidak sulit menempuh kehidupan baru tapi tidak akan mudah untuk melupakan yang telah terjadi." Huang Li menggeleng pelan.


Zhou Yuan mendengar pembicaraan kedua adik kakak itu tapi tidak berkomentar apapun. Zhou Yuan menghela nafas, begitu banyaknya keterbatasan yang bisa ia lakukan.


Kenyataannya kekuatan setinggi apapun seorang pendekar mereka tetap memiliki keterbatasan, salah satunya adalah mengembalikan yang telah tiada.


Setelah memastikan para perempuan itu sampai pada kota yang dimaksud, ketiganya kemudian pergi menuju Kota Shena kembali.


Yang pertama kali Zhou Yuan lakukan saat tiba di kota adalah mengunjungi serikat pahlawan, Huang Li dan Qiyao ikut bersamanya.


"Ah, kau sudah kembali. Kupikir kau sedang dalam misi mengatasi organisasi Semut Hitam itu?" Pengurus administrasi masih mengenal Zhou Yuan.


"Senang bisa bertemu denganmu kembali." Zhou Yuan mengangguk pelan." Dan untuk misi, aku sudah mengatasi mereka."


Zhou Yuan meletakkan beberapa barang bukti di meja yang menunjukkan dirinya telah menghancurkan organisasi Semut Hitam.


"Ah, ini..." Pengurus administrasi terkejut, bukti yang ditunjukkan Zhou Yuan tidak bisa ia bantah kebenarannya. "Kalau begitu tunggu dulu, hadiah mereka cukup besar jadi aku harus menyiapkannya beberapa saat."


Zhou Yuan mengangguk sementara pengurus administrasi pergi untuk mengambil uang.


"Kurasa dia cukup terkejut." Qiyao tertawa kecil dengan reaksi pengurus administrasi.


"Tentu saja, fakta bahwa Semut Hitam telah memusingkan banyak pihak selama dua tahun terakhir yang kemudian lenyap begitu saja bukan berita biasa." Huang Li melirik Zhou Yuan, sedikit kagum dengan pencapaian pemuda itu.


Tidak lama kemudian pengurus administrasi kembali dan membawakan kantong kulit berisi tiga ribu koin emas.


"Terimakasih atas jasamu, dengan hancurnya organisasi itu kau telah membantu pihak pemerintahan..." Pengurus administrasi memberikan hormat pada Zhou Yuan.


Serikat pahlawan adalah program yang dibiayai pemerintah, pengurus tersebut adalah bagian dari pemerintah juga.


"Tidak masalah, untuk inilah serikat dibangun." Zhou Yuan mengambil kantong kulit itu.


Pengurus administrasi tersenyum lalu kemudian menawarkan Zhou Yuan untuk menaikan tingkatan kelas lagi. "Kau terlalu kuat untuk menjadi pahlawan kelas D, aku yakin jika kau terus berpartisipasi dalam serikat kemungkinan peringkatmu sekarang adalah pahlawan kelas A."


Zhou Yuan menggeleng lalu menunjuk dua gadis di sampingnya. "Kali ini aku tidak menyelesaikan misi sendiri, jika tidak ada mereka berdua mungkin aku tidak bisa menyelesaikan misi ini dengan sempurna."


Zhou Yuan akhirnya setuju, kini lencananya diganti menjadi lencana kelas C. Zhou Yuan tidak menduga ia akan naik peringkat secepat ini hanya dalam menyelesaikan dua misi.


Sesudah keluar dari serikat, Zhou Yuan membagi hasil misi kepada Huang Li dan Qiyao, masing-masing mendapatkan seribu keping emas.


"Saudara Yuan, aku tak bisa menerima semua ini. Kau lah yang paling bekerja keras melawan mereka dalam misi tadi..." Huang Li menolak, ia dan adiknya bisa menyusup karena adanya keberadaan Zhou Yuan.


"Sebelumnya kita telah bekerjasama, maka pembagian hasil pun harus dibagi rata." Zhou Yuan tetap memberikan uang misi pada mereka.


"Kalau begitu terimakasih Saudara Yuan..." Huang Li menerima kantong kulit itu disusul adiknya setelahnya. Qiyao lebih banyak diam karena biasanya setiap keputusannya berasal dari kakaknya.


Zhou Yuan kemudian mengatakan bahwa kemungkinan besok dirinya akan pergi dari Kota Shena. Zhou Yuan harus melanjutkan perjalannya ke ibukota yang sempat tertunda beberapa hari disini.


"Ibukota, kalau begitu tujuan kita ternyata sama. Aku dan adikku juga sedang menuju ke sana..." Huang Li menjelaskan bahwa ia dan adiknya saat ini sedang mencari suatu petunjuk. "Saudara Yuan kalau berkenan bagaimana kalau kita menempuh berjalanan bersama?"


"Tidak masalah, tapi untuk saat ini kita lebih baik istirahat. Kalian sudah menyelesaikan misi melelahkan hari ini."


Huang Li dan Qiyao tidak membantah, keduanya memang sudah kelelahan dan membutuhkan istirahat setelah menghadapi sarang penyamun itu.


Zhou Yuan kembali ke penginapan begitu juga dengan dua gadis kembar tersebut, yang pertama kali Zhou Yuan lakukan setelah dikamar adalah duduk bersila.


'Aku tidak menduga aura seperti ini akan terbentuk ditubuhku...' Zhou Yuan menghela nafas melihat aura pembunuh yang sudah terbentuk ditubuhnya.


Aura pembunuh bukanlah sebuah prestasi bagi sosok pendekar seperti Zhou Yuan bahkan bisa dibilang aib. Tapi berbeda kasusnya jika yang memilikinya berasal dari dunia kriminal.


Aura pembunuh memiliki efek negatif bagi siapa saja pemiliknya, orang-orang yang mempunyai aura tersebut akan terlihat seperti orang yang dingin, berbahaya, serta menakutkan.


Zhou Yuan tidak mau saat nanti ia bertemu keluarganya kembali mereka akan menatapnya dengan penuh ketakutan.


Satu hal yang Zhou Yuan syukuri sekarang adalah untungnya ia pernah diajarkan cara menyembunyikan aura pembunuh dari gurunya dikehidupan pertama.


Aura pembunuh sebenarnya bisa dihilangkan yaitu dengan cara mengikisnya namun cara tersebut bisa dibilang lambat dan membutuhkan banyak waktu. Sebab itu Zhou Yuan memilih menyembunyikannya daripada menghilangkannya.


Selain itu walaupun dipandang negatif, aura pembunuh sebenarnya mempunyai manfaat tersendiri jika digunakan dengan teknik pengendalian aura yang tepat.


Manfaat tersebut biasanya ditujukan untuk menjatuhkan mental seseorang, aura pembunuh yang digunakan dengan baik bisa membuat orang lain ketakutan, sesak nafas bahkan di kondisi paling parah mereka akan kehilangan kesadaran.


Tidak menunggu lagi Zhou Yuan kemudian memejamkan mata dan mulai mengingat apa yang diajarkan gurunya dikehidupan pertama. Butuh beberapa saat hingga teknik yang digunakan Zhou Yuan mulai menunjukkan hasilnya, aura pembunuh ditubuhnya mulai mengecil seiring waktu sampai akhirnya ke titik menghilang.


Zhou Yuan membuka mata dan melihat tubuhnya kembali, "Ini lebih baik, kurasa teknik yang diajarkan guru memang diperuntukkan untuk orang sepertiku..."


Aura pembunuh yang dibentuk Zhou Yuan kini tidak terlihat lagi, tubuhnya jadi lebih ringan dari sebelumnya bahkan Zhou Yuan bisa merasakan ada perubahan yang terjadi terutama emosinya.